√ Pengertian Warga Negara: Asas, Syarat dan Dasar Hukum (Lengkap)

Pengertian Warga Negara: Asas, Syarat dan Landasan / Dasar Hukumnya

Pengertian Warga Negara: Asas, Syarat dan Landasan / Dasar Hukumnya

Saya dan kalian semua merupakan seorang warga negara Indonesia. Kita tinggal dan hidup disini sehingga menjadi warga dari negara ini. Namun seorang turis yang mungkin sedang berlibur disini belum tentu menjadi warga negara Indonesia. Kenapa begitu? Padahal sama-sama ada dan tinggal di Indonesia. Lalu apa sebenarnya pengertian dari warga negara itu? Untuk lebih memahami tentang definisinya, mari simak penjelasan dari Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Warga Negara

Secara sederhana, Pengertian warga negara adalah seluruh penduduk yang tinggal di suatu negara. Penduduk yang dimaksud disini adalah orang-orang yang secara keturunan maupun tempat kelahiran memiliki hak serta tanggung jawab kepada negara. Nah disinilah perbedaan antara seorang warga negara dan non warga negara. Kita contohkan saja seorang warga asing yang berlibur atau tinggal di Indonesia untuk sementara waktu. Meskipun tinggal disini, namun mereka tidak punya hak maupun kewajiban sebagai warga negara Indonesia.

Namun tidak berarti juga bahwa warga negara harus seorang pribumi asli. Seorang warga asing pun bisa menjadi warga negara Indonesia jika memang sudah memenuhi syarat yang berlaku. Karena bersadarkan Undang-Undang tahun 1945 pasal 26 ayat 1 tentang kewarganegaraan, seorang warga negara terdiri dari :

a). Warga Negara Asli (Pribumi) : Orang-orang yang merupakan keturunan asli dari suku yang ada di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Dayak dll.

b). Warga Negara Keturunan (Vreemdeling) : Orang asing yang telah menjadi warga negara Indonesia setelah disahkan berdasarkan undang-undang yang berlaku.

 

Pengertian Warga Negara Menurut Para Ahli

Selain definisi diatas, beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya tentang arti dari warga negara sebagai berikut :

 

1. Koerniatmanto S

Warga negara merupakan orang yang punya kedudukan di suatu negara serta memiliki hak dan kewajiban sebagai hasil dari timbal balik antara keduanya.

 

2. A.S Hikam

Warga negara adalah sebuah komunitas ataupun kelompok yang berkumpul dan membentuk suatu negara.

 

3. Graham Murdock

Kewarganegaraan ialah bentuk dari hak dan kewajiban dari seseorang untuk ikut berpartisipasi dalam sosial maupun politik dari suatu negara.

 

4. Wolhoff

Warga negara yaitu orang-orang yang punya ikatan baik dalam bentuk sosial, budaya maupun keturunan yang membentuk suatu negara.

 

5. Ko Swaw Sik

Warga negara adalah siapa saja bagi mereka yang punya ikatan hukum dengan sebuah negara.

 

6. Daryono

Kewarganegaraan merupakan bentuk keanggotaan dari seorang penduduk di suatu negara sebagai pembawa hak dan kewajiban atasnya kepada negara tersebut.

 

Asas-Asas Kewarganegaraan

pengertian warga negara syarat serta landasan hukumnya

Umumnya, negara-negara di dunia menerapkan asas tertentu sebagai dasar penetapan kewarganegaraan. Untuk indonesia sendiri berlandaskan pada undang-undang no. 12 tahun 2006 pasal 1 ayat 2. Dan berikut ini beberapa asas kewarganegaraan yang umum digunakan diseluruh dunia :

 

1. Asas Ius Sanguinis

Ialah asas yang memberikan hak kewarganegaraan berdasarkan keturunan/hubungan darah dari orang tersebut. Contoh negara yang menerapkan asas ini adalah Inggris, Jerman, Belanda dan Filipina. Jadi misal orang tua kalian berasal dari Jerman, maka secara otomatis akan mendapatkan kewarganegaraan Jerman.

 

2.Asas Ius Soli

Adalah pemberian kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran dari orang tersebut. Negara yang menerapkan asas ini diantaranya Kanada, Brazil, Argentina dll. Contoh anak keturunan Indonesia namun ia lahir di Kanada, maka ia juga mendapatkan kewarganegaraan Kanada.

 

3. Asas Kewarganegaraan Tunggal

Asas ini hanya membolehkan seseorang untuk punya satu kewarganegaraan saja. Tak diperbolehkan baginya memiliki kewarganegaraan ganda.

 

4. Asas Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Akibat dari asas Ius Soli dan Ius Sanguinis, ada anak yang memiliki kewarganegaraan ganda. Dan menurut asas ini, ia boleh boleh berkewarganegaraan ganda secara terbatas. Artinya ketika mencapai usia 18 tahun, ia harus memilih salah satu dari kewarganegaraan tersebut.

 

Landasan dan Dasar Hukum di Indonesia

pengertian warga negara syarat serta landasan hukumnya

Negara Indonesia telah secara jelas memiliki undang-undang sebagai dasar hukum penerapan kewarganegaraan. Berikut ini beberapa UU sebagai landasan hukumnya :

  • UU Tahun 1945 pasal 26
  • UU No. 3 Tahun 1946
  • UU No. 62 Tahun 1958
  • UU No. 3 Tahun 1976
  • UU no. 12 Tahun 2006

 

Syarat-Syarat Menjadi Warga Negara Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang No. 12 Tahun 2006, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi seseorang yang ingin jadi warga negara Indonesia, sebagai berikut :

  • Setiap orang yang berdasarkan UU sudah menjadi warga negara Indonesia sebelum undang-undang ini berlaku.
  • Anak yang lahir dari orang tua dengan kewarganegaraan Indonesia.
  • Anak yang lahir dari pernikahan antara ayah warga asing dan ibu warga Indonesia.
  • Anak yang lahir dari ibu warga negara Indonesia dan ayah yang tak menentukan kewarganegaraan dari anaknya.
  • Anak yang lahir dari ibu berkewarganegaraan Indonesia walau tanpa pernikahan yang sah.
  • Anak yang lahir dari pernikahan sah minimal 300 hari sejak sang ayah yang berkewarganegaraan Indonesia meninggal.
  • Anak yang lahir dari ibu warga asing tanpa pernikahan sah dan pemilihan kewarganegaraan dilakukan sebelum berusia 18 tahun/menikah.
  • Anak yang lahir di Indonesia dan ayah ibunya tidak diketahui.
  • Anak yang lahir di Indonesia dan kewarganegaraan orang tuanya tidak diketahui.
  • Anak yang lahir di Negara lain dari pasangan warga Indonesia, apabila negara tersebut tidak menerapkan asas Ius Soli.
  • Anak yang lahir dari orang tua yang tidak punya kewarganegaraan.
  • Anak dengan permohonan kewarganegaraan yang diterima namun orang tuanya mati sebelum pengucapan sumpah.

 

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian warga negara serta syarat-syarat yang berlaku. Semoga artikel diatas cukup jelas agar kita memahami hukum serta dasar penetapan kewarganegaraan di negara kita. Jika kalian punya hal yang belum dimengerti, silahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Warga Negara: Asas, Syarat dan Landasan / Dasar Hukumnya

Pengertian Warga Negara: Asas, Syarat dan Landasan / Dasar Hukumnya

Saya dan kalian semua merupakan seorang warga negara Indonesia. Kita tinggal dan hidup disini sehingga menjadi warga dari negara ini. Namun seorang turis yang mungkin sedang berlibur disini belum tentu menjadi warga negara Indonesia. Kenapa begitu? Padahal sama-sama ada dan tinggal di Indonesia. Lalu apa sebenarnya pengertian dari warga negara itu? Untuk lebih memahami tentang definisinya, mari simak penjelasan dari Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Warga Negara

Secara sederhana, Pengertian warga negara adalah seluruh penduduk yang tinggal di suatu negara. Penduduk yang dimaksud disini adalah orang-orang yang secara keturunan maupun tempat kelahiran memiliki hak serta tanggung jawab kepada negara. Nah disinilah perbedaan antara seorang warga negara dan non warga negara. Kita contohkan saja seorang warga asing yang berlibur atau tinggal di Indonesia untuk sementara waktu. Meskipun tinggal disini, namun mereka tidak punya hak maupun kewajiban sebagai warga negara Indonesia.

Namun tidak berarti juga bahwa warga negara harus seorang pribumi asli. Seorang warga asing pun bisa menjadi warga negara Indonesia jika memang sudah memenuhi syarat yang berlaku. Karena bersadarkan Undang-Undang tahun 1945 pasal 26 ayat 1 tentang kewarganegaraan, seorang warga negara terdiri dari :

a). Warga Negara Asli (Pribumi) : Orang-orang yang merupakan keturunan asli dari suku yang ada di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Dayak dll.

b). Warga Negara Keturunan (Vreemdeling) : Orang asing yang telah menjadi warga negara Indonesia setelah disahkan berdasarkan undang-undang yang berlaku.

 

Pengertian Warga Negara Menurut Para Ahli

Selain definisi diatas, beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya tentang arti dari warga negara sebagai berikut :

 

1. Koerniatmanto S

Warga negara merupakan orang yang punya kedudukan di suatu negara serta memiliki hak dan kewajiban sebagai hasil dari timbal balik antara keduanya.

 

2. A.S Hikam

Warga negara adalah sebuah komunitas ataupun kelompok yang berkumpul dan membentuk suatu negara.

 

3. Graham Murdock

Kewarganegaraan ialah bentuk dari hak dan kewajiban dari seseorang untuk ikut berpartisipasi dalam sosial maupun politik dari suatu negara.

 

4. Wolhoff

Warga negara yaitu orang-orang yang punya ikatan baik dalam bentuk sosial, budaya maupun keturunan yang membentuk suatu negara.

 

5. Ko Swaw Sik

Warga negara adalah siapa saja bagi mereka yang punya ikatan hukum dengan sebuah negara.

 

6. Daryono

Kewarganegaraan merupakan bentuk keanggotaan dari seorang penduduk di suatu negara sebagai pembawa hak dan kewajiban atasnya kepada negara tersebut.

 

Asas-Asas Kewarganegaraan

pengertian warga negara syarat serta landasan hukumnya

Umumnya, negara-negara di dunia menerapkan asas tertentu sebagai dasar penetapan kewarganegaraan. Untuk indonesia sendiri berlandaskan pada undang-undang no. 12 tahun 2006 pasal 1 ayat 2. Dan berikut ini beberapa asas kewarganegaraan yang umum digunakan diseluruh dunia :

 

1. Asas Ius Sanguinis

Ialah asas yang memberikan hak kewarganegaraan berdasarkan keturunan/hubungan darah dari orang tersebut. Contoh negara yang menerapkan asas ini adalah Inggris, Jerman, Belanda dan Filipina. Jadi misal orang tua kalian berasal dari Jerman, maka secara otomatis akan mendapatkan kewarganegaraan Jerman.

 

2.Asas Ius Soli

Adalah pemberian kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran dari orang tersebut. Negara yang menerapkan asas ini diantaranya Kanada, Brazil, Argentina dll. Contoh anak keturunan Indonesia namun ia lahir di Kanada, maka ia juga mendapatkan kewarganegaraan Kanada.

 

3. Asas Kewarganegaraan Tunggal

Asas ini hanya membolehkan seseorang untuk punya satu kewarganegaraan saja. Tak diperbolehkan baginya memiliki kewarganegaraan ganda.

 

4. Asas Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Akibat dari asas Ius Soli dan Ius Sanguinis, ada anak yang memiliki kewarganegaraan ganda. Dan menurut asas ini, ia boleh boleh berkewarganegaraan ganda secara terbatas. Artinya ketika mencapai usia 18 tahun, ia harus memilih salah satu dari kewarganegaraan tersebut.

 

Landasan dan Dasar Hukum di Indonesia

pengertian warga negara syarat serta landasan hukumnya

Negara Indonesia telah secara jelas memiliki undang-undang sebagai dasar hukum penerapan kewarganegaraan. Berikut ini beberapa UU sebagai landasan hukumnya :

  • UU Tahun 1945 pasal 26
  • UU No. 3 Tahun 1946
  • UU No. 62 Tahun 1958
  • UU No. 3 Tahun 1976
  • UU no. 12 Tahun 2006

 

Syarat-Syarat Menjadi Warga Negara Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang No. 12 Tahun 2006, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi seseorang yang ingin jadi warga negara Indonesia, sebagai berikut :

  • Setiap orang yang berdasarkan UU sudah menjadi warga negara Indonesia sebelum undang-undang ini berlaku.
  • Anak yang lahir dari orang tua dengan kewarganegaraan Indonesia.
  • Anak yang lahir dari pernikahan antara ayah warga asing dan ibu warga Indonesia.
  • Anak yang lahir dari ibu warga negara Indonesia dan ayah yang tak menentukan kewarganegaraan dari anaknya.
  • Anak yang lahir dari ibu berkewarganegaraan Indonesia walau tanpa pernikahan yang sah.
  • Anak yang lahir dari pernikahan sah minimal 300 hari sejak sang ayah yang berkewarganegaraan Indonesia meninggal.
  • Anak yang lahir dari ibu warga asing tanpa pernikahan sah dan pemilihan kewarganegaraan dilakukan sebelum berusia 18 tahun/menikah.
  • Anak yang lahir di Indonesia dan ayah ibunya tidak diketahui.
  • Anak yang lahir di Indonesia dan kewarganegaraan orang tuanya tidak diketahui.
  • Anak yang lahir di Negara lain dari pasangan warga Indonesia, apabila negara tersebut tidak menerapkan asas Ius Soli.
  • Anak yang lahir dari orang tua yang tidak punya kewarganegaraan.
  • Anak dengan permohonan kewarganegaraan yang diterima namun orang tuanya mati sebelum pengucapan sumpah.

 

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian warga negara serta syarat-syarat yang berlaku. Semoga artikel diatas cukup jelas agar kita memahami hukum serta dasar penetapan kewarganegaraan di negara kita. Jika kalian punya hal yang belum dimengerti, silahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *