Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

10 Prinsip Ekonomi: Tujuan, Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh

6 min read

prinsip ekonomi

Kegiatan ekonomi bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saja pada saat membeli celana atau pun baju, saat kita menabung di bank atau pun saat kita membayar hutang kepada teman.

Dalam pelaksanan tersebut, ada prinsip ekonomi yang sering dijadikan sebagai panduan dalam menjalankan sebuah kegiatan ekonomi di bidang produksi, distribusi, atau pun konsumsi.

Ekonomi dan rumah tangga memiliki banyak sekali kesamaan. Persamaan tersebut bisa dilihat terkait apa saja barang yang dibuat, beberapa unit yang diproduksi, serta siapa saja yang dipekerjakan dan sumber daya apa yang digunakan. Tentu harus ada hal yang sudah mengatur mengenai segala sesuatu yang terkait dengan hal tersebut.

Ilmu ekonomi menjadi hal yang sangat pentung untuk bisa melakukan kegiatan produksi serta pasar dengan baik dan juga dengan tepat. Dalam hal tersebut juga ada prinsip – prinsip ekonomi yang sering kita gunakan sebagai landasan untuk menjalankan kegiatan ekonomi dari lingkup kecil sampai lingkup besar sekalipun.

 

Pengertian Prinsip Ekonomi

Pengertian Prinsip Ekonomi adalah suatu usaha untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan melakukan pengorbanan seminim atau pun sekecil mungkin.

Tapi ada juga yang menyebutkan pengertian prinsip ekonomi adalah sebagai suatu usaha untuk memperoleh kepuasan atas kebutuhan tertentu dengan melakukan pengorbanan yang sekecil mungkin.

Dengan kata lain, pelaksanaan dari prinsip ekonomi ini memiliki tujuan supaya manusia bisa memenuhi kebutuhan ekonominya dengan cara yang efektif serta juga dengan cara yang efisien.

 

 

Tujuan Prinsip Ekonomi

Seperti yang sudah disebutkan di pengertian prinsip ekonomi di atas, tujuan utama dari prinsip ekonomi adalah supaya manusia bisa memenuhi kebutuhan ekonomi dengan cara yang efisien dan efektif. Selain tujuan tersebut, ada juga beberapa tujuan prinsip ekonomi yang lain, antara lain.

  1. Guna mencegah terjadinya pemborosan dalam hal konsumsi.
  2. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kerugian dikarenakan kesalahan tertentu.
  3. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar dari kegiatan ekonomi tersebut.
  4. Supaya bisa menggunakan modal serta kemampuan yang dimiliki secara maksimal.

 

 

Ciri Ciri Prinsip Ekonomi

Setelah kamu memahami mengenai pengertian prinsip ekonomi diatas, tentunya kamu juga perlu mengetahui apa saja ciri – ciri prinsip ekonomi. Berikut ini adalah ciri – ciri prinsip ekonomi, antara lain.

  1. Selalu bertindak hemat dalam segala hal.
  2. Bertindak secara ekonomis, yakni dengan memperhitungkan untung rugi dalam melakukan kegiatan ekonomi tersebut.
  3. Membuat perencanaan yang baik mengenai pengeluaran untuk kebutuhan.
  4. Mempunyai prinsip jika pengeluaran biaya harus sesuai dengan pendapatan.
  5. Bertindak rasional dengan memprioritaskan kebutuhan yang terpenting terlebih dahulu.

Baca Juga: Pengertian Ekonomi Kreatif.

 

Prinsip Prinsip Ekonomi dan Contohnya

prinsip ekonomi

Secara umum jenis prinsip ekonomi bisa dibagi menjadi 3 (tiga) kegiatan yang berkaitan dengan tugasnya dalam kegiatan ekonomi, yaitu produksi (produsen), distribusi (distributor), dan konsumsi (konsumen).

 

1. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi yakni dasar dalam menghasilkan barang atau pun jasa sebanyak – banyaknya dengan biaya produksi serta pengorbanan tertentu atau seminimal mungkin. Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi, antara lain.

  • Menggunakan alat serta mesin dengan produktivitas yang tinggi, tapi dengan biaya yang relatif rendah
  • Membuka tempat usaha dekat dengan lokasi bahan baku usaha, tenaga kerja atau pun daerah pemasarannya
  • Menentukan barang serta jasa yang nantinya dihasilkan
  • Menggunakan bahan baku yang berkualitas tinggi dan bagus, tapi dengan harga yang paling murah
  • Menggunakan sumber daya dengan cara yang sangat efisien
  • Menggunakan tenaga kerja yang ahli serta terampil
  • Menentukan harga jual yang menguntungkan usaha

 

2. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi yakni sistem serta kegiatan penyaluran barang serta jasa dari produsen ke konsumen. Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi, antara lain.

  • Menggunakan sarana distribusi dengan harga relatif murah
  • Menentukan lokasi perusahaan yang berada di antara produsen serta konsumen
  • Meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen
  • Membeli barang dari produsen secara langsung guna menekan biaya
  • Menyalurkan barang kepada konsumen dengan tepat waktu
  • Menyediakan barang serta jasa yang sedang tren di kalangan konsumen

 

3. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi

Prinsip Ekonomi dalam kegiatan konsumsi adalah sebuah upaya dalam mendapatkan kepuasaan sebesar – besarnya dari suatu barang atau pun jasa dengan pengorbanan serta penggunaan anggaran tertentu. Berikut ini adalah Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi, antara lain.

  • Membeli barang yang bagus serta juga berkualitas
  • Membuat daftar barang yang dibutuhkan sesuai dengan keperluan
  • Membeli barang dengan harga terjangkau atau bisa juga barang yang relatif murah
  • Mengendalikan pengeluaran dengan memperhatikan pendapatan kita yang sesuai dengan kemampuan kita
  • Mengadakan tawar menawar sebelum membeli barang yang akan dibeli untuk menekan harga
  • Memilih kualitas barang sebelum membeli barang tersebut
  • Memilih barang yang awet serta tahan lama

 

 

10 Prinsip Ekonomi Beserta Penjelasannya

Pada dasarnya prinsip ekonomi berlaku pada 3 (tiga) aktivitas ekonomi, yaitu produksi distribusi, dan konsumsi. Berikut ini adalah 10 prinsip ekonomi beserta dengan penjelasannya, antara lain.

 

1. Semua Orang Menghadapi Trade-Off

Pahami dulu apa itu istilah Trade-Off, pada saat kita menginginkan sesuatu maka kita harus bisa mengorbankan sesuatu yang lain.

Contohnya saja saat kita menginginkan suatu barang yang berkualitas serta bagus, maka harus ada sesuatu yang harus kita korbankan untuk mendapatkan barang tersebut. Pengorbanan tersebut bisa dalam bentuk uang, waktu, tenaga, dan lain sebagainya.

 

2. Berpikir Secara Rasional

Setiap orang yang sudah menggunakan pikiran yang rasional setiap kali akan memutuskan sesuatu. Berpikir secara rasional akan membuat seseorang untuk memahami keuntungan serta juga kerugian setiap kesempatan yang dipilih.

 

3. Tanggap Terhadap Insentif

Umumnya manusia akan lebih aktif saat kita mendapatkan keuntungan tambahan dari hal yang sudah dikerjakan. Contohnya saja saat seseorang ditawarkan insentif untuk bekerja lebih keras maka kita akan mengambil kesempatan tersebut.

 

4. Mengorbankan Biaya untuk Mendapatkan Sesuatu

Inilah yang biasa disebut dengan biaya kesempatan (opportunity cost). Saat kita menentukan sebuah pilihan, maka kesempatan ini akan menjadi berubah. Oleh karena itu kita harus bisa mengambil kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang memiliki nilai lebih baik, atau setidaknya sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

 

5. Pemerintah Bisa Meningkatkan Faktor Produksi

Pemerintah bisa melakukan intervensi di bidang ekonomi tersebit. Hal tersebut yang kemudian dilakukan melalui pasar dengan membantu para pedagang di pasar, sehingga bisa menguntungkan penjual serta pembeli.

Intervensi pemerintah bisa membantu penjual dalam memaksimalkan penghasilan mereka, yaitu dengan menambah barang atau pun stok dagang.

 

6. Perdagangan Menguntungkan Semua Pihak yang Terlibat

Prinsip ekonomi ini mengedepankan spesialisasi. Contohnya saat suatu negara memproduksi barang atau pun jasa berdasarkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Setelah itu menjual produk tersebut ke negara lain yang produksinya tidak optimal untuk barang tersebut.

 

7. Pasar Sarana Terbaik dalam Mengoordinasikan Kegiatan Ekonomi

Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual-beli barang antara penjual (produsen) serta pembeli (konsumen). Dalam hal ini, produsen berhak menentukan siapa saja yang dipekerjakan serta juga barang apa yang diproduksi, sedangkan konsumen berhak untuk bekerja di perusahaan mana serta membeli barang yang diinginkan dari penghasilan mereka.

 

8. Inflasi Terjadi Jika Pemerintah Mencetak Banyak Uang

Tingginya jual beli yang beredar di masyarakat akan membuat nilai uang menjadi lebih merosot. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya inflasi di dalam suatu negara tersebut.

 

9. Masyarakat Menghadapi Trade-Off Jangka Pendek Antara Inflasi dan Pengangguran

Tarik ulur antara inflasi dan juga pengangguran bersifat sementara, tapi hal tersebut bisa terjadi dalam rengang waktu bertahun – tahun. Uniknya ada beberapa negara yang sudah mengalami inflasi justru membuat angka pengangguran menurun dalam negara tersebut. Tapi, hal tersebut belum pernah terjadi di negara Indonesia ini.

Baca Juga: Pengertian Ekonomi Syariah.

 

10. Standar Hidup Negara Tergantung Pada Kemampuan Memproduksi Barang/Jasa

Kemampuan faktor produksi menjadi penentu standar hidup di suatu negara. Negara yang para pekerjanya bisa menghasilkan jasa dan barang dalam jumlah tertentu dalam satuan waktu, sebagian besar masyarakatnya hidup dalam standar hidup yang cukup tinggi.

Begitu juga sebaliknya, artinya tingkat pertumbuhan produktivitas suatu negara akan bisa menentukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata – rata.

 

Nah, itulah 10 Prinsip Ekonomi. Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam memahami prinsip ekonomi, jika dalam artikel ini ada kesalahan mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.


Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight