√ 8 Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang (A-Z Lengkap)

8 Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang Perang Salib

8 Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang Perang Salib

Sejarah Perang Salib – Sejarah memiliki banyak cerita yang telah di kisahkan sedemikian rupa, semua sejarah yang ada itu penting entah itu sejarah di suatu Negara, kota, atau bahkan sejarah terjadinya peristiwa. Hal ini disebabkan karena jika kita mengetahui sejarah tersebut akan dipastikan kita bisa menjadi menghargai semua peristiwa yang telah dilalui oleh para pendahulu kata.

Bukti lain bahwa sejarah penting adalah, contohnya pelajar mereka diajarkan mata pelajaran sejarah hal ini sudah bisa dipastikan bahwa sejarah memang penting untuk dipelajari. Salah satu sejarah yang sering muncul di mata pelajaran adalah sejarah perang. Perang sendiri ada banyak macam jenisnya.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh perang yang pasti semua orang sudah tidak asing lagi mendengarnya, perang tersebut adalah perang salib. Perang salib pasti semua murid atau orang sudah tahu ini namun sebatas tahu saja, latar belakang, jenis dan lainnya mungkin belum diketahui sehingga saya akan mengupas tuntas tentang perang salib di artikel ini, simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Perang Salib

Perang salib memiliki pengertian sebagai suatu jenis perang yang melibatkan dua agama yaitu agama islam dan Kristen untuk memperebutkan kota suci Yerusalem yang paling dikenal sepanjang sejarah. Itulah arti dari perang salib nah seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya banyak orang yang mengetahui perang salib namun sedikit yang mengetahui sebab nya.

 

Awal Terjadinya Perang Salib

Perang salib awalnya terjadi pada tahun 1070 dimana saat kota suci Yerusalem diambil alih bani saljuk yang berasal dari Turki. Setelah itu tahun 1070 diogenes seorang kaisar yunani dikalahkan dan kemudian ditawan di mantzikert. Perang salib terjadi antara barat-kristen yang melawan timur-islam dan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perang ini adalah politik, agama, dan faktor sosial.

Setelah kaisar yunani ditawan tadi, asia kecil dan seluruh wilayah di suriah menjadi miliknya bani saljuk. Pada tahun 1084 antiokhia menyerah dan saat tahun 1092 kota – kota besar yang ada di asia tidak ada satu pun yang dikuasai oleh Kristen.

Hal tersebut tentu bukan merupakan berita yang baik bagi para umat Kristen. Peraturan lain yang membuat kesal adalah adanya aturan dari bani saljuk yang memperketat dan membatasi ziarah semua umat Kristen yang ingin ke yerusalem. Karena banyaknya peraturan yang tidak mereka sukai hal ini mendorong para umat Kristen bertekad dan berusaha supaya bisa merebut kota yerusalem kembali yang kini sedang berada di tangan kaum muslim.

Lalu kaisar alexius komnenus tepat pada tahun 1095 menyuruh dan meminta kepada Paus Urbanus II supaya mengobarkan semangat perang salib untuk seluruh umat Kristen yang ada di Eropa. Kemudian ia menyerukan ingin terjadi peperangan supaya menundukan seluruh gereja di timur yang mana sekarang kondisinya sedang dikuasai oleh umat islam, kegiatan menyerukan tersebut gunanya adalah untuk menyatukan kekuatan.

 

Sejarang Perang Salib dalam Periode

Perang salib terbagi ke dalam 8 periode utama walaupun sebenarnya setelah itu masih ada perang salib yang kecil namun yang berpengaruh pada sejarah hanya 8 perang itu, berikut adalah penjelasan masing – masing perangnya.

 

Perang Salib Yang Pertama ( Tahun 1095 – 1101 )

perang salib 1

Perang ini terjadi tepat pada bulan Maret tahun 1095. Di Konsili Piacenza, kaisar bizantium mengirimkan duta besar ( Alexius Komnenus ( Alexius I ). Kemudian meminta segala bantuan dengan tujuan untuk tetap mempertahankan kerajaan yang ia pimpin dalam melawan turki Seljuk. Berbeda kondisi di Konsili Clermont, di Konsili Clermont, seluruh umat kristiani di minta oleh Paus Urbanus II supaya ikut dalam melawan turki Seljuk.

Cara Paus Urbanus II merayu dan membujuk semua umat Kristen ikut perang salib adalah memberikan jaminan kepada yang ikut dalam perang apabila di dalam perang tersebut mereka mati maka surga adalah tempat mereka walaupun dosa yang dimiliki sangat banyak di masa lalunya.

Setelah usaha yang mereka lakukan akhirnya tentara salib yang dikerahkan berhasil mengalahkan dua pasukan turki yang besar yaitu yang terletak di antiokhia dan di dorylaeum. Kemudian mereka semua bersama dengan pasukan kecil yang masih tersisa saat perang menuju dan berbaris ke yerusalem.

Tepatnya pada tahun 1099 kota yerusalem berhasil direbut oleh tentara salib dan kemudian mereka membangun dan mendirikan Negara – Negara tentara salib kecil dan kemudian menjadi bagian kerajaan yerusalem.

 

Perang Salib Yang Kedua ( Tahun 1145 – 1150 )

perang salib 2

Situasi tengah memasuki masa damai dan umat muslim dengan umat Kristen hidup secara berdampingan. Tiba – tiba Edessa dan Aleppo di rebut oleh tentara islam yang di pimpin Imad ad-Din Zengi.

Kemudian situasi menjadi rumit dan munculah kekalahan yang kemudian menjadikan Paus Eugenius III menyuarakan perang salib lagi untuk bulan Maret tepatnya di tahun 1145. Perang salib ini berbeda dengan perang salib yang sebelumnya, yaitu didukung oleh para pengkhotbah dan salah satunya yang terkenal adalah pengkhotbah asal clairvaux yang bernama bernardus.

Kemudian tentara yang dibawah pimpinan Konrad III dan Raja Louis VII yaitu tentara jerman dan prancis ikut terjun ke yerusalem di tahun 1147 namun hasilnya adalah gagal dan tidak berhasil sehingga kedua pimpinan itu tadi kembali ke Negara nya masing – masing di tahun 1150 dengan tanpa hasil apa – apa.

 

Perang Salib Yang Ketiga ( Tahun 1188 – 1192 )

perang salib 3

Tepatnya di tahun 1187 yerusalem berhasil direbut oleh Al Ayyubi atau yang memiliki nama lain ( saladin ) di pertempuran hattin. Karena kejadian ini paus gregorius VIII mengumumkan terjadinya perang salib ketiga.

Setelah paus gregorius VIII menyerukan perang salib ketiga, Raja Richard I kemudian menyambutnya, dia adalah raja yang berasal dari inggris yang memiliki nama lain ( Richard the Lionheart ). Selain raja Richard, yang menyambut lainnya adalah raja Philip II yang berasal dari prancis dan kaisar romawi suci Frederick I.

Di dekat Arsuf, kaum muslim di dikalahkan oleh tentara salib kemudian mendekat ke yerusalem. Namun perang salib ketiga ini hasilnya adalah pasukan Kristen gagal untuk merebut yerusalem kembali dikarenakan persediaan minuman dan makanan yang tidak memadai sama sekali.

Nasib dari Paus Gregorius VIII adalah mati sebelum berakhirnya perang Salib ketiga ini, dan raja Richard meninggalkan perang salib setelah melakukan gencatan senjata yang terletak di salahuddin. Perang salib ketiga ini kadang disebut sebagai perang salib raja.

 

Perang Salib Yang Keempat ( Tahun 1202 – 1204 )

perang salib 4

Perang salib yang keempat dilakukan atas dasar ingin menginvasi tanah suci yang dilakukan melalui mesir, dimulai oleh Paus Innosensius III di tahun 1202. Selain hal itu para ambisi politik doge enrico dandolo yang berasal dari venesia menjadikan perang salib keempat sebagai kendaraan untuk memperluas daerah kekuasaan dari venesia yang terletak di timur dekat dan supaya bisa melepaskan diri dari daerah bizantium.

Melihat hal itu mendorong tentara salib untuk membuat kontrak, namun semua tidak berjalan mulus karena dana yang digunakan untuk membayar ketentuan dan membayar armada yang mereka kontrak tidak ada. Hal ini menyebabkan perang salib diarahkan ke bizantium di perintahkan oleh dandolo dan menjadikan jaminan awalnya adalah kita zara.

Terjadinya peristiwa tersebut menjadikan terjadinya mengekskomunikasi yang membuat Paus Innosensius III menjadi terkejut. Meskipun hal tersebut terjadi tidak menyurutkan semangat mereka dan pada bulan april tepatnya tahun 1204 mereka melakukan pengepungan lagi. Pengepungan kali ini masuk ke brutal karena banyak penduduk yang diburuh, banyak gereja di rampok, dan konnstantinopel dijarah.

Kekaisaran dibagi menjadi fief latin dan koloni venesia oleh tentara salib. Akhirnya daerah bizantium terbagi menjadi dua bagian besar dan hal ini menjadi hasil akhir dari perang salib keempat.

 

Perang Salib Yang Kelima ( Tahun 1217 )

perang salib 5

Dewan keempat lateran di tahun 1215 membuat suatu rencana untuk melakukan pemulihan tanah suci. Melalui khotbah, prosesi, dan doa banyak gereja yang sedang berusaha untuk melakukan perang salib lagi.

Memasuki tahap pertama, pasukan yang berasal dari hongaria ( pasukan salib ) dan Austria keduanya bergabung ke pasukan raja yerusalem beserta dengan pangeran antiokhia yang gunanya adalah untuk merebut yerusalem pada tahun 1217.

Setelah masuk ke tahap pertama, di tahap kedua Damietta berhasil terkepung oleh pasukan perang salib dan ini masuk ke dalam prestasi luar biasa mereka. Damietta terkepung di mesir tepatnya di tahun 1219. Selanjutnya Pelagius, dan legatus kepausan melakukan serangan bodoh menuju kairo. Selain itu mereka juga memblokade pasukan dari sultan ayyubiyyah al-kamil memaksa juga untuk menyerah, selain memaksa menyerah mereka juga memaksa untuk mengadakan adanya gencatan senjata.

 

Perang Salib Yang Keenam ( Tahun 1228 – 1229, 1239 )

perang salib 6

Kaisar friedrich II sangat sering melanggar sumpahnya di dalam perang salib, kemudian dia diekskomunikasi Paus Gregorius IX tepatnya di tahun 1228. Hal itu tidak menyurutkan semangatnya, selanjutnya dia berlayar ke palestina dari brindisi, dan ia mencapai kesuksesan yang berasal dari diplomasi. Betlehem, Nazareth, dan yerusalem diberikan kepada tentara salib namun di dalam jangka waktu 10 tahun oleh Al-Kamil.

Karena hadiah yang diberikan padanya tersebut, friedrich berjanji supaya melindungi al-kamil walau mereka umat Kristen dan melindungi al-kamil dari semua musuhnya. Perang salib para baron terjadi, setelah masa tenang ini.

Sebenarnya perang ini adalah upaya dari raja thibaut I yang berasal dari Navarre tepatnya di tahun 1239 dan di tahun 1240. Hal ini bermula dari panggilan Paus Gregorius IX yang menghimpun tentara salib di tahun 1239 tepatnya di bulan juli hal ini dilakukan setelah gencatan senjata sudah berakhir.

Selain raja thibaut yang terlibat, banyak tokoh yang terlibat lainnya yaitu hugues IV yang berasal dari Bourgogne, peter yang berasal dari dreux dan semua bangsawan dari prancis mereka semua ikut di dalamnya. Semua tokoh tersebut tiba di Akko tepatnya di bulan September di tahun 1239.

Di bulan November sangat tidak sangka, ada kekalahan di gaza sehingga mendorong thibaut untuk membuat dua perjanjian sekaligus. Perjanjian pertama adalah perjanjian dengan kaum ayyubiyyah yang berasal dari damaskus dan perjanjian kedua adalah perjanjian dengan kaum ayyubiyyah yang berasal dari mesir.

Dua perjanjian tersebut memberi dampak yang besar yaitu sebagian dari kaum bangsawan merasa tidak senang akan hal itu, hal ini menjadikan thibaut kembali lagi ke eropa setelah peristiwa ini.

 

Perang Salib Yang Ketujuh ( Tahun 1249 – 1254 )

perang salib 7

Di tahun 1243, Templar atau ksatria salib yang mewakilkan kepentingan kepausan membawa datangnya konflik dan konflik tersebut terjadi dengan mesir. Nah selanjutnya pasukan khwarezm yang kemudian dipanggil oleh anak Al-Adil, Al-Kamil mereka semua menyerbu yerusalem di tahun berikutnya.

Dalam waktu empat puluh delapan jam, tentara salib yang terdiri atas gabungan dari tentara bayaran badui dan kaum franka kalah telak dengan pasukan baibars yang berasal dari suku khwarezmian.

Banyak sejarawan yang berpendapat bahwa pertempuran ini disebut sebagai lonceng kematian bagi para Negara Kristen. Louis IX yang masuk ke bagian dari perang salib ini yang berasal dari prancis mengatur dan mengorganisasi jalannya perang Salib yang melawan mesir hingga di tahun 1254.

 

Perang Salib Yang Kedelapan ( Tahun 1270 )

perang salib 8

Di tahun 1270 louis IX mengorganisasi perang salib dan kemudian berlayar ke mortes dari aigues supaya membantu sisa Negara yang masuk ke dalam tentara salib yang ada di Negara suriah.

Sayangnya perang salib justri dialihkan ke Tunis, tunis merupakan tempat Louis untuk menghabiskan waktu 2 bulan nya yang terakhir sebelum dia menghabiskan waktu hidupnya. Setelah itu seorang Louis kemudian dinobatkan menjadi seorang santo atas usahanya ( kota St. Louis, di Missouri, di AS dinamai khusus untuknya ).

Banyak yang mengatakan bahwa perang salib ini sering dipecah ke dalam bagian perang salib ke delapan atau bisa juga ke perang salib ke Sembilan. Hasil dari perang salib ini yaitu kekuasaan Kristen di Negara suriah menghilang, namun disamping itu semua, umat Kristen tetap diperbolehkan hidup damai di wilayah itu.

Kesimpulan dari artikel ini adalah perang salib merupakan suatu perang yang memiliki pengaruh yang besar. Perang ini terjadi di abad pertengahan eropa khususnya di persentuhan umat Kristen dan umat islam di segala bidang. Bidang yang dimaksud adalah bidang pengetahuan yang meliputi kedokteran, arsitektur, dan juga sains.

 

Demikian artikel tentang Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang semoga bisa menambah wawasan kalian khususnya tentang informasi perang salib yang sangat bersejarah, dan apabila kalian pelajar dan membutuhkan informasi ini semoga bisa membantu ya. Jika ada penjelasan yang kurang jelas atau kurang bisa dipahami silahkan bertanya dikolom komentar yang sudah disediakan dibawah ini ya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang Perang Salib

8 Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang Perang Salib

Sejarah Perang Salib – Sejarah memiliki banyak cerita yang telah di kisahkan sedemikian rupa, semua sejarah yang ada itu penting entah itu sejarah di suatu Negara, kota, atau bahkan sejarah terjadinya peristiwa. Hal ini disebabkan karena jika kita mengetahui sejarah tersebut akan dipastikan kita bisa menjadi menghargai semua peristiwa yang telah dilalui oleh para pendahulu kata.

Bukti lain bahwa sejarah penting adalah, contohnya pelajar mereka diajarkan mata pelajaran sejarah hal ini sudah bisa dipastikan bahwa sejarah memang penting untuk dipelajari. Salah satu sejarah yang sering muncul di mata pelajaran adalah sejarah perang. Perang sendiri ada banyak macam jenisnya.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh perang yang pasti semua orang sudah tidak asing lagi mendengarnya, perang tersebut adalah perang salib. Perang salib pasti semua murid atau orang sudah tahu ini namun sebatas tahu saja, latar belakang, jenis dan lainnya mungkin belum diketahui sehingga saya akan mengupas tuntas tentang perang salib di artikel ini, simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Perang Salib

Perang salib memiliki pengertian sebagai suatu jenis perang yang melibatkan dua agama yaitu agama islam dan Kristen untuk memperebutkan kota suci Yerusalem yang paling dikenal sepanjang sejarah. Itulah arti dari perang salib nah seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya banyak orang yang mengetahui perang salib namun sedikit yang mengetahui sebab nya.

 

Awal Terjadinya Perang Salib

Perang salib awalnya terjadi pada tahun 1070 dimana saat kota suci Yerusalem diambil alih bani saljuk yang berasal dari Turki. Setelah itu tahun 1070 diogenes seorang kaisar yunani dikalahkan dan kemudian ditawan di mantzikert. Perang salib terjadi antara barat-kristen yang melawan timur-islam dan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perang ini adalah politik, agama, dan faktor sosial.

Setelah kaisar yunani ditawan tadi, asia kecil dan seluruh wilayah di suriah menjadi miliknya bani saljuk. Pada tahun 1084 antiokhia menyerah dan saat tahun 1092 kota – kota besar yang ada di asia tidak ada satu pun yang dikuasai oleh Kristen.

Hal tersebut tentu bukan merupakan berita yang baik bagi para umat Kristen. Peraturan lain yang membuat kesal adalah adanya aturan dari bani saljuk yang memperketat dan membatasi ziarah semua umat Kristen yang ingin ke yerusalem. Karena banyaknya peraturan yang tidak mereka sukai hal ini mendorong para umat Kristen bertekad dan berusaha supaya bisa merebut kota yerusalem kembali yang kini sedang berada di tangan kaum muslim.

Lalu kaisar alexius komnenus tepat pada tahun 1095 menyuruh dan meminta kepada Paus Urbanus II supaya mengobarkan semangat perang salib untuk seluruh umat Kristen yang ada di Eropa. Kemudian ia menyerukan ingin terjadi peperangan supaya menundukan seluruh gereja di timur yang mana sekarang kondisinya sedang dikuasai oleh umat islam, kegiatan menyerukan tersebut gunanya adalah untuk menyatukan kekuatan.

 

Sejarang Perang Salib dalam Periode

Perang salib terbagi ke dalam 8 periode utama walaupun sebenarnya setelah itu masih ada perang salib yang kecil namun yang berpengaruh pada sejarah hanya 8 perang itu, berikut adalah penjelasan masing – masing perangnya.

 

Perang Salib Yang Pertama ( Tahun 1095 – 1101 )

perang salib 1

Perang ini terjadi tepat pada bulan Maret tahun 1095. Di Konsili Piacenza, kaisar bizantium mengirimkan duta besar ( Alexius Komnenus ( Alexius I ). Kemudian meminta segala bantuan dengan tujuan untuk tetap mempertahankan kerajaan yang ia pimpin dalam melawan turki Seljuk. Berbeda kondisi di Konsili Clermont, di Konsili Clermont, seluruh umat kristiani di minta oleh Paus Urbanus II supaya ikut dalam melawan turki Seljuk.

Cara Paus Urbanus II merayu dan membujuk semua umat Kristen ikut perang salib adalah memberikan jaminan kepada yang ikut dalam perang apabila di dalam perang tersebut mereka mati maka surga adalah tempat mereka walaupun dosa yang dimiliki sangat banyak di masa lalunya.

Setelah usaha yang mereka lakukan akhirnya tentara salib yang dikerahkan berhasil mengalahkan dua pasukan turki yang besar yaitu yang terletak di antiokhia dan di dorylaeum. Kemudian mereka semua bersama dengan pasukan kecil yang masih tersisa saat perang menuju dan berbaris ke yerusalem.

Tepatnya pada tahun 1099 kota yerusalem berhasil direbut oleh tentara salib dan kemudian mereka membangun dan mendirikan Negara – Negara tentara salib kecil dan kemudian menjadi bagian kerajaan yerusalem.

 

Perang Salib Yang Kedua ( Tahun 1145 – 1150 )

perang salib 2

Situasi tengah memasuki masa damai dan umat muslim dengan umat Kristen hidup secara berdampingan. Tiba – tiba Edessa dan Aleppo di rebut oleh tentara islam yang di pimpin Imad ad-Din Zengi.

Kemudian situasi menjadi rumit dan munculah kekalahan yang kemudian menjadikan Paus Eugenius III menyuarakan perang salib lagi untuk bulan Maret tepatnya di tahun 1145. Perang salib ini berbeda dengan perang salib yang sebelumnya, yaitu didukung oleh para pengkhotbah dan salah satunya yang terkenal adalah pengkhotbah asal clairvaux yang bernama bernardus.

Kemudian tentara yang dibawah pimpinan Konrad III dan Raja Louis VII yaitu tentara jerman dan prancis ikut terjun ke yerusalem di tahun 1147 namun hasilnya adalah gagal dan tidak berhasil sehingga kedua pimpinan itu tadi kembali ke Negara nya masing – masing di tahun 1150 dengan tanpa hasil apa – apa.

 

Perang Salib Yang Ketiga ( Tahun 1188 – 1192 )

perang salib 3

Tepatnya di tahun 1187 yerusalem berhasil direbut oleh Al Ayyubi atau yang memiliki nama lain ( saladin ) di pertempuran hattin. Karena kejadian ini paus gregorius VIII mengumumkan terjadinya perang salib ketiga.

Setelah paus gregorius VIII menyerukan perang salib ketiga, Raja Richard I kemudian menyambutnya, dia adalah raja yang berasal dari inggris yang memiliki nama lain ( Richard the Lionheart ). Selain raja Richard, yang menyambut lainnya adalah raja Philip II yang berasal dari prancis dan kaisar romawi suci Frederick I.

Di dekat Arsuf, kaum muslim di dikalahkan oleh tentara salib kemudian mendekat ke yerusalem. Namun perang salib ketiga ini hasilnya adalah pasukan Kristen gagal untuk merebut yerusalem kembali dikarenakan persediaan minuman dan makanan yang tidak memadai sama sekali.

Nasib dari Paus Gregorius VIII adalah mati sebelum berakhirnya perang Salib ketiga ini, dan raja Richard meninggalkan perang salib setelah melakukan gencatan senjata yang terletak di salahuddin. Perang salib ketiga ini kadang disebut sebagai perang salib raja.

 

Perang Salib Yang Keempat ( Tahun 1202 – 1204 )

perang salib 4

Perang salib yang keempat dilakukan atas dasar ingin menginvasi tanah suci yang dilakukan melalui mesir, dimulai oleh Paus Innosensius III di tahun 1202. Selain hal itu para ambisi politik doge enrico dandolo yang berasal dari venesia menjadikan perang salib keempat sebagai kendaraan untuk memperluas daerah kekuasaan dari venesia yang terletak di timur dekat dan supaya bisa melepaskan diri dari daerah bizantium.

Melihat hal itu mendorong tentara salib untuk membuat kontrak, namun semua tidak berjalan mulus karena dana yang digunakan untuk membayar ketentuan dan membayar armada yang mereka kontrak tidak ada. Hal ini menyebabkan perang salib diarahkan ke bizantium di perintahkan oleh dandolo dan menjadikan jaminan awalnya adalah kita zara.

Terjadinya peristiwa tersebut menjadikan terjadinya mengekskomunikasi yang membuat Paus Innosensius III menjadi terkejut. Meskipun hal tersebut terjadi tidak menyurutkan semangat mereka dan pada bulan april tepatnya tahun 1204 mereka melakukan pengepungan lagi. Pengepungan kali ini masuk ke brutal karena banyak penduduk yang diburuh, banyak gereja di rampok, dan konnstantinopel dijarah.

Kekaisaran dibagi menjadi fief latin dan koloni venesia oleh tentara salib. Akhirnya daerah bizantium terbagi menjadi dua bagian besar dan hal ini menjadi hasil akhir dari perang salib keempat.

 

Perang Salib Yang Kelima ( Tahun 1217 )

perang salib 5

Dewan keempat lateran di tahun 1215 membuat suatu rencana untuk melakukan pemulihan tanah suci. Melalui khotbah, prosesi, dan doa banyak gereja yang sedang berusaha untuk melakukan perang salib lagi.

Memasuki tahap pertama, pasukan yang berasal dari hongaria ( pasukan salib ) dan Austria keduanya bergabung ke pasukan raja yerusalem beserta dengan pangeran antiokhia yang gunanya adalah untuk merebut yerusalem pada tahun 1217.

Setelah masuk ke tahap pertama, di tahap kedua Damietta berhasil terkepung oleh pasukan perang salib dan ini masuk ke dalam prestasi luar biasa mereka. Damietta terkepung di mesir tepatnya di tahun 1219. Selanjutnya Pelagius, dan legatus kepausan melakukan serangan bodoh menuju kairo. Selain itu mereka juga memblokade pasukan dari sultan ayyubiyyah al-kamil memaksa juga untuk menyerah, selain memaksa menyerah mereka juga memaksa untuk mengadakan adanya gencatan senjata.

 

Perang Salib Yang Keenam ( Tahun 1228 – 1229, 1239 )

perang salib 6

Kaisar friedrich II sangat sering melanggar sumpahnya di dalam perang salib, kemudian dia diekskomunikasi Paus Gregorius IX tepatnya di tahun 1228. Hal itu tidak menyurutkan semangatnya, selanjutnya dia berlayar ke palestina dari brindisi, dan ia mencapai kesuksesan yang berasal dari diplomasi. Betlehem, Nazareth, dan yerusalem diberikan kepada tentara salib namun di dalam jangka waktu 10 tahun oleh Al-Kamil.

Karena hadiah yang diberikan padanya tersebut, friedrich berjanji supaya melindungi al-kamil walau mereka umat Kristen dan melindungi al-kamil dari semua musuhnya. Perang salib para baron terjadi, setelah masa tenang ini.

Sebenarnya perang ini adalah upaya dari raja thibaut I yang berasal dari Navarre tepatnya di tahun 1239 dan di tahun 1240. Hal ini bermula dari panggilan Paus Gregorius IX yang menghimpun tentara salib di tahun 1239 tepatnya di bulan juli hal ini dilakukan setelah gencatan senjata sudah berakhir.

Selain raja thibaut yang terlibat, banyak tokoh yang terlibat lainnya yaitu hugues IV yang berasal dari Bourgogne, peter yang berasal dari dreux dan semua bangsawan dari prancis mereka semua ikut di dalamnya. Semua tokoh tersebut tiba di Akko tepatnya di bulan September di tahun 1239.

Di bulan November sangat tidak sangka, ada kekalahan di gaza sehingga mendorong thibaut untuk membuat dua perjanjian sekaligus. Perjanjian pertama adalah perjanjian dengan kaum ayyubiyyah yang berasal dari damaskus dan perjanjian kedua adalah perjanjian dengan kaum ayyubiyyah yang berasal dari mesir.

Dua perjanjian tersebut memberi dampak yang besar yaitu sebagian dari kaum bangsawan merasa tidak senang akan hal itu, hal ini menjadikan thibaut kembali lagi ke eropa setelah peristiwa ini.

 

Perang Salib Yang Ketujuh ( Tahun 1249 – 1254 )

perang salib 7

Di tahun 1243, Templar atau ksatria salib yang mewakilkan kepentingan kepausan membawa datangnya konflik dan konflik tersebut terjadi dengan mesir. Nah selanjutnya pasukan khwarezm yang kemudian dipanggil oleh anak Al-Adil, Al-Kamil mereka semua menyerbu yerusalem di tahun berikutnya.

Dalam waktu empat puluh delapan jam, tentara salib yang terdiri atas gabungan dari tentara bayaran badui dan kaum franka kalah telak dengan pasukan baibars yang berasal dari suku khwarezmian.

Banyak sejarawan yang berpendapat bahwa pertempuran ini disebut sebagai lonceng kematian bagi para Negara Kristen. Louis IX yang masuk ke bagian dari perang salib ini yang berasal dari prancis mengatur dan mengorganisasi jalannya perang Salib yang melawan mesir hingga di tahun 1254.

 

Perang Salib Yang Kedelapan ( Tahun 1270 )

perang salib 8

Di tahun 1270 louis IX mengorganisasi perang salib dan kemudian berlayar ke mortes dari aigues supaya membantu sisa Negara yang masuk ke dalam tentara salib yang ada di Negara suriah.

Sayangnya perang salib justri dialihkan ke Tunis, tunis merupakan tempat Louis untuk menghabiskan waktu 2 bulan nya yang terakhir sebelum dia menghabiskan waktu hidupnya. Setelah itu seorang Louis kemudian dinobatkan menjadi seorang santo atas usahanya ( kota St. Louis, di Missouri, di AS dinamai khusus untuknya ).

Banyak yang mengatakan bahwa perang salib ini sering dipecah ke dalam bagian perang salib ke delapan atau bisa juga ke perang salib ke Sembilan. Hasil dari perang salib ini yaitu kekuasaan Kristen di Negara suriah menghilang, namun disamping itu semua, umat Kristen tetap diperbolehkan hidup damai di wilayah itu.

Kesimpulan dari artikel ini adalah perang salib merupakan suatu perang yang memiliki pengaruh yang besar. Perang ini terjadi di abad pertengahan eropa khususnya di persentuhan umat Kristen dan umat islam di segala bidang. Bidang yang dimaksud adalah bidang pengetahuan yang meliputi kedokteran, arsitektur, dan juga sains.

 

Demikian artikel tentang Sejarah Perang Salib: Periode Tahun, Latar Belakang semoga bisa menambah wawasan kalian khususnya tentang informasi perang salib yang sangat bersejarah, dan apabila kalian pelajar dan membutuhkan informasi ini semoga bisa membantu ya. Jika ada penjelasan yang kurang jelas atau kurang bisa dipahami silahkan bertanya dikolom komentar yang sudah disediakan dibawah ini ya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *