×
Penjelasan Mengenai Jaringan Peer to Peer yang Harus Kamu Ketahui
×

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan Jaringan Peer to Peer

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan Jaringan Peer to Peer
By : Shinta Marist 29/12/2017

Jaringan komputer merupakan suatu hal yang menjadikan komputer bisa saling terhubung satu sama lain. Jika tidak ada sebuah jaringan komputer maka komputer pun tidak bisa saling terhubung. Ada banyak macam-macam jaringan komputer yang dapat dilihat dari jenis nya yakni bisa dilihat dari susunan struktur jaringan nya, media transimi datanya, fungsinya, dan skala jaringan nya. Namun jika dilihat dari fungsi nya jaringan dibagi menjadi 2 yakni jaringan peer to peer dan client server, semua nya memiliki penjelasannya masing-masing dan mungkin banyak yang belum mengetahui nya.

Untuk jaringan client server ada komputer yang bertindak sebagai system server dan juga komputer yang lain akan bertindak sebagai klien ( yang membutuhkan server ). Untuk jaringan peer to peer ini tidak memiliki pengatur system server maupun yang bertindak sebagai klien karena pada jaringan peer to peer komputer bertindak sebagai server sekaligus klien juga.

pengertian, karakteristik, kelebihan dan kekurangan jaringan peer to peer

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan Jaringan Peer to Peer

Jaringan peer to peer tidak diterapkan pada kumpulan komputer dalam skala besar biasanya hanya diterapkan dalam skala kecil saja seperti 2-10 komputer dan dengan 1 samppai 2 peripheral dalam jaringan tersebut. Penggunaan jaringan ini untuk keamanan penggunaan program dan juga peripheral agar si pengguna komputer bisa bertanggung jawab atas keamanan nya.

Khusus pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai jaringan peer to peer lebih mendalam. Seperti karakteristik, penerapan, kelebihan, dan kekurangan saya akan menjelaskannya satu persatu silahkan simak penjelasannya dibawah ini ya.

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan Jaringan Peer to Peer

#1. Karakteristik Jaringan Peer to Peer

Poin pertama yang akan saya bahas adalah karakteristik jaringan peer to peer. Baik client server maupun jaringan yang lainnya semua jaringan pasti memiliki karakteristik atau ciri khas masing-masing. Berikut adalah karakteristik jaringan peer to peer antara lain adalah :

  1. Semua komputer bertindak sebagai klien dan server
  2. Spesifikasi komputer tidak berpengaruh jika komputer ingin saling terhubung, spesifikasi nya tidak perlu sama
  3. Tidak ada komputer yang bertindak sebagai server utama
  4. Kontrol di pengaturan jaringan tidak ada ( lemah )

Semua diatas adalah ciri karakteristik dari jaringan peer to peer, berikut saya akan menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangannya simak baik baik ya.

 

#2. Kelebihan jaringan Peer to Peer

  1. Proses instalasi mudah
  2. Biaya implementasi  lebih murah dibandingkan klien server hal ini karena komputer tidak ada yang bertindak sebagai server sehingga biaya pun menjadi lebih murah
  3. Komputer tidak membutuhkan aplikasi server dan system operasi untuk server
  4. Karena semua bertindak sebagai server dank lien maka kinerja komputer pun tidak saling tergantung pada sebuah server
  5. Jika dalam jaringan ada salah satu komputer yang bermasalah maka komputer yang lain tidak akan terkena dampaknya
  6. Komputer dapat saling berbagi dan menggunakan hardware yang sama seperti printer, harddisk dan lain sebagainya
  7. Perawatan jaringan komputer tidak membutuhkan suatu administrator sehingga perawatan lebih mudah

 

#3. Kekurangan Jaringan Peer to Peer

  1. Kinerja komputer menjadi lebih rendah, hal ini karena komputer bertindak sebagai klien dan juga server sehingga harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan secara maksimal selain itu komputer menyiapkan dan mengelola segala kebutuhan aplikasi sendiri hal ini yang menyebabkan kinerja nya rendah
  2. Perawatan jaringan yang tidak membutuhkan administrator menyebabkan administrasi menjadi tidak terkontrol
  3. Jika jaringan mengalami masalah ( trouble ) dan ingin melakukan identifikasi permasalahan ( troubleshooting ) maka akan mengalami kesulitan karena komputer sulit di identifikasi karena dalam kerjanya semua komputer terlibat dalam jaringan tersebut
  4. Tingkat keamanan dari jaringan komputer rendah hal ini dikarenakan jika dalam jaringan komputer tidak tersedia server maka user harus bertanggung jawab mengamankan komputer nya sendiri
  5. Jaringan peer to peer hanya mampu diterapkan dalam skala jaringan yang sempit sehingga akan sulit dikembangkan untuk skala yang besar
  6. Masing-masing komputer yang terhubung ke jaringan ini harus melakukan backup komputer secara teratur dan terjadwal
  7. Di dalam jaringan akan terdapat banyak file sharing yang dampaknya mampu membuat kinerja komputer terpengaruhi

Sekilas mengenai jaringan peer to peer lagi bahwa jaringan ini saat dibangun bisa dihubungkan secara langsung menggunakan kabel UTP dan sebuah konektor RJ45 hal ini yang menyebabkan jaringan peer to peer tidak memerlukan sebuah hub saat membangun nya.

untuk menghubungkan komputer agar saling terhubung, tidak diperlukan dan tidak dibutuhkan spesifikasi komputer yang sama untuk bisa terhubung karena hanya dengan di beri network card komputer bisa langsung dihubungkan. Jaringan peer to peer dalam penyedia internet sering disebut sebagai jaringan untuk file sharing hal ini disebabkan karena komputer yang saling terhubung di jaringan tersebut bisa langsung mendownload / mengcopy file dari komputer lain yang juga terhubung di jaringan itu.

Jika dilihat dari ke praktisan hal ini sangat efisien dan tidak ribet namun jika kita melakukan copy file secara illegal bisa berdampak merugikan bagi yang mengcopy dan juga yang di copy seperti contoh kasus kerugian Naspster tahun 1999 silam.

 

#4. Penerapan Jaringan Peer to Peer

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas jaringan peer to peer menerapkan skema bahwa komputer bertindak sebagai klien dan juga server. Contoh skema penerapannya adalah misalnya sebuah komputer X mengambil data atau file dari komputer Y maka komputer X sebagai server nya dan komputer Y sebagai klien. Komputer X bertindak server karena komputer X mengakses file dari komputer Y dan hal itu berlaku sebaliknya.

 

Demikian artikel mengenai Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangan jaringan Peer to Peer Lengkap semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kita ya semoga membantu.



MasTekno

#We Address

JL Raya Susukan, Susukan

Banjarnegara

Central Java (53475) ID


Support : CS@MasTekno.COM

MasTekno

#We Address

JL Raya Susukan, Susukan

Banjarnegara

Central Java (53475) ID


Support : CS@MasTekno.COM

Cara Merubah Font Android dengan Mudah tanpa Root

Cara Merubah Font Android dengan Mudah tanpa Root
By : Shinta Marist 21/09/2017

Jaringan komputer merupakan suatu hal yang menjadikan komputer bisa saling terhubung satu sama lain. Jika tidak ada sebuah jaringan komputer maka komputer pun tidak bisa saling terhubung. Ada banyak macam-macam jaringan komputer yang dapat dilihat dari jenis nya yakni bisa dilihat dari susunan struktur jaringan nya, media transimi datanya, fungsinya, dan skala jaringan nya. Namun jika dilihat dari fungsi nya jaringan dibagi menjadi 2 yakni jaringan peer to peer dan client server, semua nya memiliki penjelasannya masing-masing dan mungkin banyak yang belum mengetahui nya.

Untuk jaringan client server ada komputer yang bertindak sebagai system server dan juga komputer yang lain akan bertindak sebagai klien ( yang membutuhkan server ). Untuk jaringan peer to peer ini tidak memiliki pengatur system server maupun yang bertindak sebagai klien karena pada jaringan peer to peer komputer bertindak sebagai server sekaligus klien juga.

pengertian, karakteristik, kelebihan dan kekurangan jaringan peer to peer

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan Jaringan Peer to Peer

Jaringan peer to peer tidak diterapkan pada kumpulan komputer dalam skala besar biasanya hanya diterapkan dalam skala kecil saja seperti 2-10 komputer dan dengan 1 samppai 2 peripheral dalam jaringan tersebut. Penggunaan jaringan ini untuk keamanan penggunaan program dan juga peripheral agar si pengguna komputer bisa bertanggung jawab atas keamanan nya.

Khusus pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai jaringan peer to peer lebih mendalam. Seperti karakteristik, penerapan, kelebihan, dan kekurangan saya akan menjelaskannya satu persatu silahkan simak penjelasannya dibawah ini ya.

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan Jaringan Peer to Peer

#1. Karakteristik Jaringan Peer to Peer

Poin pertama yang akan saya bahas adalah karakteristik jaringan peer to peer. Baik client server maupun jaringan yang lainnya semua jaringan pasti memiliki karakteristik atau ciri khas masing-masing. Berikut adalah karakteristik jaringan peer to peer antara lain adalah :

  1. Semua komputer bertindak sebagai klien dan server
  2. Spesifikasi komputer tidak berpengaruh jika komputer ingin saling terhubung, spesifikasi nya tidak perlu sama
  3. Tidak ada komputer yang bertindak sebagai server utama
  4. Kontrol di pengaturan jaringan tidak ada ( lemah )

Semua diatas adalah ciri karakteristik dari jaringan peer to peer, berikut saya akan menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangannya simak baik baik ya.

 

#2. Kelebihan jaringan Peer to Peer

  1. Proses instalasi mudah
  2. Biaya implementasi  lebih murah dibandingkan klien server hal ini karena komputer tidak ada yang bertindak sebagai server sehingga biaya pun menjadi lebih murah
  3. Komputer tidak membutuhkan aplikasi server dan system operasi untuk server
  4. Karena semua bertindak sebagai server dank lien maka kinerja komputer pun tidak saling tergantung pada sebuah server
  5. Jika dalam jaringan ada salah satu komputer yang bermasalah maka komputer yang lain tidak akan terkena dampaknya
  6. Komputer dapat saling berbagi dan menggunakan hardware yang sama seperti printer, harddisk dan lain sebagainya
  7. Perawatan jaringan komputer tidak membutuhkan suatu administrator sehingga perawatan lebih mudah

 

#3. Kekurangan Jaringan Peer to Peer

  1. Kinerja komputer menjadi lebih rendah, hal ini karena komputer bertindak sebagai klien dan juga server sehingga harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan secara maksimal selain itu komputer menyiapkan dan mengelola segala kebutuhan aplikasi sendiri hal ini yang menyebabkan kinerja nya rendah
  2. Perawatan jaringan yang tidak membutuhkan administrator menyebabkan administrasi menjadi tidak terkontrol
  3. Jika jaringan mengalami masalah ( trouble ) dan ingin melakukan identifikasi permasalahan ( troubleshooting ) maka akan mengalami kesulitan karena komputer sulit di identifikasi karena dalam kerjanya semua komputer terlibat dalam jaringan tersebut
  4. Tingkat keamanan dari jaringan komputer rendah hal ini dikarenakan jika dalam jaringan komputer tidak tersedia server maka user harus bertanggung jawab mengamankan komputer nya sendiri
  5. Jaringan peer to peer hanya mampu diterapkan dalam skala jaringan yang sempit sehingga akan sulit dikembangkan untuk skala yang besar
  6. Masing-masing komputer yang terhubung ke jaringan ini harus melakukan backup komputer secara teratur dan terjadwal
  7. Di dalam jaringan akan terdapat banyak file sharing yang dampaknya mampu membuat kinerja komputer terpengaruhi

Sekilas mengenai jaringan peer to peer lagi bahwa jaringan ini saat dibangun bisa dihubungkan secara langsung menggunakan kabel UTP dan sebuah konektor RJ45 hal ini yang menyebabkan jaringan peer to peer tidak memerlukan sebuah hub saat membangun nya.

untuk menghubungkan komputer agar saling terhubung, tidak diperlukan dan tidak dibutuhkan spesifikasi komputer yang sama untuk bisa terhubung karena hanya dengan di beri network card komputer bisa langsung dihubungkan. Jaringan peer to peer dalam penyedia internet sering disebut sebagai jaringan untuk file sharing hal ini disebabkan karena komputer yang saling terhubung di jaringan tersebut bisa langsung mendownload / mengcopy file dari komputer lain yang juga terhubung di jaringan itu.

Jika dilihat dari ke praktisan hal ini sangat efisien dan tidak ribet namun jika kita melakukan copy file secara illegal bisa berdampak merugikan bagi yang mengcopy dan juga yang di copy seperti contoh kasus kerugian Naspster tahun 1999 silam.

 

#4. Penerapan Jaringan Peer to Peer

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas jaringan peer to peer menerapkan skema bahwa komputer bertindak sebagai klien dan juga server. Contoh skema penerapannya adalah misalnya sebuah komputer X mengambil data atau file dari komputer Y maka komputer X sebagai server nya dan komputer Y sebagai klien. Komputer X bertindak server karena komputer X mengakses file dari komputer Y dan hal itu berlaku sebaliknya.

 

Demikian artikel mengenai Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangan jaringan Peer to Peer Lengkap semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kita ya semoga membantu.