Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...

4 Pembagian Zaman Batu: Peninggalan, Ciri-Ciri dan Penjelasan Zaman Batu

3 min read

4 masa jaman batu

Pembagian Zaman Batu – Sebelum kehidupan manusia menjadi modern dan canggih seperti sekarang, peradaban kita mengenal yang namanya masa prasejarah. Dimana saat itu ada kehidupan manusia purba yang masih belum mengenal tulisan. Karena itulah tidak ada catatan sejarah tertulis yang akan kita ditemukan. Maka dari penelitian tentang masa prasejarah berdasarkan benda-benda peninggalan dari kehidupan manusia purba pada masa itu.

Zaman prasejarah sendiri dibedakan menjadi 2 masa yaitu zaman batu dan zaman logam. Ketika memasuki zaman batu, manusia-manusia purba mulai mampu berpikir dengan membuat alat-alat untuk meringankan pekerjaannya. Mereka biasanya membuatnya dari bahan batu, tulang atau tanduk hewan. Meskipun bentuknya sederhana, namun alat-alat tersebut sangat membantu kehidupan manusia purba agar dapat bertahan hidup.

 

Sejarah Zaman Batu dan Peninggalanya

Zaman batu sendiri dimulai sekitar 600.000 tahun sebelum Masehi. Ia dapat dibagi menjadi 4 masa besar yaitu zaman Palaeolithikum, Mesolithikum, Megalithikum dan Neolithikum. Masing-masing masa tersebut punya periode dengan ciri-ciri yang berbeda satu sama lain. Untuk penjelasan lengkapnya, silahkan simak di bawah ini.

 

1. Palaeolithikum (Zaman Batu Tua)

Zaman batu tertua ini disebut sebagai masa Palaeolitikum. Diperkirakan berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu pada masa Pleistosen. Kala itu, kehidupan manusia purba masih sangat bergantung pada alam. Kebutuhan makanan mereka penuhi dengan cara berburu karena saat itu mereka belum mengenal bercocok tanam.

Namun para manusia purba ini juga sudah mulai membuat alat-alat berburu sederhana. Akan tetai bentuknya masih kasar karena tidak dipoles. Selain itu mereka juga hidup secara nomaden alias berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal ini untuk mencari lokasi yang subur dan menyediakan sumber makanan yang cukup.

Beberapa peninggalan zaman Palaeolitikum yang ditemukan seperti kapak genggam (Chopper). Berbeda dengan kapak zaman sekarang, chopper ini tidak memiliki tangkai sebagai pegangan. Penggunaannya pun digenggam memakai tangan dan dipukulkan pada sesuatu. Selain itu juga ada alat-alat lain yang terbuat dari tulang binatang.

 

Ciri-Ciri Zaman Palaeolitikum :

  • Alat-alat sederhana terbuat dari batu kasar.
  • Memperoleh makanan dengan cara berburu atau mengumpulkan dari alam.
  • Hidup secara berkelompok sekitar 10-15 orang
  • Sering berpindah-pindah tempat.
  • Berkomunikasi dengan bahasa yang sederhana.

 

2. Mesolithikum (Zaman Batu Tengah)

Kehidupan pada masa Palaeolitikum perlahan beralih ke masa Mesolithikum. Namun saat itu belum banyak perubahan yang terjadi. Alat-alat yang dibuat pun masih terlihat cukup kasar. Kehidupan para manusia purba ini juga bergantung pada alam, namun nampaknya mereka telah mengenal sistem bercocok tanam walau masih sederhana.

Peninggalan pada masa Mesolithhikum ini berupa panah bergerigi yang digunakan untuk berburu hewan. Selain itu ada yang namanya Kjokkenmoddinger, peninggalan berupa tumpukan kulit kerang/siput yang membatu. Hal tersebut sebagai bukti bahwa manusia kala itu juga memakan hewan-hewan di pesisir pantai.

Selain itu juga ditemukan goa-goa yang disebut sebagai Abris Sous Roche. Mereka menggunakannya sebagai tempat berlindung ketika cuaca sedang panas atau hujan. Goa-goa tersebut juga bisa melindungi mereka dari ancaman binatang buas.

 

Ciri-Ciri Zaman Mesolithikum :

  • Peralatan dari batu yang masih kasar.
  • Hidup dengan cara berburu.
  • Mulai mengenal sistem bercocok tanam.
  • Manusia zaman itu mulai dapat membuat kerajinan atau gerabah.
  • Tidak lagi hidup berpindah-pindah, melainkan tinggal di goa/ceruk.
  • Ditemukan gambar-gambar sederhana di goa sebagai bentuk seni.

 

3. Neolithikum (Zaman Batu Muda)

Selanjutnya kehidupan manusia pun memasuki masa Neolithikum. Perkembangannya dibandingkan dengan zaman Mesolithikum bisa dibilang sangat pesat. Alat-alat dari batu yang dibuat sudah diasah dan tidak berbentuk kasar lagi. Mereka tak lagi hidup secara nomaden, bahkan sudah memiliki sistem pertanian dan peternakan tetap.

Maka dari itu mereka tak lagi sekedar bergantung kepada alam untuk mendapatkan makanan. Walau masih sederhana, lewat pertanian dan peternakan yang dibuat bisa memenuhi kebutuhan mereka. Ada beberapa penemuan dari masa ini seperti kapak lonjong dari Sulawesi dan berbagai macam gerabah serta kerajinan.

 

Ciri-Ciri Zaman Neolithikum:

  • Berlangsung kurang lebih sekitar 2.000 tahun sebelum Masehi.
  • Alat-alat yang dibuat tak lagi kasar karena telah dipoles.
  • Sudah mengenal tata cara bertani dan berternak (food producing).
  • Sudah tinggal secara menetap.
  • Mulai mengenal tentang kepercayaan animisme dan dinamisme.

 

4. Megalithikum (Zaman Batu Besar)

Kita memasuki zaman batu terakhir sebelum beralih ke zaman logam. Kemampuan manusia-manusia pada masa ini sangat berkembang. Hal ini dibuktikan dengan penemuan bangunan-bangunan yang didirikan menggunakan batu besar. Selain itu juga ada monumen-monumen dari batu yang dikhususkan untuk kepercayaan animisme dan dinamisme.

Banyak sekali peninggalan-peninggalan berupa bangunan besar yang ditemukan. Contohnya seperti punden berundak, arca, sarkofagus, menhir dan dolmen. Sepertinya manusia kala itu memiliki sistem kepercayaan yang kuat terhadap roh nenek moyang. Sehingga dibuatlah tempat-tempat sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah mati.

 

Ciri-Ciri Zaman Megalithikum :

  • Peralatan yang dibuat sudah sangat mumpuni.
  • Kegiatan bercocok tanam sudah berkembang pesat.
  • Kepercayaan akan animisme dan dinamisme sangatlah kuat.
  • Ditemukan berbagai bangunan yang tersusun dari batu-batu besar.

 

Demikian pembahasan mengenai pembagian masa pada zaman batu. Peradaban manusia purba kala itu bisa dibuktikan dengan berbagai peninggalan sejarah yang ditemukan pada masa sekarang. Semoga apa yang telah dijelaskan diatas bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua. jika ada yang punya kritik, saran atau pertanyaan bisa langsung meninggalkan komentar di bawah.


Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...
DarkLight