√ Pengertian Universal: Dalam Seni, Sosiologi, Filsafat, dan Contoh

Pengertian Universal: Dalam Seni, Sosiologi, Filsafat, dan Contoh Universal

Pengertian Universal: Dalam Seni, Sosiologi, Filsafat, dan Contoh Universal

Pada artikel kali ini kita membahas tentang pengertian universal dalam seni, sosiologi, filsafat, dan contohnya. Sering kali kita mendengan kata universal jika di mata pelajaran IPS atau sebagainya, ketika mendengarkan review barang atau informasi tertentu yang menggunakan kata universal, kita hanya tahu bahwa yang bersifat universal adalah dapat digunakan oleh siapa saja.

Bukan hanya untuk orang dewasa saja, tidak untuk para pejabat saja, akan tetapi universal itu dapat digunakan oleh berbagai macam kalangan, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga manula, atau bahkan orang dari kalangan bawah, menengah atau pun atas, akan tetapi berlaku pada sesuatu hal saja tidak semua hal dapat bersifat secara universal. Untuk mengetahui lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini

 

Pengertian Universal

Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan universal? Universal merupakan sesuatu yang sifatnya umum dan berlaku bagi semua orang. Universal juga dapat diartikan sebagai suatu konsep dimana satu hal dapat digunakan untuk semua hal.

Seperti yang kita ketahui kata “Universal” banyak digunakan dalam berbagai bidang, misalnya dalam seni budaya, sosiologi, matematika, dan lain sebagainya. Namun secara umum arti pengertian universal adalah sesuatu yang bersifat umum dan dapat diterima oleh semua orang.

Salah satu contoh universal yaitu konsep kemanusiaan yang dianggap berlaku secara UNIVERSAL dan dimiliki oleh semua manusia tanpa membedakan agama, suku, warna kulit, dan ras.

 

Pengertian Universal Dalam Seni

Seni budaya merupakan sesuatu yang sifatnya universal, atau dengan kata lain seni dapat diterima dan dinikmati oleh siapa saja dan di mana saja. Setiap orang pasti memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap suatu karya seni. Dari setiap suatu karya seni pasti ada yang menyukai, dan ada yang tidak menyukainya.

Jika suatu karya seni budaya tidak disukai oleh banyak orang, maka karya seni tersebut dapat disebut sebagai sebuah karya yang kurang baik, dan tidak layak di pajang atau dipertontonkan kepada khalayak, dan sebaliknya jika karya seni tersebut dapat disukai oleh banyak orang, maka karya seni tersebut dapat dikatakan sebagai suatu karya seni yang baik dan pastinya layak untuk diperlihatkan kepada khalayak ramai. Hal tersebut sifatnya umum karena telah menjangkau ide dan pemikiran dari banyak orang atau disebut universal.

Contoh dari universal dalam seni adalah seni music dangdut. Masyarakat Indonesia sudah menganggap bahwa musik dangdut dapat dikatakan sebagai music universal karena dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Beda halnya dengan music Grindcore yang hanya dapat diterima dan dinikmati oleh sebagian orang saja.

 

Pengertian Universal Dalam Sosiologi

Pengertian universal dalam sosiologi merupakan suatu keadaan dimana beberapa kelompok yang di dalamnya terdiri dari berbagai individu dari kalangan yang berbeda, yang melakukan kegiatan secara bersama-sama.

Contoh dari universal dalam sosiologi adalah kegiatan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dengan cara mengadakan kegiatan kerja bakti atau gotong-royong membersihkan lingkungan setempat. Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan sesuatu yang dapat dikerjakan bersama-sama (universal) atau umum yang dapat diterima oleh semua pihak.

 

Pengertian Universal Dalam Filsafat

Di dalam filsafat kita mengenal adanya kebenaran universal, yaitu kebenaran yang sifatnya umum tak terbatas oleh ruang dan waktu, tidak sedikit yang menganggap bahwa pemikiran filsafat dapat mencapai kebenaran universal, yaitu kebenaran yang berlaku kapan saja dan dimana saja.

Beberapa filsuf yang terkenal seperti Aristoteles dan Sokrates berupaya untuk mencari arti universal dengan menggunakan logika. Logika adalah cara berpikir yang benar dan secara ilmiah yang meliputi pengertian, penalaran, dan pertimbangan mengenai kaidah yang menguasai pemikiran.

Usaha memperoleh pengertian dari universal (umum) didominasi oleh filsuf-filsuf skolastik, yangn di antaranya Thomas Aquinas, Petrus Abaelardus, Scortus Erluygena, Boethius, Albert Agung, Wiliam dari Ockham, dan Anselmus.

 

Demikian merupakan penjelasan singkat dari pengertian universal dalam seni, universal dalam sosiologi, universal dalam filsafat, dan contoh dari universal. Semoga informasi yang telah disampaikan di atas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta informasi kita.

Jika ada saran, kritik atau apapun itu yang dapat membangun website ini agar lebih bermanfaat lagi kedepannya silahkan share ke masing masing social media yang kamu punya, dengan ada informasi ini kita jadi dapat mengetahui apa arti dari universal entah itu dalam seni, sosiologi, maupun dalam filsafat beserta contohnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Universal: Dalam Seni, Sosiologi, Filsafat, dan Contoh Universal

Pengertian Universal: Dalam Seni, Sosiologi, Filsafat, dan Contoh Universal

Pada artikel kali ini kita membahas tentang pengertian universal dalam seni, sosiologi, filsafat, dan contohnya. Sering kali kita mendengan kata universal jika di mata pelajaran IPS atau sebagainya, ketika mendengarkan review barang atau informasi tertentu yang menggunakan kata universal, kita hanya tahu bahwa yang bersifat universal adalah dapat digunakan oleh siapa saja.

Bukan hanya untuk orang dewasa saja, tidak untuk para pejabat saja, akan tetapi universal itu dapat digunakan oleh berbagai macam kalangan, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga manula, atau bahkan orang dari kalangan bawah, menengah atau pun atas, akan tetapi berlaku pada sesuatu hal saja tidak semua hal dapat bersifat secara universal. Untuk mengetahui lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini

 

Pengertian Universal

Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan universal? Universal merupakan sesuatu yang sifatnya umum dan berlaku bagi semua orang. Universal juga dapat diartikan sebagai suatu konsep dimana satu hal dapat digunakan untuk semua hal.

Seperti yang kita ketahui kata “Universal” banyak digunakan dalam berbagai bidang, misalnya dalam seni budaya, sosiologi, matematika, dan lain sebagainya. Namun secara umum arti pengertian universal adalah sesuatu yang bersifat umum dan dapat diterima oleh semua orang.

Salah satu contoh universal yaitu konsep kemanusiaan yang dianggap berlaku secara UNIVERSAL dan dimiliki oleh semua manusia tanpa membedakan agama, suku, warna kulit, dan ras.

 

Pengertian Universal Dalam Seni

Seni budaya merupakan sesuatu yang sifatnya universal, atau dengan kata lain seni dapat diterima dan dinikmati oleh siapa saja dan di mana saja. Setiap orang pasti memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap suatu karya seni. Dari setiap suatu karya seni pasti ada yang menyukai, dan ada yang tidak menyukainya.

Jika suatu karya seni budaya tidak disukai oleh banyak orang, maka karya seni tersebut dapat disebut sebagai sebuah karya yang kurang baik, dan tidak layak di pajang atau dipertontonkan kepada khalayak, dan sebaliknya jika karya seni tersebut dapat disukai oleh banyak orang, maka karya seni tersebut dapat dikatakan sebagai suatu karya seni yang baik dan pastinya layak untuk diperlihatkan kepada khalayak ramai. Hal tersebut sifatnya umum karena telah menjangkau ide dan pemikiran dari banyak orang atau disebut universal.

Contoh dari universal dalam seni adalah seni music dangdut. Masyarakat Indonesia sudah menganggap bahwa musik dangdut dapat dikatakan sebagai music universal karena dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Beda halnya dengan music Grindcore yang hanya dapat diterima dan dinikmati oleh sebagian orang saja.

 

Pengertian Universal Dalam Sosiologi

Pengertian universal dalam sosiologi merupakan suatu keadaan dimana beberapa kelompok yang di dalamnya terdiri dari berbagai individu dari kalangan yang berbeda, yang melakukan kegiatan secara bersama-sama.

Contoh dari universal dalam sosiologi adalah kegiatan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dengan cara mengadakan kegiatan kerja bakti atau gotong-royong membersihkan lingkungan setempat. Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan sesuatu yang dapat dikerjakan bersama-sama (universal) atau umum yang dapat diterima oleh semua pihak.

 

Pengertian Universal Dalam Filsafat

Di dalam filsafat kita mengenal adanya kebenaran universal, yaitu kebenaran yang sifatnya umum tak terbatas oleh ruang dan waktu, tidak sedikit yang menganggap bahwa pemikiran filsafat dapat mencapai kebenaran universal, yaitu kebenaran yang berlaku kapan saja dan dimana saja.

Beberapa filsuf yang terkenal seperti Aristoteles dan Sokrates berupaya untuk mencari arti universal dengan menggunakan logika. Logika adalah cara berpikir yang benar dan secara ilmiah yang meliputi pengertian, penalaran, dan pertimbangan mengenai kaidah yang menguasai pemikiran.

Usaha memperoleh pengertian dari universal (umum) didominasi oleh filsuf-filsuf skolastik, yangn di antaranya Thomas Aquinas, Petrus Abaelardus, Scortus Erluygena, Boethius, Albert Agung, Wiliam dari Ockham, dan Anselmus.

 

Demikian merupakan penjelasan singkat dari pengertian universal dalam seni, universal dalam sosiologi, universal dalam filsafat, dan contoh dari universal. Semoga informasi yang telah disampaikan di atas dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta informasi kita.

Jika ada saran, kritik atau apapun itu yang dapat membangun website ini agar lebih bermanfaat lagi kedepannya silahkan share ke masing masing social media yang kamu punya, dengan ada informasi ini kita jadi dapat mengetahui apa arti dari universal entah itu dalam seni, sosiologi, maupun dalam filsafat beserta contohnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *