√ Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis, Contoh Sistem Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis-Jenis dan Contoh Sistem Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis-Jenis dan Contoh Sistem Ekonomi

Setiap negara punya tara cara tersendiri dalam mengelola perekonomiannya, itulah yang dinamakan sistem ekonomi. Segala aturan diberlakukan sedemikian rupa demi menjaga perputaran roda ekonomi agar terus berkembang. Tak berbeda dengan Indonesia, negara kita juga punya sistem tersendiri dalam mengatur sektor ini.

Namun sebelum itu, mari mengenal lebih jauh tentang arti dari sistem ekonomi. Fungsi serta manfaat apa yang bisa didapatkan dengan menerapkannya di suatu negara. Setelah itu, baru kita pelajari tentang sistem ekonomi di Indonesia beserta kelebihan dan kekurangannya. Langsung saja kita simak rangkuman dari Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Sistem Ekonomi

Adalah sebuah mekanisme yang dipakai untuk mengatur setiap kegiatan dalam bidang ekonomi di suatu negara. Hal ini mengikat banyak pihak mulai dari produsen, konsumen hingga distributor dan pihak lainnya. Sistem tersebut dibuat untuk menciptakan satu kesatuan antar komponennya sehingga terjalin hubungan yang solid. Umumnya, setiap negara akan menerapkan sistem yang berbeda satu sama lain. Hal ini biasanya disesuaikan dengan kondisi dari negara tersebut.

 

 

Fungsi Sistem Ekonomi

Dalam kehidupan bernegara, sistem ekonomi memiliki peranan yang sangat penting. Karena bidang ekonomi juga memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan rakyatnya. Apabila sistem yang digunakan salah, maka juga akan berdampak buruk pada rakyatnya. Berikut beberapa manfaat dari sistem ekonomi yang perlu kalian ketahui :

  • Untuk mengatur segala macam aktivitas ekonomi yang terjadi.
  • Untuk menciptakan hubungan antar komponen ekonomi sehingga bisa saling bekerja sama.
  • Memberikan dorongan produksi agar perekonomian terus berputar.
  • Sebagai pedoman untuk membagi produk ke masyarakat agar sesuai kadarnya.
  • Sebagai pemecah masalah dalam setiap kegiatan ekonomi
  • Mekanisme untuk mengembangkan perekonomian negara.

 

 

Jenis-Jenis Sistem Ekonomi

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa setiap negara punya sistem yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan dari negara tersebut. Oleh karena itu, terciptalah macam-macam sistem ekonomi seperti berikut ini :

 

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Adalah sistem yang masih menggunakan tradisi turun temurun sebagai pedoman. Sehingga teknologi yang digunakan pun masih sederhana dan belum canggih. Namun kelebihan sistem ini adalah terbentuknya rasa kekeluargaan dan gotong royong yang lebih kuat.

 

2. Sistem Ekonomi Terpusat (Sosialis)

Sistem dimana pemerintah memegang kekuasaan tertinggi dalam bidang ekonomi. Segala bentuk kegiatan didasarkan pada aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Setiap individu tidak bisa bebas dalam melakukan usaha karena sangat dibatasi. Contoh negara yang menerapkannya adalah Rusia dan China.

 

3. Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)

Sebuah sistem yang memberikan kebebasan kepada setiap individu untuk melakukan kegiatan ekonomi. Mereka bisa melakukan usaha dalam rangka mencari keuntungan dan memperkaya diri tanpa pembatasan. Pemerintah hanya akan berperan sebagai pengawas saja dan tak boleh banyak ikut campur. Beberapa negara yang menggunakan sistem ini diantaranya Amerika, Brazil dan Venezuela.

 

4. Sistem Ekonomi Campuran

Seperti namanya, sistem ini nampak menggabungkan antara sosialis dan kapitalis. Artinya, setiap individu punya cukup kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi. Namun pemerintah juga punya turut andil dan hak untuk ikut campur ke dalamnya. Hal ini untuk menghindari adanya monopoli dalam ekonomi oleh satu pihak saja. Kuba adalah salah satu negara yang menerapkan sistem ini.

 

 

Sistem Ekonomi Indonesia

Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia disebut dengan Sistem Perekonomian Pancasila. Hal ini berdasarkan pada ideologi yang digunakan di negara kita yaitu pancasila itu sendiri. Jadi setiap aturan dan prosedur akan berpedoman pada pancasila dan UUD 1945. Termuat dalam Pasal 33 sebagai berikut :

  • Ayat 1 : Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.
  • Ayat 2 : Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Ayat 3 : Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  • Ayat 4 : Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  • Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.

 

Penerapan ekonomi pancasila ini tentu sesuai dengan kondisi serta jati diri negara kita. Kondisi greografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau juga butuh penanganan tersendiri. Di sisi lain, masyarakat kita masih dominan dengan sisi agraris dan ekonomi yang berkembang.

 

Kelebihan dan Kekurangan Ekonomi Pancasila

Penerapan sistem ini tentu karena memiliki kecocokan dan kelebihan terhadap negara kita. Namun selain itu, juga ada kekurangan yang masih menjadi masalah dan harus diatasi bersama.

 

Keunggulan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Sektor produksi vital akan dijalankan oleh pemerintah agar lebih terkontrol.
  • Sumber daya alam dikuasai oleh pemerintah dan dikelola untuk kepentingan rakyat
  • Setiap warga negara berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak.
  • Pemanfaatan SDA berdasarkan hasil musyawarah.
  • Didasarkan pada asas kekeluargaan.
  • Rakyat punya hak sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.
  • Negara punya kewajiban untuk menjaga rakyat miskin.

 

Kelemahan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Adanya potensi eksploitasi berlebih terhadap SDA.
  • Negara dianggap lebih dominan dan membatasi pihak swasta.
  • Resiko monopoli oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan asas keadilan sosial.

 

Itulah penjelasan lengkap tentang pengertian sistem ekonomi, fungsi penerapan serta jenis-jenis sistem ekonomi. Ekonomi di negara kita masih terbilang perlu banyak berkembang agar bisa menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Semoga kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari artikel diatas. Dan bagi yang masih punya pertanyaan, silahkan tinggalkan komentar dibawah.



√ Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis, Contoh Sistem Ekonomi
√ Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis, Contoh Sistem Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis-Jenis dan Contoh Sistem Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi: Fungsi, Jenis-Jenis dan Contoh Sistem Ekonomi

Setiap negara punya tara cara tersendiri dalam mengelola perekonomiannya, itulah yang dinamakan sistem ekonomi. Segala aturan diberlakukan sedemikian rupa demi menjaga perputaran roda ekonomi agar terus berkembang. Tak berbeda dengan Indonesia, negara kita juga punya sistem tersendiri dalam mengatur sektor ini.

Namun sebelum itu, mari mengenal lebih jauh tentang arti dari sistem ekonomi. Fungsi serta manfaat apa yang bisa didapatkan dengan menerapkannya di suatu negara. Setelah itu, baru kita pelajari tentang sistem ekonomi di Indonesia beserta kelebihan dan kekurangannya. Langsung saja kita simak rangkuman dari Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Sistem Ekonomi

Adalah sebuah mekanisme yang dipakai untuk mengatur setiap kegiatan dalam bidang ekonomi di suatu negara. Hal ini mengikat banyak pihak mulai dari produsen, konsumen hingga distributor dan pihak lainnya. Sistem tersebut dibuat untuk menciptakan satu kesatuan antar komponennya sehingga terjalin hubungan yang solid. Umumnya, setiap negara akan menerapkan sistem yang berbeda satu sama lain. Hal ini biasanya disesuaikan dengan kondisi dari negara tersebut.

 

 

Fungsi Sistem Ekonomi

Dalam kehidupan bernegara, sistem ekonomi memiliki peranan yang sangat penting. Karena bidang ekonomi juga memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan rakyatnya. Apabila sistem yang digunakan salah, maka juga akan berdampak buruk pada rakyatnya. Berikut beberapa manfaat dari sistem ekonomi yang perlu kalian ketahui :

  • Untuk mengatur segala macam aktivitas ekonomi yang terjadi.
  • Untuk menciptakan hubungan antar komponen ekonomi sehingga bisa saling bekerja sama.
  • Memberikan dorongan produksi agar perekonomian terus berputar.
  • Sebagai pedoman untuk membagi produk ke masyarakat agar sesuai kadarnya.
  • Sebagai pemecah masalah dalam setiap kegiatan ekonomi
  • Mekanisme untuk mengembangkan perekonomian negara.

 

 

Jenis-Jenis Sistem Ekonomi

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa setiap negara punya sistem yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan dari negara tersebut. Oleh karena itu, terciptalah macam-macam sistem ekonomi seperti berikut ini :

 

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Adalah sistem yang masih menggunakan tradisi turun temurun sebagai pedoman. Sehingga teknologi yang digunakan pun masih sederhana dan belum canggih. Namun kelebihan sistem ini adalah terbentuknya rasa kekeluargaan dan gotong royong yang lebih kuat.

 

2. Sistem Ekonomi Terpusat (Sosialis)

Sistem dimana pemerintah memegang kekuasaan tertinggi dalam bidang ekonomi. Segala bentuk kegiatan didasarkan pada aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Setiap individu tidak bisa bebas dalam melakukan usaha karena sangat dibatasi. Contoh negara yang menerapkannya adalah Rusia dan China.

 

3. Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)

Sebuah sistem yang memberikan kebebasan kepada setiap individu untuk melakukan kegiatan ekonomi. Mereka bisa melakukan usaha dalam rangka mencari keuntungan dan memperkaya diri tanpa pembatasan. Pemerintah hanya akan berperan sebagai pengawas saja dan tak boleh banyak ikut campur. Beberapa negara yang menggunakan sistem ini diantaranya Amerika, Brazil dan Venezuela.

 

4. Sistem Ekonomi Campuran

Seperti namanya, sistem ini nampak menggabungkan antara sosialis dan kapitalis. Artinya, setiap individu punya cukup kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi. Namun pemerintah juga punya turut andil dan hak untuk ikut campur ke dalamnya. Hal ini untuk menghindari adanya monopoli dalam ekonomi oleh satu pihak saja. Kuba adalah salah satu negara yang menerapkan sistem ini.

 

 

Sistem Ekonomi Indonesia

Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia disebut dengan Sistem Perekonomian Pancasila. Hal ini berdasarkan pada ideologi yang digunakan di negara kita yaitu pancasila itu sendiri. Jadi setiap aturan dan prosedur akan berpedoman pada pancasila dan UUD 1945. Termuat dalam Pasal 33 sebagai berikut :

  • Ayat 1 : Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.
  • Ayat 2 : Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Ayat 3 : Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  • Ayat 4 : Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  • Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.

 

Penerapan ekonomi pancasila ini tentu sesuai dengan kondisi serta jati diri negara kita. Kondisi greografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau juga butuh penanganan tersendiri. Di sisi lain, masyarakat kita masih dominan dengan sisi agraris dan ekonomi yang berkembang.

 

Kelebihan dan Kekurangan Ekonomi Pancasila

Penerapan sistem ini tentu karena memiliki kecocokan dan kelebihan terhadap negara kita. Namun selain itu, juga ada kekurangan yang masih menjadi masalah dan harus diatasi bersama.

 

Keunggulan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Sektor produksi vital akan dijalankan oleh pemerintah agar lebih terkontrol.
  • Sumber daya alam dikuasai oleh pemerintah dan dikelola untuk kepentingan rakyat
  • Setiap warga negara berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak.
  • Pemanfaatan SDA berdasarkan hasil musyawarah.
  • Didasarkan pada asas kekeluargaan.
  • Rakyat punya hak sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.
  • Negara punya kewajiban untuk menjaga rakyat miskin.

 

Kelemahan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Adanya potensi eksploitasi berlebih terhadap SDA.
  • Negara dianggap lebih dominan dan membatasi pihak swasta.
  • Resiko monopoli oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan asas keadilan sosial.

 

Itulah penjelasan lengkap tentang pengertian sistem ekonomi, fungsi penerapan serta jenis-jenis sistem ekonomi. Ekonomi di negara kita masih terbilang perlu banyak berkembang agar bisa menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Semoga kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari artikel diatas. Dan bagi yang masih punya pertanyaan, silahkan tinggalkan komentar dibawah.