√ Sejarah Big Bang: Pengertian, Pembuktian Teori Big Bang

Sejarah Teori Big Bang: Pengertian, Pembuktian Teori Big Bang

Sejarah Teori Big Bang: Pengertian, Pembuktian Teori Big Bang

Teori Big Bang – Jika kalian masih menjadi seorang pelajar maka pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tata surya. Bumi yang kita tinggali dan seluruh penyusun tata surya saling berdekatan dan berkaitan. Dan banyak juga sejarah yang mencatat dan memberitahukan proses terjadinya alam semesta dan tata surya.

Semua teori tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Dan ada juga teori yang kurang di segi informasi sehingga dianggap sebagai teori yang lemah. Salah satu teori yang paling terkenal adalah teori big bang. Teori ini sudah dikenal di seluruh dunia dan dianggap yang paling masuk akal diantara yang lainnya. Teori big bang menyebutkan tentang penjelasan terjadinya tata surya.

Di dalam teori big bang juga telah memiliki banyak bukti dan juga banyak melewati proses penelitian dan bukti yang dimiliki masuk akal. Karena banyaknya bukti yang mendukung teori big bang tersebut menjadikan teori big bang masuk ke dalam teori yang paling benar saat ini.

 

Pengertian Teori Big Bang

teori big bang 1

Jika kita lihat secara harafiah, big bang memiliki arti yaitu ledakan yang amat besar atau bisa diartikan juga sebagai ledakan dasyat. Di teori big bang dijelaskan bahwa terbentuknya alam semesta adalah berasal dari ledakan yang sangat besar dan ledakan itu terjadi sekitar 13,7 milyar tahun yang lampau. Setelah terjadinya ledakan itu kemudian material yang dihasilkan jumlahnya sangat besar dan juga langsung menyebar ke seluruh alam semesta ini. Material yang tersebar tadi terdiri dari partikel – partikel yang mana partikel tersebut tersusun dari proton, elektorn, dan juga neutron.

Proton, elektron, dan neutron tersebut terbentuk di waktu 10 pangkat min 4 detik dan butuh waktu 3 menit untuk membentuk intinya, intinya sangatlah kecil. Nah pada saat terjadi ledakannya sendiri suhu yang terbentuk diperkirakan mencapai 70 kali dari suhu matahari. Untuk mendinginkan inti dan suhu elektron butuh waktu hingga 500.000 tahun supaya dapat membentuk atam. Material – material yang meletus tadi kemudian bersatu dan akhirnya membentuk satelit, asteroid, planet, meteor, debu kosmik dan membentuk juga partikel lainnya.

 

Sejarah Teori Big Bang

teori big bang 2

Awalnya adalah melakukan pengukuran di nebula spiral yang dilakukan pertama kalinya di tahun 1912 dengan menggunakan efek Doppler yang berasal dari Vesto Slipher. Nebula spiral sendiri sebenarnya adalah nama lain galaksi spriral yang berganti. Sejak terjadinya pengukuran itu tadi sehingga munculah banyak ahli yang melakukan penelitian tentang alam semesta.

Kemudian matematikawan dan kosmologis yang bernama Alexander Frienman yang berasal dari Rusia langsung mengatakan bahwa alam semesta yang kita tinggali ini selalu mengembang dan juga berlawanan dengan model alam semesta yang statis yang diucapkan oleh albert Einstein, perkataan tersebut dikatakan olehnya sekitar sepuluh tahun yang lalu. Kemudian di tahun 1924 model nebula di teliti lebih lanjut oleh Edwin hubble. Kemudian persamaan milik Frienman diturunkan oleh Georges Lemaitre dan dilakukan secara independen. Selain itu dia mengatakan juga resensi nebula di dalam persamaan itu disebabkan karena alam semesta yang selalu dan terus berkembang.

 

Penjelasan Teori Big Bang

Abbe Georges Lemaitre adalah seorang yang pertama kali mengemukakan teori big bang. Abbe georges adalah seorang kosmolog dan dia berasal dari Belgia. Menurutnya alam semesta asalnya adalah dari sebuah gumpalan superatom yang mana gumpalan tersebut bentuknya adalah bola api dan ukurannya sangat kecil. Gumpalan bola api tersebut massa jenisnya sangat luar biasa dan tinggi serta suhu yang dimiliki adalah kurang lebih sebesar 1 triliyun derajat celcius.

Gumpalan bola api akan bertambah 1,75 cm. Lama kelamaan ukuran gumpalan api tersebut semakin bertambah dengan cepat dan ketika belum meledak pada detik 0 atau waktu dimulainya ruang waktu, gumpalan bola itu tadi akan memuntahkan isi dan meledakan isi nya di alam semesta. Ledakan itu tadi sudah terjadi sekitar lima belas milyar tahun yang telah lampau.

Saat terjadinya ledakan itu tadi atau yang disebutkan dengan big bang, energi yang dihasilkan sangat banyak dan juga langsung membentuk seluruh materi yang menjadi penyusun dari alam semesta. Selain itu atom hydrogen yang terlempar lama kelamaan lalu berkumpul kemudian membentuk debu dan awan hydrogen yang biasa kita sebut dengan nebula.

Nebula tadi lama kelamaan akan memadat lalu suhu yang dimiliki adalah sebesar jutaan derajat celcius. Awan hydrogen atau yang biasa disebut dengan nebula menjadi awal pembentuknya bintang – bintang. Galaksi yang ada dilangit berasal dari bintang – bintang yang berkumpul dan membentuk kelompok. Contoh galaksi yang paling terkenal adalah galaksi Andromeda, galaksi triangulum, dan juga galaksi bima sakti. Tempat yang kita tinggali ini ( bumi ) berasal dari galaksi itu dan galaksi menjadi tempat lahir banyaknya tata surya.

Kondisi dan keadaan dari alam semesta selalu terus meluas itu menjadi bukti bahwa kekuatan dari big bang terus terasa. Galaksi kini bergerak semakin saling menjauhi antara galaksi yang satu dengan galaksi yang lainnya. Lalu gerakan itu tadi akan terus berjalan hingga mencapai batas maksimal. Jika gerakan tersebut sudah mencapai batasnya, maka seluruh benda yang ada di alam semesta akan saling berhenti untuk menjauhi dan akan melakukan gerakan yang baru yaitu gerakan tertarik oleh gravitasi universal yang gunanya untuk balik lagi kembali ke titik awal mula adanya ledakan.

 

Membuktikan Kebenaran Dari Teori Big Bang

teori big bang 3

Di tahun 1948 perhitungan yang dibuat oleh georges Lemaitre dikembangkan oleh George gamov kemudian menyebutkan bahwa ada sebuah teori yang baru dan teori tersebut sesuai dengan teori big bang. Menurutnya, harus ada sisa dari radiasi yang asalnya dari ledakan yang besar itu jika alam semesta ini terjadi memang dari ledakan yang besar. Pendapat lain adalah sisa radiasi tersebar di seluruh alam semesta ini punya perbandingan sama. Ralph Alpher dan Robert Herman menyebutkan pernyataan hal yang sama seperti Gamov seharusnya ada radiasi, pernyataan raph alpher dan Robert herman di sebutkan pada tahun 1950.

Ada dua peneliti Robert Wilson dan juga arno prenzias yang menyebutkan bahwa mereka berdua menemukan gelombang radiasi ada di alam semesta. Radiasi yang mereka temukan tadi dikenal dengan nama radiasi dasar gelombang mikrokosmik, mereka menemukan radiasi tersebut di tahun 1965. Radiasi dasar gelombang mikrokosmik berbeda dengan banyak radiasi yang ada di luar angkasa. Radiasi yang di maksudkan tadi langsung tersebar dengan merata di seluruh penjuru alam semesta ini serta tidak memiliki adanya sumber.

 

Penjelasan Lengkap Bukti Kebenaran Teori Big Bang

Penjelasan lengkap awalnya adalah terjadi di alam semesta ini. Alam semesta sudah ada di kondisi yang memiliki keseimbangan termal. Keseimbangan yang terjadi tersebut mengakibatkan foton kemudian dipancarkan lalu diserap dengan berkesinambungan. Setelah terjadinya hal itu hasilnya adalah menciptakan radiasi spectrum benda hitam. Setelah itu terjadi ledakan, setelah terjadi ledakan maka suhu temperature dari alam semesta ini kemudian menurun dan foton kemudian menjadi tidak bisa untuk dihancurkan atau diciptakan. Hal ini menyebabkan foton akan terus dipantulkan dari elektron – elektron yang bebas. Akibat dari hal itu, di masa awal terbentuknya alam semesta ini, alam semesta berwarna buram karena cahaya.

 

Pergeseran Hubble

Untuk membuktikan bukti lain dari teori big bang adalah dengan melakukan pengamatan di galaksi yang mana menujukan bahwa ada objek yang kemudian mengeluarkan warna merah serta objek tersebut bergeser. Di saat pergeseran itu berlangsung maka akan terlihat dan akan muncul merata dengan secara isotropis. Di semua objek yang terpantau di segala arah maka terjadi hal tersebut.

Pergeseran yang terjadi tadi disebut dengan pergeseran hubble. Dan hukum hubble sendiri memiliki dua penjelasan yang akurat yakni :

  • Alam semesta ini mengembang dengan sangat merata ke segala penjuru arah
  • Posisi kita sekarang ada di pusat pengembangan oleh galaksi ( galaksi yang di maksudkan tadi tidak sesuai dengan prinsip dari kopernikus )

Kesimpulannya itu tadi sedikit penjelasan tentang teori big bang yang telah di sampaikan oleh beberapa ilmuwan dan sejarawan semua informasi diatas sudah dilengkap dengan bukti – bukti yang mereka anggap akurat dan mampu di pertanggung jawabkan.

 

Demikian artikel tentang semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita semua khususnya tentang teori big bang yang menjelaskan tentang terjadinya alam semesta ini. Semoga artikel ini juga dapat membantu kalian yang sedang pusing dalam mengerjakan tugas sekolah untuk disuruh menjelaskan tentang teori big bang, jika ada hal kesalahan atau ada yang kurang jelas silahkan komentar di kolom yang sudah disediakan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sejarah Teori Big Bang: Pengertian, Pembuktian Teori Big Bang

Sejarah Teori Big Bang: Pengertian, Pembuktian Teori Big Bang

Teori Big Bang – Jika kalian masih menjadi seorang pelajar maka pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tata surya. Bumi yang kita tinggali dan seluruh penyusun tata surya saling berdekatan dan berkaitan. Dan banyak juga sejarah yang mencatat dan memberitahukan proses terjadinya alam semesta dan tata surya.

Semua teori tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Dan ada juga teori yang kurang di segi informasi sehingga dianggap sebagai teori yang lemah. Salah satu teori yang paling terkenal adalah teori big bang. Teori ini sudah dikenal di seluruh dunia dan dianggap yang paling masuk akal diantara yang lainnya. Teori big bang menyebutkan tentang penjelasan terjadinya tata surya.

Di dalam teori big bang juga telah memiliki banyak bukti dan juga banyak melewati proses penelitian dan bukti yang dimiliki masuk akal. Karena banyaknya bukti yang mendukung teori big bang tersebut menjadikan teori big bang masuk ke dalam teori yang paling benar saat ini.

 

Pengertian Teori Big Bang

teori big bang 1

Jika kita lihat secara harafiah, big bang memiliki arti yaitu ledakan yang amat besar atau bisa diartikan juga sebagai ledakan dasyat. Di teori big bang dijelaskan bahwa terbentuknya alam semesta adalah berasal dari ledakan yang sangat besar dan ledakan itu terjadi sekitar 13,7 milyar tahun yang lampau. Setelah terjadinya ledakan itu kemudian material yang dihasilkan jumlahnya sangat besar dan juga langsung menyebar ke seluruh alam semesta ini. Material yang tersebar tadi terdiri dari partikel – partikel yang mana partikel tersebut tersusun dari proton, elektorn, dan juga neutron.

Proton, elektron, dan neutron tersebut terbentuk di waktu 10 pangkat min 4 detik dan butuh waktu 3 menit untuk membentuk intinya, intinya sangatlah kecil. Nah pada saat terjadi ledakannya sendiri suhu yang terbentuk diperkirakan mencapai 70 kali dari suhu matahari. Untuk mendinginkan inti dan suhu elektron butuh waktu hingga 500.000 tahun supaya dapat membentuk atam. Material – material yang meletus tadi kemudian bersatu dan akhirnya membentuk satelit, asteroid, planet, meteor, debu kosmik dan membentuk juga partikel lainnya.

 

Sejarah Teori Big Bang

teori big bang 2

Awalnya adalah melakukan pengukuran di nebula spiral yang dilakukan pertama kalinya di tahun 1912 dengan menggunakan efek Doppler yang berasal dari Vesto Slipher. Nebula spiral sendiri sebenarnya adalah nama lain galaksi spriral yang berganti. Sejak terjadinya pengukuran itu tadi sehingga munculah banyak ahli yang melakukan penelitian tentang alam semesta.

Kemudian matematikawan dan kosmologis yang bernama Alexander Frienman yang berasal dari Rusia langsung mengatakan bahwa alam semesta yang kita tinggali ini selalu mengembang dan juga berlawanan dengan model alam semesta yang statis yang diucapkan oleh albert Einstein, perkataan tersebut dikatakan olehnya sekitar sepuluh tahun yang lalu. Kemudian di tahun 1924 model nebula di teliti lebih lanjut oleh Edwin hubble. Kemudian persamaan milik Frienman diturunkan oleh Georges Lemaitre dan dilakukan secara independen. Selain itu dia mengatakan juga resensi nebula di dalam persamaan itu disebabkan karena alam semesta yang selalu dan terus berkembang.

 

Penjelasan Teori Big Bang

Abbe Georges Lemaitre adalah seorang yang pertama kali mengemukakan teori big bang. Abbe georges adalah seorang kosmolog dan dia berasal dari Belgia. Menurutnya alam semesta asalnya adalah dari sebuah gumpalan superatom yang mana gumpalan tersebut bentuknya adalah bola api dan ukurannya sangat kecil. Gumpalan bola api tersebut massa jenisnya sangat luar biasa dan tinggi serta suhu yang dimiliki adalah kurang lebih sebesar 1 triliyun derajat celcius.

Gumpalan bola api akan bertambah 1,75 cm. Lama kelamaan ukuran gumpalan api tersebut semakin bertambah dengan cepat dan ketika belum meledak pada detik 0 atau waktu dimulainya ruang waktu, gumpalan bola itu tadi akan memuntahkan isi dan meledakan isi nya di alam semesta. Ledakan itu tadi sudah terjadi sekitar lima belas milyar tahun yang telah lampau.

Saat terjadinya ledakan itu tadi atau yang disebutkan dengan big bang, energi yang dihasilkan sangat banyak dan juga langsung membentuk seluruh materi yang menjadi penyusun dari alam semesta. Selain itu atom hydrogen yang terlempar lama kelamaan lalu berkumpul kemudian membentuk debu dan awan hydrogen yang biasa kita sebut dengan nebula.

Nebula tadi lama kelamaan akan memadat lalu suhu yang dimiliki adalah sebesar jutaan derajat celcius. Awan hydrogen atau yang biasa disebut dengan nebula menjadi awal pembentuknya bintang – bintang. Galaksi yang ada dilangit berasal dari bintang – bintang yang berkumpul dan membentuk kelompok. Contoh galaksi yang paling terkenal adalah galaksi Andromeda, galaksi triangulum, dan juga galaksi bima sakti. Tempat yang kita tinggali ini ( bumi ) berasal dari galaksi itu dan galaksi menjadi tempat lahir banyaknya tata surya.

Kondisi dan keadaan dari alam semesta selalu terus meluas itu menjadi bukti bahwa kekuatan dari big bang terus terasa. Galaksi kini bergerak semakin saling menjauhi antara galaksi yang satu dengan galaksi yang lainnya. Lalu gerakan itu tadi akan terus berjalan hingga mencapai batas maksimal. Jika gerakan tersebut sudah mencapai batasnya, maka seluruh benda yang ada di alam semesta akan saling berhenti untuk menjauhi dan akan melakukan gerakan yang baru yaitu gerakan tertarik oleh gravitasi universal yang gunanya untuk balik lagi kembali ke titik awal mula adanya ledakan.

