×
Pengertian, Fungsi & Cara Kerja Firewall Jaringan Komputer Lengkap
×

Pengertian, Fungsi & Cara Kerja Firewall Jaringan Komputer Lengkap

Pengertian, Fungsi & Cara Kerja Firewall Jaringan Komputer Lengkap
By : Adi Pamungkas 08/12/2017

Seiring dengan perkembangan teknologi pada saat ini, semua kegiatan yang kita lakukan dapat kita lakukan dengan mudah salah satunya yaitu saling berbagi file tanpa batas antar komputer yang dapat di lakukan oleh siapa saja. Namun, hal tersebut terdapat hal positif dan negatifnya. Dampak positifnya yaitu, semua orang akan di mudahkan dalam berbagi file yang mereka butuhkan. Sedangkan dampak negatifnya yaitu tidak semua orang berbagi file dengan tujuan yang baik.

Pengertian Firewall Fungsi dan Cara Kerjanya Pada Jaringan Komputer Lengkap

Pengertian Firewall pada Jaringan Komputer

Beberapa orang menggunakan fasilitas ini untuk tujuan yang buruk salah satunya yaitu memata – matai komputer tertentu untuk kepentingan pribadi, atau juga dapat mencuri data yang berada di suatu komputer. Maka dari itu, langkah yang tepat untuk menjaga hal – hal yang tidak di inginkan tersebut, kita membutuhkan Firewall yang di gunakan untuk mengatur komunikasi antara dua buah jaringan. Tetapi sebenarnya apa si itu pengertian Firewall, fungsi Firewall dan cara kerjanya?. Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan artikel tentang Pengertian Firewall Fungsi dan Cara Kerjanya Pada Jaringan Komputer Lengkap. Simak artikelnya berikut ini.

 

 

Pengertian Firewall

Firewall adalah sistem yang di buat khusus untuk mencegah akses yang mencurigakan yang masuk ke dalam jaringan pribadi kita. Firewall dapat berupa perangkat lunak (software) ataupun perangkat keras (hardware) dan juga dapat terdiri dari kombinasi keduanya. Firewall atau dalam bahasa indonesia ya tembok api, sebenarnya nama dan cara kerjanya tersebut terinspirasi dari tembok – tembok yang biasanya di pasang pada perusahaan ataupun komplek apartemen yang di gunakan untuk memishkan dua unit apartemen, agar jika terjadi kebakaran di salah satu aparemen tersebut, tidak akan menjalar ke apartemen lainya.

Karena Firewall memiliki fungsi sebagai pembatas dengan dunia luar , maka jika satu unit apartemen memiliki 4 sisi maka, harus memasang Firewall di keempat sisinya. Tetapi, jika hanya membatasinya dengan 3 Firewall saja, maka akan percuma saja anda memasang Firewall, karena api akan merambat dengan cepat melalui celah pada sisi yang tidak di batasi dengan Firewall. Begitu juga sama dengan Firewall yang di gunakan di komputer.

Sebuah Firewall harus memiliki standar tertentu supaya dapat bekerja dengan efektif, salah satunya yaitu, dapat mencegah masuknya akses tanpa izin, mampu menjadi pagar pengaman pada jaringan pribadi dan dapat menangani ganguan file atau dokumen yang ada di komputer kita. Sebenarnya, banyak sekali produk – produk Firewall yang menawarkan harga dan fitur yang bervariasi. Biasanya perbedaan Firewall satu dengan Firewall lainya yaitu terletak pada seberapa ketat pengamanan dan seleksi akses yang dapat di lakukan oleh Firewall tersebut. Biasanya Firewall menggunakan Lapisan OSI (Open System Interconnection) untuk perlindungannya.

 

 

Fungsi Firewall

Firewall memiliki beberapa fungsi untuk melindungi jaringan komputer yaitu :

 

#1. Mencegah Informasi Berharga Hilang atau Bocor

Firewall banyak sekali di pasangi protokol untuk saling berbagi file yaitu File Transfer Protocol (FTP), maka dari itu semua lalu lintas data pada jaringan kita di atur secara penuh oleh Firewall. Maka dalam hal ini Firewall berfungsi untuk menjaga dan mengamankan pengiriman file – file barharga yang bersifat rahasia kepada pihak lainya.

 

#2. Mencatat Aktivitas Pengguna

Firewall akan mencatat aktivitas penggunaan anda sebagai dokumentasi (log files) pada saat anda mengakses data melalui jaringan. Catatan aktivitas ini dapat di buka untuk mengembangkan sistem kamanan pada komputer kita. Firewall dapat mengakses data log dan menyediakan statistik pada penggunaan jaringan.

 

#3. Sebagai Keamanan Jaringan

Firewall akan memeriksa seluruh keamanan jaringan, karena semua lalu lintas aktivitas jaringan akan melewati Firewall terlebih dahulu. Setiap terjadinya lalu lintas aktivitas jaringan, Firewall akan menyaring aktivitas lalu lintas jaringan yang sesuai dengan kemanan jaringan yang telah di tentukan.

 

#4. Mencegah Modifikasi Data dari Pihak Lain

Contohnya dalam bidang perbisnisan, jika anda memiliki data laporan keuangan, spesifikasi produk dan lain sebagainya, hal tersebut merupakan rahasia perusahaan bukan. Maka jika hal tersebut di rubah oleh pihak lain pastinya akan berdampak pada bisnis anda kan. Maka dari itu Firewall akan mencegah data – data anda di modifikasi atau di rubah oleh pihak lain sehingga data anda terjaga dengan aman.

 

#5. Memodifikasi Paket Data yang Datang

Fungsi Firewall satu ini juga sering di sebut dengan istilah NAT (Network Address Translation). NAT sendiri berfungsi untuk menyembunyian sebuah alamat IP, maka dengan NAT, anda dapat mengakses internet tanpa menggunakan alamat IP publik atau sering di sebut dengan istilah IP Masquerading.

 

 

Cara Kerja Firewall

Pada dasarnya, sebenarnya Firewall memiliki cara kerja membatasi komputer dengan jaringan internet. Maka Firewall bekerja seperti satpam yang menjaga keamanan di depan gerbang rumah kita dan meyeleksi tamu atau pengunjung yang datang kerumah kita dan juga menjaga dari penyusup yang masuk ke komputer pribadi kita. Firewall menjadi garda terdepan dalam menjaga komputer kita dari segala usaha yang dapat membahayakan komputer kita.

Seiring dengan perkembngan zaman, teknologi Firewall pun mengalami perkembangan yang signifikan. Firewall bekerja dengan cara menyaring lalu lintas komputer dengan menggunakan alamat IP, protokol, dan juga nomor port. Dengan begitu, Firewall mampu menyaring data yang masuk dengan mengidentifikasi isi pesan yang masuk ke komputer kita. Selai itu, Firewall juga dapat mengatur lalu lintas perpindahan data komputer dan internet menggunakan salah satu atau gabungan dari metode – metode berikut.

 

#1. Packet Filtering

Packet Filtering ini merupakan sebuah cara kerja Firewll dengan cara menyeleksi paket data yang masuk atau keluar sehingga paket data tersebut di izinkan atau tidak di izinkan untuk lewat atau tertahan berdasarkan alamat IP, Port, dan Protokolnya. Packet Filtering ini sangatlah efektif di gunakan untuk menahan serangan dari luar jaringan LAN. Packet Filtering ini juga sering di sebut dengan Firewall Statis. Firewall akan menyariing komunikasi dengan jaringan internet, dengan cara menyaring data yang datang dan kemudian di cocokkan dengan aturan yang sebelumnya sudah di buat dalam membangun Firewall.

Jika paket data yang datang cocok dengan aturan yang telah di buat sebelumnya, maka paket data akan di terima, tetapi jika paket data yang atang tidak cocok dengan aturan yang telah di tetapkan sebelumnya, maka paket data akan di tolak. Dalam metode ini Firewall akan memeriksa sumber dan tujuan alamat IP. Dalam pengiriman paket data, biasanya menggunakan program atau aplikasi yang berbeda, sehingga Packet Filtering juga mengecek sumber dan tujuan protokol, seperti protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).

 

#2. Inspeksi Stateful

Inspeksi Stateful ini merupakan kebalikan dari Packet Filtering. Inspeksi Stateful ini jug sering kita sebut dengan Firewall Dinamis. Cara kerja Inspeksi Stateful yaitu memonitor status koneksi yang sedang aktif. Kemudian info tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan apakah sebuah paket data tersebut dapat menembus Firewall ataupun tidak.

Inspeksi Stateful ini banyak sekali di gunakan, sehingga Packet Filtering sudah di gantikan dengan Inspeksi Stateful. Karena pada Firewall Statis hanya header dan paket saja yang di cek, artinya seorang hacker tetap dapat mengambil informasi dengan mudah melalui Firewall dengan cara mengindikasikan “replay” melalui header. Sementara itu, pada Firewall Dinamis, paket akan di analisis sampai ke dalam lapisan – lapisanya, dengan cara merekam alamat IP dan juga nomor portnya, sehingga Firewall Dinamis ini memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik di bandingkan dengan Firewall Statis.

 

Nah itulah sedikit artikel dari mastekno tentang Pengertian Firewall Fungsi dan Cara Kerjanya Pada Jaringan Komputer Lengkap, semoga dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkan dan dapat menambah ilmu. Sekian artikel dari mastekno kali ini, sampai jumpa di next artikel. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca dan jangan lupa share.



MasTekno

MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Menyajikan informasi dan cara terknini, terupdate dan terpercaya agar dapat menjadi media yang lebih dipercaya oleh para pembaca.

Berlangganan Artikel Via Email



Support : CS@MasTekno.COM

MasTekno

MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Menyajikan informasi dan cara terknini, terupdate dan terpercaya agar dapat menjadi media yang lebih dipercaya oleh para pembaca.

Berlangganan Artikel Via Email



Support : CS@MasTekno.COM

Pengertian Java , Karakteristiknya serta Kelebihan dan Kekurangan Java

Pengertian Java , Karakteristiknya serta Kelebihan dan Kekurangan Java
By : Adi Pamungkas 02/03/2018

Seiring dengan perkembangan teknologi pada saat ini, semua kegiatan yang kita lakukan dapat kita lakukan dengan mudah salah satunya yaitu saling berbagi file tanpa batas antar komputer yang dapat di lakukan oleh siapa saja. Namun, hal tersebut terdapat hal positif dan negatifnya. Dampak positifnya yaitu, semua orang akan di mudahkan dalam berbagi file yang mereka butuhkan. Sedangkan dampak negatifnya yaitu tidak semua orang berbagi file dengan tujuan yang baik.

Pengertian Firewall Fungsi dan Cara Kerjanya Pada Jaringan Komputer Lengkap

Pengertian Firewall pada Jaringan Komputer

Beberapa orang menggunakan fasilitas ini untuk tujuan yang buruk salah satunya yaitu memata – matai komputer tertentu untuk kepentingan pribadi, atau juga dapat mencuri data yang berada di suatu komputer. Maka dari itu, langkah yang tepat untuk menjaga hal – hal yang tidak di inginkan tersebut, kita membutuhkan Firewall yang di gunakan untuk mengatur komunikasi antara dua buah jaringan. Tetapi sebenarnya apa si itu pengertian Firewall, fungsi Firewall dan cara kerjanya?. Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan artikel tentang Pengertian Firewall Fungsi dan Cara Kerjanya Pada Jaringan Komputer Lengkap. Simak artikelnya berikut ini.

 

 

Pengertian Firewall

Firewall adalah sistem yang di buat khusus untuk mencegah akses yang mencurigakan yang masuk ke dalam jaringan pribadi kita. Firewall dapat berupa perangkat lunak (software) ataupun perangkat keras (hardware) dan juga dapat terdiri dari kombinasi keduanya. Firewall atau dalam bahasa indonesia ya tembok api, sebenarnya nama dan cara kerjanya tersebut terinspirasi dari tembok – tembok yang biasanya di pasang pada perusahaan ataupun komplek apartemen yang di gunakan untuk memishkan dua unit apartemen, agar jika terjadi kebakaran di salah satu aparemen tersebut, tidak akan menjalar ke apartemen lainya.

Karena Firewall memiliki fungsi sebagai pembatas dengan dunia luar , maka jika satu unit apartemen memiliki 4 sisi maka, harus memasang Firewall di keempat sisinya. Tetapi, jika hanya membatasinya dengan 3 Firewall saja, maka akan percuma saja anda memasang Firewall, karena api akan merambat dengan cepat melalui celah pada sisi yang tidak di batasi dengan Firewall. Begitu juga sama dengan Firewall yang di gunakan di komputer.

Sebuah Firewall harus memiliki standar tertentu supaya dapat bekerja dengan efektif, salah satunya yaitu, dapat mencegah masuknya akses tanpa izin, mampu menjadi pagar pengaman pada jaringan pribadi dan dapat menangani ganguan file atau dokumen yang ada di komputer kita. Sebenarnya, banyak sekali produk – produk Firewall yang menawarkan harga dan fitur yang bervariasi. Biasanya perbedaan Firewall satu dengan Firewall lainya yaitu terletak pada seberapa ketat pengamanan dan seleksi akses yang dapat di lakukan oleh Firewall tersebut. Biasanya Firewall menggunakan Lapisan OSI (Open System Interconnection) untuk perlindungannya.

 

 

Fungsi Firewall

Firewall memiliki beberapa fungsi untuk melindungi jaringan komputer yaitu :

 

#1. Mencegah Informasi Berharga Hilang atau Bocor

Firewall banyak sekali di pasangi protokol untuk saling berbagi file yaitu File Transfer Protocol (FTP), maka dari itu semua lalu lintas data pada jaringan kita di atur secara penuh oleh Firewall. Maka dalam hal ini Firewall berfungsi untuk menjaga dan mengamankan pengiriman file – file barharga yang bersifat rahasia kepada pihak lainya.

 

#2. Mencatat Aktivitas Pengguna

Firewall akan mencatat aktivitas penggunaan anda sebagai dokumentasi (log files) pada saat anda mengakses data melalui jaringan. Catatan aktivitas ini dapat di buka untuk mengembangkan sistem kamanan pada komputer kita. Firewall dapat mengakses data log dan menyediakan statistik pada penggunaan jaringan.

 

#3. Sebagai Keamanan Jaringan

Firewall akan memeriksa seluruh keamanan jaringan, karena semua lalu lintas aktivitas jaringan akan melewati Firewall terlebih dahulu. Setiap terjadinya lalu lintas aktivitas jaringan, Firewall akan menyaring aktivitas lalu lintas jaringan yang sesuai dengan kemanan jaringan yang telah di tentukan.

 

#4. Mencegah Modifikasi Data dari Pihak Lain

Contohnya dalam bidang perbisnisan, jika anda memiliki data laporan keuangan, spesifikasi produk dan lain sebagainya, hal tersebut merupakan rahasia perusahaan bukan. Maka jika hal tersebut di rubah oleh pihak lain pastinya akan berdampak pada bisnis anda kan. Maka dari itu Firewall akan mencegah data – data anda di modifikasi atau di rubah oleh pihak lain sehingga data anda terjaga dengan aman.

 

#5. Memodifikasi Paket Data yang Datang

Fungsi Firewall satu ini juga sering di sebut dengan istilah NAT (Network Address Translation). NAT sendiri berfungsi untuk menyembunyian sebuah alamat IP, maka dengan NAT, anda dapat mengakses internet tanpa menggunakan alamat IP publik atau sering di sebut dengan istilah IP Masquerading.

 

 

Cara Kerja Firewall

Pada dasarnya, sebenarnya Firewall memiliki cara kerja membatasi komputer dengan jaringan internet. Maka Firewall bekerja seperti satpam yang menjaga keamanan di depan gerbang rumah kita dan meyeleksi tamu atau pengunjung yang datang kerumah kita dan juga menjaga dari penyusup yang masuk ke komputer pribadi kita. Firewall menjadi garda terdepan dalam menjaga komputer kita dari segala usaha yang dapat membahayakan komputer kita.

Seiring dengan perkembngan zaman, teknologi Firewall pun mengalami perkembangan yang signifikan. Firewall bekerja dengan cara menyaring lalu lintas komputer dengan menggunakan alamat IP, protokol, dan juga nomor port. Dengan begitu, Firewall mampu menyaring data yang masuk dengan mengidentifikasi isi pesan yang masuk ke komputer kita. Selai itu, Firewall juga dapat mengatur lalu lintas perpindahan data komputer dan internet menggunakan salah satu atau gabungan dari metode – metode berikut.

 

#1. Packet Filtering

Packet Filtering ini merupakan sebuah cara kerja Firewll dengan cara menyeleksi paket data yang masuk atau keluar sehingga paket data tersebut di izinkan atau tidak di izinkan untuk lewat atau tertahan berdasarkan alamat IP, Port, dan Protokolnya. Packet Filtering ini sangatlah efektif di gunakan untuk menahan serangan dari luar jaringan LAN. Packet Filtering ini juga sering di sebut dengan Firewall Statis. Firewall akan menyariing komunikasi dengan jaringan internet, dengan cara menyaring data yang datang dan kemudian di cocokkan dengan aturan yang sebelumnya sudah di buat dalam membangun Firewall.

Jika paket data yang datang cocok dengan aturan yang telah di buat sebelumnya, maka paket data akan di terima, tetapi jika paket data yang atang tidak cocok dengan aturan yang telah di tetapkan sebelumnya, maka paket data akan di tolak. Dalam metode ini Firewall akan memeriksa sumber dan tujuan alamat IP. Dalam pengiriman paket data, biasanya menggunakan program atau aplikasi yang berbeda, sehingga Packet Filtering juga mengecek sumber dan tujuan protokol, seperti protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).

 

#2. Inspeksi Stateful

Inspeksi Stateful ini merupakan kebalikan dari Packet Filtering. Inspeksi Stateful ini jug sering kita sebut dengan Firewall Dinamis. Cara kerja Inspeksi Stateful yaitu memonitor status koneksi yang sedang aktif. Kemudian info tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan apakah sebuah paket data tersebut dapat menembus Firewall ataupun tidak.

Inspeksi Stateful ini banyak sekali di gunakan, sehingga Packet Filtering sudah di gantikan dengan Inspeksi Stateful. Karena pada Firewall Statis hanya header dan paket saja yang di cek, artinya seorang hacker tetap dapat mengambil informasi dengan mudah melalui Firewall dengan cara mengindikasikan “replay” melalui header. Sementara itu, pada Firewall Dinamis, paket akan di analisis sampai ke dalam lapisan – lapisanya, dengan cara merekam alamat IP dan juga nomor portnya, sehingga Firewall Dinamis ini memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik di bandingkan dengan Firewall Statis.

 

Nah itulah sedikit artikel dari mastekno tentang Pengertian Firewall Fungsi dan Cara Kerjanya Pada Jaringan Komputer Lengkap, semoga dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkan dan dapat menambah ilmu. Sekian artikel dari mastekno kali ini, sampai jumpa di next artikel. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca dan jangan lupa share.