Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

TAEKWONDO: Pengertian, Teknik, Sejarah, Materi, Istilah, Gerakan

12 min read

taekwondo materi

Taekwondo – Taekwondo adalah olahraga bela diri yang mengutamakan teknik kaki untuk menaklukkan para lawannya. Olahraga ini memiliki salam khusus, yaitu Anyeong Hasimnika. Teknik dasar yang digunakan dalam taekwondo sangat banyak, contohnya saja teknik kuda – kuda, pukulan, tangkisan, tendangan, tusukan, dan sabetan.

Maka dari itu, untuk lebih jelasmua kami akan membahas mengenai taekwondo mulai dari pengertian taekwondo, sejarah taekwondo, dan teknik dasar taekwondo. Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai taekwondo, ada baiknya jika kita membahas terlebih dahulu mengenai pengertian dari taekwondo.

 

Pengertian Taekwondo

Taekwondo marupakan seni bela diri yang berasal dari negara Korea. Dalam bahasa Korea Tae memiliki arti Menendang atau Menghancurkan dengan Kaki, Kwon memiliki arti Tinju, dan Do memiliki arti Jalan atau Seni. Jadi bisa disumpulkan jika Taekwondo sebagai “Seni bela diri yang menggunakan teknik kaki dan tangan kosong untuk mengalahkan/menaklukkan lawan”.

Ada 3 (tiga) materi dasar dalam Taekwondo, diantaranya adalah Poomsae, Kyorugi, dan Kyokpa. Berikut ini adalah penjelasan masing – masing dari ketiga materi dasar tersebut.

  • Poomsae, adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan serta pertahanan diri yang dilakukan untuk melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu.
  • Kyorugi, adalah latihan yang menggunakan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana 2 (dua) orang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan kaki.
  • Kyokpa, merupakan latihan teknik dengan menggunakan sasaran/objek benda mati, untuk mengukur kemampuan serta ketepatan tekniknya.

Baca Juga: Pencak Silat.

 

 

Filosofi Sabuk Taekwondo

Berikut ini adalah filosofi sabuk yang ada di taekwondo, diantaranya adalah.

  • Putih, warna putih melambangkan kesucian, warna ini adalah awal atau dasar dari semua warna, serta juga sebagai lambang permulaan. Disini para taekwondoin mempelajari mengenai jurus dasar (gibon atau basic) 1 (satu) dan 2 (dua).
  • Kuning, warna kuning melambangkan bumi, di sabuk inilah para taekwondoin mulai ditanamkan dasar – dasar TKD dengan kuat dan mempelajari gibon 3 (tiga). Sebelum naik ke sabuk hijau, biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu sebelum naik ke sabuk hijau.
  • Hijau, warna hijau melambangkan hijaunya pepohonan atau pun melambangkan kemakmuran, pada waktu inilah dasar – dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan serta mempelajari taeguk 2 (dua). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya para taekwondoin naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu sebelum ke warna biru.
  • Biru, warna biru melambangkan warna birunya dari langit yang menyelimuti bumi berserta dengan seisinya, yang memberikan arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang sudah kita pelajari disinilah taekwondoin mempelajari taeguk 4 (empat). Sebelum naik ke sabuk merah biasanya para taekwondoin naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu sebelum naik ke sabuk merah.
  • Merah, warna merah melambangkan matahari, hal itu memiliki arti jika kita mulai menjadi pedoman untuk orang lain serta mengingatkan serta harus bisa mengontrol setiap sikap dan juga tindakan kita disinilah taekwondoin mempelajari taeguk ke 6 (enam). Sebelum naik ke sabuk hitam, biasanya para taekwondoin naik ke sabuk merah strip dua dan juga merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkatan di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberikan ilmu atau pun bimbingan.
  • Hitam, warna ini melambangkan kedalaman, kematangan dalam berlatih serta penguasaan diri kita dari takut serta kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 (satu) sampai Dan 9 (sembilan). Warna hitam juga melambangkan alam semesta atau pun melambangkan dunia.

 

 

Hitungan dalam Bahasa Korea pada Taekwondo

Berikut ini adalah hitungan taekwondo dalam bahasa korea, antara lain.

  1. Dobeon yaitu Dua Kali
  2. Sambeon yaitu Tiga Kali
  3. Illjang yaitu Ke 1
  4. Yeejang yaitu Ke 2
  5. Samjang yaitu Ke 3
  6. Sahjang yaitu Ke 4
  7. Ohjang yaitu Ke 5
  8. Yukjang yaitu Ke 6
  9. Chiljang yaitu Ke 7
  10. Paljang yaitu Ke 8
  11. Khojang yaitu Ke 9
  12. Shibjang yaitu Ke 10

 

  1. Hanna yaitu 1
  2. Dool yaitu 2
  3. Set yaitu 3
  4. Net yaitu 4
  5. Tasot yaitu 5
  6. Yasot yaitu 6
  7. Ilgob yaitu 7
  8. Yeodoel yaitu 8
  9. Ahop yaitu 9
  10. Yool yaitu 10
  11. Yeol Hana yaitu Sebelas
  12. Seunmool yaitu Dua Puluh
  13. Seunmool Hanna yaitu Dua Puluh Satu
  14. Seoreun yaitu Tiga Puluh
  15. Baek yaitu Seratus

 

 

Warna Sabuk dan Jurus

Berikut ini adalah warna sabuk dalam seni bela diri Taekwondo, antara lain.

  • Sabuk Putih yaitu Basic atau Gibon 1
  • Sabuk Kuning yaitu Basic 2 dan 3
  • Sabuk Kuning Strip yaitu Taegeuk 1
  • Sabuk Hijau yaitu Taegeuk 2
  • Sabuk Hijau Strip yaitu Taegeuk 3
  • Sabuk Biru yaitu Taegeuk 4
  • Sabuk Biru Strip yaitu Taegeuk 5
  • Sabuk Merah yaitu Taegeuk 6
  • Sabuk Merah Strip Hitam 1 yaitu Taegeuk 7
  • Sabuk Merah Strip Hitam 2 yaitu Taegeuk 8
  • Sabuk Merah Hitam(Poom) yaitu Koryo
  • Sabuk Hitam yaitu Koryo
  • Sabuk Hitah Strip 1 yaitu Koryo
  • Sabuk Hitam Strip 2 yaitu Geumgang
  • Sabuk Hitam Strip 3 yaitu Taebaek
  • Sabuk Hitam Strip 4 yaitu Pyongwon
  • Sabuk Hitam Strip 5 yaitu Sipjin

 

 

Istilah – Istilah dalam Taekwondo

Berikut ini adalah istilah istilah yang ada di bela diri taekwondo, antara lain.

  • Kyungrye adalah istilah yang digunakan untuk Hormat
  • Sabeum Nim adalah istilah yang digunakan untuk Instruktur Kepala
  • Kibon Dojak adalah istilah yang digunakan untuk Gerakan Dasar
  • Hubae adalah istilah yang digunakan untuk Junior
  • Ti adalah istilah yang digunakan untuk Sabuk Latihan
  • Muknyeom adalah istilah yang digunakan untuk Meditasi
  • Seonbae adalah istilah yang digunakan untuk Senior
  • A Nee adalah istilah yang digunakan untuk Tidak
  • Sijak adalah istilah yang digunakan untuk Mulai
  • wen adalah istilah yang digunakan untuk Kiri
  • Dobok adalah istilah yang digunakan untuk Seragam Tae Kwon Do
  • Kamsha ham nida adalah istilah yang digunakan untuk Terima Kasih
  • Oreon adalah istilah yang digunakan untuk Kanan
  • Kalryeo adalah istilah yang digunakan untuk Stop (Sementara)
  • Menicip adalah istilah yang digunakan untuk Pengawas Taekwondo
  • Keuman adalah istilah yang digunakan untuk Selesai
  • Eolgol adalah istilah yang digunakan untuk Sasaran atas (Kepala)
  • Yee adalah istilah yang digunakan untuk Ya
  • Moumtong adalah istilah yang digunakan untuk Sasaran tengah (Badan/Ulu Hati)
  • Shigan adalah istilah yang digunakan untuk Penghentian sementara pertandingan karena kasus lainnya
  • Yusan Tung Il Joonbi adalah istilah yang digunakan untuk Berdoa Dengan Sikap Joonbi
  • App adalah istilah yang digunakan untuk Depan
  • Tae Kwon Do Junshin adalah istilah yang digunakan untuk Prinsip Ajaran Tae Kwon Do
  • Joon Bi adalah istilah yang digunakan untuk Istirahat
  • Kihap adalah istilah yang digunakan untuk Berteriak
  • Sabeum adalah istilah yang digunakan untuk Instruktur
  • Arae adalah istilah yang digunakan untuk Sasaran bawah (Pinggang kebawah)
  • Dojang adalah istilah yang digunakan untuk Tempat Latihan
  • Keysok adalah istilah yang digunakan untuk Lanjutkan
  • Belci Ki Manisi adalah istilah yang digunakan untuk Tempat Istirahat
  • Bal Phako atau Change Step Ganti Langkah (Kaki)
  • Chung adalah istilah yang digunakan untuk Biru
  • Chariot adalah istilah yang digunakan untuk Mempersiapkan Diri
  • Barro adalah istilah yang digunakan untuk Selesai
  • Tweo adalah istilah yang digunakan untuk Lompat
  • Sugo Haset Sen Nida adalah istilah yang digunakan untuk Terima Kasih Pelatih
  • Agam So adalah istilah yang digunakan untuk Istirahat dengan Tangan Dibelakang
  • Mian Hamnida adalah istilah yang digunakan untuk Maaf
  • Nici adalah istilah yang digunakan untuk Sekian
  • Dwi memiliki arti Belakang
  • Dwi Dhora adalah istilah yang digunakan untuk Balik Arah
  • Sueh adalah istilah yang digunakan untuk Ambil Nafas
  • Hong adalah istilah yang digunakan untuk Merah
  • Kyeshi adalah istilah yang digunakan untuk Penghentiansementara pertandingan karena cedera
  • Kyong-go adalah istilah yang digunakan untuk Hukuman peringatan
  • Gam-jeom adalah istilah yang digunakan untuk Hukuman denganpengurangan nilai
  • Anyeong Hasimnika adalah istilah yang digunakan untuk Salam

 

 

Sejarah Taekwondo

Menurut sejarahnya Taekwondo berkembang sejak tahun 37 Masehi, pada masa dinasti kogooryo di Korea. Pada saat itu masyarakat menyebut olahraga ini dengan nama Taekkyon, Taeyon, Subak. Pada saat Korea merdeka pada tahun 1945, rakyat korea berusaha mengembangkan seni bela diri ini, sehingga bisa diterima serta berkembang pesat di seluruh dunia.

WTF merupakan suatu badan federasi taekwondo dunia yang berdiri sejak tanggal 28 Mei 1973 sebagai presidennya adalah Kim Un Yong yang bermarkas di Kukkiwon (Seoul) Korea Selatan. WTF merupakan program resmi pertahanan nasional kalangan polisi dan tentara yang beranggota lebih dari 186 negara yang ada di dunia.

Kejuaraan pertama kali yang di adakan oleh WTF pada tanggal 25 sampai 27 Mei 1973 di Seoul yang diikuti oleh 18 Negara. Pada saat itu, olahraga Taekwondo belum berkembang, hal tersebut dikarenakan bela diri Karate lebih dulu hadir di negara Indonesia. Contohnya saja aliran Karate Shindoka, beberapa pelatih diantaranya adalah Simon Kaihena, Sukanda, Wiliam Giritz, Harry Tomotala dan lain sebagainya.

Mereka bergabung dengan Mauritsz Dominggus yang berasal dari Ambon, ia merupakan pemegang sabuk hitam Taekwondo yang belajar di negara Belanda dan membentuk Perguruan yang diberi nama KATAEDO yang merupakan gabungan dari kata Karate dan Taekwondo. Pada tanggal 15 Juli 1974, atas saran dari Prof. Kim Ki Ha selaku ketua Asosiasi Korea di Indonesia, KATAEDO berganti nama menjadi Institut Taekwondo Indonesia (INTIDO).

Lalu, Prof. Kim Ki Ha yang menjabat sebagai penasehat INTIDO memperjuangkan INTIDO guna bisa diterima sebagai anggota WTF dan persyaratan WTF supaya INTIDO dirubah menjadi Federasi Taekwondo Indoonesia atau yang bisa disebut FTI sebagai ketua umum Marsekal Muda (TNI) sugiri.

Tepat pada tanggal 17 Juni 1961 Federasi Taekwondo Indonesia resmi menjadi anggota WTF yang ditanda tangani langsung oleh presiden WTF Kim Un Yong. Seiring berjalannya waktu, Taekwondo di Indonesia ada 2 (dua) organisasi Taekwondo yakni FTI dan PTI (Persatuan Taekwondo Indonesia) yang dipimpin oleh Leo Lapulisa.

Tepat pada tanggal 27 Maret 1981 PTI dan FTI menggelar sebuah pertemuan yang bertajuk MUNAS I, demi kemajuan Taekwondo yang ada di negara Indonesia. Dalam pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan bersama untuk menyatukan kedua organisasi tersebut ke dalam sebuah Organisasi Taekwondo yang sekarang kita kenal dengan PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia) yang diakui oleh KONI dan WTF, sebagai ketua umumnya adalah bapak Sarwo Edhie Wibowo dengna pelindung langsung dari ketua KONI pusat yaitu Bapak Surono.

Berikut ini adalah daftar orang yang pernah menjabat sebagai PBTI dari tahun ke tahun,

  • Ke – I : Letjen TNI AD (Purn.) Sarwo Eddie Wibowo (1984 – 1988)
  • Ke – II : Letjen TNI AD (Purn.) Soewonoio (1988 – 1993)
  • Ke – III : Letjen TNI Harsudiyono Hartas (1993 – 1997)
  • Ke – IV : Letjen TNI Mar Suharto (2001 – 2006)
  • Ke – V : Letjen TNI Erwin Sudjono (2006 – 2010)
  • Ke – VI : Letjen TNI Marciano Norman (2010 – 2015) – (2015 – 2019)

Olahraga ini menjadi cabang olahraga resmi pada PON ke XI tahun 1985 di Jakarta. Pertandingan Taekwondo pada Olimpiade tahun 1992 di Barcelona, Spanyol bersifat ekchibisi dan resminya sendiri pertama kali pada Olimpiade di Atlanta AS pata tahun 1996.

 

 

Teknik Dasar Gerakan Taekwondo

teknik dasar olahraga taekwondo

Berikut ini adalah macam – macam teknik taekwondo beserta dengan penjelasannya secara singkat, antara lain.

 

Kuda – Kuda

kuda kuda di taekwondo

Kuda – kuda yang baik akan menjadi kunci keseimbangan dalam olahraga Taekwondo, berikut ini adalah teknik – tekniknya.

  • Joochoom seogi merupakan kuda-kuda di mana kaki harus sejajar mengarah ke samping dengan posisi kedua ujung kaki lurus ke arah depan.
  • Moa seogi merupakan kuda-kuda dengan kaki rapat tubuh tegak menghadap ke arah depan secara lurus.
  • Dwit koobi merupakan kuda-kuda dengan cara membuka kedua kaki di mana kaki belakang posisinya harus ke arah samping dengan kaki depan berposisi lurus ke depan.
  • Ap koobi merupakan kuda-kuda langkah panjang, dimana kita perlu membuka kaki selebar bahu serta menurunkan kaki depan sambil menahan berat badan kita.
  • Beom seogi merupakan kuda-kuda dengan posisi kaki depan berada di belakang tapi menghadap lurus ke arah depan seperti langkah hewan harimau.
  • Ap seogi merupakan kuda-kuda langkah pendek, dimana kaki diposisikan seperti melangkah serta pastikan jari kaki posisinya menghadap posisi yang sama dengan kedua kaki.

 

Tendangan

tendangan di taekwondo

Ada beberapa jenis tendangan dalam olahraga Taekwondo, berikut ini adalah penjelasan tendangan – tendangan yang ada di olahraga Taekwondo, antara lain.

 

  • Dolke chagi gerakan tendangan ini perlu dilakukan dengan cara memutar tubuh 360 derajat ke belakang.
  • Dollyo chagi gerakan tendangan ini dilakukan ke samping dengan cara pinggang di putar secara maksimal.
  • Yeop chagi gerakan tendangan ini dilakukan cara menyamping ke arah kanan atau pun ke arah kiri, tendangan ini menggunakan pisau kaki di mana posisi tubuh menghadap ke samping.
  • Deol/Neryo chagi gerakan tendangan ini dilakukan dengan cara mencangkul ke arag depan menggunakan tumit kaki.
  • Dwi hurigi gerakan tendangan ini dilakukan dengan cara memutar ke belakang, di mana gerakan kaki harus seperti mengait.
  • Dwi chagi gerakan tendangan ini dilakukan ke arah belakang, sambil melakukan tendangan ini lutut diangkat lalu dilanjutkan dengan menyentakkan kaki ke arah belakang.
  • Narae chagi tendangan ganda yang bisa dilakukan ke samping dan secara langsung sebelum kaki yang lainnya menyentuh tanah.
  • Ap chagi gerakan tendangan ini dilakukan ke arah depan, di mana sasaran dari tendangan ini adalah bagian kepala atau pun bagian perut.

 

Pukulan

pukulan di taekwondo

Berikut ini adalah beberapa teknik pukulan yang ada di olahraga Taekwondo yang benar, antara lain.

  • Pyojeok jireugi adalah teknik pukulan yang sasarannya memakai tangan sendiri, intinya adalah tangan sendiri merupakan bentuk imajinasi lawan. Oleh karena itu teknik ini juga disebut sebagai pukulan imajiner.
  • Dollyeo jireugi adalah teknik pukulan dari depan menyamping, sasaran dari pukulan ini menyasar kepala lawan.
  • Eolgol jireugi adalah teknik pukulan yang mengarah ke atas di mana kepala adalah sasaran dari pukulan ini.
  • Arae jireugi adalah teknik pukulan yang mengarah ke bawah, sasaran dari pukulan ini adalah bagian vital.
  • Montong jireugi adalah teknik pukulan mengarah ke tengah, sasaran dari pukulan ini adalah bagian ulu hati.
  • Chi jireugi adalah teknik pukulan dari bawah ke atas, sasaran dari pukulan ini adalah dagu.
  • Digeutja jireugi adalah teknik pukulan yang menggunakan kedua tangan dan melakukan bentuk huruf C, di mana satu tangan melakukan pukulan ke atas dan tangan satunya melakukan pukulan ke arah perut.
  • Yeop jireugi adalah teknik pukulan ke samping sambil posisi tubuh menghadap ke depan secara lurus.

 

Sabetan dan Tusukan

sabetan di taekwondo

Biasanya teknik ini digunakan dalam proses penyerangan area vital dari lawan, berikut ini adalah beberapa jenis sabetan dan tusukan pada olahraga Taekwondo, antara lain.

  • Gawison keut chireugi adalah teknik tusukan 2 (dua) jari yang mengarah ke mata.
  • Ageum son keut chireugi adalah teknik cekikan atau tusukan yang mengarah leher.
  • Ape son keut chireugi adalah teknik tusukan pada leher yang menggunakan 4 (empat) ujung jari.
  • An son keut chireugi adalah teknik tusukan 1 (satu) jari yang mengarah ke mata.
  • Mureup dolyo chigi adalah teknik sabetan yang menggunakan lutut yang mengarah ke samping.
  • Pyeon son keut chireugi adalah teknik tusukan yang mengarah ke ulu hati dengan 4 (empat) ujung jari di mana posisi tangan vertikal.
  • Han sonnal mok chigi adalah teknik sabetan tunggal yang menggunakan bagian pisau tangan.
  • Jebi poom mok chigi adalah teknik sabetan dari luar ke dalam dengan tangkisan pisau tangan ke arah atas di saat yang bersamaan.
  • Palkup dolyo chigi adalah teknik sabetan memutar dengan menggunakan siku tangan.

 

Tangkisan atau Makki

tangkisan di taekwondo

Tangkisan atau Makki adalah teknik yang ada di olahraga Taekwondo, berikut ini adalah penjelasannya.

  • Hecho makki adalah teknik tangkisan ganda yang mengarah ke luar.
  • Arae makki adalah teknik tangkisan yang mengarah ke bawah menggunakan kepala.
  • Batang son arae makki adalah teknik tangkisan yang mengarah ke bawah menggunakan telapak tangan.
  • Momtong bakkat makki adalah teknik tangkisan yang mengarah ke luar dari dalam dengan menggunakan bagian dalam lengan bawah.
  • Batang son momtong an makki adalah teknik tangkisan dari luar ke arah tengah di mana telapak tangan digunakan sebagai bantalan.
  • Eolgol makki adalah teknik tangkisan yang mengarah ke atas dan sasaran utamanya adalah bagian kepala.
  • Momtong an makki adalah teknik tangkisan yang mengarah dari tengah ke dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
  • Sonnal momtong makki adalah teknik tangkisan dengan menggunakan pisau tangan ke arah tengah.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai Materi Taekwondo, mulai dari pengertian taekwondo, teknik dasar, dan sejarah taekwondo. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita dalam olahraga taekwondo, jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.


Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight