Pengertian Topologi Ring, Cara Kerja serta Kelebihan & Kekuranganya

Pengertian Topologi Ring & Cara Kerja Serta Kelebihan dan Kekurangannya (Lengkap)

Pengertian Topologi Ring & Cara Kerja Serta Kelebihan dan Kekurangannya (Lengkap) pengertian topologi ring beserta kelebihan dan kekurangannya
By : Adi Pamungkas 12/08/2018

Seiring dengan perkembangan waktu, kini perkembangan teknologi semakin canggih. Banyak sekali penemuan-penemuan baru yang dapat memudahkan pekerjaan manusia. Dengan terus berkembangnya teknologi maka segala pekerjaan dapat diselesaikan hanya dengan hitungan beberapa waktu saja. Tidak hanya itu, ternyata masih banyak manfaat lainnya.

Misalnya jika dahulu sebuah komputer hanya dapat digunakan oleh komputer itu saja, namun pada saat ini komputer dapat terhubung satu dengan lainnya menggunakan sebuah topologi jaringan. Topologi jaringan merupakan sebuah tatanan atau skema konsep dalam menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan kompter.

Atau dapat diartikan topologi jaringan adalah sebuah pola penghubung pada jaringan komputer seperti workstation, server, serta pengambilan. Terdapat beberapa jenis topologi jaringan yang dapat kita gunakan, yaitu topologi star, bus, ring, bus, tree, dan mesh. Dari masing-masing topologi tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Sebelum kamu memilih topologi jaringan mana yang ini kamu pakai, tentunya terdapat beberapa pertimbangan yang harus kamu perhatikan mulai dari kecepatan, biaya, ukuran, konektivitas, serta lingkungan. Maka dari itu pada pembahasan kali ini mastekno akan membahas lebih lanjut mengenai topologi ring.

Dilihat dari namanya topologi ring ini memiliki bentuk rangkaian seperti cincin. Setiap rangkaian akan tersambung kedua titik yang lain. Apa sajakah karakteristik topologi ring? Serta apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki topologi ring? Maka dari itu untuk lebih lengkapnya kamu dapat simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Topologi Ring

pengertian topologi ring beserta kelebihan dan kekurangannya

Topologi ring adalah sebuah topologi jaringan yang memiliki rangkaian melingkar seperti cincin. Bentuk tersebut dapat terbentuk karena seriap rangkaian terhubung dengan dua titik lainnya. Biasanya kabel yang digunakan oleh topologi ini yaitu menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ45, karena tidak memerlukan terminator.

Syarat membuat topologi ring yaitu setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan lainnya sehingga dapat membentuk sebuah hubungan loop tertutup. Dalam topologi ini memang setiap sentral dirancang untuk dapat berinteraksi dengan sentral lainnya yang memiliki cara berdekatan maupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini dapat melakukan switching ke segala arah workstation.

Karakteristik Topologi Ring

Berikut ini merupakan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh topologi ring, yaitu :

  1. Setiap node akan menghubungkan secara seri pada kabel sehingga akan membentuk jaringan yang terlihat melingkar.
  2. Memiliki layout yang sederhana sama seperti dengan topologi bus.
  3. Paket data pada topologi ring akan mengalir ke satu arah baik ke kanan atau ke kiri. Dengan begitu maka akan terhindar dari collision.
  4. Jika terdapat sebuah masalah pada satu node, maka akan mempengaruhi ke node lainnya yang menyebabkan node satu dengan lainnya tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  5. Jenis kabel yang digunakan pada topologi ring biasanya menggunakan kabel UTP ataupun Patch Cable.

Cara Kerja Topologi Ring

Cara kerja topologi ring yaitu setiap node dapat berfungsi sebagai repeater atau penguat sinyal untuk node sebelumnya maupun sesudahnya. Sehingga setiap node nantinya dapat bekerjasama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Token merupakan sebuah alat yang membantu pada saat proses penerimaan sinyal serta penerusan dan sinyal dari komputer satu ke komputer lainnya.

Token ini berisi data-data yang bersumber dari komputer sebelumnya. Maka berikutnya token tersebut akan mengalirkan data ke setiap titik atau node. Apabila data tersebut dibutuhkan pada node, maka data tersebut akan diterima oleh node tersebut. Namun jika data tersebut tidak dibutuhkan oleh node tersebut, maka data akan diteruskan ke node selanjutnya. Data tersebut akan terus mengalir sampai ke tempat tujuan.

Kelebihan Topologi Ring

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh topologi ring, yaitu :

  1. Mudah dalam merancangnya serta mengimplementasikannya.
  2. Memiliki performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan topologi bus meskipun memiliki aliran data yang besar.
  3. Mudah dalam melakukan konfigurasi serta instalasi perangkat baru.
  4. Jika terdapat troubleshooting maka akan mudah diselesaikan. Karena menggunakan sistem point on point.
  5. Penggunaan kabel yang relatif lebih hemat.
  6. Lalu lintas pada topologi ring juga lebih cepat dan mampu mengatasi lalu lintas data yang padat sekalipun. Karena topologi ini mampu melayani data yang berasal dari kanan maupun kiri server.
  7. Resiko tabrakan pada saat pengirimanan data juga sangat kecil. Karena dalam satu waktu hanya terdapat satu node saja yang dapat mengirim data.

Kekurangan Topologi Ring

Berikut ini merupakan beberapa kekurangan yang dimiliki oleh topologi ring, yaitu :

  1. Jika terdapat kerusakan pada satu node, maka akan mempengaruhi ke node lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut kamu dapat menggunakan cincin ganda atau dual ring.
  2. Kurang fleksibel dalam pengembangan jaringan. Karena jika kita ingin memindahkan atau menambahkan serta mengubah perangkat jaringan yang ada maka akan mempengaruhi seluruh jaringan.
  3. Komunikasi data sangat berpengaruh dengan jumlah node di jaringan tersebut.
  4. Cenderung lebih sulit dalam pengkonfigurasian dibandingkan dengan topologi star.
  5. Membutuhkan sebuah pengelolaan serta penanganan yang lebih khusus untuk bandles.
  6. Sinyal akan melemah apabila jarak antara node yang akan ditempuh cukup jauh.

Nah itulah pembahasan dari mastekno mengenai pengertian topologi ring beserta kelebihan dan kekurangannya dan juga karakteristiknya. Tentunya setiap topologi jaringan memiliki kelebihan, kekurangan, dan karakteristik yang berbeda-beda. Maka dari itu jika kamu ingin membangun sebuah jaringan, pilihlah topologi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Semoga dapat bermanfaat dari membantu.


Share Yuk


MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


  • Other Partner Download Music and Download Song
  • Support : CS@MasTekno.COM

    MasTekno



    MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

    Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


  • Other Partner Download Music and Download Song
  • Support : CS@MasTekno.COM

    Daftar Harga HP Android Samsung Terbaru Minggu Ini 2018

    Daftar Harga HP Android Samsung Terbaru Minggu Ini 2018 daftar harga hp android samsung
    By : Adi Pamungkas 01/09/2017

    Seiring dengan perkembangan waktu, kini perkembangan teknologi semakin canggih. Banyak sekali penemuan-penemuan baru yang dapat memudahkan pekerjaan manusia. Dengan terus berkembangnya teknologi maka segala pekerjaan dapat diselesaikan hanya dengan hitungan beberapa waktu saja. Tidak hanya itu, ternyata masih banyak manfaat lainnya.

    Misalnya jika dahulu sebuah komputer hanya dapat digunakan oleh komputer itu saja, namun pada saat ini komputer dapat terhubung satu dengan lainnya menggunakan sebuah topologi jaringan. Topologi jaringan merupakan sebuah tatanan atau skema konsep dalam menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan kompter.

    Atau dapat diartikan topologi jaringan adalah sebuah pola penghubung pada jaringan komputer seperti workstation, server, serta pengambilan. Terdapat beberapa jenis topologi jaringan yang dapat kita gunakan, yaitu topologi star, bus, ring, bus, tree, dan mesh. Dari masing-masing topologi tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Sebelum kamu memilih topologi jaringan mana yang ini kamu pakai, tentunya terdapat beberapa pertimbangan yang harus kamu perhatikan mulai dari kecepatan, biaya, ukuran, konektivitas, serta lingkungan. Maka dari itu pada pembahasan kali ini mastekno akan membahas lebih lanjut mengenai topologi ring.

    Dilihat dari namanya topologi ring ini memiliki bentuk rangkaian seperti cincin. Setiap rangkaian akan tersambung kedua titik yang lain. Apa sajakah karakteristik topologi ring? Serta apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki topologi ring? Maka dari itu untuk lebih lengkapnya kamu dapat simak penjelasannya berikut ini.

     

    Pengertian Topologi Ring

    pengertian topologi ring beserta kelebihan dan kekurangannya

    Topologi ring adalah sebuah topologi jaringan yang memiliki rangkaian melingkar seperti cincin. Bentuk tersebut dapat terbentuk karena seriap rangkaian terhubung dengan dua titik lainnya. Biasanya kabel yang digunakan oleh topologi ini yaitu menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ45, karena tidak memerlukan terminator.

    Syarat membuat topologi ring yaitu setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan lainnya sehingga dapat membentuk sebuah hubungan loop tertutup. Dalam topologi ini memang setiap sentral dirancang untuk dapat berinteraksi dengan sentral lainnya yang memiliki cara berdekatan maupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini dapat melakukan switching ke segala arah workstation.

    Karakteristik Topologi Ring

    Berikut ini merupakan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh topologi ring, yaitu :

    1. Setiap node akan menghubungkan secara seri pada kabel sehingga akan membentuk jaringan yang terlihat melingkar.
    2. Memiliki layout yang sederhana sama seperti dengan topologi bus.
    3. Paket data pada topologi ring akan mengalir ke satu arah baik ke kanan atau ke kiri. Dengan begitu maka akan terhindar dari collision.
    4. Jika terdapat sebuah masalah pada satu node, maka akan mempengaruhi ke node lainnya yang menyebabkan node satu dengan lainnya tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
    5. Jenis kabel yang digunakan pada topologi ring biasanya menggunakan kabel UTP ataupun Patch Cable.

    Cara Kerja Topologi Ring

    Cara kerja topologi ring yaitu setiap node dapat berfungsi sebagai repeater atau penguat sinyal untuk node sebelumnya maupun sesudahnya. Sehingga setiap node nantinya dapat bekerjasama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Token merupakan sebuah alat yang membantu pada saat proses penerimaan sinyal serta penerusan dan sinyal dari komputer satu ke komputer lainnya.

    Token ini berisi data-data yang bersumber dari komputer sebelumnya. Maka berikutnya token tersebut akan mengalirkan data ke setiap titik atau node. Apabila data tersebut dibutuhkan pada node, maka data tersebut akan diterima oleh node tersebut. Namun jika data tersebut tidak dibutuhkan oleh node tersebut, maka data akan diteruskan ke node selanjutnya. Data tersebut akan terus mengalir sampai ke tempat tujuan.

    Kelebihan Topologi Ring

    Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh topologi ring, yaitu :

    1. Mudah dalam merancangnya serta mengimplementasikannya.
    2. Memiliki performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan topologi bus meskipun memiliki aliran data yang besar.
    3. Mudah dalam melakukan konfigurasi serta instalasi perangkat baru.
    4. Jika terdapat troubleshooting maka akan mudah diselesaikan. Karena menggunakan sistem point on point.
    5. Penggunaan kabel yang relatif lebih hemat.
    6. Lalu lintas pada topologi ring juga lebih cepat dan mampu mengatasi lalu lintas data yang padat sekalipun. Karena topologi ini mampu melayani data yang berasal dari kanan maupun kiri server.
    7. Resiko tabrakan pada saat pengirimanan data juga sangat kecil. Karena dalam satu waktu hanya terdapat satu node saja yang dapat mengirim data.

    Kekurangan Topologi Ring

    Berikut ini merupakan beberapa kekurangan yang dimiliki oleh topologi ring, yaitu :

    1. Jika terdapat kerusakan pada satu node, maka akan mempengaruhi ke node lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut kamu dapat menggunakan cincin ganda atau dual ring.
    2. Kurang fleksibel dalam pengembangan jaringan. Karena jika kita ingin memindahkan atau menambahkan serta mengubah perangkat jaringan yang ada maka akan mempengaruhi seluruh jaringan.
    3. Komunikasi data sangat berpengaruh dengan jumlah node di jaringan tersebut.
    4. Cenderung lebih sulit dalam pengkonfigurasian dibandingkan dengan topologi star.
    5. Membutuhkan sebuah pengelolaan serta penanganan yang lebih khusus untuk bandles.
    6. Sinyal akan melemah apabila jarak antara node yang akan ditempuh cukup jauh.

    Nah itulah pembahasan dari mastekno mengenai pengertian topologi ring beserta kelebihan dan kekurangannya dan juga karakteristiknya. Tentunya setiap topologi jaringan memiliki kelebihan, kekurangan, dan karakteristik yang berbeda-beda. Maka dari itu jika kamu ingin membangun sebuah jaringan, pilihlah topologi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Semoga dapat bermanfaat dari membantu.


    Share Yuk