√ Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, dan Contoh Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, dan Contoh Sosialisasi

Setiap manusia tentu saja tidak dapat hidup sendiri, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari manusia lain. Maka dari itu sebagai makhluk sosial manusia harus selalu bersosialisasi untuk menjalani hidupnya. Selain itu sebagai makhluk sosial manusia juga harus saling membantu satu sama lainnya.

Lantas apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan sosialisasi? Untuk kamu yang belum mengetahui maka tenang saja. Karena pada kesempatan kali ini kami akan memberikan penjelasan ringkas mengenai pengertian sosialisasi, arti, tujuan, fungsi, media, dan contoh sosialisasi. Oleh karena itu mari kita simak pembahasannya berikut ini.

 

Pengertian Sosialisasi

Secara umum sosialisasi memiliki pengertian sebuah proses belajar mengajar atau proses penanaman nilai, kebiasaan, dan juga aturan dalam bertingkah laku dalam lingkungan masyarakat dari generasi ke generasi sesuai dengan peran dan status sosial masing – masing dalam kelompok masyarakat.

Sedangkan dalam arti yang sempit sosialisasi memiliki pengertian proses pembelajaran yang dilakukan oleh suatu individu dalam mengenal lingkungannya, baik itu lingkungan fisik ataupun sosial. Sedangkan dalam arti yang luas, sosialisasi memiliki pengertian sebuah proses interaksi dan pembelajaran yang dilakukan oleh seseorang dari mulai lahir hingga akhir hayatnya di dalam budaya masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ini maka seseorang mampu memahami serta menjalankan hak dan kewajiban mereka berdasarkan peran status masing – masing sesuai dengan budaya masyarakat. Dengan kata lain bahwa sosialisasi menjadikan individu mampu mempelajari dan mengembangkan pola – pola perilaku sosial dalam proses mendewasakan diri.

 

Pengertian Sosialisasi Menurut Para Ahli

Adapan beberapa ahli sosial mengemukakan pendapat mereka bahwa sosialisasi sebagai teori tentang peranan. Supaya kamu lebih memahami mengenai apa pengertian sosialisasi, maka mari kita simak beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian sosialisasi. Berikut ini merupakan definisi sosialisasi menurut para ahli.

 

1. Soejono Dirdjosisworo

Menurut Soejono Dirdjosisworo (1985), pengertian sosialisasi mengandung tiga arti, yaitu:

  • Proses belajar; yaitu suatu proses akomodasi dimana individu menahan, mengubah impuls – impuls dalam dirinya dan mengambil cara hidup atau kebudayaan masyarakatnya.
  • Kebiasaan; dalam bersosialisasi setiap individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide – ide, pola – pola nilai dan tingkah laku, dan ukuran kepatuhan tingkah laku di dalam masyarakat di mana ia hidup.
  • Sifat dan kecakapan; semua sifat dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkan sebagai suatu kesatuan dalam diri seseorang.

 

2. Charlotte Buhler

Menurut Charlotte Buhler, pengertian sosialisasi adalah suatu proses yang membantu anggota masyarakat untuk belajar dan menyesuaikan diri terhadap bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya, agar ia dapat berperan dan berfungsi dalam kelompok tersebut.

 

3. Peter L. Berger

Menurut Peter L. Berger, pengertian sosialisasi adalah suatu proses seorang anak belajar menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.

4. Greenberg

Menurut Greenberg, pengertian sosialisasi adalah suatu proses untuk mentransformasikan individu kepada pihak luar agar dapat ikut serta berpartisipasi secara aktif sebagai anggota suatu organisasi.

 

5. Gibson

Menurut Gibson, arti sosialisasi adalah sebuah aktivitas dari organisasi untuk mewujudkan dan mengintegrasikan tujuan organisasi maupun individu. Sehingga dari dua pengertian sosialisasi tersebut terdapat dua kepentingan yang berbeda, yakni kepentingan individu dan kepentingan organisasi.

 

6. Robert M.Z. Lawang

Menurut Robert M.Z. Lawang, arti sosialisasi adalah proses mempelajari norma, nilai, peran, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan untuk memungkinkan berpartisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial.

 

7. Karel J.Veeger

Menurut Karel J. Veeger, pengertian sosialisasi adalah suatu proses belajar mengajar. Contoh: orang tua mendidik anaknya tata krama dan sopan santun.

 

8. Bruce J. Cohen

Menurut Bruce J. Cohen, pengertian sosialisasi adalah proses pembelajaran seorang individu terhadap nilai-nilai dan norma – norma yang ada dalam masyarakat sehingga seseorang menjadi bagian dari masyarakat.

 

 

Tujuan Sosialisasi dalam Masyarakat

Setelah kamu memahami pengertian sosialisasi, tentu saja kita perlu mengetahui juga apa tujuan dilakukan sosialisasi. Adapun beberapa tujuan sosialisasi adalah sebagai berikut.

  • Supaya setiap masyarakat mengetahui nilai – nilai dan norma – norma yang berlaku dalam sebuah kelompok masyarakat.
  • Supaya setiap manusia mampu mengendalikan fungsi organik melalui proses latihan mawas diri yang tepat.
  • Supaya setiap masyarakat dapat memahami sebuah lingkungan sosial dan budaya, baik itu lingkungan tempat tinggalnya ataupun lingkungan baru.
  • Supaya setiap manusia mampu membangun kemampuan berkomunikasi, misalnya saja kemampuan untuk membaca, menulis dan lain sebagainya.
  • Untuk melatih ketrampilan dan kemampuan setiap manusia dalam hidup bermasyarakat.
  • Supaya di dalam diri setiap manusia tertanam nilai – nila dan kepercayaan yang terdapat di dalam masyarakat.

 

 

Fungsi Sosialisasi dalam Masyarakat

Secara umum sosialisasi memiliki fungsi dan peranan sebagai cara mengenal dan menyesuaikan diri di dalam lingkungan masyarakat. Untuk lebih lengkapnya berikut ini merupakan fungsi sosialisasi baik bagi individu ataupun masyarakat.

 

1. Fungsi Sosialisasi Bagi Individu

Fungsi sosialisasi bagi individu yaitu berfungsi sebagai pedoman dalam belajar mengenal dan menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat baik mulai dari nilai, norma, ataupun struktur sosial yang ada di masyarakat pada lingkungan tersebut.

 

2. Fungsi Sosialisasi Bagi Masyarakat

Sedangkan fungsi sosialisasi bagi masyarakat yaitu berfungsi sebagai alat untuk melestarikan, penyebaran, serta mewariskan nilai, norma, dan juga kepercayaan yang terdapat di dalam masyarakat. Dengan begitu maka nila, norma, dan kepercayaan tersebut dapat dijaga oleh semua komponen masyarakat.

 

Tahap dan Jenis – Jenis Sosialisasi

Sosialisasi bisa dibedakan menjadi dua jenis, yang pertama yaitu sosialisasi primer dan yang kedua adalah sosialisasi sekunder. Untuk lebih lengkapnya mari kita simak pembahasan kedua jenis sosialisasi berikut ini.

 

1. Sosialisasi Primer

Sosialisasi primer adalah sebuah proses sosialisasi yang pertama kali dilakukan oleh seorang individu sejak masih anak – anak. Proses sosialisasi ini merupakan proses awal bagi semua anggota masyarakat dalam memula memasuki keanggotaan mereka di sebuah kelompok masyarakat.

Sosialisasi primer dimuali dari lingkungan keluarga, dimana individu tersebut mulai belajar dalam membedakan dirinya dengan orang lain disekitarnya. Pada tahap inilah keluarga memiliki peranan yang sangat penting untuk masing – masing individu. Dan disinilah seorang individu pertama kali mendapatkan pelajaran mengenai budaya keluarga baik itu agama, aturan, dan lain sebagainya.

 

2. Sosialisasi Sekunder

Sosialisasi sekunder adalah pelajaran berikutnya yang akan dilakukan oleh sorang individu. Dalam proses ini seorang individu mulai belajar untuk mengenal lingkungan sekitarnya di luar lingkungan keluarga baik itu mempelajari nilai – nilai budaya, norma, dan lain sebagainya di lingkungan suatu kelompok masyarakat.

Sosialisasi sekunder ini memiliki tujuan supaya setiap individu mampu menerima nilai – nilai dan juga norma – norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Pada umumnya proses sosialisasi sekunder ini akan menentukan sikap seseorang dalam berlaku karena telah beradaptasi dengan berbagai lingkungan masyarakat.

 

Media Sosialisasi dalam Masyarakat

Jika dilihat dari pengertian sosialisasi yang telah kamu sampaikan diatas, proses sosialisasi dapat terjadi melalui media perantara. Adapun media – media yang sering digunakan untuk bersosialisasi di dalam lingkungan masyarakat adalah sebagai berikut.

 

1. Keluarga

Media sosialisasi yang pertama kali di terima oleh setiap individu tentu saja keluarga. Didalam sebuah keluarga terdapat anggota keluarga diantaranya yaitu ayah, ibu, kakak, adik, dan lain sebagainya yang salaing berinteraksi. Disinilah seorang individu pertama kali mengenal dunia sekitarnya dan pola pergaulan.

 

2. Teman

Setelah di lingkungan keluarga, proses sosialisasi akan terjadi melalui tema. Pada saat anak – anak mulai berinteraksi dengan teman sebayanya, maka akan terjadi proses sosialisasi dan mempelajari nilai dan norma yang baru.

 

3. Sekolah

Lembaga pendidikan adalah tempat proses sosialisasi yang sangat memberian pengaruh yang besar untuk semua orang. Karena pada umumnya semua orang akan belajar dan melatih ketrampilan dan kemandirian mereka. Selain itu, proses interaksi dengan teman sebaya juga sering terjadi di lingkungan sekolah.

 

4. Media Massa

Proses sosialisasi juga bisa terjadi melalui media massa atau media pers baik itu media cetak maupun media elektronik. Melalui media massa setiap individu mampu mempelajari berbagai macam informasi baru yang belum diketahui, baik itu hal positif ataupun negatif.

 

Contoh Sosialisasi dalam Masyarakat

Setelah kita memahami apa arti sosialisasi serta media sosialisasi, mari kita cari tahu apa saja contoh sosialisasi dalam lingkungan masyarakat. Berikut ini merupakan beberapa contoh sosialisasi yang ada di lingkungan masyarakat.

 

1. Contoh Sosialisasi di Keluarga

Proses sosialisasi dalam keluarga terjadi ketika anggota keluarga saling berinteraksi satu sama lain. Misalnya saja pada saat makan malam bersama, saat menonton televisi bersama, ataupun pada saat diskusi keluarga. Orang tua akan menyampaikan hal – hal yang harus anaknya ketahui misalnya saja cara berlaku yang baik ketika disekolahan.

 

2. Contoh Sosialisasi di Masyarakat

Sebenarnya proses sosialisasi di dalam lingkungan masyarakat sering sekali terjadi tanpa kita sadari. Misalnya saja ketika kita sedang berdiskusi dengan tetangga, melakukan kerja bakti bersama, dan lain sebagainya. Semua hal tersebut merupakan contoh sosialisasi dalam lingkungan masyarakat.

 

3. Contoh Sosialisasi di Sekolah

Proses sosialisasi di sekolah dapat kita lihat ketika guru sedang berinteraksi dengan muridnya dan menjelaskan mengenai pelajaran yang sedang di ajarkan, itulah salah satu proses sosialisasi di lingkungan sekolah. Selain itu, proses sosialisasi juga terjadi pada saat murid bertanya kepada gurunya ataupun memberikan jawaban mengenai pelajaran disekolah.

 

Jadi demikianlah pembahasan ringkas yang dapat kami berikan mengenai pengertian sosialisasi, arti sosialisasi, fungsi sosialisasi, tujuan sosialisasi, jenis sosialisasi, dan contoh sosialisasi yang dapat kamu pelajari. Tidak adanya sosialisasi dalam masyarakat maka akan membuat seorang individu kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Semoga bermanfaat.



√ Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Sosialisasi
√ Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, dan Contoh Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi: Tujuan, Jenis, Fungsi, dan Contoh Sosialisasi

Setiap manusia tentu saja tidak dapat hidup sendiri, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari manusia lain. Maka dari itu sebagai makhluk sosial manusia harus selalu bersosialisasi untuk menjalani hidupnya. Selain itu sebagai makhluk sosial manusia juga harus saling membantu satu sama lainnya.

Lantas apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan sosialisasi? Untuk kamu yang belum mengetahui maka tenang saja. Karena pada kesempatan kali ini kami akan memberikan penjelasan ringkas mengenai pengertian sosialisasi, arti, tujuan, fungsi, media, dan contoh sosialisasi. Oleh karena itu mari kita simak pembahasannya berikut ini.

 

Pengertian Sosialisasi

Secara umum sosialisasi memiliki pengertian sebuah proses belajar mengajar atau proses penanaman nilai, kebiasaan, dan juga aturan dalam bertingkah laku dalam lingkungan masyarakat dari generasi ke generasi sesuai dengan peran dan status sosial masing – masing dalam kelompok masyarakat.

Sedangkan dalam arti yang sempit sosialisasi memiliki pengertian proses pembelajaran yang dilakukan oleh suatu individu dalam mengenal lingkungannya, baik itu lingkungan fisik ataupun sosial. Sedangkan dalam arti yang luas, sosialisasi memiliki pengertian sebuah proses interaksi dan pembelajaran yang dilakukan oleh seseorang dari mulai lahir hingga akhir hayatnya di dalam budaya masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ini maka seseorang mampu memahami serta menjalankan hak dan kewajiban mereka berdasarkan peran status masing – masing sesuai dengan budaya masyarakat. Dengan kata lain bahwa sosialisasi menjadikan individu mampu mempelajari dan mengembangkan pola – pola perilaku sosial dalam proses mendewasakan diri.

 

Pengertian Sosialisasi Menurut Para Ahli

Adapan beberapa ahli sosial mengemukakan pendapat mereka bahwa sosialisasi sebagai teori tentang peranan. Supaya kamu lebih memahami mengenai apa pengertian sosialisasi, maka mari kita simak beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian sosialisasi. Berikut ini merupakan definisi sosialisasi menurut para ahli.

 

1. Soejono Dirdjosisworo

Menurut Soejono Dirdjosisworo (1985), pengertian sosialisasi mengandung tiga arti, yaitu:

  • Proses belajar; yaitu suatu proses akomodasi dimana individu menahan, mengubah impuls – impuls dalam dirinya dan mengambil cara hidup atau kebudayaan masyarakatnya.
  • Kebiasaan; dalam bersosialisasi setiap individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide – ide, pola – pola nilai dan tingkah laku, dan ukuran kepatuhan tingkah laku di dalam masyarakat di mana ia hidup.
  • Sifat dan kecakapan; semua sifat dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkan sebagai suatu kesatuan dalam diri seseorang.

 

2. Charlotte Buhler

Menurut Charlotte Buhler, pengertian sosialisasi adalah suatu proses yang membantu anggota masyarakat untuk belajar dan menyesuaikan diri terhadap bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya, agar ia dapat berperan dan berfungsi dalam kelompok tersebut.

 

3. Peter L. Berger

Menurut Peter L. Berger, pengertian sosialisasi adalah suatu proses seorang anak belajar menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.

4. Greenberg

Menurut Greenberg, pengertian sosialisasi adalah suatu proses untuk mentransformasikan individu kepada pihak luar agar dapat ikut serta berpartisipasi secara aktif sebagai anggota suatu organisasi.

 

5. Gibson

Menurut Gibson, arti sosialisasi adalah sebuah aktivitas dari organisasi untuk mewujudkan dan mengintegrasikan tujuan organisasi maupun individu. Sehingga dari dua pengertian sosialisasi tersebut terdapat dua kepentingan yang berbeda, yakni kepentingan individu dan kepentingan organisasi.

 

6. Robert M.Z. Lawang

Menurut Robert M.Z. Lawang, arti sosialisasi adalah proses mempelajari norma, nilai, peran, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan untuk memungkinkan berpartisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial.

 

7. Karel J.Veeger

Menurut Karel J. Veeger, pengertian sosialisasi adalah suatu proses belajar mengajar. Contoh: orang tua mendidik anaknya tata krama dan sopan santun.

 

8. Bruce J. Cohen

Menurut Bruce J. Cohen, pengertian sosialisasi adalah proses pembelajaran seorang individu terhadap nilai-nilai dan norma – norma yang ada dalam masyarakat sehingga seseorang menjadi bagian dari masyarakat.

 

 

Tujuan Sosialisasi dalam Masyarakat

Setelah kamu memahami pengertian sosialisasi, tentu saja kita perlu mengetahui juga apa tujuan dilakukan sosialisasi. Adapun beberapa tujuan sosialisasi adalah sebagai berikut.

  • Supaya setiap masyarakat mengetahui nilai – nilai dan norma – norma yang berlaku dalam sebuah kelompok masyarakat.
  • Supaya setiap manusia mampu mengendalikan fungsi organik melalui proses latihan mawas diri yang tepat.
  • Supaya setiap masyarakat dapat memahami sebuah lingkungan sosial dan budaya, baik itu lingkungan tempat tinggalnya ataupun lingkungan baru.
  • Supaya setiap manusia mampu membangun kemampuan berkomunikasi, misalnya saja kemampuan untuk membaca, menulis dan lain sebagainya.
  • Untuk melatih ketrampilan dan kemampuan setiap manusia dalam hidup bermasyarakat.
  • Supaya di dalam diri setiap manusia tertanam nilai – nila dan kepercayaan yang terdapat di dalam masyarakat.

 

 

Fungsi Sosialisasi dalam Masyarakat

Secara umum sosialisasi memiliki fungsi dan peranan sebagai cara mengenal dan menyesuaikan diri di dalam lingkungan masyarakat. Untuk lebih lengkapnya berikut ini merupakan fungsi sosialisasi baik bagi individu ataupun masyarakat.

 

1. Fungsi Sosialisasi Bagi Individu

Fungsi sosialisasi bagi individu yaitu berfungsi sebagai pedoman dalam belajar mengenal dan menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat baik mulai dari nilai, norma, ataupun struktur sosial yang ada di masyarakat pada lingkungan tersebut.

 

2. Fungsi Sosialisasi Bagi Masyarakat

Sedangkan fungsi sosialisasi bagi masyarakat yaitu berfungsi sebagai alat untuk melestarikan, penyebaran, serta mewariskan nilai, norma, dan juga kepercayaan yang terdapat di dalam masyarakat. Dengan begitu maka nila, norma, dan kepercayaan tersebut dapat dijaga oleh semua komponen masyarakat.

 

Tahap dan Jenis – Jenis Sosialisasi

Sosialisasi bisa dibedakan menjadi dua jenis, yang pertama yaitu sosialisasi primer dan yang kedua adalah sosialisasi sekunder. Untuk lebih lengkapnya mari kita simak pembahasan kedua jenis sosialisasi berikut ini.

 

1. Sosialisasi Primer

Sosialisasi primer adalah sebuah proses sosialisasi yang pertama kali dilakukan oleh seorang individu sejak masih anak – anak. Proses sosialisasi ini merupakan proses awal bagi semua anggota masyarakat dalam memula memasuki keanggotaan mereka di sebuah kelompok masyarakat.

Sosialisasi primer dimuali dari lingkungan keluarga, dimana individu tersebut mulai belajar dalam membedakan dirinya dengan orang lain disekitarnya. Pada tahap inilah keluarga memiliki peranan yang sangat penting untuk masing – masing individu. Dan disinilah seorang individu pertama kali mendapatkan pelajaran mengenai budaya keluarga baik itu agama, aturan, dan lain sebagainya.

 

2. Sosialisasi Sekunder

Sosialisasi sekunder adalah pelajaran berikutnya yang akan dilakukan oleh sorang individu. Dalam proses ini seorang individu mulai belajar untuk mengenal lingkungan sekitarnya di luar lingkungan keluarga baik itu mempelajari nilai – nilai budaya, norma, dan lain sebagainya di lingkungan suatu kelompok masyarakat.

Sosialisasi sekunder ini memiliki tujuan supaya setiap individu mampu menerima nilai – nilai dan juga norma – norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Pada umumnya proses sosialisasi sekunder ini akan menentukan sikap seseorang dalam berlaku karena telah beradaptasi dengan berbagai lingkungan masyarakat.

 

Media Sosialisasi dalam Masyarakat

Jika dilihat dari pengertian sosialisasi yang telah kamu sampaikan diatas, proses sosialisasi dapat terjadi melalui media perantara. Adapun media – media yang sering digunakan untuk bersosialisasi di dalam lingkungan masyarakat adalah sebagai berikut.

 

1. Keluarga

Media sosialisasi yang pertama kali di terima oleh setiap individu tentu saja keluarga. Didalam sebuah keluarga terdapat anggota keluarga diantaranya yaitu ayah, ibu, kakak, adik, dan lain sebagainya yang salaing berinteraksi. Disinilah seorang individu pertama kali mengenal dunia sekitarnya dan pola pergaulan.

 

2. Teman

Setelah di lingkungan keluarga, proses sosialisasi akan terjadi melalui tema. Pada saat anak – anak mulai berinteraksi dengan teman sebayanya, maka akan terjadi proses sosialisasi dan mempelajari nilai dan norma yang baru.

 

3. Sekolah

Lembaga pendidikan adalah tempat proses sosialisasi yang sangat memberian pengaruh yang besar untuk semua orang. Karena pada umumnya semua orang akan belajar dan melatih ketrampilan dan kemandirian mereka. Selain itu, proses interaksi dengan teman sebaya juga sering terjadi di lingkungan sekolah.

 

4. Media Massa

Proses sosialisasi juga bisa terjadi melalui media massa atau media pers baik itu media cetak maupun media elektronik. Melalui media massa setiap individu mampu mempelajari berbagai macam informasi baru yang belum diketahui, baik itu hal positif ataupun negatif.

 

Contoh Sosialisasi dalam Masyarakat

Setelah kita memahami apa arti sosialisasi serta media sosialisasi, mari kita cari tahu apa saja contoh sosialisasi dalam lingkungan masyarakat. Berikut ini merupakan beberapa contoh sosialisasi yang ada di lingkungan masyarakat.

 

1. Contoh Sosialisasi di Keluarga

Proses sosialisasi dalam keluarga terjadi ketika anggota keluarga saling berinteraksi satu sama lain. Misalnya saja pada saat makan malam bersama, saat menonton televisi bersama, ataupun pada saat diskusi keluarga. Orang tua akan menyampaikan hal – hal yang harus anaknya ketahui misalnya saja cara berlaku yang baik ketika disekolahan.

 

2. Contoh Sosialisasi di Masyarakat

Sebenarnya proses sosialisasi di dalam lingkungan masyarakat sering sekali terjadi tanpa kita sadari. Misalnya saja ketika kita sedang berdiskusi dengan tetangga, melakukan kerja bakti bersama, dan lain sebagainya. Semua hal tersebut merupakan contoh sosialisasi dalam lingkungan masyarakat.

 

3. Contoh Sosialisasi di Sekolah

Proses sosialisasi di sekolah dapat kita lihat ketika guru sedang berinteraksi dengan muridnya dan menjelaskan mengenai pelajaran yang sedang di ajarkan, itulah salah satu proses sosialisasi di lingkungan sekolah. Selain itu, proses sosialisasi juga terjadi pada saat murid bertanya kepada gurunya ataupun memberikan jawaban mengenai pelajaran disekolah.

 

Jadi demikianlah pembahasan ringkas yang dapat kami berikan mengenai pengertian sosialisasi, arti sosialisasi, fungsi sosialisasi, tujuan sosialisasi, jenis sosialisasi, dan contoh sosialisasi yang dapat kamu pelajari. Tidak adanya sosialisasi dalam masyarakat maka akan membuat seorang individu kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Semoga bermanfaat.