√ Tumbuhan Paku: Pengertian, Jenis, Ciri, Cara Menanam & Merawat

Tumbuhan Paku: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Cara Menanam dan Cara Merawatnya

Tumbuhan Paku: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Cara Menanam dan Cara Merawatnya
By : Shinta Marist 10 min read

Pengertian Tumbuhan Paku dan Jenisnya – Bagi kalian yang menyukai tentang tumbuhan – tumbuhan hias untuk pekarangan rumah pasti akan sangat paham tentang jenis dari tumbuhan hias tersebut. Salah satu tumbuhan hias yang sedang popular dan banyak orang yang menanamnya adalah tumbuhan paku.

Tumbuhan paku merupakan salah satu tumbuhan hias yang ada di pekarangan rumah. Apabila kita baru mendengar istilah tumbuhan paku tersebut pasti akan merasa asing dan aneh terdengarnya. Namun jangan salah, tumbuhan ini tergolong banyak juga yang menyukainya.

Hal ini bukan tanpa sebab, tumbuhan paku banyak disukai karena bentuknya yang cantik dan juga unik sehingga banyak yang memilihnya untuk menghiasi pekarangan rumah. Nah di artikel kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap tentang tumbuhan paku mulai dari ciri – ciri nya, jenisnya, cara menanamnya dan juga cara merawatnya langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Tumbuhan Paku

Pengertian Tumbuhan Paku adalah jenis tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh sejati / Tracheophyta, tanaman paku tidak menghasilkan biji untuk berkembang biak, tumbuhan paku masuk kedalam jenis pakis-pakisan.

Dibalik bentuknya yang unik, tumbuhan paku juga memiliki cara berkembang biak yang unik. Tumbuhanpaku – pakuan bisa berkembang biak dengan cara menghasilkan biji – bijian kemudian ada juga yang berkembang biak dengan cara menumpang pada tumbuhanlainnya. Tumbuhan paku juga masuk ke kelompok tumbuhanyang mana pembuluhnya adalah pembuluh sistem sejati.

Uniknya dari tumbuhanpaku, walaupun hidupnya menumpang kepada tumbuhan lain tapi tumbuhan paku bukan menjadi parasit bagi tumbuhan yang ditumpanginya. Hal ini juga ada syarat, dengan syarat tumbuhanpaku jumlahnya tidak terlalu banyak. Tumbuhanpaku sangat hebat, tumbuhanitu mampu bertahan hidup hanya dengan tunas saja yang dimilikinya. Tumbuhanpaku tidak berkembang biak melalui penyebaran biji dan juga bunga.

 

Ciri Ciri Tumbuhan Paku

Setelah kita sudah mengenal lebih jelas tentang tumbuhan paku, selanjutnya kita akan membahas tentang ciri – ciri tumbuhan paku. Karena apabila kita tidak tahu ciri nya maka akan susah untuk kita mengenali tumbuhan paku tersebut. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

  • Tumbuhan paku tidak menghasilkan biji
  • Tumbuhan paku tidak menghasilkan bunga juga
  • Tumbuhan paku memiliki akar yang bentuknya serabut
  • Tumbuhan paku terdiri dari batang, akar, dan juga daun
  • Pembuluh tumbuhan paku adalah floem dan juga xylem
  • Tumbuhan paku banyak bentuk fisiknya, antara lain adalah ada yang tidak bercabang dan ada juga yang bercabang
  • Tumbuhan paku mengalami fase metagenesis
  • Ukuran spora betina nya lebih besar daripada ukuran spora jantan, dan hal ini berlaku di beberapa tumbuhan paku saja
  • Tumbuhan paku memiliki banyak macam ukuran, ukuran maksimalnya adalah bisa mencapai enam meter dan dimulai dari hitungan millimeter
  • Tumbuhanpaku juga hidupnya adalah menggantungkan hidup pada tumbuhan yang lainnya

 

Jenis Jenis Tumbuhan Paku

jenis tumbuhan paku

Setelah kita membahas tentang karakteristiknya, selanjutnya kita akan membahas tentang jenis dari tumbuhan paku. Tumbuhan paku sendiri memiliki duabelas ribu spesies yang mana setiap spesies memiliki cara tumbuh dan cara bertahan hidup di segala daerah yang iklimnya adalah berbeda – beda. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Jenis Subdivisi Sphemopsida

Jenis pertama yang akan dibahas adalah jenis subdivisi sphemopsida. Tumbuhanpaku jenis ini banyak hidup di daerah yang iklimnya tropis dan sering dijumpai disitu. Ekor yang dimiliki ditubuh jenis tumbuhan paku ini tergolong jenis panjang.

Berikut adalah ciri – ciri dari tumbuhanpaku jenis subdivisi sphenopsida, simak penjelasannya berikut ini.

  • Suka tinggal di daerah yang lembab seperti rawa
  • Spora yang dihasilkan adalah jenis heterospora
  • Batang yang dimiliki bentuknya adalah tegak
  • Di batangnya mengandung kadar silica tinggi

 

2. Jenis Subdivisi Pteropsida

Kemudian selanjutnya kita akan membahas tumbuhan paku jenis subdivisi pteropsida. Tumbuhan paku jenis ini sering disebut sebagai tumbuhan paku sejati yang mana sering disebut juga sebagai tumbuhan pakis. Apabila jenis diatas hanya bisa tumbuh di daerah tropis, maka jenis ini mampu hidup di iklim tropis dan juga subtropis.

Berikut adalah ciri – ciri tumbuhan paku yang berjenis subdivisi pteropsida, simak penjelasannya berikut ini.

  • Tumbuhan paku jenis ini menghasilkan spora yang letaknya berkumpul di bawah daunnya
  • Batang yang dimiliki terletak di bawah permukaan tanah lalu tegak dan tumbuh diatas
  • Untuk berkembang biak yaitu melalui spora yang di terbangkan oleh bantuan angin
  • Spora yang dihasilkan jenis nya adalah isopora dan juga homospora

 

3. Jenis Subdivisi Lycopsida

Jenis yang terakhir yang akan dibahas adalah jenis subdivisi lycopsida. Jenis ini merupakan bagian dari sepsies tumbuhan paku yang mampu menghasilkan dua bentuk spora sekaligus yaitu mikrospora dan juga makrospora.

Berikut adalah ciri – ciri dari jenis subdivisi lycopsida yang akan saya jelaskan, simak penjelasannya berikut ini.

  • Mampu menghasilkan sporangium dan juga mikrosporangium
  • Jenis ini mampu menempelkan diri pada tumbuhan lainnya yang digunakan untuk media tempat hidupnya
  • Daun yang dimiliki jenis ini ukurannya sangat kecil selain itu susunannya pun berbentuk rapat
  • Bagian tumbuhannya terdiri dari akar, daun sejati, dan juga batang

 

Cara Menanam Tumbuhan Paku

cara menanam tumbuhan paku

Banyak yang memiliki anggapan bahwa tumbuhan paku merupakan tumbuhan yang liar dan juga hidup di alam bebas seperti hutan dan rawa sehingga tidak akan ada cara untuk menanamnya.

Anggapan tersebut adalah salah besar, karena bentuknya yang unik, justru cara menanamnya pun tetap ada dan tidak sembarangan. Setelah kita membahas tentang jenisnya, selanjutnya kita akan membahas tentang bagaimana cara menanamnya. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Menyiapkan Perlengkapan Untuk Menanam

Sebelum kita ingin menanam suatu tumbuhan, hal yang pertama harus dilakukan pastilah menyiapkan perlengkapan yang akan digunakan untuk bercocok tanam.

Contoh perlengkapan yang bisa digunakan untuk bercocok tanam antara lain adalah sekop dan juga cangkul yang bisa kita gunakan untuk mengambil tanah. Setelah itu ada juga pot yang digunakan untuk tempat tumbuhan ingin ditanam. Selanjutnya siapkan juga alat menyiram, atau pupuk untuk menyuburkan tumbuhan, dan bisa juga perlengkapan lainnya.

 

2. Menyiapkan Komposisi Tanah Yang Baik dan Tepat

Setelah kita sudah menyiapkan perlengkapannya, setelah itu kita harus memilih komposisi tanah yang tepat. Terlebih lagi tumbuhan paku harus menggunakan komposisi tanah yang harus seimbang.

Komposisi tanah yang harus ada untuk menanam tumbuhan paku adalah perpaduan dari sedikit pasir, lumut gambut, dan tanah kebun. Walaupun ada yang berpendapat bahwa tumbuhan paku menyukai tanah yang teksturnya lembab, tetap saja butuh campuran pasir di dalamnya supaya kadar kebasahan dari air tetap terjaga sehingga akar dari tumbuhan paku tersebut tidak akan membusuk.

 

3. Menanam TumbuhanPaku Di Pot

Saat ini banyak yang lebih suka menanam tumbuhanpaku di pot daripada di tempat yang lainnya. Apabila kalian juga ingin menanam tumbuhanpaku di pot maka kalian harus menyiapkan pot yang memiliki sistem drainase yang baik. Dalam menanam juga harus memperhatikan supaya akar mempunyai ruang yang cukup sehingga tumbuhanbisa tumbuh secara maksimal. Caranya adalah dengan menanam tumbuhanpaku setengah bagian dari pot yang paling atas.

 

4. Meletakan TumbuhanPaku Di Ruang Yang Terbuka

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tumbuhanpaku menyukai lingkungan yang lembab. Namun jangan salah, menyukai tempat yang lembab bukan berarti tidak menyukai sinar matahari ya. Tumbuhanpaku tetap membutuhkan sinar matahari yang hangat supaya dapat terus tetap tumbuh secara maksimal dan juga secara baik.

 

5. Jangan Meletakkan TumbuhanPaku Di Bawah Sinar Langsung

Sinar yang dibahas di pembahasan sebelumnya adalah sinar matahari yang hangat. Jangan pernah memberikan suhu sinar matahari yang terlalu panas untuk mengenai tumbuhanpaku karena justru bukan tumbuh secara baik malahan akan merusak proses tumbuhnya tumbuhanpaku. Lebih baik meletakaan tumbuhanpaku tersebut di bawah pohon yang kondisinya rimbun dan juga cukup akan kebutuhan sinar matahari yang ada. Harus dalam kadar cukup saja dan tidak perlu dengan kadar yang berlebihan sinar mataharinya.

 

Cara Merawat Tumbuhan Paku Yang Baik dan Benar

cara merawat tumbuhan paku

Setelah kita sudah mengetahui tentang bagaimana cara menanamnya tumbuhanpaku, pasti akan terasa kurang apabila kita tidak mengetahui bagaimana cara merawat tumbuhan paku tersebut.

Perawatan pada tumbuhanpaku juga tidak sembarangan. Untuk merawat tumbuhanpaku ada cara – caranya tersendiri dan kadang ada orang yanhg tidak mengetahuinya. Tujuan dari merawat tumbuhanpaku tersebut adalah supaya tumbuhanpaku tetap sehat dan juga terawatt, langsung saja simak penjelasannya berikut ini. Simak baik – baik ya.

 

1. Selalu Menjaga Kelembaban Dari Tanah

Tumbuhanpaku merupakan jenis tumbuhanyang menyukai tanah yang lembab. Oleh karena itu sangatlah penting untuk kita di dalam masa perawatan harus tetap menjaga tingkat kelembaban tanah yang ada.

Lembab juga bukan berarti basah, jangan sampai kita membuat tanah yang digunakan untuk media menanam tumbuhanpaku justru basah terkena air. Apabila hal itu terjadi maka akar dari tumbuhanpaku justru akan busuk.

Tumbuhanpaku juga harus rutin disiram. Cara menyirami tumbuhanpaku harus dilakukan dengan lebih sering saat kondisinya masih berbentuk tunas saja dan baru akan tumbuh, hal tersebut dilakukan supaya tumbuhanpaku tetap sehat dan juga kebutuhan airnya masih dapat terpenuhi.

Hal tersebut tidak berlaku apabila datang musim hujan. Ketika musim hujan tiba, menyirami tumbuhanpaku harus lebih dikurangi lagi hal ini bukan tanpa sebab. Kita harus membiarkan tanah saja yang menyerap airnya sendiri hingga menjadi kering. Setelah itu barulah kita boleh melakukan penyiraman lagi setelah itu.

 

2. Memberikan Pupuk dan Lakukan Secara Berkala

Selain kebutuhan air yang cukup, tumbuhanpaku supaya bisa menjadi sehat, terawatt dan juga cantik juga bisa dengan cara memberikannya pupuk secara rutin dan juga berkala. Tujuan dari pemberian pupuk tersebut adalah untuk menjadikan tanah yang digunakan untuk media menanam menjadi penuh akan nutrisi dan juga menyuburkan tumbuhanpaku. Apabila nutrisi nya cukup maka tumbuhnya pun akan bisa lebih baik.

 

3. Memangkas dan Membersihkan Tumbuhan Yang Rontok dan Layu

Selain menyiraminya dan memberi pupuk, kita juga harus tanggap dan harus selalu memperhatikan tumbuhanpaku kita selalu. Apabila kita mendapati ada bagian yang sudah mulai rontok dan juga layu maka sebaiknya segera pangkas dan juga bersihkan. Bagian yang seringkali layu dan rontok biasanya adalah bagian batang dan juga daun.

Alasan mengapa pemangkasan dan pembersihan pada daun dan batang yang sudah rontok dan layu adalah supaya keadaan layu tersebut tidak menular ke bagian lain yang ada di tumbuhan tersebut. Selain mencegah dari penularan, pemangkasan itu tadi dilakukan juga karena menjaga supaya tampilan dari tumbuhanpaku tetap terlihat lebiih segar dan juga cantik.

Setelah itu, tahukah kalian kapankah waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan terhadap tumbuhanpaku ? jawabannya adalah disaat tumbuhan sedang di dalam fase pertumbuhanyang pesat. Di waktu tersebut merupakan waktu yang sangat tepat untuk melakukan pemangkasan dan juga pembersihan.

 

4. Menjaga Tumbuhan Paku Dari Serangan Hama

Ini merupakan tahapan perawatan terakhir yang bisa kalian lakukan supaya tumbuhanpaku dapat tumbuh dengan baik. Perawatan itu adalah menjaga tumbuhanpaku dari banyaknya serangan hama yang ada. Walaupun sebenarnya tumbuhanpaku masuk ke dalam jenis tumbuhanyang sangat susah untuk bisa diserang hama namun alangkah baiknya apabila kita tetap menyemprotkan bahan insektisida kedalam tumbuhanpaku tersebut. Gunakan bahan insektisida yang memiliki tingkatan yang rendah saja.

Itulah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk merawat tumbuhanpaku yang kalian miliki. Apabila kalian menyukai bercocok tanam namun masih pemula maka tumbuhan paku sangat cocok untuk kalian tanam. Hal ini karena sifatnya yang tidak rewel dan memiliki perawatan yang relative mudah yang menjadikan tumbuhan paku ini sangat cocok untuk pemula.

Selain karena perawatannya yang mudah, tumbuhan paku ketika ditanam juga mampu memberikan kesan yang rimbun di halaman rumah kita selain itu bentuk daunnya yang unik juga sangat cocok untuk hiasan pekarangan rumah.

 

Demikian artikel tentang Apa Itu dan Pengertian Tumbuhan Paku, Jenis Tumbuhan Paku, Cara Menanam, dan Cara Merawatnya semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari informasi tentang tumbuhan paku tersebut dan bisa membantu kalian untuk yang ingin menanam tumbuhan ini padahal masih pemula. Apabila ada penjelasan yang masih kurang lengkap bisa ditanyakan di kolom komentar ya. Semoga membantu dan selamat mencoba!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tumbuhan Paku: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Cara Menanam dan Cara Merawatnya

Tumbuhan Paku: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Cara Menanam dan Cara Merawatnya
By : Shinta Marist 10 min read

Pengertian Tumbuhan Paku dan Jenisnya – Bagi kalian yang menyukai tentang tumbuhan – tumbuhan hias untuk pekarangan rumah pasti akan sangat paham tentang jenis dari tumbuhan hias tersebut. Salah satu tumbuhan hias yang sedang popular dan banyak orang yang menanamnya adalah tumbuhan paku.

Tumbuhan paku merupakan salah satu tumbuhan hias yang ada di pekarangan rumah. Apabila kita baru mendengar istilah tumbuhan paku tersebut pasti akan merasa asing dan aneh terdengarnya. Namun jangan salah, tumbuhan ini tergolong banyak juga yang menyukainya.

Hal ini bukan tanpa sebab, tumbuhan paku banyak disukai karena bentuknya yang cantik dan juga unik sehingga banyak yang memilihnya untuk menghiasi pekarangan rumah. Nah di artikel kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap tentang tumbuhan paku mulai dari ciri – ciri nya, jenisnya, cara menanamnya dan juga cara merawatnya langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Tumbuhan Paku

Pengertian Tumbuhan Paku adalah jenis tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh sejati / Tracheophyta, tanaman paku tidak menghasilkan biji untuk berkembang biak, tumbuhan paku masuk kedalam jenis pakis-pakisan.

Dibalik bentuknya yang unik, tumbuhan paku juga memiliki cara berkembang biak yang unik. Tumbuhanpaku – pakuan bisa berkembang biak dengan cara menghasilkan biji – bijian kemudian ada juga yang berkembang biak dengan cara menumpang pada tumbuhanlainnya. Tumbuhan paku juga masuk ke kelompok tumbuhanyang mana pembuluhnya adalah pembuluh sistem sejati.

Uniknya dari tumbuhanpaku, walaupun hidupnya menumpang kepada tumbuhan lain tapi tumbuhan paku bukan menjadi parasit bagi tumbuhan yang ditumpanginya. Hal ini juga ada syarat, dengan syarat tumbuhanpaku jumlahnya tidak terlalu banyak. Tumbuhanpaku sangat hebat, tumbuhanitu mampu bertahan hidup hanya dengan tunas saja yang dimilikinya. Tumbuhanpaku tidak berkembang biak melalui penyebaran biji dan juga bunga.

 

Ciri Ciri Tumbuhan Paku

Setelah kita sudah mengenal lebih jelas tentang tumbuhan paku, selanjutnya kita akan membahas tentang ciri – ciri tumbuhan paku. Karena apabila kita tidak tahu ciri nya maka akan susah untuk kita mengenali tumbuhan paku tersebut. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

  • Tumbuhan paku tidak menghasilkan biji
  • Tumbuhan paku tidak menghasilkan bunga juga
  • Tumbuhan paku memiliki akar yang bentuknya serabut
  • Tumbuhan paku terdiri dari batang, akar, dan juga daun
  • Pembuluh tumbuhan paku adalah floem dan juga xylem
  • Tumbuhan paku banyak bentuk fisiknya, antara lain adalah ada yang tidak bercabang dan ada juga yang bercabang
  • Tumbuhan paku mengalami fase metagenesis
  • Ukuran spora betina nya lebih besar daripada ukuran spora jantan, dan hal ini berlaku di beberapa tumbuhan paku saja
  • Tumbuhan paku memiliki banyak macam ukuran, ukuran maksimalnya adalah bisa mencapai enam meter dan dimulai dari hitungan millimeter
  • Tumbuhanpaku juga hidupnya adalah menggantungkan hidup pada tumbuhan yang lainnya

 

Jenis Jenis Tumbuhan Paku

jenis tumbuhan paku

Setelah kita membahas tentang karakteristiknya, selanjutnya kita akan membahas tentang jenis dari tumbuhan paku. Tumbuhan paku sendiri memiliki duabelas ribu spesies yang mana setiap spesies memiliki cara tumbuh dan cara bertahan hidup di segala daerah yang iklimnya adalah berbeda – beda. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Jenis Subdivisi Sphemopsida

Jenis pertama yang akan dibahas adalah jenis subdivisi sphemopsida. Tumbuhanpaku jenis ini banyak hidup di daerah yang iklimnya tropis dan sering dijumpai disitu. Ekor yang dimiliki ditubuh jenis tumbuhan paku ini tergolong jenis panjang.

Berikut adalah ciri – ciri dari tumbuhanpaku jenis subdivisi sphenopsida, simak penjelasannya berikut ini.

  • Suka tinggal di daerah yang lembab seperti rawa
  • Spora yang dihasilkan adalah jenis heterospora
  • Batang yang dimiliki bentuknya adalah tegak
  • Di batangnya mengandung kadar silica tinggi

 

2. Jenis Subdivisi Pteropsida

Kemudian selanjutnya kita akan membahas tumbuhan paku jenis subdivisi pteropsida. Tumbuhan paku jenis ini sering disebut sebagai tumbuhan paku sejati yang mana sering disebut juga sebagai tumbuhan pakis. Apabila jenis diatas hanya bisa tumbuh di daerah tropis, maka jenis ini mampu hidup di iklim tropis dan juga subtropis.

Berikut adalah ciri – ciri tumbuhan paku yang berjenis subdivisi pteropsida, simak penjelasannya berikut ini.

  • Tumbuhan paku jenis ini menghasilkan spora yang letaknya berkumpul di bawah daunnya
  • Batang yang dimiliki terletak di bawah permukaan tanah lalu tegak dan tumbuh diatas
  • Untuk berkembang biak yaitu melalui spora yang di terbangkan oleh bantuan angin
  • Spora yang dihasilkan jenis nya adalah isopora dan juga homospora

 

3. Jenis Subdivisi Lycopsida

Jenis yang terakhir yang akan dibahas adalah jenis subdivisi lycopsida. Jenis ini merupakan bagian dari sepsies tumbuhan paku yang mampu menghasilkan dua bentuk spora sekaligus yaitu mikrospora dan juga makrospora.

Berikut adalah ciri – ciri dari jenis subdivisi lycopsida yang akan saya jelaskan, simak penjelasannya berikut ini.

  • Mampu menghasilkan sporangium dan juga mikrosporangium
  • Jenis ini mampu menempelkan diri pada tumbuhan lainnya yang digunakan untuk media tempat hidupnya
  • Daun yang dimiliki jenis ini ukurannya sangat kecil selain itu susunannya pun berbentuk rapat
  • Bagian tumbuhannya terdiri dari akar, daun sejati, dan juga batang

 

Cara Menanam Tumbuhan Paku

cara menanam tumbuhan paku

Banyak yang memiliki anggapan bahwa tumbuhan paku merupakan tumbuhan yang liar dan juga hidup di alam bebas seperti hutan dan rawa sehingga tidak akan ada cara untuk menanamnya.

Anggapan tersebut adalah salah besar, karena bentuknya yang unik, justru cara menanamnya pun tetap ada dan tidak sembarangan. Setelah kita membahas tentang jenisnya, selanjutnya kita akan membahas tentang bagaimana cara menanamnya. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Menyiapkan Perlengkapan Untuk Menanam

Sebelum kita ingin menanam suatu tumbuhan, hal yang pertama harus dilakukan pastilah menyiapkan perlengkapan yang akan digunakan untuk bercocok tanam.

Contoh perlengkapan yang bisa digunakan untuk bercocok tanam antara lain adalah sekop dan juga cangkul yang bisa kita gunakan untuk mengambil tanah. Setelah itu ada juga pot yang digunakan untuk tempat tumbuhan ingin ditanam. Selanjutnya siapkan juga alat menyiram, atau pupuk untuk menyuburkan tumbuhan, dan bisa juga perlengkapan lainnya.

 

2. Menyiapkan Komposisi Tanah Yang Baik dan Tepat

Setelah kita sudah menyiapkan perlengkapannya, setelah itu kita harus memilih komposisi tanah yang tepat. Terlebih lagi tumbuhan paku harus menggunakan komposisi tanah yang harus seimbang.

Komposisi tanah yang harus ada untuk menanam tumbuhan paku adalah perpaduan dari sedikit pasir, lumut gambut, dan tanah kebun. Walaupun ada yang berpendapat bahwa tumbuhan paku menyukai tanah yang teksturnya lembab, tetap saja butuh campuran pasir di dalamnya supaya kadar kebasahan dari air tetap terjaga sehingga akar dari tumbuhan paku tersebut tidak akan membusuk.

 

3. Menanam TumbuhanPaku Di Pot

Saat ini banyak yang lebih suka menanam tumbuhanpaku di pot daripada di tempat yang lainnya. Apabila kalian juga ingin menanam tumbuhanpaku di pot maka kalian harus menyiapkan pot yang memiliki sistem drainase yang baik. Dalam menanam juga harus memperhatikan supaya akar mempunyai ruang yang cukup sehingga tumbuhanbisa tumbuh secara maksimal. Caranya adalah dengan menanam tumbuhanpaku setengah bagian dari pot yang paling atas.

 

4. Meletakan TumbuhanPaku Di Ruang Yang Terbuka

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tumbuhanpaku menyukai lingkungan yang lembab. Namun jangan salah, menyukai tempat yang lembab bukan berarti tidak menyukai sinar matahari ya. Tumbuhanpaku tetap membutuhkan sinar matahari yang hangat supaya dapat terus tetap tumbuh secara maksimal dan juga secara baik.

 

5. Jangan Meletakkan TumbuhanPaku Di Bawah Sinar Langsung

Sinar yang dibahas di pembahasan sebelumnya adalah sinar matahari yang hangat. Jangan pernah memberikan suhu sinar matahari yang terlalu panas untuk mengenai tumbuhanpaku karena justru bukan tumbuh secara baik malahan akan merusak proses tumbuhnya tumbuhanpaku. Lebih baik meletakaan tumbuhanpaku tersebut di bawah pohon yang kondisinya rimbun dan juga cukup akan kebutuhan sinar matahari yang ada. Harus dalam kadar cukup saja dan tidak perlu dengan kadar yang berlebihan sinar mataharinya.

 

Cara Merawat Tumbuhan Paku Yang Baik dan Benar

cara merawat tumbuhan paku

Setelah kita sudah mengetahui tentang bagaimana cara menanamnya tumbuhanpaku, pasti akan terasa kurang apabila kita tidak mengetahui bagaimana cara merawat tumbuhan paku tersebut.

Perawatan pada tumbuhanpaku juga tidak sembarangan. Untuk merawat tumbuhanpaku ada cara – caranya tersendiri dan kadang ada orang yanhg tidak mengetahuinya. Tujuan dari merawat tumbuhanpaku tersebut adalah supaya tumbuhanpaku tetap sehat dan juga terawatt, langsung saja simak penjelasannya berikut ini. Simak baik – baik ya.

 

1. Selalu Menjaga Kelembaban Dari Tanah

Tumbuhanpaku merupakan jenis tumbuhanyang menyukai tanah yang lembab. Oleh karena itu sangatlah penting untuk kita di dalam masa perawatan harus tetap menjaga tingkat kelembaban tanah yang ada.

Lembab juga bukan berarti basah, jangan sampai kita membuat tanah yang digunakan untuk media menanam tumbuhanpaku justru basah terkena air. Apabila hal itu terjadi maka akar dari tumbuhanpaku justru akan busuk.

Tumbuhanpaku juga harus rutin disiram. Cara menyirami tumbuhanpaku harus dilakukan dengan lebih sering saat kondisinya masih berbentuk tunas saja dan baru akan tumbuh, hal tersebut dilakukan supaya tumbuhanpaku tetap sehat dan juga kebutuhan airnya masih dapat terpenuhi.

Hal tersebut tidak berlaku apabila datang musim hujan. Ketika musim hujan tiba, menyirami tumbuhanpaku harus lebih dikurangi lagi hal ini bukan tanpa sebab. Kita harus membiarkan tanah saja yang menyerap airnya sendiri hingga menjadi kering. Setelah itu barulah kita boleh melakukan penyiraman lagi setelah itu.

 

2. Memberikan Pupuk dan Lakukan Secara Berkala

Selain kebutuhan air yang cukup, tumbuhanpaku supaya bisa menjadi sehat, terawatt dan juga cantik juga bisa dengan cara memberikannya pupuk secara rutin dan juga berkala. Tujuan dari pemberian pupuk tersebut adalah untuk menjadikan tanah yang digunakan untuk media menanam menjadi penuh akan nutrisi dan juga menyuburkan tumbuhanpaku. Apabila nutrisi nya cukup maka tumbuhnya pun akan bisa lebih baik.

 

3. Memangkas dan Membersihkan Tumbuhan Yang Rontok dan Layu

Selain menyiraminya dan memberi pupuk, kita juga harus tanggap dan harus selalu memperhatikan tumbuhanpaku kita selalu. Apabila kita mendapati ada bagian yang sudah mulai rontok dan juga layu maka sebaiknya segera pangkas dan juga bersihkan. Bagian yang seringkali layu dan rontok biasanya adalah bagian batang dan juga daun.

Alasan mengapa pemangkasan dan pembersihan pada daun dan batang yang sudah rontok dan layu adalah supaya keadaan layu tersebut tidak menular ke bagian lain yang ada di tumbuhan tersebut. Selain mencegah dari penularan, pemangkasan itu tadi dilakukan juga karena menjaga supaya tampilan dari tumbuhanpaku tetap terlihat lebiih segar dan juga cantik.

Setelah itu, tahukah kalian kapankah waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan terhadap tumbuhanpaku ? jawabannya adalah disaat tumbuhan sedang di dalam fase pertumbuhanyang pesat. Di waktu tersebut merupakan waktu yang sangat tepat untuk melakukan pemangkasan dan juga pembersihan.

 

4. Menjaga Tumbuhan Paku Dari Serangan Hama

Ini merupakan tahapan perawatan terakhir yang bisa kalian lakukan supaya tumbuhanpaku dapat tumbuh dengan baik. Perawatan itu adalah menjaga tumbuhanpaku dari banyaknya serangan hama yang ada. Walaupun sebenarnya tumbuhanpaku masuk ke dalam jenis tumbuhanyang sangat susah untuk bisa diserang hama namun alangkah baiknya apabila kita tetap menyemprotkan bahan insektisida kedalam tumbuhanpaku tersebut. Gunakan bahan insektisida yang memiliki tingkatan yang rendah saja.

Itulah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk merawat tumbuhanpaku yang kalian miliki. Apabila kalian menyukai bercocok tanam namun masih pemula maka tumbuhan paku sangat cocok untuk kalian tanam. Hal ini karena sifatnya yang tidak rewel dan memiliki perawatan yang relative mudah yang menjadikan tumbuhan paku ini sangat cocok untuk pemula.

Selain karena perawatannya yang mudah, tumbuhan paku ketika ditanam juga mampu memberikan kesan yang rimbun di halaman rumah kita selain itu bentuk daunnya yang unik juga sangat cocok untuk hiasan pekarangan rumah.

 

Demikian artikel tentang Apa Itu dan Pengertian Tumbuhan Paku, Jenis Tumbuhan Paku, Cara Menanam, dan Cara Merawatnya semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari informasi tentang tumbuhan paku tersebut dan bisa membantu kalian untuk yang ingin menanam tumbuhan ini padahal masih pemula. Apabila ada penjelasan yang masih kurang lengkap bisa ditanyakan di kolom komentar ya. Semoga membantu dan selamat mencoba!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *