Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...

Sistem Periodik Unsur: Pengertian, Tabel, Ciri, Sifat

5 min read

Pengertian Tabel Sistem Periodik Unsur

Ketika belajar tentang kimia, kita tentu tak bisa dipisahkan dengan berbagai macam unsur atau senyawa. Apa sih unsur kimia itu? Adalah zat kimia yang mana tidak akan dapat diubah menjadi zat yang lebih kecil.

Dalam ilmu kimia, kita mengenal kurang lebih sekitar 118 unsur. Dan untuk memudahkan dalam mempelajarinya, biasanya unsur-unsur tersebut akan disusun dalam bentuk tabel periodik. Mungkin banyak dari kalian yang belum tahu arti dari tabel periodik.

Padahal ini merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari. Tentang nama-nama unsur dalam tabel periodik beserta dengan simbolnya. Oleh karena itulah, Mastekno akan menjelaskan tentang pengertian sistem periodik unsur, fungsi kegunaan, ciri dan sifatnya.

 

Pengertian Sistem Periodik Unsur

Apa Itu Tabel Sistem Periodik Unsur

Adalah suatu bentuk tabel berisi identitas dari berbagai macam unsur kimia yang digolongan berdasarkan kemiripan sifatnya. Biasanya senyawa-senyawa tersebut akan disusun berdasarkan nomor atomnya, yaitu jumlah proton dalam inti atom, konfigurasi elektron serta keberulangan sifat kimia.

Secara umum, tabel periodik unsur akan terbagi menjadi 4 buah blok, ada blok -s, -p, -d, -f. Pada tabel sistem periodik unsur, baris (horizontal) biasanya akan disebut sebagai periode. Sedangkan kolom (vertikal) biasa disebut sebagai golongan.

Satu periode (baris) sebelah kiri umumnya akan bersifat logam. Sedangkan 1 periode (baris) sebelah kanan akan bersifat non logam. Tabel periodik ini dapat digunakan untuk memperkirakan sifat unsur baru yang belum ditemukan dengan menurunkan hubungan antara sifat unsur lainnya.

 

 

Pengelompokkan Unsur

Sistem Penggolongan Tabel Sistem Periodik Unsur

Dalam sebuah tabel periodik, unsur-unsur kimia tidak ditulis secara acak. Melainkan ada beberapa sistem pengelompokkan yang digunakan, antara lain :

 

1. Golongan

Adalah kolom vertikal pada sebuah tabel sistem periodik unsur. Dimana unsur-unsur yang memiliki konfigurasi elektron valensi yang sama akan berada pada golongan yang sama pula.

 

2. Periode

Adalah baris horizontal pada sebuah tabel sistem periodik unsur. Ia menunjukkan banyak hal mulai dari jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron dan elektronegativitas.

 

3. Blok

Merupakan bagian yang menyatakan unsur dengan sub kulit elektron yang sama.

 

4. Logam, Metaloid dan Non Logam

Unsur kimia dapat dibedakan menjadi 3 berdasarkan sifatnya, logam dengan sifat konduktor tinggi. Non logam dengan sifat konduktor rendah dan metaloid dengan sifat konduktor antara logam – non logam.

 

 

Gambar Tabel Sistem Periodik Unsur

Gambar Tabel Periodik Unsur

Bagi yang belum tahu bagaimana bentuk dari tabel periodik unsur kimia, bisa melihatnya di bawah ini :

 

 

Cara Membaca Tabel Sistem Periodik Unsur

Setelah melihat tabel diatas, pasti banyak dari kalian yang tidak mengerti apa maksudnya. Untuk memahaminya, kita harus tahu bagaimana cara membaca tabel periodik tersebut. Berikut ini Mastekno berikan contohnya.

Cara Membaca Tabel Sistem Periodik Unsur

Diatas merupakan unsur Magnesium, dimana ada beberapa buah nomor dan lambang Mg. Apa artinya?

  • Angka 12 tersebut menunjukkan nomor atomnya.
  • Mg adalah lambang dari unsur Magnesium.
  • Sedangkan dibawahnya ada nama dari unsur itu sendiri.
  • Nomor 24.305 di bagian bawah menunjukkan nomor massanya.

 

Bagaimana, sudah jelaskan? Asalkan kalian tahu caranya, membaca tabel sistem periodik unsur adalah suatu hal yang sangat mudah untuk dilakukan.

 

 

Nama Nama Unsur Kimia dan Lambangnya Lengkap

Nama Unsur dalam Tabel Periodik

Agar kalian tak bingung lagi membaca tabel periodik unsur diatas, berikut ini Mastekno berikan daftar nama unsurnya berdasarkan urutan beserta dengan lambangnya :

No atomUnsur KimiaSimbol
1hidrogenH
2heliumHe
3lithiumLi
4berylliumBe
5boronB
6carbonC
7nitrogenN
8oxygenO
9fluorineF
10neonNe
11sodiumNa
12magnesiumMg
13aluminumAl
14siliconSi
15phosphorusP
16sulfurS
17chlorineCl
18argonAr
19potassiumK
20calciumCa
21scandiumSc
22titaniumTi
23vanadiumV
24chromiumCr
25manganeseMn
26ironFe
27cobaltCo
28nickelNi
29copperCu
30zincZn
31galliumGa
32germaniumGe
33arsenicAs
34seleniumSe
35bromineBr
36kryptonKr
37rubidiumRb
38strontiumSr
39yttriumY
40zirconiumZr
41niobiumNb
42molybdenumMo
43technetiumTc
44rutheniumRu
45rhodiumRh
46palladiumPd
47silverAg
48cadmiumCd
49indiumIn
50tinSn
51antimonySb
52telluriumTe
53iodineI
54xenonXe
55cesiumCs
56bariumBa
57lanthanumLa
58ceriumCe
59praseodymiumPr
60neodymiumNd
61promethiumPm
62samariumSm
63europiumEu
64gadoliniumGd
65terbiumTb
66dysprosiumDy
67holmiumHo
68erbiumEr
69thuliumTm
70ytterbiumYb
71lutetiumLu
72hafniumHf
73tantalumTa
74tungstenW
75rheniumRe
76osmiumOs
77iridiumIr
78platinumPt
79goldAu
80mercuryHg
81thalliumTl
82leadPb
83bismuthBi
84poloniumPo
85astatineAt
86radonRn
87franciumFr
88radiumRa
89actiniumAc
90thoriumTh
91protactiniumPa
92uraniumU
93neptuniumNp
94plutoniumPu
95americiumAm
96curiumCm
97berkeliumBk
98californiumCf
99einsteiniumEs
100fermiumFm
101mendeleviumMd
102nobeliumNo
103lawrenciumLr
104rutherfordiumRf
105dubniumDb
106seaborgiumSg
107BohriumBh
108HassiumHs
109meitneriumMt
110DarmstadtiumDs
111RoentgeniumRg
112CoperniciumCn
113UnuntriumUut
114UnunquadiumUuq
115UnunpentiumUup
116UnunhexiumUuh
117UnunseptiumUus
118UnunoctiumUuo

Baca Juga : Pengertian Unsur, Senyawa, Campuran.

 

Ciri dan Sifat Pada Sistem Periodik Unsur

Sifat Unsur Dalam Tabel Periodik

Ada beberapa jenis sifat yang wajib kalian ketahui pada tabel periodik unsur kimia, antara lain :

 

1. Sifat Logam dan Non Logam

Secara umum, unsur logam akan memiliki sifat konduktor panas dan listrik yang baik. Ia juga memiliki titik leleh yang cenderung tinggi. Unsur logam juga cenderung melepaskan elektron kepada unsur non logam.

Sedangkan unsur non logam biasanya memiliki sifat non konduktor bagi panas dan listrik. Mayoritas berbentuk gas pada suhu kamar dan menerima elektron dari unsur logam.

 

2. Jari-Jari Atom

Adalah setengah jarak antara 2 inti dari 2 buah atom logam yang sejajar. Dalam satu golongan (kolom), jari-jari atom akan semakin besar dari atas ke bawah. Hal ini berkaitan dengan semakin banyaknya kulit elektron yang dimiliki.

Sementara itu, dalam satu periode (baris), jari-jari atom akan cenderung semakin kecil dari arah kiri ke kanan. Hal ini berkaitan dengan semakin bertambahnya muatan inti efektif.

 

3. Energi Isolasi

Merupakan energi yang dibutuhkan oleh atom/ion dalam fase gas untuk melepaskan elektron. Dalam satu golongan (vertikal), energi ionisasi akan semakin kecil dari arah atas ke bawah. Hal ini karena bertambahnya jarak antara inti ke elektron terluar yang menyebabkan tarikan inti semakin berkurang.

Sedangkan dalam satu periode (horizontal), energi ionisasi akan semakin besar dari arah kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan bertambahnya muatan inti efektif. Sehingga menyebabkan semakin kuatnya tarikan inti.

 

4. Jari-Jari Ion

Ialah jari-jari dari sebuah kation/anion yang mana dihitung berdasarkan jarak 2 inti kation dan anion dalam sebuah kristal ionik. Kation sendiri adalah ion yang bermuatan negatif, terbentuk dari pelepasan elektron kulit terluar atom netral.

Sedangkan anion adalah ion yang bermuatan negatif. Terbentuk dari hasil penangkapan elektron pada atom netral yang menyebabkan bertambahnya tolakan antar elektron.

 

5. Afinitas Elektron

Merupakan banyaknya perubahan energi saat sebuah atom/ion dalam fase gas dan menerima elektron. Apabila perubahan energinya bertanda positif, maka akan terjadi penyerapan energi. Namun apabila bertanda negatif, akan terjadi pelepasan energi.

Dalam satu golongan (vertikal) sistem unsur, afinitas elektron akan semakin kecil dari arah atas ke bawah. Sedangkan dalam satu periode (horizontal), afinitas elektron akan semakin besar dari arah kiri ke kanan (dengan beberapa pengecualian).

 

6. Elektronegativitas

Adalah kemampuan sebuah atom dalam suatu molekul untuk menarik elektron. Apabila elektronegativitas besar, maka atom tersebut akan lebih mudah menarik elektron dan begitu sebaliknya.

Dalam satu golongan (vertikal), elektronegativitas akan semakin kecil dari atas ke bawah. Sedangkan dalam satu periode (horizontal), elektronegativitas akan semakin besar dari kiri ke kanan.

 

 

Golongan Unsur Sistem Periodik

Golongan Unsur Kimia

Dalam sistem periodik, unsur-unsur tersebut dibagi menjadi beberapa macam golongan, antara lain :

 

1. Golongan IA (Logam Alkali)

Merupakan jenis logam yang terbilang lunak dengan tingkat kekerasan mirip penghapus karet. Sehingga logam golongan ini memiliki massa jenis yang ringan kurang dari 1 g/cm3. Contohnya seperti Natrium dan Kalium.

 

2. Golongan IIA (Logam Alkali Tanah)

Ialah jenis logam aktif dengan tingkat kereaktifan yang cenderung tak terlalu tinggi. Ia hanya bisa terbakar di udara saat dipanaskan.

 

3. Golongan VIIA (Halogen)

Yaitu golongan unsur non logam yang memiliki sifat sangat reaktif. Hal ini karena elektron valensinya berjumlah 7 dan hanya membutuhkan 1 elektron tambahan untuk mencapai konfigurasi stabil.

 

4. Golongan VIIIA (Gas Mulia)

Adalah tipe-tipe unsur yang sangat sulit untuk bereaksi dengan unsur lainnya. Contohnya seperti Helium, Xenon, Kripton, Neon dan Argon.

 

5. Golongan B (Unsur Transisi)

Merupakan unsur yang terdapat di bagian tengah tabel sistem periodik

 

Demikian pembahasan lengkap tentang pengertian sistem periodik unsur, sifat, tabel beserta cara membacanya. Silahkan pelajari secara saksama supaya mudah dipahami dan memberikan ilmu yang bermanfaat. Apabila ada kritik, saran atau pertanyaan silahkan berkomentar di bawah.


Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...
DarkLight