√ Fungsi MPR: Hak, Tugas dan Wewenang MPR (Lengkap)

Fungsi MPR: Hak, Tugas, Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Fungsi MPR: Hak, Tugas, Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Indonesia merupakan negara demokrasi yang mana kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Pemimpin negara dalam hal ini presiden (eksekutif) ditentukan lewat proses pemilihan umum. Selain itu, di Negara kita juga ada lembaga legislatif seperti DPR, MPR maupun DPRD. Mereka merupakan wakil-wakil rakyat yang bertugas untuk mengawasi pemerintahan khususnya para lembaga eksekutif.

Mungkin kalian sampai sekarang masih bingung tentang perbedaan antara DPR, MPR serta DPRD. Karena ketiganya memang mirip dan semua anggotanya dipilih lewat proses pemilu. MPR sendiri merupakan lembaga legislatif dalam negara bersistem bikameral yang bertugas mengawasi kinerja lembaga eksekutif, khususnya presiden, wakil presiden dan  para menterinya.

 

Fungsi MPR Dalam Pemerintahan

Lembaga MPR terdiri dari para anggota DPR dan DPD yang juga merupakan lembaga legislatif. Mereka bertindak sebagai wakil rakyat dalam pemerintahan negara bersistem bikameral. Adapun beberapa fungsi dari MPR dalam pemerintahan ialah :

 

1. Sebagai Pengawas Lembaga Eksekutif

Fungsi pokoknya sebagai lembaga legislatif ialah mengawasi jalannya pemerintahan. Dalam konteks negara kita adalah menjaga presiden dan para menterinya agar menjalankan pemerintahan sesuai dengan UUD 1945. Hal ini untuk mencegah adanya penyalahgunaan kekuasaan oleh pemimpin yang merugikan rakyatnya.

 

2. Menyusun Undang-Undang

Sebagai lembaga legislatif, MPR juga berfungsi untuk merancang maupun mengubah UU yang telah ada. Selama hal tersebut untuk kepentingan rakyat serta tak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

 

3. Sebagai Wakil Rakyat Dalam Pemerintahan

Dalam demokrasi, kekuasaan tertinggi akan berada di tangan rakyat. Maka dari itu MPR muncul sebagai bentuk perwakilan dari suara rakyat dalam pemerintahan. Karena jika tidak ada, maka siapa yang akan menyalurkan aspirasi rakyat?

 

 

Tugas dan Wewenang MPR

MPR sendiri merupakan lembaga yang sangat vital dan punya peran penting dalam pemerintahan. Berikut beberapa tugas serta wewenang yang dimiliki oleh MPR :

 

1. Merancang Undang-Undang

Hukum di negara kita masih bisa dibilang punya banyak celah. Ada hal-hal yang sekiranya belum memiliki aturan yang jelas menurut undang-undang. Disinilah peran MPR dalam merumuskan UU baru demi mengisi kekosongan tersebut. Tentu saja selama itu sejalur dengan UUD 1945 dan pancasila.

 

2. Melakukan Amandemen Terhadap UUD 1945

Dalam beberapa kondisi, MPR juga punya wewenang untuk melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun tentu harus dengan alasan yang penting dan mendesak, serta perubahan yang dilakukan tidak signifikan.

 

3. Melantik Presiden dan Wakilnya

Ketika hasil pemilu presiden telah muncul dan disahkan, maka selanjutnya adalah tugas MPR untuk melantik pemenangnya. Mereka yang terpilih akan disahkan menjadi presiden dan wakil presiden untuk memimpin Indonesia.

 

4. Memberhentikan Presiden atau Wakilnya

Hal ini bisa dilakukan jika terbukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga eksekutif tersebut. Dalam hal ini presiden dan wakilnya, apabila menyalahi aturan yang ada bisa diturunkan secara paksa sebagai bentuk keputusan rakyat.

 

5. Mengangkat Wakil Presiden Menjadi Presiden

Jika terjadi suatu kondisi dimana seorang presiden tidak bisa melanjutkan masa jabatan, maka wakilnya akan diangkat menjadi pengganti. Hal ini dapat terjadi jika presiden melakukan pelanggaran hukum, sakit parah atau mengundurkan diri. Maka dengan wewenang yang ada, MPR dapat melantik wakil presiden menjadi seorang presiden.

 

6. Melantik Wakil Presiden Baru

Apabila ada kondisi lain dimana wakil presiden yang tak bisa menjabat lagi, maka harus segera dicari gantinya. Presiden akan mengajukan beberapa calon yang kemudian menjadi kewenangan MPR untuk memutuskan.

 

 

Hak yang Dimiliki Oleh Anggota MPR

Selain memiliki tugas sebagai kewajiban, para anggota MPR juga punya beberapa hak sebagai akibat dari jabatan yang dimilikinya. Apa saja ya?

  • Ikut memberikan suara dalam suatu pengambilan keputusan.
  • Setiap anggota memiliki hak untuk memilih maupun dipilih menjadi pemimpin MPR.
  • Bisa mengusulkan pendapat dalam rapat perubahan UUD.
  • Kebal terhadap hukum dan tak dapat dituntut di depan pengadilan.
  • Hak penghormatan dalam acara-acara resmi.

 

Demikian pembahasan tentang fungsi, tugas serta wewenang Majelis Permusyawaratan Rakyat. Semoga artikel diatas bisa membuat kita lebih mengenal tentang lembaga yang menjadi perwakilan rakyat dalam pemerintahan. Untuk yang masih punya saran atau pertanyaan, silahkan tulis di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fungsi MPR: Hak, Tugas, Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Fungsi MPR: Hak, Tugas, Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Indonesia merupakan negara demokrasi yang mana kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Pemimpin negara dalam hal ini presiden (eksekutif) ditentukan lewat proses pemilihan umum. Selain itu, di Negara kita juga ada lembaga legislatif seperti DPR, MPR maupun DPRD. Mereka merupakan wakil-wakil rakyat yang bertugas untuk mengawasi pemerintahan khususnya para lembaga eksekutif.

Mungkin kalian sampai sekarang masih bingung tentang perbedaan antara DPR, MPR serta DPRD. Karena ketiganya memang mirip dan semua anggotanya dipilih lewat proses pemilu. MPR sendiri merupakan lembaga legislatif dalam negara bersistem bikameral yang bertugas mengawasi kinerja lembaga eksekutif, khususnya presiden, wakil presiden dan  para menterinya.

 

Fungsi MPR Dalam Pemerintahan

Lembaga MPR terdiri dari para anggota DPR dan DPD yang juga merupakan lembaga legislatif. Mereka bertindak sebagai wakil rakyat dalam pemerintahan negara bersistem bikameral. Adapun beberapa fungsi dari MPR dalam pemerintahan ialah :

 

1. Sebagai Pengawas Lembaga Eksekutif

Fungsi pokoknya sebagai lembaga legislatif ialah mengawasi jalannya pemerintahan. Dalam konteks negara kita adalah menjaga presiden dan para menterinya agar menjalankan pemerintahan sesuai dengan UUD 1945. Hal ini untuk mencegah adanya penyalahgunaan kekuasaan oleh pemimpin yang merugikan rakyatnya.

 

2. Menyusun Undang-Undang

Sebagai lembaga legislatif, MPR juga berfungsi untuk merancang maupun mengubah UU yang telah ada. Selama hal tersebut untuk kepentingan rakyat serta tak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

 

3. Sebagai Wakil Rakyat Dalam Pemerintahan

Dalam demokrasi, kekuasaan tertinggi akan berada di tangan rakyat. Maka dari itu MPR muncul sebagai bentuk perwakilan dari suara rakyat dalam pemerintahan. Karena jika tidak ada, maka siapa yang akan menyalurkan aspirasi rakyat?

 

 

Tugas dan Wewenang MPR

MPR sendiri merupakan lembaga yang sangat vital dan punya peran penting dalam pemerintahan. Berikut beberapa tugas serta wewenang yang dimiliki oleh MPR :

 

1. Merancang Undang-Undang

Hukum di negara kita masih bisa dibilang punya banyak celah. Ada hal-hal yang sekiranya belum memiliki aturan yang jelas menurut undang-undang. Disinilah peran MPR dalam merumuskan UU baru demi mengisi kekosongan tersebut. Tentu saja selama itu sejalur dengan UUD 1945 dan pancasila.

 

2. Melakukan Amandemen Terhadap UUD 1945

Dalam beberapa kondisi, MPR juga punya wewenang untuk melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun tentu harus dengan alasan yang penting dan mendesak, serta perubahan yang dilakukan tidak signifikan.

 

3. Melantik Presiden dan Wakilnya

Ketika hasil pemilu presiden telah muncul dan disahkan, maka selanjutnya adalah tugas MPR untuk melantik pemenangnya. Mereka yang terpilih akan disahkan menjadi presiden dan wakil presiden untuk memimpin Indonesia.

 

4. Memberhentikan Presiden atau Wakilnya

Hal ini bisa dilakukan jika terbukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga eksekutif tersebut. Dalam hal ini presiden dan wakilnya, apabila menyalahi aturan yang ada bisa diturunkan secara paksa sebagai bentuk keputusan rakyat.

 

5. Mengangkat Wakil Presiden Menjadi Presiden

Jika terjadi suatu kondisi dimana seorang presiden tidak bisa melanjutkan masa jabatan, maka wakilnya akan diangkat menjadi pengganti. Hal ini dapat terjadi jika presiden melakukan pelanggaran hukum, sakit parah atau mengundurkan diri. Maka dengan wewenang yang ada, MPR dapat melantik wakil presiden menjadi seorang presiden.

 

6. Melantik Wakil Presiden Baru

Apabila ada kondisi lain dimana wakil presiden yang tak bisa menjabat lagi, maka harus segera dicari gantinya. Presiden akan mengajukan beberapa calon yang kemudian menjadi kewenangan MPR untuk memutuskan.

 

 

Hak yang Dimiliki Oleh Anggota MPR

Selain memiliki tugas sebagai kewajiban, para anggota MPR juga punya beberapa hak sebagai akibat dari jabatan yang dimilikinya. Apa saja ya?

  • Ikut memberikan suara dalam suatu pengambilan keputusan.
  • Setiap anggota memiliki hak untuk memilih maupun dipilih menjadi pemimpin MPR.
  • Bisa mengusulkan pendapat dalam rapat perubahan UUD.
  • Kebal terhadap hukum dan tak dapat dituntut di depan pengadilan.
  • Hak penghormatan dalam acara-acara resmi.

 

Demikian pembahasan tentang fungsi, tugas serta wewenang Majelis Permusyawaratan Rakyat. Semoga artikel diatas bisa membuat kita lebih mengenal tentang lembaga yang menjadi perwakilan rakyat dalam pemerintahan. Untuk yang masih punya saran atau pertanyaan, silahkan tulis di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *