×
Pengertian Terlengkap Mengenai Web Server Beserta Fungsinya
×

Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Web Server Serta Contoh Web Server

Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Web Server Serta Contoh Web Server
By : Ayu Musfiroh 14/01/2018

Pengguna komputer dan laptop saat ini sudah menyebar luas di seluruh dunia. Sebab mengingat kebutuhannya akan komputer dan laptop yang saat ini tidak bisa di hindari lagi, entah untuk bekerja, belajar atau hanya hiburan saja. Membahas tentang komputer pasti selalu saja ada kaitannya dengan internet. Sebab internet sendiri merupakan sebuah jaringan besar yang saling terhubung dari jaringan – jaringan komputer. Internet saat ini memiliki peranan penting (primer) yang wajib dipenuhi semua orang karena manfaatnya yang besar yang bisa kita rasakan hingga saat ini.

pengertian, fungsi, cara kerja, dan contoh web server

Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Web Server Serta Contoh Web Server

Nah, di kesempatan kali ini saya akan membahas salah satu perangkat lunak yang dimiliki komputer dan kaitannya dengan internet yaitu web server. Apa maksud dari web server? Apa fungsi dan manfaat dari web server? Dan bagaimana cara kerja web server? serta apa saja macam dan contoh – contohnya?. Mungkin kalian yang masih baru di dunia komputer dan internet sangat asing mendengar nama web server tersebut. Tapi jika kamu membaca dan memahami artikel yang saya tuliskan saat ini pasti kalian akan tahu apa itu web server, fungsinya, cara kerjanya dan juga contoh dari web server tersebut.

 

Pengertian Web Server, Fungsi Web Server, Cara Kerja Web Server dan Contoh Web Server

#1 . Pengertian Web Server

Web server merupakan perangkat lunak (softwere) yang memberikan layanan atau service kepada client untuk menerima request HTTP ataupun HTTPS dari client yang diketahui. Client ini adalah web browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox dan sebagainya. Lalu selanjutnya web server akan langsung menyampaikan request yang diminta oleh client dalam wujud halaman web, yang berbentuk dokumen HTML.

 

#2. Fungsi Web Server

Fungsi pokok web server yaitu memproses berkas yang diminta dari klien dan melanjutkan respon berupa halaman website yang berupa teks, gambar, dokumen, dan lain sebagainya. Proses ini dilaksanakan lewat protokol komunikasi yang sudah ditetapkan sedemikian rupa. Saat kamu mengakses sebuah website, saat itulah kamu (sebagai klien) melakukan sebuah permintaan, selanjutnya jika alamat IP atau domain website benar, web server akan merespon permintaan kamu dengan memberikan file atau data yang tersimpan dalam file storage atau database website tersebut.

 

#3. Cara Kerja Web Server

HTTP  yaitu tempat atau wadah aplikasi web yang dioperasikan. Pada protokol HTTP, web server berfungsi sebagai pihak server, sedangkan web browser berfungsi sebagai pihak klien. Ketika seorang pengguna internet memasukkan sebuah alamat website lewat browser tertentu (IE, Chrome, atau Firefox), seterusnya browser akan memproses permintaan itu dengan mengirimkannya ke web server berdasarkan alamat yang diminta, dan tunggu hasilnya untuk beberapa saat.

Jika yang diminta oleh pengguna ialah sebuah dokumen, sehingga web server akan langsung mengirimkan dokumen itu ke browser yang dipakai. Tapi jika dokumen yang diminta berisi program server side, kemudian web server akan menjalankan program server side dan mengirimkan hasil dalam bentuk HTML.

 

#4. Contoh Web Server

1. Apache

Yaitu salah satu jenis web server yang paling banyak dipakai di internet. Pada mulanya, apache didesain untuk sistem operasi UNIX. Apache mempunyai pendukung seperti kontrol akses, SSL dan PHP. Kontrol akses apache bekerja tergantung dari nomor IP CGI (Common Gateway Interface) atau nama host. Apache mendudukan kontrol akses sebagai modul, dan yang paling populer ialah modul Perl (Practical Extraction and Report Language). PHP (Personal Home Page) yaitu program yang serupa dengan CGI, untuk memproses teks serta bekerja di web server.

PHP di apache web server diletakkan menjadi salah satu modul nya (mod_php) untuk membuat kinerja PHP lebih bagus dan stabil. Apache termasuk ke dalam kategori freeware, dengan proses instalasi yang relatif gampang, bisa beroperasi pada berbagai variasi sistem operasi, mudah pengaturan konfigurasinya hanya dengan empat file konfigurasi, dan gampang menambah peripheral lain ke platform web server nya.

 

2. Nginx

Yaitu salah satu web server open source kecuali apache. Meskipun sebenarnya apache sudah begitu terkenal, terdapat satu kekurangannya, yaitu tak bisa menangani kebutuhan web server dengan traffic yang tinggi. Nginx tercipta untuk menjadi sebuah cara yang mengedepankan performa, kecepatan dan kemudahan. Nginx sendiri mempunyai beberapa kelebihan,yaitu :

  1. Arsitektur Event-Based. Nginx memakai arsitektur event-based sehingga mampu meminimilkan thread untuk memproses sebuah permintaan dari klien, maksudnya memori yang terpakai juga menjadi lebih kecil. Server ringan serta sangat responsif.
  2. Performa Luar Biasa. Semakin banyak thread dipakai, jadi akan semakin banyak juga memori yang dibutuhkan. Nginx telah didesain untuk mengatasi sampai sepuluh juta permintaan klien setiap harinya, atau ratusan permintaan per detik.
  3. Fitur Mantap. Nginx hanya menyajikan fitur-fitur yang kebanyakan orang cari, seperti static file servingvirtual hostsreverse proxyingaccess controlURL rewriting,dan sebagainya.

 

3. IIS (Internet Information Services)

Merupakan web server yang dipakai dalam Windows, terutama Windows 2000 dan Windows 2003. IIS didukung dengan beberapa komponen pendukung misalnya protokol karingan TCIP/IP, DNS, dan software untuk membuat situs web. Sebenarnya IIS dapat dipakai untuk platform tempat aplikasi web berjalan. IIS mendukung beberapa protokol seperti HTTP,  SMTP, NNTP,dan sebagainya. Keunggulan dari IIS yaitu merupakan web server yang kompatibel atau covcok sekali dengan Windows sebagai imbas dari keluaran Microsoft, mendukung platform .NET yang hanya bisa dilaksanakan dengan IIS. Tapi IIS termasuk dalam web server berbayar, cukup mudah diserang oleh para cracker, dan keamanannya mudah ditembus.

 

4. Lighttpd

Adalah jenis web server open source yang ditulis oleh programmer Jerman dengan bahasa pemrograman C.  Lighttpd bekerja dalam komputer menggunakan sistem operasi Linux / keluarga Unix lainnya. Salah satu keuntungan memakai Lighttpd yaitu kemampuannya dalam mengatur CPU load dengan efektif, dan beberapa fitur advance lainnya misalnya SCGIFastCGiOutput-Compression dan sebagainya.

 

Nah sobat, hanya itu yang bisa saya sampaikan di kesempatan kali ini mengenai Pengertian Web Server, Fungsi Web Server, Cara Kerja Web Server dan Contoh Web Server. Semoga informasi di atas dapat membantu dan bermanfaat buat kalian sehingga menambah wawasan dan pengetahuan kalian tentang web server. Apabila ada yang ingin ditanyakan tentang pembahasan diatas, silahkan tulis di kolom komentar yang tersedia.



MasTekno

MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

MasTekno

MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

Cara Konfigurasi STB IndiHome Telkom Indonesia

Cara Konfigurasi STB IndiHome Telkom Indonesia
By : Ayu Musfiroh 03/01/2018

Pengguna komputer dan laptop saat ini sudah menyebar luas di seluruh dunia. Sebab mengingat kebutuhannya akan komputer dan laptop yang saat ini tidak bisa di hindari lagi, entah untuk bekerja, belajar atau hanya hiburan saja. Membahas tentang komputer pasti selalu saja ada kaitannya dengan internet. Sebab internet sendiri merupakan sebuah jaringan besar yang saling terhubung dari jaringan – jaringan komputer. Internet saat ini memiliki peranan penting (primer) yang wajib dipenuhi semua orang karena manfaatnya yang besar yang bisa kita rasakan hingga saat ini.

pengertian, fungsi, cara kerja, dan contoh web server

Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Web Server Serta Contoh Web Server

Nah, di kesempatan kali ini saya akan membahas salah satu perangkat lunak yang dimiliki komputer dan kaitannya dengan internet yaitu web server. Apa maksud dari web server? Apa fungsi dan manfaat dari web server? Dan bagaimana cara kerja web server? serta apa saja macam dan contoh – contohnya?. Mungkin kalian yang masih baru di dunia komputer dan internet sangat asing mendengar nama web server tersebut. Tapi jika kamu membaca dan memahami artikel yang saya tuliskan saat ini pasti kalian akan tahu apa itu web server, fungsinya, cara kerjanya dan juga contoh dari web server tersebut.

 

Pengertian Web Server, Fungsi Web Server, Cara Kerja Web Server dan Contoh Web Server

#1 . Pengertian Web Server

Web server merupakan perangkat lunak (softwere) yang memberikan layanan atau service kepada client untuk menerima request HTTP ataupun HTTPS dari client yang diketahui. Client ini adalah web browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox dan sebagainya. Lalu selanjutnya web server akan langsung menyampaikan request yang diminta oleh client dalam wujud halaman web, yang berbentuk dokumen HTML.

 

#2. Fungsi Web Server

Fungsi pokok web server yaitu memproses berkas yang diminta dari klien dan melanjutkan respon berupa halaman website yang berupa teks, gambar, dokumen, dan lain sebagainya. Proses ini dilaksanakan lewat protokol komunikasi yang sudah ditetapkan sedemikian rupa. Saat kamu mengakses sebuah website, saat itulah kamu (sebagai klien) melakukan sebuah permintaan, selanjutnya jika alamat IP atau domain website benar, web server akan merespon permintaan kamu dengan memberikan file atau data yang tersimpan dalam file storage atau database website tersebut.

 

#3. Cara Kerja Web Server

HTTP  yaitu tempat atau wadah aplikasi web yang dioperasikan. Pada protokol HTTP, web server berfungsi sebagai pihak server, sedangkan web browser berfungsi sebagai pihak klien. Ketika seorang pengguna internet memasukkan sebuah alamat website lewat browser tertentu (IE, Chrome, atau Firefox), seterusnya browser akan memproses permintaan itu dengan mengirimkannya ke web server berdasarkan alamat yang diminta, dan tunggu hasilnya untuk beberapa saat.

Jika yang diminta oleh pengguna ialah sebuah dokumen, sehingga web server akan langsung mengirimkan dokumen itu ke browser yang dipakai. Tapi jika dokumen yang diminta berisi program server side, kemudian web server akan menjalankan program server side dan mengirimkan hasil dalam bentuk HTML.

 

#4. Contoh Web Server

1. Apache

Yaitu salah satu jenis web server yang paling banyak dipakai di internet. Pada mulanya, apache didesain untuk sistem operasi UNIX. Apache mempunyai pendukung seperti kontrol akses, SSL dan PHP. Kontrol akses apache bekerja tergantung dari nomor IP CGI (Common Gateway Interface) atau nama host. Apache mendudukan kontrol akses sebagai modul, dan yang paling populer ialah modul Perl (Practical Extraction and Report Language). PHP (Personal Home Page) yaitu program yang serupa dengan CGI, untuk memproses teks serta bekerja di web server.

PHP di apache web server diletakkan menjadi salah satu modul nya (mod_php) untuk membuat kinerja PHP lebih bagus dan stabil. Apache termasuk ke dalam kategori freeware, dengan proses instalasi yang relatif gampang, bisa beroperasi pada berbagai variasi sistem operasi, mudah pengaturan konfigurasinya hanya dengan empat file konfigurasi, dan gampang menambah peripheral lain ke platform web server nya.

 

2. Nginx

Yaitu salah satu web server open source kecuali apache. Meskipun sebenarnya apache sudah begitu terkenal, terdapat satu kekurangannya, yaitu tak bisa menangani kebutuhan web server dengan traffic yang tinggi. Nginx tercipta untuk menjadi sebuah cara yang mengedepankan performa, kecepatan dan kemudahan. Nginx sendiri mempunyai beberapa kelebihan,yaitu :

  1. Arsitektur Event-Based. Nginx memakai arsitektur event-based sehingga mampu meminimilkan thread untuk memproses sebuah permintaan dari klien, maksudnya memori yang terpakai juga menjadi lebih kecil. Server ringan serta sangat responsif.
  2. Performa Luar Biasa. Semakin banyak thread dipakai, jadi akan semakin banyak juga memori yang dibutuhkan. Nginx telah didesain untuk mengatasi sampai sepuluh juta permintaan klien setiap harinya, atau ratusan permintaan per detik.
  3. Fitur Mantap. Nginx hanya menyajikan fitur-fitur yang kebanyakan orang cari, seperti static file servingvirtual hostsreverse proxyingaccess controlURL rewriting,dan sebagainya.

 

3. IIS (Internet Information Services)

Merupakan web server yang dipakai dalam Windows, terutama Windows 2000 dan Windows 2003. IIS didukung dengan beberapa komponen pendukung misalnya protokol karingan TCIP/IP, DNS, dan software untuk membuat situs web. Sebenarnya IIS dapat dipakai untuk platform tempat aplikasi web berjalan. IIS mendukung beberapa protokol seperti HTTP,  SMTP, NNTP,dan sebagainya. Keunggulan dari IIS yaitu merupakan web server yang kompatibel atau covcok sekali dengan Windows sebagai imbas dari keluaran Microsoft, mendukung platform .NET yang hanya bisa dilaksanakan dengan IIS. Tapi IIS termasuk dalam web server berbayar, cukup mudah diserang oleh para cracker, dan keamanannya mudah ditembus.

 

4. Lighttpd

Adalah jenis web server open source yang ditulis oleh programmer Jerman dengan bahasa pemrograman C.  Lighttpd bekerja dalam komputer menggunakan sistem operasi Linux / keluarga Unix lainnya. Salah satu keuntungan memakai Lighttpd yaitu kemampuannya dalam mengatur CPU load dengan efektif, dan beberapa fitur advance lainnya misalnya SCGIFastCGiOutput-Compression dan sebagainya.

 

Nah sobat, hanya itu yang bisa saya sampaikan di kesempatan kali ini mengenai Pengertian Web Server, Fungsi Web Server, Cara Kerja Web Server dan Contoh Web Server. Semoga informasi di atas dapat membantu dan bermanfaat buat kalian sehingga menambah wawasan dan pengetahuan kalian tentang web server. Apabila ada yang ingin ditanyakan tentang pembahasan diatas, silahkan tulis di kolom komentar yang tersedia.