Sandy Kurnia Fajar Penyuka hewan seperti kucing, aku juga suka pemrograman dan merupakan sobat bucin.

15+ Perbedaan Senyawa Organik dan Anorganik + Tabel

3 min read

perbedaan senyawa organik dan anorganik

Pengertian senyawa kimia adalah suatu bentuk zat kimia murni dalamnya terdiri atas 2 unsur atau beberapa unsur yang bisa untuk di pecah – pecah lagi sehingga cara membentuk unsur – unsur pembentuknya melalui reaksi kimia tersebut.

Contoh dari senyawa kimia adalah seperti slogan monoksida (H2O dan Air) merupakan suatu senyawa yang didalamnya terdiri atas dua atom Hidrogen pada setiap atom oksigen

Biasanya senyawa kimia unsur pembentuknya memiliki perbandingan yang tetap karena sifat fisikanya yang seperti itu, bukan menggunakan perbandingan yang dibuat oleh manusia. karena hal tersebutlah beberapa material di anggap sebagai campuran (aloy), bukan dianggap sebagai senyawa.

Contoh material tersebut adalah superkonduktor YBCO, aluminium galium arsenida, dan kuningan. Salah satu hal yang menjadi ciri pembeda senyawa adalah didalamnya terdapat rumus kimia pembentuk. rumus kimia tersebut memberikan perbandingan atom yang ada di dalam zat dan juga jumlah atom yang ada di dalam molekul tunggalnya.

Karena hal tersebutlah Ethena mempunyai rumus bukan CH2, tetapi rumus C2HA. rumus kimia suatu senyawa tidak menjelaskan Apakah senyawa tersebut merupakan terdiri dari molekul, misalnya natrium klorida (NaCl dan Garam Dapur) yang merupakan suatu senyawa ionik

 

Perbedaan Senyawa Organik dan Anorganik Beserta Tabel

Perlu kalian ketahui juga jika unsur dan senyawa merupakan hal yang berbeda, dimana unsur adalah materi pembentuk dari senyawa, sedangkan senyawa adalah materi yang dihasilkan dari unsur dari hasil proses tertentu.

Pengertian unsur sendiri adalah bentuk zat murni yang sudah tidak bisa untuk diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana lagi jika menggunakan pross reaksi kimia biasa.

Para ahli kimia mengatakan jika di dasarkan dari penemuan mereka, ada 100 lebih jenis – jenis unsur yang terdapat di bumi kita ini, okeh karena itu ada yang namanya sistem periodik unsur supaya memudahkan manusia untuk mempelajari hal tersebut.

Senyawa sendiri bisa memiliki wujud dalam berbagai fase, umumnya senyawa memiliki wujud zat padat. namun senyawa molekular juga bisa berupa zat cair atau zat gas, semua jenis senyawa terurai sehingga menjadi senyawa yang lebih kecil ataupun atom Individual jika dipanaskan sampai titik suhu tertentu (titik urai).

Berkaitan dengan hal tersebut, kali ini mastekno ingin berbagi artikel yang mengulas mengenai perbedaan antara senyawa organik dan senyawa anorganik. Oke, silakan teman-teman simak dengan baik pembahasan artikel mengenai perbedaan antara kedua hal tersebut di bawah ini. Perbedaan Antara Senyawa Organik Dengan Anorganik

 

Pengertian Senyawa Organik

Yang pertama mari kita mulai dari hal yang paling mendasar yaitu perbedaan antara pengertian organik dengan senyawa anorganik. definisi senyawa organik adalah Suatu bentuk golongan besar senyawa kimia yang di mana molekul pembentuknya memiliki kandungan karbon, terkecuali untuk senyawa oksida karbon, karbida, dan karbonat.

Materi organik dihasilkan dari proses fotosintesis yang dilakukan tumbuhan klorofil ketika sedang memproduksi makanan. Oleh karena itu penyusun dari materi organik utamanya adalah unsur karbon yang memiliki bentuk senyawa polisacharida.

Contohnya adalah pati, hemi selulosa, selulosa, lignin, dan bahan pektin. ada juga sebagian materi organik tanah yang didalamnya mengandung senyawa nitrogen dan protein.

Materi organik sendiri juga dapat dibedakan melalui materi organik yang memiliki kesulitan untuk melakukan proses didekomposisi (karena senyawa penyusun siklik yang sulit untuk diputus serta dirombak menjadi senyawa sederhana.

 

Pengertian Senyawa Anorganik

Kemudian setelah kalian cara mengetahui pengertian senyawa organik, selanjutnya mastekno akan memberikan definisi dari senyawa anorganik. secara umum definisi senyawa anorganik adalah senyawa yang di dalamnya tidak mempunyai kandungan atom karbon.

Senyawa jenis ini bisa terbentuk dari berbagai macam jenis unsur seperti misalnya dari materi logam, non logam, atau yang lainnya.

Senyawa anorganik sendiri miliki dua jenis senyawa, yaitu yang pertama senyawa anorganik Poliatimok dan senyawa anorganik biner.

Senyawa anorganik poliatimok adalah senyawa anorganik yang di dalamnya terkandung lebih dari tiga jenis kandungan unsur, sedangkan senyawa anorganik biner adalah senyawa anorganik yang di dalamnya terkandung hanya dari dua kandungan unsur saja, yaitu unsur non logam dan unsur logam.

 

Tabel Perbedaan Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik

Berikut di bawah ini juga ada tabel yang berisi mengenai perbedaan antara senyawa anorganik dan senyawa organik, mulai dari asal senyawa tersebut, struktur, unsur yang ada di dalamnya, sifat, dan contohnya. Tabel Perbedaan Senyawa Organik dan Anorganik :

pengertian senyawa organik dan anorganik

PembedaSenyawa OrganikSenyawa Anorganik
AsalUmumnya senyawa organik berasal dari proses hasil sintesis dan makhluk hidup yang ada di alam.Umumnya senyawa anorganik berasal dari bahan mineral alam, bukan dari hasil makhluk hidup.
StrukturStruktur pembentuk senyawa organik lebih rumit daripada struktur senyawa anorganikStruktur pembentuk senyawa anorganik lebih sederhana daripada struktur senyawa organik
Unsur KarbonTerdapat unsur karbon pada setiap jenis unsur senyawa organikAda senyawa anorganik yang mengandung unsur karbon dan ada juga senyawa anorganik yang tidak mengandung unsur karbon.
Unsur Atom LogamTerdapat unsur atom logam pada senyawa organikTidak terdapat unsur atom logam pada senyawa anorganik
TerbakarSenyawa organik lebih mudah untuk terbakar daripada senyawa anorganik.Senyawa anorganik lebih sulit untuk terbakar daripada senyawa organik.
LarutSenyawa organik bisa larut hanya dengan menggunakan pelarut organik.Dapat larut dalam pelarut organik maupun pelarut air.
Senyawa anorganik bisa larut dengan menggunakan pelarut air ataupun pelarut organik
ReaksiReaksi pada senyawa organik relatif lebih lambat daripada reaksi pada senyawa anorganik.Reaksi pada senyawa anorganik relatif lebih cepat daripada reaksi pada senyawa organik.
SifatSifat senyawa organik biasanya bersifat non elektrolit (senyawa organik tidak bisa untuk terionisasi, oleh karena itu senyawa ini tidak bisa menghasilkan gelembung gas)Sifat senyawa anorganik biasanya bersifat elektrolit (senyawa anorganik bisa untuk terionisasi, oleh karena itu senyawa ini bisa menghasilkan gelembung gas) atau konduktor terhadap listrik di dalam larutannya.
Titik Lebur dan Titik DidihTitik lebur senyawa organik dan titik didih senyawa organik lebih rendah jika dibandingkan dengan titik larut senyawa anorganik dan titik lebur senyawa anorganik.Titik lebur senyawa anorganik dan titik didih senyawa anorganik lebih tinggi jika dibandingkan dengan titik larut senyawa organik dan titik lebur senyawa organik.
Contoh unsur penyusunContoh unsur penyusun senyawa organik adalah O, C, N, H, F, S, P, CI, dan berbagai macam unsur lainnyaHampir seluruh unsur yang ada dapat menjadi unsur pembentuk senyawa naorganik
Ikatan KimiaIkatan kimia di dalam senyawa organik adalah ikatan covalent / kovalen (ikatan kimia yang di dalamnya mempunyai ciri - ciri berupa pasangan elektron saling terbagi antara pemakaian bersama elektron yang ada di antara kaitan atom - atom yang ada).Ikatan kimia di dalam senyawa anorganik adalah ikatan Ionik (ikatan akibat gaya tarik - menarik elektrostatis atom bermuatan positif atau kation dan atom bermuatan negatif atau anion, selain itu bisa juga ikatan yang ada karena terdapat proses serah terima elektron di satu atom kepada atom yang lainnya) dan Covalent Polar.
IsomerTerdapar isomer di dalam senyawa organikTidak terdapar isomer di dalam senyawa anorganik
ContohContoh senyawa organik adalah protein, lemak, karbohidrat, asam lemak, vitamin, asam format, polimer, dan berbagai macam jenis senyawa yang lainnya.Contoh senyawa anorganik adalah Garam, amoniak, asam karbonat, asam kakodilat, dan berbagai macam jenis senyawa yang lainnya.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini dari Mastekno mengenai Perbedaan Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik Beserta Tabel, Secara Lengkap. Mudah – mudahan artikel tersebut dapat membantu kita semuanya untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan seputar senyawa.

Mohon maaf jika ada kesalahan kata dan kalimat pada artikel di atas, apabila ada sesuatu yang ingin di sampaikan terkait artikel di atas bisa teman teman tulis pada kolom komentar yang tepat berada di bawah artikel mengenai perbedaan senyawa organik dan anorganik ini. Jangan lupa baca juga artikel menarik lainnya di Mastekno, terimakasih telah berkunjung.


Sandy Kurnia Fajar Penyuka hewan seperti kucing, aku juga suka pemrograman dan merupakan sobat bucin.
DarkLight