 

Membuktikan Kebenaran Dari Teori Big Bang

teori big bang 3

Di tahun 1948 perhitungan yang dibuat oleh georges Lemaitre dikembangkan oleh George gamov kemudian menyebutkan bahwa ada sebuah teori yang baru dan teori tersebut sesuai dengan teori big bang. Menurutnya, harus ada sisa dari radiasi yang asalnya dari ledakan yang besar itu jika alam semesta ini terjadi memang dari ledakan yang besar. Pendapat lain adalah sisa radiasi tersebar di seluruh alam semesta ini punya perbandingan sama. Ralph Alpher dan Robert Herman menyebutkan pernyataan hal yang sama seperti Gamov seharusnya ada radiasi, pernyataan raph alpher dan Robert herman di sebutkan pada tahun 1950.

Ada dua peneliti Robert Wilson dan juga arno prenzias yang menyebutkan bahwa mereka berdua menemukan gelombang radiasi ada di alam semesta. Radiasi yang mereka temukan tadi dikenal dengan nama radiasi dasar gelombang mikrokosmik, mereka menemukan radiasi tersebut di tahun 1965. Radiasi dasar gelombang mikrokosmik berbeda dengan banyak radiasi yang ada di luar angkasa. Radiasi yang di maksudkan tadi langsung tersebar dengan merata di seluruh penjuru alam semesta ini serta tidak memiliki adanya sumber.

 

Penjelasan Lengkap Bukti Kebenaran Teori Big Bang

Penjelasan lengkap awalnya adalah terjadi di alam semesta ini. Alam semesta sudah ada di kondisi yang memiliki keseimbangan termal. Keseimbangan yang terjadi tersebut mengakibatkan foton kemudian dipancarkan lalu diserap dengan berkesinambungan. Setelah terjadinya hal itu hasilnya adalah menciptakan radiasi spectrum benda hitam. Setelah itu terjadi ledakan, setelah terjadi ledakan maka suhu temperature dari alam semesta ini kemudian menurun dan foton kemudian menjadi tidak bisa untuk dihancurkan atau diciptakan. Hal ini menyebabkan foton akan terus dipantulkan dari elektron – elektron yang bebas. Akibat dari hal itu, di masa awal terbentuknya alam semesta ini, alam semesta berwarna buram karena cahaya.

 

Pergeseran Hubble

Untuk membuktikan bukti lain dari teori big bang adalah dengan melakukan pengamatan di galaksi yang mana menujukan bahwa ada objek yang kemudian mengeluarkan warna merah serta objek tersebut bergeser. Di saat pergeseran itu berlangsung maka akan terlihat dan akan muncul merata dengan secara isotropis. Di semua objek yang terpantau di segala arah maka terjadi hal tersebut.

Pergeseran yang terjadi tadi disebut dengan pergeseran hubble. Dan hukum hubble sendiri memiliki dua penjelasan yang akurat yakni :

  • Alam semesta ini mengembang dengan sangat merata ke segala penjuru arah
  • Posisi kita sekarang ada di pusat pengembangan oleh galaksi ( galaksi yang di maksudkan tadi tidak sesuai dengan prinsip dari kopernikus )

Kesimpulannya itu tadi sedikit penjelasan tentang teori big bang yang telah di sampaikan oleh beberapa ilmuwan dan sejarawan semua informasi diatas sudah dilengkap dengan bukti – bukti yang mereka anggap akurat dan mampu di pertanggung jawabkan.

 

Demikian artikel tentang semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita semua khususnya tentang teori big bang yang menjelaskan tentang terjadinya alam semesta ini. Semoga artikel ini juga dapat membantu kalian yang sedang pusing dalam mengerjakan tugas sekolah untuk disuruh menjelaskan tentang teori big bang, jika ada hal kesalahan atau ada yang kurang jelas silahkan komentar di kolom yang sudah disediakan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *