√ Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri, Struktur dan Jenis (Lengkap)

Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Teks Eksplanasi

Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Teks Eksplanasi

Mempelajari materi bahasa indonesia sma sederajat, mungkin kalian telah mengenal berbagai runtutan terjadinya peristiwa atau yang disebut teks eksplanasi. Lantas materi kali ini kita akan mengulas lebih dalam tentang pengertian teks eksplanasi, ciri-ciri, struktur dan jenis-jenis teks eksplanasi.

Dalam peristiwa akan terjadinya hubungan sebab akibat, dalam sebab akibat ini kita akan menjelaskan aspek mengapa, bagaimana terjadinya peristiwa itu terjadi. Kamu perlu mengetahui runtutan peristiwa dengan jelas, untuk dapat menyimpulkan sebuah teks eksplanasi. Contohnya artikel tentang : dampak globalisasi, peristiwa tsunami atau peristiwa lainya.

 

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi (Explanatory Text) berasal dari kata explanation yang artinya penjelasan. Secara sederhana, teks eksplanasi adalah paragraf yang menjelasan mengapa atau bagaimana sesuatu terjadi. Dalam hal ini bisa mencakup bidang sosial, budaya, alam, ilmiah dll. Dalam sebuah teks eksplanasi, akan dijelaskan bagaimana hukum sebab akibat sehingga menciptakan sebuah fenomena. Kita mungkin sudah sering membacanya di berbagai buku atau internet, namun tidak menyadari jika ia merupakan teks eksplanasi.

 

Tujuan dan Fungsi Teks Eksplanasi

Seperti definisinya, teks jenis ini akan membahas tentang mengapa dan bagaimana sebuah fenomena terjadi. Tujuannya tentu agar pembaca menjadi tahu penyebab dan akibat yang akan terjadi. Contohnya saja artikel tentang hujan dimana akan dijelaskan mengapa hal itu terjadi serta prosesnya.

 

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Untuk lebih mudah membedakannya dengan teks jenis lain, kita bisa mengidentifikasi menggunakan ciri-ciri yang ada. Berikut ini beberapa karakteristik teks eksplanasi yang umum digunakan :

  • Isinya berupa fakta bukan opini yang belum jelas kebenarannya.
  • Temanya berupa sesuatu yang bersifat ilmiah.
  • Tujuannya adalah memberikan informasi.
  • Terdiri dari 3 bagian, pernyataan umum, sebab akibat dan interpretasi.
  • Biasanya menggunakan kata pertama, kedua, ketiga… sebagai awalan.

 

Struktur Bagian Teks Eksplanasi

Dari ciri-ciri yang disebutkan diatas, kita tahu bahwa teks ini punya 3 bagian utama. Pertama adalah pernyataan umum, kemudian penjelas sebab akibat dan terakhir berisi interpretasi. Apakah definisi masing-masing bagian ini?

 

1. Pernyataan Umum

Ini merupakan bagian pertama yang memberikan informasi tentang apa yang ingin dibahas. Dari sini kita akan mengenal secara umum tentang topik apa yang akan diangkat. Tata bahasa yang digunakan harus informatif serta tidak membingungkan pembaca.

 

2. Penjelas (Sebab-Akibat)

Bagian selanjutnya akan memberikan penjelasan dari topik yang diangkat dengan lebih detail. Disinilah dibahas tentang mengapa dan bagaimana sesuatu itu terjadi. Biasanya menggunakan formula sebab-akibat dari awal hingga akhir fenomena tersebut. Sehingga nantinya pembaca paham ‘ohh, jadi seperti ini kejadiannya’ kurang lebih seperti itu.

 

3. Interpretasi

Kita bisa menyebutnya sebagai penutup yang merampungkan teks eksplanasi ini. Apa isinya? Bisa berupa rangkuman atau kesimpulan yang bisa diambil dari penjelasan yang telah dibahas.

 

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Dalam menulis teks eksplanasi, kita juga harus memperhatikan dari sisi kebahasaan. Karena teks jenis ini memiliki ciri khasnya sendiri sebagai berikut :

  • Tema yang diangkat biasanya tentang alam tanpa campur tangan manusia.
  • Dalam menjelaskan semuanya menggunakan kalimat pasif.
  • Banyak menggunakan istilah ilmiah.
  • Banyak menggunakan kata hubung waktu seperti kemudian, sebelum, sesudah dll.
  • Harus mampu meyakinkan pembaca bahwa hal tersebut adalah fakta tanpa opini.

 

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi

Perlu diketahui, ada beberapa macam teks eksplanasi yang biasa digunakan. Menurut NWS Departement School and Education jenisnya adalah sebagai berikut :

 

1. Eksplanasi Faktorial

Jenis yang memberikan penjelasan tentang akibat dan hasil dari proses yang terjadi. Contohnya seperti proses transmigrasi, perubahan iklim dsb.

 

2. Eksplanasi Kausal

Membahas tentang sebab dan urutan kejadian dari sesuatu yang dijelaskan secara bertahap. Misal tentang bagaimana banjir bisa terjadi ataupun penyebab gempa bumi.

 

3. Eksplanasi Sequential

Memberikan informasi secara detail tentang proses sebuah kejadian, contohnya metamorfosis pada hewan.

 

4. Eksplanasi Teoritis

Teks yang memberikan informasi tentang peluang terjadinya sesuatu akibat sebuah fenomena. Seperti apa yang bisa terjadi jika ada gunung meletus ataupun banjir.

 

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian teks eksplanasi, jenis, ciri-ciri serta bagiannya. Silahkan pelajari contohnya sehingga kalian paham dan nanti bisa membuatnya sendiri. Namun jika ada yang sekiranya kurang jelas, bisa langsung ditanyakan di kolom komentar.



√ Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri, Struktur dan Jenis (Lengkap)
√ Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri, Struktur dan Jenis (Lengkap)

Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Teks Eksplanasi

Pengertian Teks Eksplanasi: Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Teks Eksplanasi

Mempelajari materi bahasa indonesia sma sederajat, mungkin kalian telah mengenal berbagai runtutan terjadinya peristiwa atau yang disebut teks eksplanasi. Lantas materi kali ini kita akan mengulas lebih dalam tentang pengertian teks eksplanasi, ciri-ciri, struktur dan jenis-jenis teks eksplanasi.

Dalam peristiwa akan terjadinya hubungan sebab akibat, dalam sebab akibat ini kita akan menjelaskan aspek mengapa, bagaimana terjadinya peristiwa itu terjadi. Kamu perlu mengetahui runtutan peristiwa dengan jelas, untuk dapat menyimpulkan sebuah teks eksplanasi. Contohnya artikel tentang : dampak globalisasi, peristiwa tsunami atau peristiwa lainya.

 

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi (Explanatory Text) berasal dari kata explanation yang artinya penjelasan. Secara sederhana, teks eksplanasi adalah paragraf yang menjelasan mengapa atau bagaimana sesuatu terjadi. Dalam hal ini bisa mencakup bidang sosial, budaya, alam, ilmiah dll. Dalam sebuah teks eksplanasi, akan dijelaskan bagaimana hukum sebab akibat sehingga menciptakan sebuah fenomena. Kita mungkin sudah sering membacanya di berbagai buku atau internet, namun tidak menyadari jika ia merupakan teks eksplanasi.

 

Tujuan dan Fungsi Teks Eksplanasi

Seperti definisinya, teks jenis ini akan membahas tentang mengapa dan bagaimana sebuah fenomena terjadi. Tujuannya tentu agar pembaca menjadi tahu penyebab dan akibat yang akan terjadi. Contohnya saja artikel tentang hujan dimana akan dijelaskan mengapa hal itu terjadi serta prosesnya.

 

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Untuk lebih mudah membedakannya dengan teks jenis lain, kita bisa mengidentifikasi menggunakan ciri-ciri yang ada. Berikut ini beberapa karakteristik teks eksplanasi yang umum digunakan :

  • Isinya berupa fakta bukan opini yang belum jelas kebenarannya.
  • Temanya berupa sesuatu yang bersifat ilmiah.
  • Tujuannya adalah memberikan informasi.
  • Terdiri dari 3 bagian, pernyataan umum, sebab akibat dan interpretasi.
  • Biasanya menggunakan kata pertama, kedua, ketiga… sebagai awalan.

 

Struktur Bagian Teks Eksplanasi

Dari ciri-ciri yang disebutkan diatas, kita tahu bahwa teks ini punya 3 bagian utama. Pertama adalah pernyataan umum, kemudian penjelas sebab akibat dan terakhir berisi interpretasi. Apakah definisi masing-masing bagian ini?

 

1. Pernyataan Umum

Ini merupakan bagian pertama yang memberikan informasi tentang apa yang ingin dibahas. Dari sini kita akan mengenal secara umum tentang topik apa yang akan diangkat. Tata bahasa yang digunakan harus informatif serta tidak membingungkan pembaca.

 

2. Penjelas (Sebab-Akibat)

Bagian selanjutnya akan memberikan penjelasan dari topik yang diangkat dengan lebih detail. Disinilah dibahas tentang mengapa dan bagaimana sesuatu itu terjadi. Biasanya menggunakan formula sebab-akibat dari awal hingga akhir fenomena tersebut. Sehingga nantinya pembaca paham ‘ohh, jadi seperti ini kejadiannya’ kurang lebih seperti itu.

 

3. Interpretasi

Kita bisa menyebutnya sebagai penutup yang merampungkan teks eksplanasi ini. Apa isinya? Bisa berupa rangkuman atau kesimpulan yang bisa diambil dari penjelasan yang telah dibahas.

 

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Dalam menulis teks eksplanasi, kita juga harus memperhatikan dari sisi kebahasaan. Karena teks jenis ini memiliki ciri khasnya sendiri sebagai berikut :

  • Tema yang diangkat biasanya tentang alam tanpa campur tangan manusia.
  • Dalam menjelaskan semuanya menggunakan kalimat pasif.
  • Banyak menggunakan istilah ilmiah.
  • Banyak menggunakan kata hubung waktu seperti kemudian, sebelum, sesudah dll.
  • Harus mampu meyakinkan pembaca bahwa hal tersebut adalah fakta tanpa opini.

 

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi

Perlu diketahui, ada beberapa macam teks eksplanasi yang biasa digunakan. Menurut NWS Departement School and Education jenisnya adalah sebagai berikut :

 

1. Eksplanasi Faktorial

Jenis yang memberikan penjelasan tentang akibat dan hasil dari proses yang terjadi. Contohnya seperti proses transmigrasi, perubahan iklim dsb.

 

2. Eksplanasi Kausal

Membahas tentang sebab dan urutan kejadian dari sesuatu yang dijelaskan secara bertahap. Misal tentang bagaimana banjir bisa terjadi ataupun penyebab gempa bumi.

 

3. Eksplanasi Sequential

Memberikan informasi secara detail tentang proses sebuah kejadian, contohnya metamorfosis pada hewan.

 

4. Eksplanasi Teoritis

Teks yang memberikan informasi tentang peluang terjadinya sesuatu akibat sebuah fenomena. Seperti apa yang bisa terjadi jika ada gunung meletus ataupun banjir.

 

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian teks eksplanasi, jenis, ciri-ciri serta bagiannya. Silahkan pelajari contohnya sehingga kalian paham dan nanti bisa membuatnya sendiri. Namun jika ada yang sekiranya kurang jelas, bisa langsung ditanyakan di kolom komentar.