√ Proses Fotosintesis: Pengertian, Faktor, Jenis Fotosintesis

Proses Fotosintesis: Pengertian, Faktor, Jenis-Jenis Fotosintesis Pada Tumbuhan

Proses Fotosintesis: Pengertian, Faktor, Jenis-Jenis Fotosintesis Pada Tumbuhan

Proses Fotosintesis Tumbuhan – Dari ketiga jenis makhluk hidup yang ada di bumi, tumbuhan adalah satu-satunya yang dapat menghasilkan makanan sendiri. Mereka mampu melakukannya dengan memproses bahan yang dibutuhkan lewat fotosintesis. Sedangkan manusia dan hewan tidak bisa memproduksi makanan sendiri. Keduanya membutuhkan makhluk hidup lain agar dapat memenuhi kebutuhannya. Contohnya manusia yang bercocok tanam atau berternak untuk bahan makanannya.

Proses fotosintesis ini tidak hanya berguna bagi tanaman itu sendiri, namun juga penting bagi manusia dan hewan. Karena lewat prosesnya juga dihasilkan oksigen yang mana sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup agar bisa bernapas. Untuk itulah mari kita pelajari tentang bagaimana proses terjadinya fotosintesis ini. Serta apa bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses tersebut.

 

Pengertian Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis adalah sebuah proses biokimia pada tumbuhan berklorofil dengan memanfaatkan cahaya matahari, air dan karbondioksida. Tujuan dari proses fotosintesis ini adalah untuk memproduksi makanan yang berupa glukosa. Selain itu proses ini juga menghasilkan oksigen yang dipakai manusia dan hewan untuk bernapas. Dengan kata lain, tanpa adanya proses fotosintesis pada tumbuhan maka kita akan kehabisan oksigen secara perlahan.

Fakta tentang fotosintesis ini baru diketahui oleh manusia sekitar tahun 1800an. Selama 200 tahun banyak ilmuwan yang melakukan penelitian demi membuktikan tentang hal tersebut. Beberapa tokoh yang berperan besar dalam hal ini seperti Jan Baptista, Joseph Prestley, Jan Ingenhousz, Jean Senebier, Julius Robert Mayer dan Julius Sachs. Berkat kontribusi mereka, kita jadi tahu tentang proses fotosintesis pada tumbuhan hijau.

Baca Juga: Pengertian Fotosintesis Tumbuhan.

 

Faktor-Faktof Fotosintesis

Dalam melakukan fotosintesis, tanaman hijau membutuhkan beberapa hal sebagai bahannya. Secara umum yang diperlukan adalah air, cahaya matahari, klorofil dan karbondioksida. Berikut penjelasan tentang bagaimana faktor-faktor diatas mempengaruhi proses fotosintesis.

 

1. Air

Seperti yang sudah lama kita ketahui, bahwa memang tumbuhan membutuhkan air untuk hidup. Mereka bisa mendapatkan suplai air lewat akarnya yang ada di dalam tanah. Air atau zat H2O ini sangat penting untuk menjaga stomata tetap dalam keadaan baik. Apabila ia mengalami kekeringan, maka proses penyerapan karbondioksida juga akan terganggu. Maka dari itu air pun sangat dibutuhkan dalam kelangsungan hidupnya.

 

2. Cahaya Matahari

Jika kita perhatikan, tanaman akan selalu tumbuh ke arah datangnya cahaya. Hal ini membuktikan bahwa mereka memang membutuhkan sinar matahari untuk hidup. Dalam fotosintesis, cahaya matahari ini dipakai sebagai sumber energi. Oleh karena itulah tumbuhan hanya akan melakukan fotosintesis pada siang hari. Mereka tak bisa melakukannya di malam hari karena tak ada cahaya matahari.

Selain itu, jumlah intensitas cahaya yang didapat juga berpengaruh besar. Semakin banyak maka akan membuat prosesnya semakin cepat. Maka dari itu, apabila kita menanam sebuah pohon maka harus selalu mendapat jatah cahaya matahari yang cukup. Apabila tidak, maka mereka juga tak bisa melakukan proses fotosintesis dengan baik serta akan kekurangan bahan makanan.

 

3. Klorofil

Proses fotosintesis hanya bisa dilakukan oleh tumbuhan berklofofil atau yang memiliki zat hijau daun. Jamur, Tali Putri serta bunga Rafflesia adalah contoh tumbuhan yang tidak memiliki klorofil. Maka dari itu mereka juga tak bisa memproduksi makanan sendiri. Sehingga untuk memenuhi kebutuhannya, tumbuhan tersebut akan memerlukan sebuah inang.

Jamur biasanya menempel pada pohon atau tanaman lain. Sedangkan bunga raflessia mampu hidup sebagai parasit pada akar pohon. Sementara tali putri biasa kita temui pada tanaman beluntas. Ketiga organisme tersebut membuktikan bahwa tanpa adanya klorofil, proses fotosintesis tak akan bisa dilakukan.

 

4. Karbondioksida

Pada manusia dan hewan, saat kita bernapas akan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Namun yang terjadi pada tumbuhan adalah sebaliknya. Mereka malah menyerap zat CO2 ini dari udara melalui stomata untuk proses fotosintesis. Semakin banyak yang didapat, maka akan semakin baik.

Setelah melalui reaksi biokimia dengan faktor lainnya, dihasilkan zat glukosa sebagai bahan makanan. Selain itu juga dihasilkan oksigen yang akan dikeluarkan lewat stomata dan bercampur dengan udara. Kemudian oksigen-oksigen inilah yang kita pakai untuk bernapas setiap harinya.

 

Reaksi Kimia Proses Fotosintesis

Kita sudah mengetahui tentang apa saja faktor-faktor yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Nah jika digambarkan dalam bentuk reaksi kimia, maka prosesnya akan seperti berikut :

 

6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 + 6O2

 

Catatan :

  • H2O : Air
  • CO2 : Karbondioksida
  • O2 : Oksigen
  • C6H12O6 : Glukosa

 

Proses Terjadinya Fotosintesis

Secara umum, tumbuhan akan membutuhkan air dan karbondioksida sebagai bahan fotosintesis. Sementara cahaya matahari (foton) akan berfungsi sebagai sumber energi reaksi. Selain itu dibutuhkan juga zat klorofil sebagai faktor pendukung dalam proses fotosintesis ini.

Air bisa didapatkan dari dalam tanah lewat akar-akar tanaman. Sementara stomata akan menyerap zat karbondioksida dari udara. Klorofil pun juga menangkap sinar matahari sebagai sumber energi dalam fotosintesis. Saat semuanya sudah didapat, maka tumbuhan bisa langsung memulai prosesnya.

Sederhananya, proses fotosintesis terjadi saat klorofil menyerap energi cahaya matahari. Kemudian energi tersebut digunakan untuk memecah air (H2O) dalam hidrogen (H) dan Oksigen (O2). Lalu hidrogen (H) dan Karbondioksida (H2O) dipakai untuk menghasilkan glukosa sebagai bahan makanan tumbuhan. Kemudian sisa-sisa oksigen (O2) yang dihasilkan dibuang melalui stomata.

 

Jenis-Jenis Fotosintesis

Mungkin kalian belum tahu bahwa fotosintesis sendiri ada 2 macam, yaitu fotosintesis oksigenik dan anoxygenic. Ada perbedaan mencolok antara keduanya, kurang lebih sebagai berikut :

 

1. Fotosintesis Oksigenik

Adalah pross fotosintesis yang dilakukan oleh tanaman hijau, alga ataupun cyanobacteria. Ini adalah jenis umum yang sering kita pelajari, mereka akan menghasilkan zat gula dan juga oksigen.

 

2. Fotosintesis Anoxygenic

Adalah proses fotosintesis yang terjadi pada beberapa jenis bakteri seperti bakteri ungu dan bakteri belerang hijau. Perbedaan besar dengan fotosintesis oksigenik adalah ia tak akan menghasilkan oksigen dari prosesnya.

 

Demikian penjelasan tentang pengertian fotosintesis, faktor-faktor serta proses terjadinya fotosintesis. Sekarang kita jadi tahu bahwa proses ini ternyata punya peran yang sangat penting bagi kehidupan. Bukan cuma untuk tumbuhan itu sendiri, namun juga bagi organisme lain yang membutuhkan oksigen untuk bernapas. Jika tak ada proses fotosintesis, maka kandungan oksigen dalam udara akan habis seiring dengan berjalannya waktu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proses Fotosintesis: Pengertian, Faktor, Jenis-Jenis Fotosintesis Pada Tumbuhan

Proses Fotosintesis: Pengertian, Faktor, Jenis-Jenis Fotosintesis Pada Tumbuhan

Proses Fotosintesis Tumbuhan – Dari ketiga jenis makhluk hidup yang ada di bumi, tumbuhan adalah satu-satunya yang dapat menghasilkan makanan sendiri. Mereka mampu melakukannya dengan memproses bahan yang dibutuhkan lewat fotosintesis. Sedangkan manusia dan hewan tidak bisa memproduksi makanan sendiri. Keduanya membutuhkan makhluk hidup lain agar dapat memenuhi kebutuhannya. Contohnya manusia yang bercocok tanam atau berternak untuk bahan makanannya.

Proses fotosintesis ini tidak hanya berguna bagi tanaman itu sendiri, namun juga penting bagi manusia dan hewan. Karena lewat prosesnya juga dihasilkan oksigen yang mana sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup agar bisa bernapas. Untuk itulah mari kita pelajari tentang bagaimana proses terjadinya fotosintesis ini. Serta apa bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses tersebut.

 

Pengertian Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis adalah sebuah proses biokimia pada tumbuhan berklorofil dengan memanfaatkan cahaya matahari, air dan karbondioksida. Tujuan dari proses fotosintesis ini adalah untuk memproduksi makanan yang berupa glukosa. Selain itu proses ini juga menghasilkan oksigen yang dipakai manusia dan hewan untuk bernapas. Dengan kata lain, tanpa adanya proses fotosintesis pada tumbuhan maka kita akan kehabisan oksigen secara perlahan.

Fakta tentang fotosintesis ini baru diketahui oleh manusia sekitar tahun 1800an. Selama 200 tahun banyak ilmuwan yang melakukan penelitian demi membuktikan tentang hal tersebut. Beberapa tokoh yang berperan besar dalam hal ini seperti Jan Baptista, Joseph Prestley, Jan Ingenhousz, Jean Senebier, Julius Robert Mayer dan Julius Sachs. Berkat kontribusi mereka, kita jadi tahu tentang proses fotosintesis pada tumbuhan hijau.

Baca Juga: Pengertian Fotosintesis Tumbuhan.

 

Faktor-Faktof Fotosintesis

Dalam melakukan fotosintesis, tanaman hijau membutuhkan beberapa hal sebagai bahannya. Secara umum yang diperlukan adalah air, cahaya matahari, klorofil dan karbondioksida. Berikut penjelasan tentang bagaimana faktor-faktor diatas mempengaruhi proses fotosintesis.

 

1. Air

Seperti yang sudah lama kita ketahui, bahwa memang tumbuhan membutuhkan air untuk hidup. Mereka bisa mendapatkan suplai air lewat akarnya yang ada di dalam tanah. Air atau zat H2O ini sangat penting untuk menjaga stomata tetap dalam keadaan baik. Apabila ia mengalami kekeringan, maka proses penyerapan karbondioksida juga akan terganggu. Maka dari itu air pun sangat dibutuhkan dalam kelangsungan hidupnya.

 

2. Cahaya Matahari

Jika kita perhatikan, tanaman akan selalu tumbuh ke arah datangnya cahaya. Hal ini membuktikan bahwa mereka memang membutuhkan sinar matahari untuk hidup. Dalam fotosintesis, cahaya matahari ini dipakai sebagai sumber energi. Oleh karena itulah tumbuhan hanya akan melakukan fotosintesis pada siang hari. Mereka tak bisa melakukannya di malam hari karena tak ada cahaya matahari.

Selain itu, jumlah intensitas cahaya yang didapat juga berpengaruh besar. Semakin banyak maka akan membuat prosesnya semakin cepat. Maka dari itu, apabila kita menanam sebuah pohon maka harus selalu mendapat jatah cahaya matahari yang cukup. Apabila tidak, maka mereka juga tak bisa melakukan proses fotosintesis dengan baik serta akan kekurangan bahan makanan.

 

3. Klorofil

Proses fotosintesis hanya bisa dilakukan oleh tumbuhan berklofofil atau yang memiliki zat hijau daun. Jamur, Tali Putri serta bunga Rafflesia adalah contoh tumbuhan yang tidak memiliki klorofil. Maka dari itu mereka juga tak bisa memproduksi makanan sendiri. Sehingga untuk memenuhi kebutuhannya, tumbuhan tersebut akan memerlukan sebuah inang.

Jamur biasanya menempel pada pohon atau tanaman lain. Sedangkan bunga raflessia mampu hidup sebagai parasit pada akar pohon. Sementara tali putri biasa kita temui pada tanaman beluntas. Ketiga organisme tersebut membuktikan bahwa tanpa adanya klorofil, proses fotosintesis tak akan bisa dilakukan.

 

4. Karbondioksida

Pada manusia dan hewan, saat kita bernapas akan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Namun yang terjadi pada tumbuhan adalah sebaliknya. Mereka malah menyerap zat CO2 ini dari udara melalui stomata untuk proses fotosintesis. Semakin banyak yang didapat, maka akan semakin baik.

Setelah melalui reaksi biokimia dengan faktor lainnya, dihasilkan zat glukosa sebagai bahan makanan. Selain itu juga dihasilkan oksigen yang akan dikeluarkan lewat stomata dan bercampur dengan udara. Kemudian oksigen-oksigen inilah yang kita pakai untuk bernapas setiap harinya.

 

Reaksi Kimia Proses Fotosintesis

Kita sudah mengetahui tentang apa saja faktor-faktor yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Nah jika digambarkan dalam bentuk reaksi kimia, maka prosesnya akan seperti berikut :

 

6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 + 6O2

 

Catatan :

  • H2O : Air
  • CO2 : Karbondioksida
  • O2 : Oksigen
  • C6H12O6 : Glukosa

 

Proses Terjadinya Fotosintesis

Secara umum, tumbuhan akan membutuhkan air dan karbondioksida sebagai bahan fotosintesis. Sementara cahaya matahari (foton) akan berfungsi sebagai sumber energi reaksi. Selain itu dibutuhkan juga zat klorofil sebagai faktor pendukung dalam proses fotosintesis ini.

Air bisa didapatkan dari dalam tanah lewat akar-akar tanaman. Sementara stomata akan menyerap zat karbondioksida dari udara. Klorofil pun juga menangkap sinar matahari sebagai sumber energi dalam fotosintesis. Saat semuanya sudah didapat, maka tumbuhan bisa langsung memulai prosesnya.

Sederhananya, proses fotosintesis terjadi saat klorofil menyerap energi cahaya matahari. Kemudian energi tersebut digunakan untuk memecah air (H2O) dalam hidrogen (H) dan Oksigen (O2). Lalu hidrogen (H) dan Karbondioksida (H2O) dipakai untuk menghasilkan glukosa sebagai bahan makanan tumbuhan. Kemudian sisa-sisa oksigen (O2) yang dihasilkan dibuang melalui stomata.

 

Jenis-Jenis Fotosintesis

Mungkin kalian belum tahu bahwa fotosintesis sendiri ada 2 macam, yaitu fotosintesis oksigenik dan anoxygenic. Ada perbedaan mencolok antara keduanya, kurang lebih sebagai berikut :

 

1. Fotosintesis Oksigenik

Adalah pross fotosintesis yang dilakukan oleh tanaman hijau, alga ataupun cyanobacteria. Ini adalah jenis umum yang sering kita pelajari, mereka akan menghasilkan zat gula dan juga oksigen.

 

2. Fotosintesis Anoxygenic

Adalah proses fotosintesis yang terjadi pada beberapa jenis bakteri seperti bakteri ungu dan bakteri belerang hijau. Perbedaan besar dengan fotosintesis oksigenik adalah ia tak akan menghasilkan oksigen dari prosesnya.

 

Demikian penjelasan tentang pengertian fotosintesis, faktor-faktor serta proses terjadinya fotosintesis. Sekarang kita jadi tahu bahwa proses ini ternyata punya peran yang sangat penting bagi kehidupan. Bukan cuma untuk tumbuhan itu sendiri, namun juga bagi organisme lain yang membutuhkan oksigen untuk bernapas. Jika tak ada proses fotosintesis, maka kandungan oksigen dalam udara akan habis seiring dengan berjalannya waktu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *