×
Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Fungsi Media Sosial Berdasarkan Para Ahli
×

Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Fungsi Media Sosial Berdasarkan Para Ahli

Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Fungsi Media Sosial Berdasarkan Para Ahli
By : Ayu Musfiroh 09/12/2017

Media Sosial atau sering kita sebut dengan singkatan medsos ini merupakan sebuah media online atau sering disebut juga media daring, dimana para penggunanya bisa berperan serta, berbagi dan menciptakan isi misalnya blog, forum, jejaring sosial dan lain sebagainya. Media sosial ini sudah sangat populer dan marak di seluruh masyarakat dunia ya sobat. Sebab seiring berkembangnya zaman dan teknologi menyebabkan masyarakat tradisional kini sudah berubah atau beralih menjadi masyarakat yang modern.

Media sosial menjadi sarana pergaulan sosial di dunia maya secara online. Dimana para pengguna media sosial melakukan komunikasi, interaksi, berkirim pesan dengan sesama pengguna medsos. Pengguna media sosial sangatlah banyak, bahkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna medsos terbesar di dunia. Pengguna media sosial juga terus meningkat di setiap tahunnya sebab yang memiliki perangkat untuk mengaksesnya juga semakin banyak.

pengertian media sosial menurut para ahli komunikasi

 

Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli Komunikasi

Memang tidak bisa dibantahkan lagi bahwa sekarang ini media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan kita sehari hari. Ini terbukti dengan seringnya aktivitas manusia yang dilakukan di media sosial, entah itu hanya meluangkan waktu untuk hiburan atau urusan pekerjaan. Apalagi saat ini teknologi handphone android bisa mendukung penggunaan media sosial, dan mudah dibawa kemana mana. Jadi kalian bisa dengan mudah membuka media sosial kamu kapan pun dan dimana pun.

Nah membahas mengenai media sosial, apakah kalian tahu apa itu pengertian dari media sosial? Secara umum mungkin pengertiannya sama, tetapi banyak pendapat dari para ahli yang menafsirkannya berbeda beda. Bermacam macamnya pengertian media sosial menyebabkan beragamnya konotasi sebuah konsep dan membuat semakin sulit untuk menciptakan pemahaman yang dapat dimanfaatkan sebagai panduan dalam teori maupun penelitian. Nah beberapa pengertian mengenai media sosial telah dirumuskan oleh berbagai pihak, baik dalam kajian komunikasi maupun kajian lain. Menurut Carr dan Hayes, definisi atau pengertian yang telah dirumuskan seringkali merujuk media sosial pada tiga hal utama, yaitu :

  • Teknologi digital yang mengutamakan pada user-generated content atau interaksi.
  • Karakteristik atau spesifikasi media.
  • Jejaring sosial misalnya Facebook, Twitter, Instagram, dan masih banyak lagi menjadi contoh model interaksi.

 

Pengertian Media Sosial Berdasarkan Para Ahli Komunikasi

Berikut ini kami sampaikan informasi mengenai berbagai pengertian atau definisi media sosial yang dirumuskan para ahli, yaitu seperti berikut:

1. McGraw Hill Dictionary – Media sosial adalah sarana yang dimanfaatkan oleh orang-orang untuk saling berinteraksi dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dalam suatu jaringan serta komunitas virtual.
2. Varinder Taprial dan Priya Kanwar (2012) – Media sosial adalah media yang dimanfaatkan oleh individu supaya menjadi sosial secara daring/online dengan cara berbagi isi, berita, foto dan sebagainya dengan orang lain.
3. B.K. Lewis (2010) – Media sosial adalah label bagi teknologi digital dimana orang bisa berhubungan, berinteraksi, memproduksi, atau berbagi isi pesan.
4. Mark Hopkins (2008) – Sosial media adalah istilah yang tidak mencakup berbagai platform Media Baru saja tetapi juga menyiratkan dimasukkannya sistem misalnya FriendFeed, Facebook, dan sebagainya yang dianggap sebagai jejaring sosial. Idenya yaitu berbagai platform media yang memiliki komponen sosial serta sebagai media komunikasi publik.
5. P.N. Howard dan M.R Parks (2012) – Media sosial adalah media yang memiliki tiga bagian, yaitu : Insfrastruktur informasi, alat yang dipakai untuk memproduksi dan mendistribusikan isi media, Isi media bisa berupa pesan pribadi, berita, gagasan, atau produk-produk budaya yang bentuknya digital, Sedangkan yang memproduksi dan mengkonsumsi isi media yang bentuknya digital yaitu individu, organisasi, serta industri.
6. Russo, J. Watkins, L. Kelly, dan S. Chan (2008) – Media sosial adalah sebuah instrumen yang menyediakan komunikasi, jaringan, atau kolaborasi secara daring/online.
7. Chris Brogan (2010) – Media sosial adalah seperangkat alat komunikasi dan kolaborasi baru yang membolehkan terjadinya berbagai jenis interaksi yang sebelumnya tidak tersedia untuk orang awam atau publik.
8. Philip Kotler dan Kevin Lane Keller (2016) – Media sosial adalah media yang dipakai oleh konsumen untuk berbagi teks, gambar, suara, dan video informasi baik dengan orang lain, perusahaan atau vice versa.
9. Michael Cross (2013) – Media sosial adalah istilah yang menguraikan berbagai teknologi yang dipakai untuk mengikat orang-orang ke dalam suatu kolaborasi, saling bertukar informasi, dan melakukan interaksi melalui isi pesan berbasis web. Sebab internet selalu mengalami perkembangan, sehingga berbagai macam teknologi dan fitur yang tersedia untuk pengguna selalu berubah. Yang menyebabkan media sosial lebih hypernym jika dibandingkan dengan sebuah referensi khusus terhadap berbagai penggunaan.
10. Caleb T. Carr dan Rebecca A. Hayes (2015) – Media sosial adalah media yang berbasis Internet dimana penggunanya berkesempatan melakukan interaksi dan menampilkan diri, baik tiba tiba ataupun tertunda, dengan masyarakat luas ataupun tidak yang mendorong nilai dari user-generated content serta kesan interaksi bersama orang lain.
11. M.L. Kent (2013) – Media sosial adalah semua bentuk media komunikasi interaktif dimana terjadin interaksi dua arah serta umpan balik.
12. Dave Kerpen (2011) – Media sosial adalah teks, gambar, video, dan kaitan secara daring/online yang dibagikan kepada orang-orang dan organisasi.
13. Lon Safko (2012) – Media sosial adalah media yang kita manfaatkan untuk menjadi sosial.
14. Joyce Kasman Valenza (2014) – Media sosial adalah platform internet dimana individu bisa berbagi secara segera dan berkomunikasi secara terus terusan dengan komunitasnya.
15. M. Terry (2009) – Media sosial adalah pengguna isi bersama yang memanfaatkan teknologi penyiaran berbasis Internet berbeda dari media cetak dan media siaran tradisional.
16. Tracy L. T dan M . R. Solomon – Media sosial adalah sarana untuk berkomunikasi, kolaborasi, atau penanaman secara online antara jaringan orang-orang, masyarakat, atau organisasi yang saling terkait dan saling ketergantungan dan diperkuat oleh kemampuan serta mobilitas teknologi.
17. J. Mike Jacka dan Peter R Scott (2011) – Media sosial adalah seperangkat teknologi penyiaran berbasis Web dimana terjadi demokratisasi konten yang memberikan individu kemampuan untuk memperlihatkan konten dari konsumen ke penerbit.
18. R. Shari Veil, Tara B, dan M. J. Palenchar (2011) – Media sosial adalah komunikasi antar manusia yang memiliki karakteristik atau spesifikasi partisipasi, terbuka, percakapan, komunitas, dan keterhubungan.
19. Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein (2010) – Media sosial adalah sebuah kelompok aplikasi berbasis Internet dibentuk dengan dasar-dasar ideologis Web 2.0 (platform dari evolusi media sosial) dimana terjadi penciptaan dan pertukaran dari User Generated Content.
20. The ABC (2011) – Media sosial adalah media yang membungkus perangkat digital dimana terjadinya kegiatan komunikasi dan berbagi melintasi jaringan. Media sosial dimanfaatkan secara produktif oleh seluruh ranah masyarakat, bisnis, politik, media, periklanan, polisi, dan layanan gawat darurat. Media sosial menjadi kunci untuk memprovokasi pemikiran, dialog, serta tindakan seputar isu-isu sosial.

Jenis – Jenis Media Sosial

Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein (2010) membagi jenis media sosial menjadi 6 yaitu sebagai berikut :

• Collaborative projects dimana ada kerjasama dalam kreasi konten yang dilaksanakan oleh beberapa pengguna secara simultan, seperti Wikipedia. Beberapa situs jenis ini membolehkan penggunanya untuk melakukan penambahan, menghilangkan, atau mengubah konten. Bentuk lain dari collaborative projects misalnya social bookmarking yang membolehkan koleksi berbasis kelompok dan peringkat kaitan internet atau konten media.
• Blogs merupakan bentuk media sosial yang paling awal dan tumbuh sebagai web pribadi dan umumnyamemperlihatkan date-stamped entries dalam bentuk kronologis. Jenis blog yang sangat terkenal yaitu blog berbasis teks.
• Content communities memiliki tujuan pokok untuk berbagi konten media diantara para pengguna, yang didalamnya berupa teks, foto, video, dan powerpoint presentation. Para pengguna tidak lagi untuk membuat halaman profil pribadi.
• Social networking sites dimana para pengguna terhubung dengan menciptakan informasi profil pribadi dan mengundang teman dan kolega untuk mengakses profil serta untuk mengirim surat elektronik dan pesan instan. Profil tersebut meliputi foto, video, berkas audio, blogs dan masih banyak lagi. Contohnya seperti Facebook, MySpace, dan Google+.
• Virtual games worlds adalah platform yang menirukan lingkungan ke dalam bentuk tiga-dimensi sehingga membuat para pengguna muncul dalam bentuk avatar pribadi dan berinteraksi sesuai aturan-aturan permainan.
• Virtual sosial worlds dimana para inhabitan dapat memilih perilaku secara bebas dan untuk hidup dalam bentuk avatar di sebuah dunia virtual yang sama beserta kehidupan nyata. Misalnya Second Life.

 

Karakteristik Media Sosial

• Kualitas distribusi pesan memiliki berbagai variasi yang tinggi, kualitas yang sangat rendah sampai kualitas yang sangat tinggi bergantung pada konten.
• Jangkauan teknologi media sosial memiliki sifat desentralisasi, dan tidak bersifat hierarki.
• Frekuensi menjelaskan jumlah waktu yang dipakai oleh pengguna untuk mengakses media sosial setiap harinya.
• Aksesibilitas menjelaskan kemudahan media sosial untuk diakses oleh para pengguna.
• Kegunaan menjelaskan bahwa siapapun yang memiliki akses internet bisa mengerjakan berbagai hal dengan memakai media sosial seperti mem-posting foto digital atau menulis online dan sebagainya.
• Segera menjelaskan waktu yang diperlukan pengguna media sosial untuk saling melakukan komunikasi dengan orang lain secara instan.
• Tidak permanen menjelaskan bahwa pesan dalam media sosial dapat disunting atau diperbaiki sesuai dengan kebutuhan.

 

Fungsi Media Sosial

• Identity menjelaskan pengaturan identitas para pengguna dalam sebuah media sosial terkait dengan nama, usia, jenis kelamin, profesi, lokasi serta foto.
• Conversations menjelaskan pengaturan para pengguna dalam berkomunikasi dengan pengguna lainnya di media sosial.
• Sharing menjelaskan pertukaran, pembagian, serta penerimaan konten terkait dengan teks, gambar, atau video yang dilakukan para pengguna.
• Presence menjelaskan tentang para pengguna dapat tidaknya mengakses pengguna lainnya.
• Relationship menjelaskan para pengguna terkait dengan pengguna lainnya.
• Reputation menjelaskan bahwa para pengguna bisa menggenali orang lain dan dirinya sendiri.
• Groups menjelaskan bahwa para pengguna bisa membentuk komunitas dan sub-komunitas yang mempunyai latar belakang, minat, atau demografi.

 

Nah sobat, demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai uraian singkat dari Pengertian Media Sosial Berdasarkan Para Ahli. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat ya sobat, sebab dengan kalian mempelajari pengertian media sosial berdasarkan para ahli kalian bisa memahami ragam pengertian media sosial yang umumnya di latar belakangi oleh bidang kajian yang di geluti oleh para ahli, beragamnya pengertian media sosial dikarenakan memang tidak ada satu pengertian mengenai media sosial yang benar-benar pasti. Jadi pengertian media sosial akan terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi itu sendiri. Mungkin jika ada yang ingin ditanyakan seputar pembahasan kali ini bisa untuk ditanyakan di kolom yang sudah tersedia.



MasTekno

MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

MasTekno

MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

Cara Aman Belanja Online (Online Shop) Agar Tidak Tertipu

Cara Aman Belanja Online (Online Shop) Agar Tidak Tertipu
By : Ayu Musfiroh 24/04/2016

Media Sosial atau sering kita sebut dengan singkatan medsos ini merupakan sebuah media online atau sering disebut juga media daring, dimana para penggunanya bisa berperan serta, berbagi dan menciptakan isi misalnya blog, forum, jejaring sosial dan lain sebagainya. Media sosial ini sudah sangat populer dan marak di seluruh masyarakat dunia ya sobat. Sebab seiring berkembangnya zaman dan teknologi menyebabkan masyarakat tradisional kini sudah berubah atau beralih menjadi masyarakat yang modern.

Media sosial menjadi sarana pergaulan sosial di dunia maya secara online. Dimana para pengguna media sosial melakukan komunikasi, interaksi, berkirim pesan dengan sesama pengguna medsos. Pengguna media sosial sangatlah banyak, bahkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna medsos terbesar di dunia. Pengguna media sosial juga terus meningkat di setiap tahunnya sebab yang memiliki perangkat untuk mengaksesnya juga semakin banyak.

pengertian media sosial menurut para ahli komunikasi

 

Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli Komunikasi

Memang tidak bisa dibantahkan lagi bahwa sekarang ini media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan kita sehari hari. Ini terbukti dengan seringnya aktivitas manusia yang dilakukan di media sosial, entah itu hanya meluangkan waktu untuk hiburan atau urusan pekerjaan. Apalagi saat ini teknologi handphone android bisa mendukung penggunaan media sosial, dan mudah dibawa kemana mana. Jadi kalian bisa dengan mudah membuka media sosial kamu kapan pun dan dimana pun.

Nah membahas mengenai media sosial, apakah kalian tahu apa itu pengertian dari media sosial? Secara umum mungkin pengertiannya sama, tetapi banyak pendapat dari para ahli yang menafsirkannya berbeda beda. Bermacam macamnya pengertian media sosial menyebabkan beragamnya konotasi sebuah konsep dan membuat semakin sulit untuk menciptakan pemahaman yang dapat dimanfaatkan sebagai panduan dalam teori maupun penelitian. Nah beberapa pengertian mengenai media sosial telah dirumuskan oleh berbagai pihak, baik dalam kajian komunikasi maupun kajian lain. Menurut Carr dan Hayes, definisi atau pengertian yang telah dirumuskan seringkali merujuk media sosial pada tiga hal utama, yaitu :

  • Teknologi digital yang mengutamakan pada user-generated content atau interaksi.
  • Karakteristik atau spesifikasi media.
  • Jejaring sosial misalnya Facebook, Twitter, Instagram, dan masih banyak lagi menjadi contoh model interaksi.

 

Pengertian Media Sosial Berdasarkan Para Ahli Komunikasi

Berikut ini kami sampaikan informasi mengenai berbagai pengertian atau definisi media sosial yang dirumuskan para ahli, yaitu seperti berikut:

1. McGraw Hill Dictionary – Media sosial adalah sarana yang dimanfaatkan oleh orang-orang untuk saling berinteraksi dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dalam suatu jaringan serta komunitas virtual.
2. Varinder Taprial dan Priya Kanwar (2012) – Media sosial adalah media yang dimanfaatkan oleh individu supaya menjadi sosial secara daring/online dengan cara berbagi isi, berita, foto dan sebagainya dengan orang lain.
3. B.K. Lewis (2010) – Media sosial adalah label bagi teknologi digital dimana orang bisa berhubungan, berinteraksi, memproduksi, atau berbagi isi pesan.
4. Mark Hopkins (2008) – Sosial media adalah istilah yang tidak mencakup berbagai platform Media Baru saja tetapi juga menyiratkan dimasukkannya sistem misalnya FriendFeed, Facebook, dan sebagainya yang dianggap sebagai jejaring sosial. Idenya yaitu berbagai platform media yang memiliki komponen sosial serta sebagai media komunikasi publik.
5. P.N. Howard dan M.R Parks (2012) – Media sosial adalah media yang memiliki tiga bagian, yaitu : Insfrastruktur informasi, alat yang dipakai untuk memproduksi dan mendistribusikan isi media, Isi media bisa berupa pesan pribadi, berita, gagasan, atau produk-produk budaya yang bentuknya digital, Sedangkan yang memproduksi dan mengkonsumsi isi media yang bentuknya digital yaitu individu, organisasi, serta industri.
6. Russo, J. Watkins, L. Kelly, dan S. Chan (2008) – Media sosial adalah sebuah instrumen yang menyediakan komunikasi, jaringan, atau kolaborasi secara daring/online.
7. Chris Brogan (2010) – Media sosial adalah seperangkat alat komunikasi dan kolaborasi baru yang membolehkan terjadinya berbagai jenis interaksi yang sebelumnya tidak tersedia untuk orang awam atau publik.
8. Philip Kotler dan Kevin Lane Keller (2016) – Media sosial adalah media yang dipakai oleh konsumen untuk berbagi teks, gambar, suara, dan video informasi baik dengan orang lain, perusahaan atau vice versa.
9. Michael Cross (2013) – Media sosial adalah istilah yang menguraikan berbagai teknologi yang dipakai untuk mengikat orang-orang ke dalam suatu kolaborasi, saling bertukar informasi, dan melakukan interaksi melalui isi pesan berbasis web. Sebab internet selalu mengalami perkembangan, sehingga berbagai macam teknologi dan fitur yang tersedia untuk pengguna selalu berubah. Yang menyebabkan media sosial lebih hypernym jika dibandingkan dengan sebuah referensi khusus terhadap berbagai penggunaan.
10. Caleb T. Carr dan Rebecca A. Hayes (2015) – Media sosial adalah media yang berbasis Internet dimana penggunanya berkesempatan melakukan interaksi dan menampilkan diri, baik tiba tiba ataupun tertunda, dengan masyarakat luas ataupun tidak yang mendorong nilai dari user-generated content serta kesan interaksi bersama orang lain.
11. M.L. Kent (2013) – Media sosial adalah semua bentuk media komunikasi interaktif dimana terjadin interaksi dua arah serta umpan balik.
12. Dave Kerpen (2011) – Media sosial adalah teks, gambar, video, dan kaitan secara daring/online yang dibagikan kepada orang-orang dan organisasi.
13. Lon Safko (2012) – Media sosial adalah media yang kita manfaatkan untuk menjadi sosial.
14. Joyce Kasman Valenza (2014) – Media sosial adalah platform internet dimana individu bisa berbagi secara segera dan berkomunikasi secara terus terusan dengan komunitasnya.
15. M. Terry (2009) – Media sosial adalah pengguna isi bersama yang memanfaatkan teknologi penyiaran berbasis Internet berbeda dari media cetak dan media siaran tradisional.
16. Tracy L. T dan M . R. Solomon – Media sosial adalah sarana untuk berkomunikasi, kolaborasi, atau penanaman secara online antara jaringan orang-orang, masyarakat, atau organisasi yang saling terkait dan saling ketergantungan dan diperkuat oleh kemampuan serta mobilitas teknologi.
17. J. Mike Jacka dan Peter R Scott (2011) – Media sosial adalah seperangkat teknologi penyiaran berbasis Web dimana terjadi demokratisasi konten yang memberikan individu kemampuan untuk memperlihatkan konten dari konsumen ke penerbit.
18. R. Shari Veil, Tara B, dan M. J. Palenchar (2011) – Media sosial adalah komunikasi antar manusia yang memiliki karakteristik atau spesifikasi partisipasi, terbuka, percakapan, komunitas, dan keterhubungan.
19. Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein (2010) – Media sosial adalah sebuah kelompok aplikasi berbasis Internet dibentuk dengan dasar-dasar ideologis Web 2.0 (platform dari evolusi media sosial) dimana terjadi penciptaan dan pertukaran dari User Generated Content.
20. The ABC (2011) – Media sosial adalah media yang membungkus perangkat digital dimana terjadinya kegiatan komunikasi dan berbagi melintasi jaringan. Media sosial dimanfaatkan secara produktif oleh seluruh ranah masyarakat, bisnis, politik, media, periklanan, polisi, dan layanan gawat darurat. Media sosial menjadi kunci untuk memprovokasi pemikiran, dialog, serta tindakan seputar isu-isu sosial.

Jenis – Jenis Media Sosial

Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein (2010) membagi jenis media sosial menjadi 6 yaitu sebagai berikut :

• Collaborative projects dimana ada kerjasama dalam kreasi konten yang dilaksanakan oleh beberapa pengguna secara simultan, seperti Wikipedia. Beberapa situs jenis ini membolehkan penggunanya untuk melakukan penambahan, menghilangkan, atau mengubah konten. Bentuk lain dari collaborative projects misalnya social bookmarking yang membolehkan koleksi berbasis kelompok dan peringkat kaitan internet atau konten media.
• Blogs merupakan bentuk media sosial yang paling awal dan tumbuh sebagai web pribadi dan umumnyamemperlihatkan date-stamped entries dalam bentuk kronologis. Jenis blog yang sangat terkenal yaitu blog berbasis teks.
• Content communities memiliki tujuan pokok untuk berbagi konten media diantara para pengguna, yang didalamnya berupa teks, foto, video, dan powerpoint presentation. Para pengguna tidak lagi untuk membuat halaman profil pribadi.
• Social networking sites dimana para pengguna terhubung dengan menciptakan informasi profil pribadi dan mengundang teman dan kolega untuk mengakses profil serta untuk mengirim surat elektronik dan pesan instan. Profil tersebut meliputi foto, video, berkas audio, blogs dan masih banyak lagi. Contohnya seperti Facebook, MySpace, dan Google+.
• Virtual games worlds adalah platform yang menirukan lingkungan ke dalam bentuk tiga-dimensi sehingga membuat para pengguna muncul dalam bentuk avatar pribadi dan berinteraksi sesuai aturan-aturan permainan.
• Virtual sosial worlds dimana para inhabitan dapat memilih perilaku secara bebas dan untuk hidup dalam bentuk avatar di sebuah dunia virtual yang sama beserta kehidupan nyata. Misalnya Second Life.

 

Karakteristik Media Sosial

• Kualitas distribusi pesan memiliki berbagai variasi yang tinggi, kualitas yang sangat rendah sampai kualitas yang sangat tinggi bergantung pada konten.
• Jangkauan teknologi media sosial memiliki sifat desentralisasi, dan tidak bersifat hierarki.
• Frekuensi menjelaskan jumlah waktu yang dipakai oleh pengguna untuk mengakses media sosial setiap harinya.
• Aksesibilitas menjelaskan kemudahan media sosial untuk diakses oleh para pengguna.
• Kegunaan menjelaskan bahwa siapapun yang memiliki akses internet bisa mengerjakan berbagai hal dengan memakai media sosial seperti mem-posting foto digital atau menulis online dan sebagainya.
• Segera menjelaskan waktu yang diperlukan pengguna media sosial untuk saling melakukan komunikasi dengan orang lain secara instan.
• Tidak permanen menjelaskan bahwa pesan dalam media sosial dapat disunting atau diperbaiki sesuai dengan kebutuhan.

 

Fungsi Media Sosial

• Identity menjelaskan pengaturan identitas para pengguna dalam sebuah media sosial terkait dengan nama, usia, jenis kelamin, profesi, lokasi serta foto.
• Conversations menjelaskan pengaturan para pengguna dalam berkomunikasi dengan pengguna lainnya di media sosial.
• Sharing menjelaskan pertukaran, pembagian, serta penerimaan konten terkait dengan teks, gambar, atau video yang dilakukan para pengguna.
• Presence menjelaskan tentang para pengguna dapat tidaknya mengakses pengguna lainnya.
• Relationship menjelaskan para pengguna terkait dengan pengguna lainnya.
• Reputation menjelaskan bahwa para pengguna bisa menggenali orang lain dan dirinya sendiri.
• Groups menjelaskan bahwa para pengguna bisa membentuk komunitas dan sub-komunitas yang mempunyai latar belakang, minat, atau demografi.

 

Nah sobat, demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai uraian singkat dari Pengertian Media Sosial Berdasarkan Para Ahli. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat ya sobat, sebab dengan kalian mempelajari pengertian media sosial berdasarkan para ahli kalian bisa memahami ragam pengertian media sosial yang umumnya di latar belakangi oleh bidang kajian yang di geluti oleh para ahli, beragamnya pengertian media sosial dikarenakan memang tidak ada satu pengertian mengenai media sosial yang benar-benar pasti. Jadi pengertian media sosial akan terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi itu sendiri. Mungkin jika ada yang ingin ditanyakan seputar pembahasan kali ini bisa untuk ditanyakan di kolom yang sudah tersedia.