Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

Tenis Meja: Pengertian, Sejarah, Peraturan, Teknik, Cara Bermain, Alat

7 min read

pengertian tenis meja

Pengertian dari Tenis meja atau biasa disebut oleh masyarakat indonesia dengan sebutan ping pong, dan tenis meja atau pingpong bukanlah olahraga yang banyak menguras tenaga seperti olahraga lainnya seperti sepak bola, bola basker dan lain lain, melainkan akan memberikan kalian efek keseangan bagi para penikmatnya.

Dan teruntuk kalian yang tidak menyukai olahraga yang berat atau banyak menguras tenaga, maka disarankan untuk kalian mencoba olahraga tenis meja atau ping pong ini sebagai olahraga andalan kalian. tenis meja atau ping pong tersebut bisa kalian mainkan dengan mudah, tidak membutuhkan tempat yang luas, bahkan dapat kalian mainkan di dalam ruangan sempit.

Akan tetapi tenis meja atau ping pong tersebut membutuhkan peralatan peralata khusus tersendiri yang wajib kalian miliki, di antaranya ialah meja tenis, bet atau pemukul dan juga bola tenis nya. Nah untuk kalian yang berminat mempelajari dasar dasar tenis meja kalian bisa membaca artikel ini, simak dengan baik.

 

Sejarah Tenis Meja

pengertian tenis meja

Ada yang menyebutkan bahwa tenis meja atau ping pong ini ditemukan oleh orang tentara yang berasal dari negara inggris yang sedang menjalankan tugas ke negara india dan negara afrika selatan. Dan lalu mereka membawa tenis meja atau ping pong tersebut ke negara asal mereka. Dan menyebutkan bahwa tenis meja adalah hobi yang memanfaatkan meja makan dan bola gabus.

Akan tetapi, permainan tersebut kurang diminati oleh masyarakat sekitar karena menganggap kurangnya tangtangan dalam bermain apabila kita bandingan dengan tenis berjenis lapangan. Dan dengan seiring perkembangan zaman mualailah inovasi yang baru dan dibuat oleh Ames W Gibb yang menemukan sebuah bola seluloid Ec Goode dengan dipantulkan dan lalu dipukul dengan menggunakan bet atau raket pemukul yang dilapisi karet.

Dan sampai sekarang, temuan tersebut masi berlaku, lalu pada tahun 1921 – 1922 lahirlah sebuah organisasi yang memiliki tujuan untuk menghidupkan kembali eksitensi tenis meja di masyarakat. Kelompok organisasi tersebut diberi nama dengan TTA atau Table Tennis Association asal negara inggris dan ITTF atau Internationale de Table Tennis Federation yang beranggotakan kurang lebiih ada 140 negara.

Nah dengan dibuatkan kelompok organisasi tersebut maka kepopuleran dari tenis meja bisa semakin meningkat sampai pada akhirnya diadakannya kejuaraan dunia tenis meja pada tahun 1926 di negara london. Dan berkat adanya kejuaraan tersebut, tenis meja mulai merambah ke wilayah asia, dan negara jepanglah yang menjadi negara yang tangguh dalam kejuaraan tenis meja pada tahun 1950 sampai 1960 an.

Kemudian tidak mau kalah pada tahun 1970 an negara cina mulai menyusul ketangguhan negara jepang di dalam kejuaraan tersebut, dan sampai sekarang tenis meja sudah menjadi salah satu cabang yang dilombakan pada perlombaan bergengsi yaitu sea games, di indonsia tenis meja atau ping pong tersebut dikenal pada tahun 1930 pada waktu itu negara kita indoensia masih dalam masa penjajahan belanda.

Baca Juga : Sejarah Sepak Bola

 

 

Peraturan Tenis Meja

peraturan tenis meja

Supaya permainan tenis meja berjalan dengan lancar dan tertib maka setiap permainan harus mengikuti peraturan tenis meja yang sudah ditetapkan sebaga berikut:

  • Para pemain harus memukul bola dengan cara menyentuhkan pemukul atau bet.
  • Para pemain harus melakukan servis sebagai awal permainan.
  • Penerima bola atau disebut receiver adalah pemain yang memukul bola kedua di dalam satu reli.
  • Para pemain di awasi oleh seorang wasit dan pembantu wasit.

 

1. Urutan Permainan Tenis Meja

Pada permainan tenis meja ganda, maka pengembalian bola harus dilakukan secara bergantian antara kedua pemain, lalu setelah servis, penerima bola akan menerima bola dan kemudian pasangan pelaku servis yang akan menerima bola selanjutnya.

 

2. Satu Let Permainan Tenis Meja

Ketika terjadi net panjang di dalam sebuah permainan tenis meja, reli akan dinyatakan sebagai let saat sudah memenuhi syarat sebagai berikut ini:

  • Bola menyentuh net saat melewati net, kemudian boa masuk atau diterima oleh pemain lawan.
  • Servis dilakukan saat pemain penerima belum siap menerima bola.
  • Wasit menghentikan permainan tenis meja.
  • Permain gagal dalam melakukan servis atau tidak bisa mengembalikan bola servis.
  • Bola memantul dan mengarah pada net.

 

3. Satu Set Permainan Tenis Meja

Di dalam pertandingan akan dinyatakan sebagai satu set apabila salah satu pemain atau pasangan pemain sudah mencapai 11 poin dan selisih lawan sebanyak 2 poin, ketika nilai masih berselisih satu poin maka permainan tetap harus berlanjut sampai salah satu permain akan mencapai selisih dua poin.

 

4. Penentuan Urutan Servis dan Tempat

Untuk bisa menentukan permain yang akan melakukan servis dan tempat pemain, maka dilakuka pengundian. Dan pada permainan ganda, para pemain yang hendak melakukan servis dan menerima bola juga wajib sudah ditentukan terlebih dahulu. Apabila salah satu pemain sudah mencapai 5 poin maka dilakukanlah pertukaran permain.

Baca Juga : Permainan Bola Besar: Sepak Bola, Voli, Basket, Futsal, Bowling, dan Pengertian

 

 

Teknik Dasar Tenis Meja

teknik tenis meja

untuk bisa memainkan permainan tenis meja dengan sempuna maka ada beberapa teknik dasar yang perlu kalian pelajari dan kalian kuasai. Lantas bagaimanakah teknik memegang bett dan melakukan pukulan yang benar? Simak penjelasan berikut ini:

 

1. Teknik Memegang Bet

  • Shakehand Grip, merupakan sebuah teknik memegang bet seperti sedang berjabat tangan, teknik terebut banyak digunakan oleh para atlit tenis meja profesional dan sangat pupuler dinegara negara eropa, yang memungkinkan kalian menggunakan kedua sisi bet untuk memukul bola tenis.
  • Penhold Grip, merupakan teknik memegang bet dengan cara memegang pena atau penhold grip, yang memungkinkan kalian menggunakan satu sisi bet untuk memukul bola tenis.
  • Seemiller Grip, merupakan teknik dengan cara memegang bet yang hampir sama dengan shakehand grip akan tetapi bet pada bagian atas diputar 20 sampai 90 derajat ke arah tubuh dan jari telunjuk menempel sepanjang sisi bet.

 

2. Posisi Tubuh

Di dalam permainan tenis meja ada dua posisi tubuh yaitu posisi siap siaga atau teknik stance dan posisi gerakan kaki atau teknik footwork.

  • Siap siaga (stance), merupakan salah satu cara menempatkan posisi kaki, tangan, dan anggota badan saat akan menyerang lawan atau bertahan dari serangan lawan.
  • Gerakan kaki (footwork), merupakan banyaknya langkah kaki pada permainan tenis meja dibedakan menjadi 1 langkah, 2 langkah, 3 langkah, dan lebih dari 3. Arah pergerakan kaki dapat kesamping kanan, samping kiri, depan belakang, atau juga diagonal. Posisi kaki juga wajib di imbangi dengan jarak antisipasi antara posisi bola datang dengan posisi pemain.

 

3. Teknik Memukul Bola

Teknik pukulan adalah sebuah tenik yang paling penting di dalam permainan olahraga tenis meja, karena apabila kalian dapat mengatur pukulan sesuai dengan keinginan, kalian dapat dengan mudahnya mengincar titik buta dari lawan dan kalian bisa menambah skor.

  • Pukulan forehand dan backhand lurus, yaitu bola dilambungkan kearah teman, dilakukan berpasangan atau kelompok. Pemain yang telah melakukan pukulan forehand atau backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.
  • Pukulan forehand dan backhand menyilang, yaitu bola dilambungkan oleh teman dan dipantulkan ke meja dengan pukulan servis, pukula bisa dilakukan berpasangan atau kelompok dan juga yang sudah melakukan pukulan backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

 

4. Teknik Servis

Terdapat 3 cara untuk bisa melakukan servis di dalam permainan olahraga tens meja, yaitu servis forehand dan backhand lurus dibidang servis, menyilang, dan juga ke arah sasaran, ketiganya dilakukan berpasangan atau berkelompok dan yang sudah melakukan pukulan servis wajib bergerak berpindah tempat.

 

5) Teknik Smash

Teknik smash bisa dibagi lagi menjadi 2 (dua), yakni smash forehand dan smash backhand, berikut ini adalah penjelasannya.

Smash forehand

  • Kaki sebelah kiri diletakan pada depan dan kaki kanan dibelakang
  • Lengan sebelah kanan ditarik kebelakang dan pingggang agar dimiringkan ke kanan.
  • Lengan diayunkan dari bawah ke atas, kemudian pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan pergelangan tangan.

Smash backhand

  • Kaki sebelah kanan diletakan didepan dan kaki sebelah kiri dibelakang.
  • Lengan bawah ditarik kearah kiri, kebelakang, dan agak tinggi dari meja.
  • Lengan bawah diayun ke depan arah kanan untuk memukul pergelangan tangan yang bertujuan untuk membantu menekan dan mengatur arah bola.

 

Cara Bermain Tenis Meja

cara bermain tenis meja

1. Permainan Tunggal

  • Pada bola yang mati akan menghasilkan satu poin.
  • Servis dilakukan dengan cara bergantian saat sudah mencapai poin kelipatan lima.
  • Servis dapat dipukul dari segala penjurus lapangan.
  • Permainan satu set akan berakhir apabila pemain sudah mencapai 11 poin.
  • Apabila terjadi deuce, permainan akan berakhir saat selisih nilai mecapai 2 contohnya , 15 – 13, 17 – 15.

 

2. Permainan Ganda

  • Bola yang mati akan menghasilkan satu poin.
  • Servis dilakukan dengan cara bergantian saat sudah mencapai poin kelipatan lima.
  • Pemain akan bergantian dalam menerima bola dari musuh.
  • Servis hanya bisa dilemparkan ke ruang kamar dari sebelah kanan pemain musuh.
  • Permainan satu set akan berakhir apabila pemain sudah mencapai 11 poin.
  • Apabila terjadi deuce, permainan akan berakhir saat selisih nilai mecapai 2 contohnya , 15 – 13, 17 – 15.

 

 

Alat Bermain Tenis Meja

alat bermain tenis meja

1. Bet atau Raket

Untuk permainan tenis meja maka wajib yang harus kalian miliki ialah bet atau raket tenis meja, untuk para pemula, menentukan bet yang tepat merupakan kunci dari penting untuk melakukan permainan.

 

2. Bola Tenis

Menyiapkan bola tenis yang baik sebelum memulai sebuah permainan tenis meja, karena apabila menggunakan bola tenis meja yang salah akan menyebabkan permainan terganggukarena beberapa kondisi.

 

3. Meja Tenis

Ukuran dari meja tenis berstandar internasional yaitu lebar 152 cm x panjang 274 cm. Dengan ketinggiannya mencapai 76 cm dari permukaan tanah. Dan untuk ukuran net nya memiliki panjang 183 cm dan tinggi 15 cm.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai tenis meja. Mulai dari pengertian, sejarah, peraturan, teknik, cara bermain, dan alat untuk bermain tenis meja. Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan tugas, dan semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita dalam bidang olahraga tenis meja. Jika daa kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaaafkan dan dimaklumi.


Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight