√ Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga & Contoh Soal

Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga: Contoh Soal dan Penyelesaian

Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga: Contoh Soal dan Penyelesaian
By : Adi Catur Pamungkas 10 min read

Pernahkan kamu mengamati bentuk sebuah gunung? Mirip dengan bangun datar apakah bentuk gunung tersebut? Jika kamu menjawab mirip dengan bangun datar segitiga, maka jawaban kamu tepat sekali. Namun, apakah kamu  mengetahui apa itu segitiga? Tahukah kau apa saja jenis – jenis segitiga?. Dan apakah kamu tahu bagaimana mencari luas dan keliling segitiga?.

Nah untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan di atas, maka pada pembahasan kali ini kami akan membahas lengkap mengenai segitiga. Mulai dari pengertian segitiga, rumus keliling segitiga, rumus luas segitiga, jenis – jenis segitiga, jumlah besar sudut segitiga, dengan di lengkapi contoh soal luas dan keliling segitiga beserta pembahasannya.

 

Pengertian Segitiga

Pengertian segitiga adalah sebuah bangun datar yang di batasi oleh tiga ruas garis dimana setiap dua ruas garis akan selalu berpotongan di satu titik. Ruas – ruas yang terdapat dalam bangun segitiga dapat di sebut dengan sisi – sisi segitiga. Pada umumnya bangun datar segitiga ini di lambangkan dengan simbol “△” . Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar berikut ini.

rumus segitiga

Gambar di atas adalah salah satu contoh bangun datar segitiga dan dapat di beri nama dengan segitiga ABC atau dapat di tulis dengan simbol △ABC. Dalam segitiga di atas, beberapa sisi yang membentuk bangun segitiga yaitu sisi AB, sisi BC, dan sisi AC. Selain terbentuk dari sisi – sisi tersebut, △ABC juga mempunyai 3 sudut penyusun. Pada △ABC, sudut – sudutnya adalah sebagai berikut.

  • ∠A atau ∠BAC atau ∠CAB
  • ∠B atau ∠CBA atau ∠ABC
  • ∠C atau ∠ACB atau ∠BCA

 

Rumus Luas Segitiga

Luas sebuah bangun datar segitiga adalah setengah dari hasil kali antara alas dan tinggi segitiga. Dalam bangun segitiga, alas merupakan salah satu sisi yang terdapat dalam segitiga. Namun pada dasarnya, semua sisi segitiga dapat di jadikan sebagai alas. Sedangkan yang dimaksud dengan tinggi segitiga merupakan garis yang berpotongan tegak lurus dengan sisi alas.

Perhatikan gambar bangun datar segitiga di bawah ini.

rumus segitiga

Pada bangun △KLMmaka sisi KL dapat di sebut sebagai alas (a) dari △KLM, sedangkan MN dapat di jadikan sebagai tinggi (t) dari △KLM. Dengan demikian maka luas bangun datar segitiga △KLM dapat di rumuskan dengan rumus sebagai berikut.

Luas Segitiga = ½ x alas x tinggi  => L△ = ½ x a x t

Keterangan :

  • a = alas
  • t = tinggi

Rumus luas segitiga di atas dapat kita gunakan untuk mencari luas semua jenis bangun datar segitiga baik segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, segitiga sembarang, segitiga lancip, segitiga siku – siku, dan segitiga tumpul. Berikut ini merupakan beberapa contoh soal yang dapat kamu perhatikan dalam mencari luas segitiga.

 

Contoh Soal Menghitung Luas Segitiga

Supaya kita lebih mudah dalam memahami cara menghitung luas segitiga, maka berikut ini akan kami berikan beberapa contoh soal yang dapat kamu simak supaya kamu lebih mudah dalam memahami dan menghitung luas segitiga.

 

1. Soal Pertama

Pada sebuah bangun segitiga sama kaki mempunyai panjang alas 10 cm dan memiliki tinggi 15 cm. Tentukan luas daerah segitiga tersebut !

Jawab :

Alas = 10 cm, maka a = 10 cm

Tinggi =15 cm, maka b = 15 cm

L△ = ½ x a x t

= ½ x 10 x 15

= 75

Jadi, luas bangun segitiga tersebut adalah 75 cm2.

 

2. Soal Kedua

Pada sebuah segitiga siku – siku mempunyai ukuran seperti gambar berikut ini.

rumus segitiga

Tentukan luas bangun △ABC di atas !

Jawab :

Diketahui △ABC mempunyai:

Panjang alas segitiga di atas = 5 cm, maka a = 5 cm.
Tinggi segitiga di atas = 12 cm, maka t = 12 cm.

Maka L△ABC = ½  a x t

= ½ x 5 x 12

= 30

Jadi, luas bangun datar △ABC di atas adalah 30 cm2.

 

3. Soal Ketiga

Perhatikan gambar segitiga tumpul berikut ini.

rumus segitiga

Tentukan luas daerah △ABC di atas !

Jawab :

Diketahui △ABC mempunyai:

Alas = 10 cm, maka a = 10 cm.
Tinggi = 4 cm, maka t = 4 cm.

Maka L△ABC = ½ x  a x t

= ½ x 10 x 4

= 20

Jadi, luas bangun datar △ABC di atas adalah 20 cm2.

 

Rumus Keliling Segitiga

Keliling segitiga merupakan jumlah panjang dari ketiga sisi yang terdapat dalam bangun segitiga. untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar △ABC di bawah ini.

rumus segitiga

 

Misal panjang sisi AB adalah c, panjang sisi BC adalah a, dan panjang sisi AC adalah b, maka dapat kita cari keliling △ABC tersebut dengan menggunakan rumus di bawah ini.

Keliling ABC = AB + BC + AC  => K△ = sisi a + sisi b + sisi c

Rumus keliling segitiga di atas dapat di gunakan untuk menghitung keliling semua jenis segitiga baik itu segitiga sembarang, segitiga sama kaki, segitiga siku – siku, dan segitiga lancip, segitiga tumpul, dan segitiga sama sisi.

 

Contoh Soal Menghitung Keliling Segitiga

Supaya kita lebih mudah dalam memahami cara menghitung keliling segitiga, maka berikut ini akan kami berikan beberapa contoh soal yang dapat kamu simak supaya kamu lebih mudah dalam memahami dan menghitung keliling segitiga.

 

1. Soal Pertama

Perhatikan bangun segitiga berikut ini !

rumus segitiga

Gambar segitiga di atas memiliki panjang sisi a = 13 cm, b = 5 cm, dan c = 12 cm. Tentukan keliling bangun segitiga di atas!.

Jawab :

Diketahui bahwa panjang sisi segitiga di atas yaitu a = 13 cm, b = 5 cm, dan c = 12 cm. Maka jika di gambarkan dan di masukkan ke dalam rumus keliling segitiga menjadi sebagai berikut.

Keliling △ = sisi a + sisi b + sisi c

= 13 + 5 +12

= 30

Jadi, keliling segitiga di atas yaitu 30 cm.

 

2. Soal Kedua

Diketahui sebuah bangun segitiga memiliki keliling 50 cm. Tentukan panjang ketiga sisi segitiga tersebut jika kedua sisi lainnya adalah  10 cm dan 15 cm

Jawab :

Untuk mencari panjang sisi sebuah segitiga jika di ketahui keliling dan panjang kedua sisi lainnya, maka kita dapat mencarinya dengan menggunakan rumus keliling segitiga sebagai berikut.

K△ = a + b + c

50 = 10 + 15 +c

50 = 25 + c

c = 50 – 25

c = 25

Jadi, panjang salah satu sisi yang belum di ketahui dari segitiga di atas adalah 25 cm.

 

Jenis – Jenis Segitiga

Bangun datar segitiga ini mempunyai bentuk yang beragam. Dari beberapa bentuk – bentuk yang dimiliki oleh segitiga dapat di bagi menjadi beberapa jenis. Adapun beberapa jenis segitiga baik berdasarkan panjang sisi, dan berdasarkan besar sudut yang akan kami bahas berikut ini.

 

A. Jenis Segitiga Berdasarkan Panjang Sisinya

Jika kita lihat segitiga dari panjang sisinya, maka bangun segitiga tersebut dapat di bedakan menjadi tiga jenis. Adapun ketiga jenis segitiga tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Segitiga Sama Kaki

rumus segitiga

Segitiga sama kaki merupakan jenis segitiga yang mempunyai dua sisi dengan panjang yang sama. Contohnya gambar △ABC di atas dapat di katakan sebagai segitiga sama kaki karena mempunyai dua sisi yang sama panjang. Sisi yang memiliki panjang yang sama yaitu sisi AC dan sisi BC.

 

2. Segitiga Sama Sisi

rumus segitiga

Segitiga sama sisi merupakan jenis segitiga yang mempunyai tiga sisi dengan panjang yang sama. Misalnya pada gambar △DEF di atas dapat di sebut dengan segitiga sama sisi karena semua sisinya memiliki panjang yang sama atau dapat di tuliskan sisi DE = EF = DF.

 

3. Segitiga Sembarang

rumus segitiga

Segitiga sembarang merupakan jenis segitiga yang mempunyai tiga sisi dengan panjang berbeda semuanya. Misalnya pada gambar △FGH di atas dapat di sebut dengan segitiga sembarang karena semua sisinya memiliki panjang yang berbeda atau dapat di tuliskan sisi FG≠GH≠FH.

 

B. Jenis Segitiga Berdasarkan Besar Sudutnya

Jika kita lihat segitiga dari besar sudutnya, maka bangun segitiga tersebut dapat di bedakan menjadi tiga jenis. Adapun ketiga jenis segitiga tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Segitiga Lancip

rumus segitiga

Segitiga lancip merupakan jenis segitiga yang mempunyai sudut yang lancip. Artinya ketiga sudut segitiga tersebut memiliki besar kurang dari 90°. Misalnya pada gambar di atas bahwa △KLM di atas dapat di sebut dengan segitiga lancip karena semua sudutnya yaitu ∠MKL, ∠KLM, dan ∠LMK  memiliki besar sudut kurang dari 90°.

 

2. Segitiga Siku – Siku

rumus segitiga

Segitiga siku – siku merupakan jenis segitiga yang salah satu sudutnya adalah sudut siku – siku. Artinya salah satu sudut segitiga tersebut memiliki besar sudut 90°. Misalnya pada gambar di atas bahwa △ABC di atas dapat di sebut dengan segitiga siku – siku karena salah satu sudutnya yaitu ∠ABC memiliki besar sudut 90°.

 

3. Segitiga Tumpul

rumus segitiga

Segitiga tumpul merupakan jenis segitiga yang salah satu sudutnya membentuk sudut tumpul. Artinya salah satu segitiga tersebut memiliki besar sudut lebih dari 90°. Misalnya pada gambar di atas bahwa △DEF di atas dapat di sebut dengan segitiga tumpul karena salah satu sudutnya yaitu ∠DEF memiliki besar sudut lebih dari 90°.

 

Jumlah Besar Sudut Segitiga

Misalnya kita memiliki gambar segitiga seperti di bawah ini.

rumus segitiga

Jumlah semua besar sudut pada gambar segitiga siku – siku di atas adalah 180°. Dengan demikian bahwa dapat di tuliskan bahwa jumlah sudut pada △FGH adalah ∠F+∠G+∠H = 180°.

 

Contoh Soal Menghitung Besar Sudut Segitiga

Pada sebuah bangun segitiga sudut – sudutnya memiliki besar sudut 90° dan 45°. Hitunglah besar sudut yang belum di ketahui dalam segitiga tersebut!

Jawab :

Karena jumlah sudut dalam segitiga yaitu 180°, maka kita dapat mencari sisa sudut yang belum di temukan dengan menggunakan rumus berikut ini.

Besar sudut yang belum di temukan = 180° – (90° + 45°)

= 180° – 135°

= 45°

Jadi, besar sudut yang belum di ketahui adalah 45°.

 

Jadi demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai rumus mencari luas segitiga, rumus mencari keliling segitiga, rumus mencari sudut segitiga, dan jenis – jenis segitiga di lengkapi dengan contoh soal dan pembahasannya. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan dapat kamu jadikan sebagai referensi dalam mempelajari pengertian segitiga, rumus mencari luas segitiga, rumus mencari keliling segitiga, rumus mencari sudut segitiga, dan jenis – jenis segitiga.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga: Contoh Soal dan Penyelesaian

Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga: Contoh Soal dan Penyelesaian
By : Adi Catur Pamungkas 10 min read

Pernahkan kamu mengamati bentuk sebuah gunung? Mirip dengan bangun datar apakah bentuk gunung tersebut? Jika kamu menjawab mirip dengan bangun datar segitiga, maka jawaban kamu tepat sekali. Namun, apakah kamu  mengetahui apa itu segitiga? Tahukah kau apa saja jenis – jenis segitiga?. Dan apakah kamu tahu bagaimana mencari luas dan keliling segitiga?.

Nah untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan di atas, maka pada pembahasan kali ini kami akan membahas lengkap mengenai segitiga. Mulai dari pengertian segitiga, rumus keliling segitiga, rumus luas segitiga, jenis – jenis segitiga, jumlah besar sudut segitiga, dengan di lengkapi contoh soal luas dan keliling segitiga beserta pembahasannya.

 

Pengertian Segitiga

Pengertian segitiga adalah sebuah bangun datar yang di batasi oleh tiga ruas garis dimana setiap dua ruas garis akan selalu berpotongan di satu titik. Ruas – ruas yang terdapat dalam bangun segitiga dapat di sebut dengan sisi – sisi segitiga. Pada umumnya bangun datar segitiga ini di lambangkan dengan simbol “△” . Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar berikut ini.

rumus segitiga

Gambar di atas adalah salah satu contoh bangun datar segitiga dan dapat di beri nama dengan segitiga ABC atau dapat di tulis dengan simbol △ABC. Dalam segitiga di atas, beberapa sisi yang membentuk bangun segitiga yaitu sisi AB, sisi BC, dan sisi AC. Selain terbentuk dari sisi – sisi tersebut, △ABC juga mempunyai 3 sudut penyusun. Pada △ABC, sudut – sudutnya adalah sebagai berikut.

  • ∠A atau ∠BAC atau ∠CAB
  • ∠B atau ∠CBA atau ∠ABC
  • ∠C atau ∠ACB atau ∠BCA

 

Rumus Luas Segitiga

Luas sebuah bangun datar segitiga adalah setengah dari hasil kali antara alas dan tinggi segitiga. Dalam bangun segitiga, alas merupakan salah satu sisi yang terdapat dalam segitiga. Namun pada dasarnya, semua sisi segitiga dapat di jadikan sebagai alas. Sedangkan yang dimaksud dengan tinggi segitiga merupakan garis yang berpotongan tegak lurus dengan sisi alas.

Perhatikan gambar bangun datar segitiga di bawah ini.

rumus segitiga

Pada bangun △KLMmaka sisi KL dapat di sebut sebagai alas (a) dari △KLM, sedangkan MN dapat di jadikan sebagai tinggi (t) dari △KLM. Dengan demikian maka luas bangun datar segitiga △KLM dapat di rumuskan dengan rumus sebagai berikut.

Luas Segitiga = ½ x alas x tinggi  => L△ = ½ x a x t

Keterangan :

  • a = alas
  • t = tinggi

Rumus luas segitiga di atas dapat kita gunakan untuk mencari luas semua jenis bangun datar segitiga baik segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, segitiga sembarang, segitiga lancip, segitiga siku – siku, dan segitiga tumpul. Berikut ini merupakan beberapa contoh soal yang dapat kamu perhatikan dalam mencari luas segitiga.

 

Contoh Soal Menghitung Luas Segitiga

Supaya kita lebih mudah dalam memahami cara menghitung luas segitiga, maka berikut ini akan kami berikan beberapa contoh soal yang dapat kamu simak supaya kamu lebih mudah dalam memahami dan menghitung luas segitiga.

 

1. Soal Pertama

Pada sebuah bangun segitiga sama kaki mempunyai panjang alas 10 cm dan memiliki tinggi 15 cm. Tentukan luas daerah segitiga tersebut !

Jawab :

Alas = 10 cm, maka a = 10 cm

Tinggi =15 cm, maka b = 15 cm

L△ = ½ x a x t

= ½ x 10 x 15

= 75

Jadi, luas bangun segitiga tersebut adalah 75 cm2.

 

2. Soal Kedua

Pada sebuah segitiga siku – siku mempunyai ukuran seperti gambar berikut ini.

rumus segitiga

Tentukan luas bangun △ABC di atas !

Jawab :

Diketahui △ABC mempunyai:

Panjang alas segitiga di atas = 5 cm, maka a = 5 cm.
Tinggi segitiga di atas = 12 cm, maka t = 12 cm.

Maka L△ABC = ½  a x t

= ½ x 5 x 12

= 30

Jadi, luas bangun datar △ABC di atas adalah 30 cm2.

 

3. Soal Ketiga

Perhatikan gambar segitiga tumpul berikut ini.

rumus segitiga

Tentukan luas daerah △ABC di atas !

Jawab :

Diketahui △ABC mempunyai:

Alas = 10 cm, maka a = 10 cm.
Tinggi = 4 cm, maka t = 4 cm.

Maka L△ABC = ½ x  a x t

= ½ x 10 x 4

= 20

Jadi, luas bangun datar △ABC di atas adalah 20 cm2.

 

Rumus Keliling Segitiga

Keliling segitiga merupakan jumlah panjang dari ketiga sisi yang terdapat dalam bangun segitiga. untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar △ABC di bawah ini.

rumus segitiga

 

Misal panjang sisi AB adalah c, panjang sisi BC adalah a, dan panjang sisi AC adalah b, maka dapat kita cari keliling △ABC tersebut dengan menggunakan rumus di bawah ini.

Keliling ABC = AB + BC + AC  => K△ = sisi a + sisi b + sisi c

Rumus keliling segitiga di atas dapat di gunakan untuk menghitung keliling semua jenis segitiga baik itu segitiga sembarang, segitiga sama kaki, segitiga siku – siku, dan segitiga lancip, segitiga tumpul, dan segitiga sama sisi.

 

Contoh Soal Menghitung Keliling Segitiga

Supaya kita lebih mudah dalam memahami cara menghitung keliling segitiga, maka berikut ini akan kami berikan beberapa contoh soal yang dapat kamu simak supaya kamu lebih mudah dalam memahami dan menghitung keliling segitiga.

 

1. Soal Pertama

Perhatikan bangun segitiga berikut ini !

rumus segitiga

Gambar segitiga di atas memiliki panjang sisi a = 13 cm, b = 5 cm, dan c = 12 cm. Tentukan keliling bangun segitiga di atas!.

Jawab :

Diketahui bahwa panjang sisi segitiga di atas yaitu a = 13 cm, b = 5 cm, dan c = 12 cm. Maka jika di gambarkan dan di masukkan ke dalam rumus keliling segitiga menjadi sebagai berikut.

Keliling △ = sisi a + sisi b + sisi c

= 13 + 5 +12

= 30

Jadi, keliling segitiga di atas yaitu 30 cm.

 

2. Soal Kedua

Diketahui sebuah bangun segitiga memiliki keliling 50 cm. Tentukan panjang ketiga sisi segitiga tersebut jika kedua sisi lainnya adalah  10 cm dan 15 cm

Jawab :

Untuk mencari panjang sisi sebuah segitiga jika di ketahui keliling dan panjang kedua sisi lainnya, maka kita dapat mencarinya dengan menggunakan rumus keliling segitiga sebagai berikut.

K△ = a + b + c

50 = 10 + 15 +c

50 = 25 + c

c = 50 – 25

c = 25

Jadi, panjang salah satu sisi yang belum di ketahui dari segitiga di atas adalah 25 cm.

 

Jenis – Jenis Segitiga

Bangun datar segitiga ini mempunyai bentuk yang beragam. Dari beberapa bentuk – bentuk yang dimiliki oleh segitiga dapat di bagi menjadi beberapa jenis. Adapun beberapa jenis segitiga baik berdasarkan panjang sisi, dan berdasarkan besar sudut yang akan kami bahas berikut ini.

 

A. Jenis Segitiga Berdasarkan Panjang Sisinya

Jika kita lihat segitiga dari panjang sisinya, maka bangun segitiga tersebut dapat di bedakan menjadi tiga jenis. Adapun ketiga jenis segitiga tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Segitiga Sama Kaki

rumus segitiga

Segitiga sama kaki merupakan jenis segitiga yang mempunyai dua sisi dengan panjang yang sama. Contohnya gambar △ABC di atas dapat di katakan sebagai segitiga sama kaki karena mempunyai dua sisi yang sama panjang. Sisi yang memiliki panjang yang sama yaitu sisi AC dan sisi BC.

 

2. Segitiga Sama Sisi

rumus segitiga

Segitiga sama sisi merupakan jenis segitiga yang mempunyai tiga sisi dengan panjang yang sama. Misalnya pada gambar △DEF di atas dapat di sebut dengan segitiga sama sisi karena semua sisinya memiliki panjang yang sama atau dapat di tuliskan sisi DE = EF = DF.

 

3. Segitiga Sembarang

rumus segitiga

Segitiga sembarang merupakan jenis segitiga yang mempunyai tiga sisi dengan panjang berbeda semuanya. Misalnya pada gambar △FGH di atas dapat di sebut dengan segitiga sembarang karena semua sisinya memiliki panjang yang berbeda atau dapat di tuliskan sisi FG≠GH≠FH.

 

B. Jenis Segitiga Berdasarkan Besar Sudutnya

Jika kita lihat segitiga dari besar sudutnya, maka bangun segitiga tersebut dapat di bedakan menjadi tiga jenis. Adapun ketiga jenis segitiga tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Segitiga Lancip

rumus segitiga

Segitiga lancip merupakan jenis segitiga yang mempunyai sudut yang lancip. Artinya ketiga sudut segitiga tersebut memiliki besar kurang dari 90°. Misalnya pada gambar di atas bahwa △KLM di atas dapat di sebut dengan segitiga lancip karena semua sudutnya yaitu ∠MKL, ∠KLM, dan ∠LMK  memiliki besar sudut kurang dari 90°.

 

2. Segitiga Siku – Siku

rumus segitiga

Segitiga siku – siku merupakan jenis segitiga yang salah satu sudutnya adalah sudut siku – siku. Artinya salah satu sudut segitiga tersebut memiliki besar sudut 90°. Misalnya pada gambar di atas bahwa △ABC di atas dapat di sebut dengan segitiga siku – siku karena salah satu sudutnya yaitu ∠ABC memiliki besar sudut 90°.

 

3. Segitiga Tumpul

rumus segitiga

Segitiga tumpul merupakan jenis segitiga yang salah satu sudutnya membentuk sudut tumpul. Artinya salah satu segitiga tersebut memiliki besar sudut lebih dari 90°. Misalnya pada gambar di atas bahwa △DEF di atas dapat di sebut dengan segitiga tumpul karena salah satu sudutnya yaitu ∠DEF memiliki besar sudut lebih dari 90°.

 

Jumlah Besar Sudut Segitiga

Misalnya kita memiliki gambar segitiga seperti di bawah ini.

rumus segitiga

Jumlah semua besar sudut pada gambar segitiga siku – siku di atas adalah 180°. Dengan demikian bahwa dapat di tuliskan bahwa jumlah sudut pada △FGH adalah ∠F+∠G+∠H = 180°.

 

Contoh Soal Menghitung Besar Sudut Segitiga

Pada sebuah bangun segitiga sudut – sudutnya memiliki besar sudut 90° dan 45°. Hitunglah besar sudut yang belum di ketahui dalam segitiga tersebut!

Jawab :

Karena jumlah sudut dalam segitiga yaitu 180°, maka kita dapat mencari sisa sudut yang belum di temukan dengan menggunakan rumus berikut ini.

Besar sudut yang belum di temukan = 180° – (90° + 45°)

= 180° – 135°

= 45°

Jadi, besar sudut yang belum di ketahui adalah 45°.

 

Jadi demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai rumus mencari luas segitiga, rumus mencari keliling segitiga, rumus mencari sudut segitiga, dan jenis – jenis segitiga di lengkapi dengan contoh soal dan pembahasannya. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan dapat kamu jadikan sebagai referensi dalam mempelajari pengertian segitiga, rumus mencari luas segitiga, rumus mencari keliling segitiga, rumus mencari sudut segitiga, dan jenis – jenis segitiga.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *