√ Peta Dunia HD: Nama Negara, Perbatasan, Gambar Peta Dunia (Lengkap)

Peta Dunia HD: Nama Negara, Perbatasan, Gambar Peta Dunia

Peta Dunia HD: Nama Negara, Perbatasan, Gambar Peta Dunia

Gambar Peta Dunia – Pada awalnya, manusia tidak tahu apa-apa tentang dunia ini. Karena dunia terlalu luas serta ilmu pengetahuan yang masih minim kala itu. Sehingga manusia belum bisa menjelajahi wilayah-wilayah yang letaknya jauh. Hingga kemudian banyak bangsa di dunia mulai berlomba-lomba melakukan pelayaran. Mereka mengarungi lautan dengan berbagai tujuan ke banyak tempat di dunia.

Pada saat itupun belum ada yang namanya kompas sebagai penunjuk arah. Maka dari itu digunakanlah bintang atau rasi bintang sebagai tanda ketika berlayar. Namun masalah lain muncul karena bintang tersebut hanya terlihat di malam hari saja. Hingga kemudian manusia mulai membuat yang namanya peta. Lewat pelayaran ke berbagai wilayah di dunia, orang-orang membuat sebuah gambaran tentang suatu tempat sebagai penunjuk.

Dan akhirnya setelah melewati berbagai perkembangan, terciptalah peta modern yang bisa menggambarkan seluruh dunia seperti sekarang. Kita jadi bisa mengetahui dengan mudah letak serta posisi dari suatu tempat. Nah apakah kalian tahu proses pembuatan peta hingga bisa seperti sekarang ini? Ada sejarah panjang yang harus dilewati sehingga bisa tergambarkan bentuk dunia dengan akurat dalam media gambar peta dunia seperti sekarang. Berikut ini kumpulan gambar peta dunia hd, hitam putih, buta dan peta dunia benua png.

 

Gambar Peta Dunia HD

gambar peta dunia

 

Gambar Peta Dunia Benua Lengkap

peta dunia hd lengkap

 

Peta Dunia Hitam Putih

peta dunia hitam putih

 

Peta Buta Dunia

peta buta dunia

 

Sejarah Peta Dunia

Bersamaan dengan perkembangan peradaban manusia, pembuatan peta pun juga banyak berubah. Berbagai bangsa-bangsa di dunia berusaha menggambarkan peta dalam berbagai media yang berbeda. Hal ini bisa dipastikan dengan banyaknya penemuan-penemuan artefak sebagai bukti sejarah.

 

Peta Tablet

sejarah peta dunia

Merupakan artefak peta paling tua yang berhasil ditemukan sampai saat ini. Berasal dari bangsa Babilonia yang tinggal di daerah Mesopotamia (Irak). Peta ini diperkirakan dibuat sekitar 500 tahun sebelum masehi. Pada kala itu, peta digambarkan pada sebuah tablet tanah liat dengan seukuran tangan orang dewasa. Bentuk penggambarannya pun tentu sangat sederhana. Hanya berupa simbol-simbol seperti lingkaran atau garis lurus sebagai tanda.

 

Peta Papirus

sejarah peta dunia

Bangsa Mesir kuno yang terkenal dengan peradaban besarnya pun tak mau kalah. Berbeda dengan bangsa Babilonia, mereka menggambarkan peta pada kertas papirus. Ini adalah sebuah kertas yang mana dibuat dari tanaman papyrus biasanya tumbuh di tepi sungai. Peta ini kira-kira berasal dari 330 tahun sebelum Masehi. Bukan hanya menunjukkan lokasi-lokasi suatu tempat, di dalamnya juga tergambar makhluk mitos kepercayaan bangsa Mesir kuno.

 

Peta Koin Perak

sejarah peta dunia

Bangsa Yunani kuno justru menggambarkan suatu wilayah pada sebuah koin perak. Diperkirakan dibuat pada abad 4 sebelum Masehi. Namun karena hanya pada sebuah koin, tentu yang dapat digambarkan pun sangat sederhana. Seperti penampakan daerah Ephesus yang kini terdapat di wilayah Turki. Nampak seperti gambar timbul untuk menunjukkan berbagai lokasi yang ada.

 

Peta Sutra

sejarah peta dunia

Tiongkok juga merupakan salah satu peradaban terbesar dalam sejarah manusia. Tak heran mereka juga meninggalkan berbagai artefak sebagai bukti sejarah. Salah satunya adalah peta yang terbuat dari sutra. Ditemukan pada 1973, peta ini berasal dari 168 tahun sebelum Masehi. Ia terkubur dalam makam yang terdapat di provinsi Gunan. Tergambar berbagai bentang alam seperti gunung, jalan atau tempat dengan simbol sederhana. Penggunaan garis sebagai tanda adanya sungai di daerah tersebut.

 

Peta Grafik Batang

sejarah peta dunia

Melihat semakin ramainya pelayaran untuk menjelajahi dunia, orang-orang dari pulau Marshall pun berinisiatif membuat peta. Dengan memanfaatkan serat daun palem dan kerang, mereka mampu menggambarkannya. Bentuk peta nampak seperti grafik batang yang diikat satu sama lain.

Hal itu sudah cukup untuk menunjukkan kondisi gelombang dan angin yang terjadi di suatu daerah. Penggunaan kerang pun sebagai penunjuk adanya pulau di area tersebut. Dalam pembuatannya pun membutuhkan keahlian khusus dan tidak sembarangan.

 

Claudius Ptolemeus

sejarah peta dunia

Mungkin kalian baru pertama mendengar nama ini. Ia adalah orang yang disebut sebagai bapak geografi. Kenapa? Karena dia jugalah yang menciptakan teknik geografi yang mana mampu menggambarkan dunia ke dalam bentuk 2 dimensi. Namun seperti kebanyakan orang kala itu, dirinya masih percaya tentang anggapan bumi itu datar.

Dengan menggunakan berbagai dokumen serta informasi dari para pelayar, Ptolemeus mengumpulkannya menjadi sebuah peta. Namun karena keterbatasan ilmu pada saat itu, apa yang tergambar tidak terlalu akurat dan jauh dari kenyataannya. Sehingga peta yang disusun pun tidak sesuai dengan bentuk benua-benua yang ada pada kala itu.

 

T-O Maps

sejarah peta dunia

Diperkirakan berasal dari abad ke 6 atau 7 Masehi. Dibuat oleh Isidore of Seville kurang lebih selama 3 dekade. Di dalamnya tergambar lingkaran menunjukkan laut yang mengelilingi bumi. Kemudian di dalam lingkaran itu ada 3 benua yaitu Eropa, Afrika dan Asia. Lalu ketiganya dipisahkan oleh simbol berbentuk T sebagai penunjuk sungai Don, Nil dan laut Mediterania.

 

Tabula Rogeriana

sejarah peta dunia

Pada tahun 1154, seorang ahli geografi Arab bernama Al Sharif Al Idrisi membuat kitab Rudjdjar. Ini merupakan hadiah yang dipersembahkan untuk raja Roger II dari Sisilia. Peta tersebut disusun berdasarkan pengetahuan dari berbagai tempat yang digabung menjadi satu. Hasilnya memang cukup akurat dengan kondisi dunia yang sebenarnya, setidaknya selama 3 abad.

Tidak hanya sampai disitu, dirinya jugalah yang mengawali pembuatan globe. Menggunakan 70 lembar peta yang kemudian digabung dan ditempel pada sebuah bola perak. Tergambar dengan sangat jelas 7 buah benua serta berbagai jalur perdagangan disana. Perbedaan mencolok dengan globe modern adalah bagian atas justru menunjukkan arah selatan bukannya utara.

 

Catalan Atlas

sejarah peta dunia

Seorang kartografer bernama Abraham Cresques dan anaknya Jehuda Cresques membuat peta ini pada tahun 1375. Tersusun dari 6 lembar kertas dengan gambar yang berwarna -warni. Ada banyak informasi yang termuat di dalamnya mulai dari astronomi, kosmografi serta astrologi. Penggambaran daerah Kristen menggunakan simbol salib, sedangkan kota lainnya berupa simbol kubah.

 

Penggambaran Benua Amerika

sejarah peta dunia

Columbus merupakan orang pertama yang menemukan tempat dengan sebutan Amerika sekarang ini. Namun kala itu benua Amerika masih belum dapat digambarkan secara akurat. Setidaknya sampai 50 tahun setelahnya. Ketika seorang kartografer Jerman bernama Sebastian Munster berhasil membuatnya. Pada tahun 1540, ia mampu menggambarkan benua Amerika dengan akurat. Bagian utara dan selatan terhubung dan tidak lagi bersatu dengan benua Asia seperti yang tergambar sebelumnya.

 

Proyeksi Mercator

sejarah peta dunia

Berbagai ahli berusaha untuk menemukan cara agar dapat memproyeksikan bentuk bumi ke dalam 2 dimensi. Dan seorang kartografer Belgia bernama Gerardus Mercator berhasil melakukannya. Dengan keahliannya di bidang matematika, di tahun 1569 ia mampu membuat proyeksi peta yang lebih akurat daripada yang lainnya. Dengan peta buatannya, perjalanan dalam pelayaran pun menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

 

Theatrum Orbis Terrarum

sejarah peta dunia

Disebut juga sebagai Theatre of the World, merupakan atlas modern pertama di dunia. Dibuat oleh Abraham Ortelius, seorang kartografer yang berasal dari Belgia. Dan atlas ini memang mampu menggambarkan keadaan dunia dengan sangat akurat. Sehingga bentuk yang ada didalamnya sudah sesuai fakta yang sebenarnya, bukan hanya sekedar perkiraan saja.

 

Penemuan Benua Australia

sejarah peta dunia

Awalnya, tidak ada yang tahu bahwa di daerah selatan ada sebuah benua. Hingga akhirnya Matthew Flinders seorang kartografer Inggris melakukan perjalanan ke wilayah selatan. Lewat 3 perjalanan yang dilakukan, keberadaan benua ini pun dikonfirmasi. Kemudian nama Australia pun dicatut untuk pertama kalinya sebagai benua di tahun 1814.

 

Perjalanan ke Luar Angkasa

sejarah peta dunia

Selama ini, orang-orang menggambarkan peta hanya berdasarkan informasi dari perjalanan pelayaran. Lalu pada tahun 1968, untuk pertama kalinya 3 orang astronot pergi keluar angkasa. Hal itu membuat mereka bisa menyaksikan bentuk bumi serta daratannya secara langsung dari atas.

Mulai saat itu banyak foto-foto yang diambil dari luar angkasa. Sehingga apa yang didapat adalah gambar sebenarnya dan tentu saja sangat akurat. Manusia jadi bisa menggambarkan bentuk dunia yang sebenarnya tanpa berupa asumsi semata.

 

Garis Bujur dan Garis Lintang

Pada peta atau globe, kalian pasti pernah mendengar istilah garis bujur dan garis lintang dong. Ini merupakan garis khayal yang membagi bumi secara horisontal maupun vertikal. Erathostenes adalah orang pertama yang mencetuskannya pada abad ke 3 sebelum Masehi.

Namun kemudian Hipparchus lah yang mengaplikasikannya pada abad ke 2 SM. Hingga kemudian pada abad ke 11, Al Biruni memperkenalkan konsep tentang bumi yang berputar pada porosnya. Hal ini juga yang kini jadi ilmu dasar tentang pembagian waktu di bumi.

 

Garis Bujur

Merupakan garis khayal yang membagi bumi dengan melintang dari arah utara ke selatan. Garis ini jugalah yang menentukan pembagian waktu pada setiap wilayah di bumi. Terdiri dari 2 jenis yaitu garis bujur timur dan garis bujur barat yang masing-masing membentang dari 0 sampai 180 derajat. Greenwich, Inggris adalah titik bujur 0 derajat yang menjadi patokan perhitungan waktu di dunia.

 

Garis Lintang

Merupakan garis khayal yang membagi bumi menjadi 2 dan melintang dari arah timur ke barat. Mungkin kita lebih mengenalnya dengan sebutan garis khatulistiwa atau equator. Terdiri dari 2 jenis yaitu Lintang Utara dan Lintang Selatan. Fungsinya adalah menentukan iklim dari suatu wilayah.

Daerah pada titik 0 – 23,5 derajat akan beriklim tropis seperti Indonesia yang hanya memiliki 2 musim yaitu penghujan dan kemarau. Titik 23,5 – 66,5 derajat beriklim sub tropis dengan 4 musim yaitu dingin, semi, gugur dan panas. Titik 66,5 – 90 derajat beriklim kutub akan mengalami musim dingin sepanjang tahun.

 

Itulah pembahasan lengkap mengenai gambar peta dunia lengkap nama negara, perbatasan dan wilayah, serta sejarah peta dunia dari awal hingga sekarang. Jika peta tidak pernah diciptakan, mungkin manusia tetap akan seperti katak dalam tempurung. Kita tak akan tahu apa yang ada di dunia luar. Karena dengan peta kita bisa mengetahui lokasi serta daerah-daerah yang jauh dari posisi kita berada. Jangan lupa untuk meninggalkan kritik, saran atau pertanyaan di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peta Dunia HD: Nama Negara, Perbatasan, Gambar Peta Dunia

Peta Dunia HD: Nama Negara, Perbatasan, Gambar Peta Dunia

Gambar Peta Dunia – Pada awalnya, manusia tidak tahu apa-apa tentang dunia ini. Karena dunia terlalu luas serta ilmu pengetahuan yang masih minim kala itu. Sehingga manusia belum bisa menjelajahi wilayah-wilayah yang letaknya jauh. Hingga kemudian banyak bangsa di dunia mulai berlomba-lomba melakukan pelayaran. Mereka mengarungi lautan dengan berbagai tujuan ke banyak tempat di dunia.

Pada saat itupun belum ada yang namanya kompas sebagai penunjuk arah. Maka dari itu digunakanlah bintang atau rasi bintang sebagai tanda ketika berlayar. Namun masalah lain muncul karena bintang tersebut hanya terlihat di malam hari saja. Hingga kemudian manusia mulai membuat yang namanya peta. Lewat pelayaran ke berbagai wilayah di dunia, orang-orang membuat sebuah gambaran tentang suatu tempat sebagai penunjuk.

Dan akhirnya setelah melewati berbagai perkembangan, terciptalah peta modern yang bisa menggambarkan seluruh dunia seperti sekarang. Kita jadi bisa mengetahui dengan mudah letak serta posisi dari suatu tempat. Nah apakah kalian tahu proses pembuatan peta hingga bisa seperti sekarang ini? Ada sejarah panjang yang harus dilewati sehingga bisa tergambarkan bentuk dunia dengan akurat dalam media gambar peta dunia seperti sekarang. Berikut ini kumpulan gambar peta dunia hd, hitam putih, buta dan peta dunia benua png.

 

Gambar Peta Dunia HD

gambar peta dunia

 

Gambar Peta Dunia Benua Lengkap

peta dunia hd lengkap

 

Peta Dunia Hitam Putih

peta dunia hitam putih

 

Peta Buta Dunia

peta buta dunia

 

Sejarah Peta Dunia

Bersamaan dengan perkembangan peradaban manusia, pembuatan peta pun juga banyak berubah. Berbagai bangsa-bangsa di dunia berusaha menggambarkan peta dalam berbagai media yang berbeda. Hal ini bisa dipastikan dengan banyaknya penemuan-penemuan artefak sebagai bukti sejarah.

 

Peta Tablet

sejarah peta dunia

Merupakan artefak peta paling tua yang berhasil ditemukan sampai saat ini. Berasal dari bangsa Babilonia yang tinggal di daerah Mesopotamia (Irak). Peta ini diperkirakan dibuat sekitar 500 tahun sebelum masehi. Pada kala itu, peta digambarkan pada sebuah tablet tanah liat dengan seukuran tangan orang dewasa. Bentuk penggambarannya pun tentu sangat sederhana. Hanya berupa simbol-simbol seperti lingkaran atau garis lurus sebagai tanda.

 

Peta Papirus

sejarah peta dunia

Bangsa Mesir kuno yang terkenal dengan peradaban besarnya pun tak mau kalah. Berbeda dengan bangsa Babilonia, mereka menggambarkan peta pada kertas papirus. Ini adalah sebuah kertas yang mana dibuat dari tanaman papyrus biasanya tumbuh di tepi sungai. Peta ini kira-kira berasal dari 330 tahun sebelum Masehi. Bukan hanya menunjukkan lokasi-lokasi suatu tempat, di dalamnya juga tergambar makhluk mitos kepercayaan bangsa Mesir kuno.

 

Peta Koin Perak

sejarah peta dunia

Bangsa Yunani kuno justru menggambarkan suatu wilayah pada sebuah koin perak. Diperkirakan dibuat pada abad 4 sebelum Masehi. Namun karena hanya pada sebuah koin, tentu yang dapat digambarkan pun sangat sederhana. Seperti penampakan daerah Ephesus yang kini terdapat di wilayah Turki. Nampak seperti gambar timbul untuk menunjukkan berbagai lokasi yang ada.

 

Peta Sutra

sejarah peta dunia

Tiongkok juga merupakan salah satu peradaban terbesar dalam sejarah manusia. Tak heran mereka juga meninggalkan berbagai artefak sebagai bukti sejarah. Salah satunya adalah peta yang terbuat dari sutra. Ditemukan pada 1973, peta ini berasal dari 168 tahun sebelum Masehi. Ia terkubur dalam makam yang terdapat di provinsi Gunan. Tergambar berbagai bentang alam seperti gunung, jalan atau tempat dengan simbol sederhana. Penggunaan garis sebagai tanda adanya sungai di daerah tersebut.

 

Peta Grafik Batang

sejarah peta dunia

Melihat semakin ramainya pelayaran untuk menjelajahi dunia, orang-orang dari pulau Marshall pun berinisiatif membuat peta. Dengan memanfaatkan serat daun palem dan kerang, mereka mampu menggambarkannya. Bentuk peta nampak seperti grafik batang yang diikat satu sama lain.

Hal itu sudah cukup untuk menunjukkan kondisi gelombang dan angin yang terjadi di suatu daerah. Penggunaan kerang pun sebagai penunjuk adanya pulau di area tersebut. Dalam pembuatannya pun membutuhkan keahlian khusus dan tidak sembarangan.

 

Claudius Ptolemeus

sejarah peta dunia

Mungkin kalian baru pertama mendengar nama ini. Ia adalah orang yang disebut sebagai bapak geografi. Kenapa? Karena dia jugalah yang menciptakan teknik geografi yang mana mampu menggambarkan dunia ke dalam bentuk 2 dimensi. Namun seperti kebanyakan orang kala itu, dirinya masih percaya tentang anggapan bumi itu datar.

Dengan menggunakan berbagai dokumen serta informasi dari para pelayar, Ptolemeus mengumpulkannya menjadi sebuah peta. Namun karena keterbatasan ilmu pada saat itu, apa yang tergambar tidak terlalu akurat dan jauh dari kenyataannya. Sehingga peta yang disusun pun tidak sesuai dengan bentuk benua-benua yang ada pada kala itu.

 

T-O Maps

sejarah peta dunia

Diperkirakan berasal dari abad ke 6 atau 7 Masehi. Dibuat oleh Isidore of Seville kurang lebih selama 3 dekade. Di dalamnya tergambar lingkaran menunjukkan laut yang mengelilingi bumi. Kemudian di dalam lingkaran itu ada 3 benua yaitu Eropa, Afrika dan Asia. Lalu ketiganya dipisahkan oleh simbol berbentuk T sebagai penunjuk sungai Don, Nil dan laut Mediterania.

 

Tabula Rogeriana

sejarah peta dunia

Pada tahun 1154, seorang ahli geografi Arab bernama Al Sharif Al Idrisi membuat kitab Rudjdjar. Ini merupakan hadiah yang dipersembahkan untuk raja Roger II dari Sisilia. Peta tersebut disusun berdasarkan pengetahuan dari berbagai tempat yang digabung menjadi satu. Hasilnya memang cukup akurat dengan kondisi dunia yang sebenarnya, setidaknya selama 3 abad.

Tidak hanya sampai disitu, dirinya jugalah yang mengawali pembuatan globe. Menggunakan 70 lembar peta yang kemudian digabung dan ditempel pada sebuah bola perak. Tergambar dengan sangat jelas 7 buah benua serta berbagai jalur perdagangan disana. Perbedaan mencolok dengan globe modern adalah bagian atas justru menunjukkan arah selatan bukannya utara.

 

Catalan Atlas

sejarah peta dunia

Seorang kartografer bernama Abraham Cresques dan anaknya Jehuda Cresques membuat peta ini pada tahun 1375. Tersusun dari 6 lembar kertas dengan gambar yang berwarna -warni. Ada banyak informasi yang termuat di dalamnya mulai dari astronomi, kosmografi serta astrologi. Penggambaran daerah Kristen menggunakan simbol salib, sedangkan kota lainnya berupa simbol kubah.

 

Penggambaran Benua Amerika

sejarah peta dunia

Columbus merupakan orang pertama yang menemukan tempat dengan sebutan Amerika sekarang ini. Namun kala itu benua Amerika masih belum dapat digambarkan secara akurat. Setidaknya sampai 50 tahun setelahnya. Ketika seorang kartografer Jerman bernama Sebastian Munster berhasil membuatnya. Pada tahun 1540, ia mampu menggambarkan benua Amerika dengan akurat. Bagian utara dan selatan terhubung dan tidak lagi bersatu dengan benua Asia seperti yang tergambar sebelumnya.

 

Proyeksi Mercator

sejarah peta dunia

Berbagai ahli berusaha untuk menemukan cara agar dapat memproyeksikan bentuk bumi ke dalam 2 dimensi. Dan seorang kartografer Belgia bernama Gerardus Mercator berhasil melakukannya. Dengan keahliannya di bidang matematika, di tahun 1569 ia mampu membuat proyeksi peta yang lebih akurat daripada yang lainnya. Dengan peta buatannya, perjalanan dalam pelayaran pun menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

 

Theatrum Orbis Terrarum

sejarah peta dunia

Disebut juga sebagai Theatre of the World, merupakan atlas modern pertama di dunia. Dibuat oleh Abraham Ortelius, seorang kartografer yang berasal dari Belgia. Dan atlas ini memang mampu menggambarkan keadaan dunia dengan sangat akurat. Sehingga bentuk yang ada didalamnya sudah sesuai fakta yang sebenarnya, bukan hanya sekedar perkiraan saja.

 

Penemuan Benua Australia

sejarah peta dunia

Awalnya, tidak ada yang tahu bahwa di daerah selatan ada sebuah benua. Hingga akhirnya Matthew Flinders seorang kartografer Inggris melakukan perjalanan ke wilayah selatan. Lewat 3 perjalanan yang dilakukan, keberadaan benua ini pun dikonfirmasi. Kemudian nama Australia pun dicatut untuk pertama kalinya sebagai benua di tahun 1814.

 

Perjalanan ke Luar Angkasa

sejarah peta dunia

Selama ini, orang-orang menggambarkan peta hanya berdasarkan informasi dari perjalanan pelayaran. Lalu pada tahun 1968, untuk pertama kalinya 3 orang astronot pergi keluar angkasa. Hal itu membuat mereka bisa menyaksikan bentuk bumi serta daratannya secara langsung dari atas.

Mulai saat itu banyak foto-foto yang diambil dari luar angkasa. Sehingga apa yang didapat adalah gambar sebenarnya dan tentu saja sangat akurat. Manusia jadi bisa menggambarkan bentuk dunia yang sebenarnya tanpa berupa asumsi semata.

 

Garis Bujur dan Garis Lintang

Pada peta atau globe, kalian pasti pernah mendengar istilah garis bujur dan garis lintang dong. Ini merupakan garis khayal yang membagi bumi secara horisontal maupun vertikal. Erathostenes adalah orang pertama yang mencetuskannya pada abad ke 3 sebelum Masehi.

Namun kemudian Hipparchus lah yang mengaplikasikannya pada abad ke 2 SM. Hingga kemudian pada abad ke 11, Al Biruni memperkenalkan konsep tentang bumi yang berputar pada porosnya. Hal ini juga yang kini jadi ilmu dasar tentang pembagian waktu di bumi.

 

Garis Bujur

Merupakan garis khayal yang membagi bumi dengan melintang dari arah utara ke selatan. Garis ini jugalah yang menentukan pembagian waktu pada setiap wilayah di bumi. Terdiri dari 2 jenis yaitu garis bujur timur dan garis bujur barat yang masing-masing membentang dari 0 sampai 180 derajat. Greenwich, Inggris adalah titik bujur 0 derajat yang menjadi patokan perhitungan waktu di dunia.

 

Garis Lintang

Merupakan garis khayal yang membagi bumi menjadi 2 dan melintang dari arah timur ke barat. Mungkin kita lebih mengenalnya dengan sebutan garis khatulistiwa atau equator. Terdiri dari 2 jenis yaitu Lintang Utara dan Lintang Selatan. Fungsinya adalah menentukan iklim dari suatu wilayah.

Daerah pada titik 0 – 23,5 derajat akan beriklim tropis seperti Indonesia yang hanya memiliki 2 musim yaitu penghujan dan kemarau. Titik 23,5 – 66,5 derajat beriklim sub tropis dengan 4 musim yaitu dingin, semi, gugur dan panas. Titik 66,5 – 90 derajat beriklim kutub akan mengalami musim dingin sepanjang tahun.

 

Itulah pembahasan lengkap mengenai gambar peta dunia lengkap nama negara, perbatasan dan wilayah, serta sejarah peta dunia dari awal hingga sekarang. Jika peta tidak pernah diciptakan, mungkin manusia tetap akan seperti katak dalam tempurung. Kita tak akan tahu apa yang ada di dunia luar. Karena dengan peta kita bisa mengetahui lokasi serta daerah-daerah yang jauh dari posisi kita berada. Jangan lupa untuk meninggalkan kritik, saran atau pertanyaan di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *