Sandy Kurnia Fajar Penyuka hewan seperti kucing, aku juga suka pemrograman dan merupakan sobat bucin.

Teks Anekdot: Pengertian, Contoh, Struktur, Ciri, Tujuan, dan Kaidah

4 min read

pengertian teks anekdot

Pada saat kita bertemu pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah, biasanya kita akan mendapati materi terkait teks anekdot, biasanya teks jenis ini dipelajari ketika kita berada di tingkat jenjang SLTP atau SLTA.

Mastekno kali ini ingin berbagi kepada teman – teman semuanya mengenai artikel yang akan membahas teks anekdot tersebut, mulai dari pengertian teks anekdot, contoh, ciri, kaidah kebahasaan, sampai struktur.

 

Pengertian Teks Anekdot

Secara umum pengertian teks anekdot dapat diartikan sebagai suatu bentuk teks cerita singkat yang dimana mengandung unsur lucu dan humor, serta mempunyai maksud tujuan tertentu, biasanya untuk memberikan kritikan atau sindiran.

Kebanyakan dari teks anekdot umumnya mengangkat topik terkait layanan publik, politik, sosial, dan lingkungan. Tidak hanya untuk memberikan hiburan dan humor untuk menghibur, dibalik itu semua teks anekdot juga memiliki tujuan untuk memberikan pesan moral dan amanat kepada pembacanya.

 

 

Struktur Teks Anekdot

Selanjutnya setelah kalian sudah paham mengenai pengertian teks anekdot, jika kalian ingin membuat teks anekdot tentunya kalian wajib mengetahui apa saja struktur dari teks anekdot.

Pada dasarnya teks anekdot ini terdiri dari 5 bagian, yaitu dimulai dari abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Berikut di bawah penjelasan singkat terkait 5 struktur bagian teks anekdot :

 

Abstraksi

Abstraksi adalah bagian dari struktur teks anekdot yang pertama, pada bagian struktur ini berfungsi untuk penggambaran secara general dan umum (gambaran luas) terkait teks anekdot yang akan disajikan.

Hal ini bertujuan supaya pembaca atau audience yang dituju bisa memiliki bayangan awal terlebih dahulu terkait sesuatu yang akan diangkat kedalam teks anekdot tersebut.

 

Orientasi

Setelah ada abstraksi, untuk memberikan gambaran secara lebih jelas, ada bagian orientasi. Orientasi adalah bagian struktur anekdot yang kedua, di bagian ini pembuat teks anekdot mulai memberikan pengenalan awal menuju sesuatu yang akan diceritakan.

Biasanya pada bagian orientasi berisi latar belakang sesuatu yang akan diceritakan tersebut bisa terjadi, alasan, atau tujuan kenapa ada peristiwa tersebut.

 

Krisis

Lalu yang ketiga ada struktur krisis, di bagian struktur teks anekdot yang ini berisi mengenai pokok dari masalah peristiwa yang dijelaskan dengan menggunakan metode yang unik sehingga bisa menghibur pembaca atau audience.

 

Reaksi

Setelah adanya krisis, selanjutnya munculah reaksi sebagai bentuk timbal balik dari krisis, bagian ini dapat dikatakan juga sebagai suatu pelengkap untuk penyelesaian masalah yang ada pada krisis dengan menggunakan cara yang unik pula supaya dapat menghibur pembaca.

 

Koda

Selanjutnya yang terakhir ada koda, bagian penutup atau koda biasanya dapat berisi pesan atau amanat yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca teks anekdot tersebut.

 

 

Tujuan Teks Anekdot

Pada dasarnya tujuan teks anekdot ini untuk memberikan pengetahuan yang dibaluk dengan humor di dalamnya, atau untuk memberikan kritikan kepada sesuatu yang dianggap kurang sesuai dengan banyak orang. Berikut beberapa tujuan umum dari teks anekdot :

  • Untuk menghibur pembaca teks tersebut.
  • Sebagai sarana dan upaya untuk memberikan tawa kepada orang lain pembaca dengan melalui teks anekdot.
  • Sebagai bentuk alat untuk menyampaikan kritikan atau sindiran kepada seseorang tertentu.
  • Sebagai upaya untuk menggambarkan tokoh tertentu melalui teks humor singkat tersebut.

 

 

Ciri Ciri Teks Anekdot

Kalian juga perlu mengetahui bagaimana ciri dari teks anekdot tersebut, hal ini akan sangat berguna untuk membantu ketika kalian ingin mengenali teks anekdot atau membedakan teks anekdot dengan teks yang lainnya. Ciri – Ciri Teks Anekdot :

  • Gaya penyampaian ceritanya biasanya mirip dengan cerita dongeng.
  • Terkandung unsur humor yang lucu dan menghibur.
  • Dapat membuat pembaca merasa terhibur dengan adanya tulisan yang menggelitik dan mengundang tawa.
  • Di dalamnya terdapat kritikan, sindiran, atau saran untuk sesuatu agar bisa menjadi lebih baik
  • Terdapat tokoh yang familiar pada kehidupan sehari – hari, bisa berupa orang yang ada di sekitar kita atau tokoh penting pada suatu kelompok.
  • Sering menggunakan karakter hewan untuk membuat gambaran sifat dan manusia yang saling berhubungan.

 

 

Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

Selain perlu mengetahui struktur dari teks anekdot, apabila kalian ingin mencoba membuat teks jenis ini, setidaknya kalian perlu sedikit mengetahui kaidah kebahasaan dari teks anekdot. Di bawah ini mastekno berikan sedikit kaidah kebahasaan terkait teks jenis ini. Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot :

  • Menggunakan pertanyaan yang dibalut dengan bahasa kreatif, efektif ataupun retorik.
  • Memiliki 5 struktur bagian yaitu abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda.
  • Menggunakan kalimat perintah namun tidak tersurat.
  • Menggunakan kata kerja dan kata predikat.
  • Menggunakan kata untuk keterangan waktu lampau.
  • Dibuat dengan cara runtut dan kronologis sesuai kejadian.
  • Untuk menyatakan setiap kejadian dari peristiwanya menggunakan konjungsi yang sesuai.

 

 

Contoh Teks Anekdot

Berikut di bawah ini ada beberapa contoh teks anekdot yang bisa digunakan teman – teman untuk belajar. Contoh Teks Anekdot :

 

Contoh Teks Anekdot Singkat

KENA SETRIKA

Pada hari ada pria yang pergi ke sebuah rumah sakit, kondisi pada kedua telinganya terkena luka bakar :

Dokter : “Lahh pak, Itu telinganya kenapa?”

Pasien : “Begini, tadi kan saya asik – asiknya nggosok baju, lalu kemudian HP di dekat saya berdering bunyi telpon, reflek tangan saya buka HP, tetapi yang saya angkat ternyata setrikaan dan nempel langsung di telinga kanan saya dok! .”

Dokter : “Terus telinga kanan yang kena, yang kiri juga bisa kebakar pak!?”

Pasien : “Nahh itu masalahnya, tadi dia nelpon 2x!.”

Baca Juga: Kumpulan Contoh Teks Anekdot Lengkap.

 

Contoh Teks Anekdot Lucu

TUKANG ROTI

Lewatlah tukang roti di depan rumah,

Adik : “Ada roti apa bang?”

Tukang Roti : “rotinya ada banyak, dek.”

Adik : “yang ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “itu coklat.”

Adik : “Yang ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “itu strawberry dek.”

Adik : “Lah yang ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Hmmm, kalo yang itu rasa nanas.”

Adik : “Terus rotinya mana ? palah ngomongnya buah terus ? abang jualan roti apa buah sebenernya !? gak jadi beli deh bang.”

~Seketika suasana hening dan Tukang Rotipun pingsan.~

 

Baik seperti itulah artikel yang membahas teks anekdot dari Mastekno yang berisi pengertian teks anekdot, contoh, kaidah kebahasaan, ciri, sampai struktur.

Semoga bisa menambah wawasan kita semuanya, jika ada yang ingin di tanyakan bisa tulis pada kolom komentar ya, terimakasih telah berkunjung.


Sandy Kurnia Fajar Penyuka hewan seperti kucing, aku juga suka pemrograman dan merupakan sobat bucin.
DarkLight