√ Pengertian UKM: Kelebihan, Kekurangan dan Contoh UKM (Lengkap)

Pengertian UKM: Kelebihan, Kekurangan dan Contoh Usaha Kecil Menengah

Pengertian UKM: Kelebihan, Kekurangan dan Contoh Usaha Kecil Menengah

Banyak sekali orang Indonesia yang memiliki Usaha Kecil dan Menengah (UKM). UKM ini mulai banyak dikenal dan berkembang setelah pada tahun 1997 terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyak orang yang di PHK oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Karena banyak orang yang kehilangan pekerjaan ini, sebagian dari mereka mulai mengembangkan berbagai jenis usaha seperti jual beli barang, jasa dan bisnis.

UKM ini juga bisa dianggap sebagai penyelamat ekonomi di Indonesia saat itu, karena dengan adanya UKM ini pengangguran yang ada akan berkurang dan membutuhkan banyak tenaga kerja. Selain itu, UKM juga memiliki peran yang besar terhadap pendapatan dari suatu daerah bahkan negara. Ciri-ciri dari UKM adalah modalnya yang kecil serta resikonya yang tidak terlalu tinggi namun memiliki keuntungan yang besar.

 

Pengertian Usaha Kecil Menengah (UKM)

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya 1

Usaha Kecil Menengah adalah sebuah kegiatan usaha yang dilakukan berdasarkan dengan inisiatif seseorang. Berdasarkan peraturan undang-undang No. 20 Tahun 2007, berikut adalah pengertian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

  • Usaha Mikro adalah usaha yang dimiliki oleh seseorang atau badan usaha perorangan memiliki omset maksimal 300 juta rupiah.
  • Usaha Kecil adalah usaha produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh perorangan atau badang usaha tertentu dan tidak dimiliki oleh cabang perusahaan, anak perusahaan, dikuasai atau menjadi bagian dari usaha menenga ataupun besar. Usaha ini beromset sekitar Rp300 juta sampai Rp2,5 miliar.
  • Usaha Menengah adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan serta tidak dimiliki oleh cabang perusahaan atau anak perusahaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan kecil maupun besar. Kriteria dari usaha ini adalah beraset Rp500 juta sampai dengan Rp10 miliar dan beromset Rp2,5 miliar sampai dengan Rp50 miliar.

Menurut Departemen Perindustrian dan Perdagangan, UKM adalah kelompok industri modern, tradisional, dan kerajinan yang mempunyai aset serta modal di bawah Rp70 jutaan. Dengan resiko usaha tenaga kerja di bawah Rp625.000 dan dimiliki oleh warga negara Indonesia.

Sedangkan menurut Badang Pusat Statistik, usaha menengah ini dapat dibagi enjadi beberapa usaha, diantaranya:

  • Rumah tangga, yang mempunyai tenaga kerja 1-5 orang.
  • Kecil menengah, yang mempunyai tenaga kerja 6-19 orang.
  • Menengah, yang memiliki tenaga kerja 20-29 orang.
  • Besar, yang memiliki tenaga kerja lebih dari 100 orang.

Berikut adalah undang-undang serta perutaran tentang Usaha Kecil Menengah (UKM):

  • UU No. 9 Tahun 1995 Tentang Usaha kecil.
  • PP No. 44 Tahun 1997 Tentang kemitraan di cadangkan.
  • UU No. 20 Tahun 2008 Tentang usaha mikro, kecil dan menengah.
  • PP No. 32 Tahun 1998 Tentang pembinaan dan pengembangan usaha kecil.
  • Inpres No. 127 Tahun 2001 Tentang jenis usaha untuk usaha kecil.
  • Permenneg BUMN per-05/MBU/2007: Program kemitraan badan usaha milik negara dengan usaha kecil dan program bina lingkungan.

Berdasarkan perkembangannya, di Indonesia UKM dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:

  • Live Activities, yaitu Usaha Kecil Menengah yang dipakai untuk mencari nafkah serta lebih dikenal sebagai sektor informal. Contohnya adalah pedagang kaki lima.
  • Micro Enterprise, yaitu UKM yang dijalankan dengan menjadi seorang pengrajin tetapi belum memiliki sifat kewirausahaan.
  • Small Dynamic Enterprise, yaitu UKM yang sudah memiliki jiwa kewirausahaan serta dapat menerima pekerjaan sub kontrak ataupun ekspor.
  • Moving Enterprise, yaitu UKM yang sudah mempunyai jiwa kewirausahaan dan bisa berubah menjadi sebuah usaha besar.

 

Kelebihan Usaha Kecil Menengah

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya 2

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) sehingga UKM ini dapat berkembang dengan pesat dan membuka lebih banyak lowongan pekerjaan. Berikut adalah beberapa kelebihan yang dimiliki Usaha Kecil Menengah.

 

#1. Cepat untuk Berinovasi

Karena menggunakan sistem operasional yang mudah dan sederhana, pelaku UKM dapat dengan mudah mengkreasikan ide usaha yang merika miliki. Hal ini dapat membuat UKM menciptakan produk yang baru dengan cepat.

 

#2. Lebih Fokus

Berbeda dengan perusahaan besaar dimana mereka harus mengikut permintaan pasar, UKM tidak memiliki kewajiban seperti itu. Misalnya adalah usaha rumahan yang hanya membuat satu model untuk melayani permintaan dari konsumen tertentu.

 

#3. Operasional yang Lebih Fleksibel

UKM biasanya dikelola oleh sedikit orang, jadi sebuah keputusan akan dapat diamil lebih cepat. Nah, hal ini juga membuat pergerakan dari UKM menjadi lebih fleksibel.Hal ini juga dapat membuat UKM bereaksi lebih cepat terhadap perubahan tren produk, alhasil UKM dapat lebih kompetitif.

 

 

Kekurangan UKM

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya 3

Selain memiliki kelebihan yang lumayan banyak, Usaha Kecil Menengah juga memiliki kekurangan yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah beberapa kekurangan yang dimiliki Usaha Kecil Menengah.

 

#1. Anggaran dan Pembiayaan Kecil

Kelemahan dari UKM yang pertama adalah anggaran usaha yang kecil jika dibandingkan usaha besar. Karena anggaran yang kecil ini kadang dapat menimbulkan UKM bangkrut dan gulung tikar karena tidak bisa membiayai operasional. Jadi para pelaku UKM harus bisa mengelola anggaran mereka dengan baik.

 

#2. Tekanan dari Luar

Kelemahan lain yang dimiliki UKM adalah tekanan dari luar seperti UKM yang menerima orderan terlalu banyak diluar batas kemampuan UKM tersebut. Hal inilah yang membuat UKM menjadi sulit untuk berkembang, karena mereka tidak mampu untuk mengimbangi permintaan pasar yang ada.

 

#3. Kurangnya Tenaga Ahli

Usaha Kecil Menengah biasanya dilakukanoleh orang-orang biasa dan bukan tenaga kerja profesional, hal ini karena mereka belum mampu untuk membayar seorang tenaga ahli.Karena masalah ini tentu UKM akan menjadi lebih sulit bersaing dengan perusahaan besar yang mempunyai tenaga ahli.

 

 

Contoh UKM

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya

Ada banyak sekali UKM yang sukses sekarang ini dan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Meskipun banyak juga orang yang menganggap UKM adalah usah yang tidak bisa berkembang karena modalnya yang kecil. Berikut ini adalah contoh UKM yang banyak di kembangkan.

 

#1. Contoh UKM Bidang Kuliner

Kuliner merupakan salah satu peluang usaha yang banyak sekali diminati oleh pelaku UKM di Indonesia. Hal ini karena makanan adalah kebutuhan pokok dari setiap manusia dan tidak bisa dipisahkan dari hidup mereka. Banyak UKM yang menjadikan kuliner pilihan mereka kerena tidak membutuhkan modal yang banyak dan makanan yang bisa dipilih juga bermacam-macam. Kamu bisa memilih konsep usaha UKM angkringan, cafe, restoran ataupun warung makan sesuai modal yang kamu miliki.

 

#2. Contoh UKM Bidang Fashion

Sama seperti pada bidang kuliner tadi, Fashion juga merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting. Bisnis fashion sekarang ini juga menjadi pilihan para pebisnis karena potensi dari fashion ini sangat besar dan terbuka lebar. Contoh usaha fashion yang banyak diminati adalah kaso, baju sepak bola, baju muslim, dan masih banyak lagi.

 

#3. Contoh UKM Bidang Pertanian

Terakhir adalah UKM dibidang pertanian. UKM di bidang ini juga mempunyai potensi yang cukup menjanjikan mengingat bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja sebagai petani. Melihat hal ini, tidak heran jika banyak usaha di bidang pertanian yang memiliki peluang usaha menjanjikan.

 

Nah, itulah sedikit informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang pengertian ukm beserta kelebihan kekurangan dan contoh ukm yang perlu kamu ketahui.Semoga apa yang kami sampaikan tadi bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu tentang Usaha Kecil Menengah (UKM).



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian UKM: Kelebihan, Kekurangan dan Contoh Usaha Kecil Menengah

Pengertian UKM: Kelebihan, Kekurangan dan Contoh Usaha Kecil Menengah

Banyak sekali orang Indonesia yang memiliki Usaha Kecil dan Menengah (UKM). UKM ini mulai banyak dikenal dan berkembang setelah pada tahun 1997 terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyak orang yang di PHK oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Karena banyak orang yang kehilangan pekerjaan ini, sebagian dari mereka mulai mengembangkan berbagai jenis usaha seperti jual beli barang, jasa dan bisnis.

UKM ini juga bisa dianggap sebagai penyelamat ekonomi di Indonesia saat itu, karena dengan adanya UKM ini pengangguran yang ada akan berkurang dan membutuhkan banyak tenaga kerja. Selain itu, UKM juga memiliki peran yang besar terhadap pendapatan dari suatu daerah bahkan negara. Ciri-ciri dari UKM adalah modalnya yang kecil serta resikonya yang tidak terlalu tinggi namun memiliki keuntungan yang besar.

 

Pengertian Usaha Kecil Menengah (UKM)

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya 1

Usaha Kecil Menengah adalah sebuah kegiatan usaha yang dilakukan berdasarkan dengan inisiatif seseorang. Berdasarkan peraturan undang-undang No. 20 Tahun 2007, berikut adalah pengertian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

  • Usaha Mikro adalah usaha yang dimiliki oleh seseorang atau badan usaha perorangan memiliki omset maksimal 300 juta rupiah.
  • Usaha Kecil adalah usaha produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh perorangan atau badang usaha tertentu dan tidak dimiliki oleh cabang perusahaan, anak perusahaan, dikuasai atau menjadi bagian dari usaha menenga ataupun besar. Usaha ini beromset sekitar Rp300 juta sampai Rp2,5 miliar.
  • Usaha Menengah adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan serta tidak dimiliki oleh cabang perusahaan atau anak perusahaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan kecil maupun besar. Kriteria dari usaha ini adalah beraset Rp500 juta sampai dengan Rp10 miliar dan beromset Rp2,5 miliar sampai dengan Rp50 miliar.

Menurut Departemen Perindustrian dan Perdagangan, UKM adalah kelompok industri modern, tradisional, dan kerajinan yang mempunyai aset serta modal di bawah Rp70 jutaan. Dengan resiko usaha tenaga kerja di bawah Rp625.000 dan dimiliki oleh warga negara Indonesia.

Sedangkan menurut Badang Pusat Statistik, usaha menengah ini dapat dibagi enjadi beberapa usaha, diantaranya:

  • Rumah tangga, yang mempunyai tenaga kerja 1-5 orang.
  • Kecil menengah, yang mempunyai tenaga kerja 6-19 orang.
  • Menengah, yang memiliki tenaga kerja 20-29 orang.
  • Besar, yang memiliki tenaga kerja lebih dari 100 orang.

Berikut adalah undang-undang serta perutaran tentang Usaha Kecil Menengah (UKM):

  • UU No. 9 Tahun 1995 Tentang Usaha kecil.
  • PP No. 44 Tahun 1997 Tentang kemitraan di cadangkan.
  • UU No. 20 Tahun 2008 Tentang usaha mikro, kecil dan menengah.
  • PP No. 32 Tahun 1998 Tentang pembinaan dan pengembangan usaha kecil.
  • Inpres No. 127 Tahun 2001 Tentang jenis usaha untuk usaha kecil.
  • Permenneg BUMN per-05/MBU/2007: Program kemitraan badan usaha milik negara dengan usaha kecil dan program bina lingkungan.

Berdasarkan perkembangannya, di Indonesia UKM dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:

  • Live Activities, yaitu Usaha Kecil Menengah yang dipakai untuk mencari nafkah serta lebih dikenal sebagai sektor informal. Contohnya adalah pedagang kaki lima.
  • Micro Enterprise, yaitu UKM yang dijalankan dengan menjadi seorang pengrajin tetapi belum memiliki sifat kewirausahaan.
  • Small Dynamic Enterprise, yaitu UKM yang sudah memiliki jiwa kewirausahaan serta dapat menerima pekerjaan sub kontrak ataupun ekspor.
  • Moving Enterprise, yaitu UKM yang sudah mempunyai jiwa kewirausahaan dan bisa berubah menjadi sebuah usaha besar.

 

Kelebihan Usaha Kecil Menengah

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya 2

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) sehingga UKM ini dapat berkembang dengan pesat dan membuka lebih banyak lowongan pekerjaan. Berikut adalah beberapa kelebihan yang dimiliki Usaha Kecil Menengah.

 

#1. Cepat untuk Berinovasi

Karena menggunakan sistem operasional yang mudah dan sederhana, pelaku UKM dapat dengan mudah mengkreasikan ide usaha yang merika miliki. Hal ini dapat membuat UKM menciptakan produk yang baru dengan cepat.

 

#2. Lebih Fokus

Berbeda dengan perusahaan besaar dimana mereka harus mengikut permintaan pasar, UKM tidak memiliki kewajiban seperti itu. Misalnya adalah usaha rumahan yang hanya membuat satu model untuk melayani permintaan dari konsumen tertentu.

 

#3. Operasional yang Lebih Fleksibel

UKM biasanya dikelola oleh sedikit orang, jadi sebuah keputusan akan dapat diamil lebih cepat. Nah, hal ini juga membuat pergerakan dari UKM menjadi lebih fleksibel.Hal ini juga dapat membuat UKM bereaksi lebih cepat terhadap perubahan tren produk, alhasil UKM dapat lebih kompetitif.

 

 

Kekurangan UKM

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya 3

Selain memiliki kelebihan yang lumayan banyak, Usaha Kecil Menengah juga memiliki kekurangan yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah beberapa kekurangan yang dimiliki Usaha Kecil Menengah.

 

#1. Anggaran dan Pembiayaan Kecil

Kelemahan dari UKM yang pertama adalah anggaran usaha yang kecil jika dibandingkan usaha besar. Karena anggaran yang kecil ini kadang dapat menimbulkan UKM bangkrut dan gulung tikar karena tidak bisa membiayai operasional. Jadi para pelaku UKM harus bisa mengelola anggaran mereka dengan baik.

 

#2. Tekanan dari Luar

Kelemahan lain yang dimiliki UKM adalah tekanan dari luar seperti UKM yang menerima orderan terlalu banyak diluar batas kemampuan UKM tersebut. Hal inilah yang membuat UKM menjadi sulit untuk berkembang, karena mereka tidak mampu untuk mengimbangi permintaan pasar yang ada.

 

#3. Kurangnya Tenaga Ahli

Usaha Kecil Menengah biasanya dilakukanoleh orang-orang biasa dan bukan tenaga kerja profesional, hal ini karena mereka belum mampu untuk membayar seorang tenaga ahli.Karena masalah ini tentu UKM akan menjadi lebih sulit bersaing dengan perusahaan besar yang mempunyai tenaga ahli.

 

 

Contoh UKM

pengertian ukm beserta kelebihan dan kekurangannya

Ada banyak sekali UKM yang sukses sekarang ini dan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Meskipun banyak juga orang yang menganggap UKM adalah usah yang tidak bisa berkembang karena modalnya yang kecil. Berikut ini adalah contoh UKM yang banyak di kembangkan.

 

#1. Contoh UKM Bidang Kuliner

Kuliner merupakan salah satu peluang usaha yang banyak sekali diminati oleh pelaku UKM di Indonesia. Hal ini karena makanan adalah kebutuhan pokok dari setiap manusia dan tidak bisa dipisahkan dari hidup mereka. Banyak UKM yang menjadikan kuliner pilihan mereka kerena tidak membutuhkan modal yang banyak dan makanan yang bisa dipilih juga bermacam-macam. Kamu bisa memilih konsep usaha UKM angkringan, cafe, restoran ataupun warung makan sesuai modal yang kamu miliki.

 

#2. Contoh UKM Bidang Fashion

Sama seperti pada bidang kuliner tadi, Fashion juga merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting. Bisnis fashion sekarang ini juga menjadi pilihan para pebisnis karena potensi dari fashion ini sangat besar dan terbuka lebar. Contoh usaha fashion yang banyak diminati adalah kaso, baju sepak bola, baju muslim, dan masih banyak lagi.

 

#3. Contoh UKM Bidang Pertanian

Terakhir adalah UKM dibidang pertanian. UKM di bidang ini juga mempunyai potensi yang cukup menjanjikan mengingat bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja sebagai petani. Melihat hal ini, tidak heran jika banyak usaha di bidang pertanian yang memiliki peluang usaha menjanjikan.

 

Nah, itulah sedikit informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang pengertian ukm beserta kelebihan kekurangan dan contoh ukm yang perlu kamu ketahui.Semoga apa yang kami sampaikan tadi bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu tentang Usaha Kecil Menengah (UKM).



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *