√ Pengertian Sel: Bagian, Fungsi, Struktur dan Komponen Sel

Pengertian Sel: Bagian, Fungsi, Struktur dan Komponen Sel

Pengertian Sel: Bagian, Fungsi, Struktur dan Komponen Sel

Apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan sel pada tumbuhan? Nah untuk kamu yang belum mengetahuinya, maka kamu datang ke tempat yang tepat. Karena pada pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai pengertian sel, bagian sel, struktur sel, komponen beserta fungsi sel dalam biologi secara ringkas dan lengkap. Simak pembahasannya berikut ini.

 

Pengertian Sel

Pengertian sel adalah kesatuan struktural dang fungsional pada sebuah makhluk hidup dan sebagai penyusun sebuah makhluk hidup dan melakukan semua fungsi kehidupan. Dalam penggolongannya, jumlah sel penyusun dalam makhluk hidup dapat di golongkan menjadi dua, yaitu makhluk hidup uniseluler dan multiseluler.

Makhluk hidup dengan uniseluler merupakan makhluk hidup yang hanya memiliki satu buah sel tunggal saja. Sedangkan makhluk hidup dengan multiseluler merupakan makhluk hidup atau sebuah organisme yang memiliki lebih dari satu sel. Sebuah sel mempunyai dinding luar yang tipis sehingga dapat tembus oleh zat – zat kimia.

Di dalam dinding sel sendiri terdapat cairan yang mirip dengan selai atau dapat di sebut dengan sitoplasma. Sedangkan yang memuat struktur – struktur kecil pada sebuah organ dapat disebut dengan organel yang digunakan untuk menjalankan fungsi – fungsi khusus. Struktur pusat dari sebuah sel yaitu Nukleus, yang membuat gen dan juga menentukan bentuk dan fungsi sel.

 

Bagian-Bagian Sel

Ternyata sel juga memiliki bagianya dan berikut bagian-bagian sel pada tumbuhan dan hewan.

 

1. Membran Sel (Hewan) atau Dinding Sel (Tumbuhan)

Membran sel adalah bagian yang paling luar dari sebuah sel dan sitoplasma yang memiliki fungsi mengatur terjadinya pertukaran substansi zat serta melindungi bagian dalam sebuah sel. Pada sel dalam sebuah tumbuhan terdapat dinding sel yang memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Melindungi bagian sel yang berada di dalam.
  • Memperkuat sebuah sel.
  • Mencegah supaya sel tidak pecah.
  • Menjadi tempat berpindahnya air dan mineral.

 

 

2. Sitoplasma

Sitoplasma adalah massa dari protoplasma yang berada di bagian dalam sel yang terletak di antara membran sel dan nukleus. Dalam sebuah sel, sitoplasma ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian luar (ekstoplasma) dan bagian dalam (endoplasma). Sitoplasma ini memiliki bentuk seperti cairan atau gel serta memiliki peran yang penting sebagai alat transportasi zat makanan.

 

3. Organel

Organel merupakan sebuah organ atau bagian dalam sebuah sel yang mempunyai fungsi tertentu. Dalam sebuah sel terdapat organel di antara lain yaitu inti sel, plastda, ribosom, vakuola, mitokondria, badnb golgi, retikulum endoplasma, lisosom, badan mikro, mikrotubulus, dan mikrofilamen.

 

 

Struktur Sel

Semua makhluk hidup hanya terdiri dari salah satu jenis struktur sel, baik itu hanya sel eukariota atau sel prkariota. Perbedaan dari kedua struktur sel tersebut yaitu terletak pada posisi DNA di dalam sebuah sel. Untuk lebih jelas mengenai perbedaannya, simak penjelasan singkat berikut ini tentang struktur sel.

  • Sel Prokariota adalah sebuah struktur sel yang tidak mempunyai nukleus, sehingga DNA dalam sel tersebut tidak terbungkus oleh membran sel.
  • Sel Eukariota adalah sebuah struktur sel yang mempunyai nukleus, sehingga DNA dalam sel tersebut terbungkus oleh membran sel.

 

Komponen Sel

Sel terdiri dari beberapa komponen yang saling melengkapi, berikut komponen sel pada manusia, hewan dan tumbuhan.

1. Membran Sel

Membran sel merupakan sebuah lapisan yang sangat tipis yang terbentuk dari molekul lipid dan protein yang memiliki fungsi sebagai rintangan selektif dalam memiliki nutrisi, oksigen, dan lain sebagainya untuk memenuhi kebutuhan seluruh sel.

 

2. Nukleus (Inti Sel)

Nukleus atau inti sel adalah komponen utama dalam sebuah gen. Inti sel ini dibungkus oleh selaput membran ganda. Di dalam sebuah nukleus terdapat nukloelus, nukleoplasma, dan benang – benang kromation.

 

3. Ribosom

Ribosom merupakan salah satu komponen sel yang berfungsi untuk memproduksi protein. Dalam hal ini, ribosom terbentuk dari berbagai jenis protein dan RNA. Dalam ribosom, bentuk sel eukariot lebih besar di bandingkan dengan sel prokariota.

 

4. Sistem Endomembran

Sistem endomembran tersusun dari berbagai membran dalam sebuah sel eukariota. Membran – membran tersebut terhubung secara langsung baik secara fisik ataupun melalui transfer dalam bentuk vesikel. Sistem endomembran ini mencakup selubang nukleus, retikulum endoplasma, badan golgi, lisosom, berabagai jenis vakuola, dan membran plasma.

 

5. Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma merupakan perpanjangan dari selaput nukleus yang terdiri dari saluran bermembran dan vesikel yang saling terhubung. Dalam sebuah endoplasma, terdapat dua buah retikulum yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus.

 

6. Badan Golgi

Badan golgi atau aparatus golgi tersusun dari kumpulan vesikel pipih yang mempunyai bentuk sisternae atau berkelak – kelok ataupun berbentuk kantong pipih. Badan golgi yang terletak di dalam sebuah sel tumbuhan basanya di sebut dengan diktiosom dan letaknya biasanya sering ditemukan di dekat membran sel.

Fungsi utama dari badan golgi ini yaitu untuk mengikat zat kimia di dalam dan diluar sel setelah Retikulum Endoplasma mensisntesis protein dan lemak. Setelah itu maka badan golgi akan mengubah dan mempersiapkan untuk mengirimnya ke luar sel.

 

7. Vakuola

Vakuola adalah membran yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang membantu dalam mengatur tekanan tugor dali dalam sel tumbuhan. Dalam sebuah sel pada tumbuhan, pada umumnya akan di temukan lebih dari satu vakuola. Namun vakuola ini menghabiskan tempat yang lebih besar di bandingkan dengan yang lain yang menyimpan berbagai macam senyawa kimia. Selain itu vakuola juga mempunyai fungsi sebagai ekskresi dari produk limbah dan sisa pencernaan instraselullar molekul kompleks.

 

8. Kloroplas

Kloroplas adalah sebuah organel yang mengandung klorofil. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa klorofil ini akan membantu tumbuhan dalam melakukan proses fotosintesis yaitu sebuah proses reaksi mengubah energi cahaya menjadi energi kimiawi yang nantinya akan di simpan di dalam molekul karbohidrat.

 

9. Peroksisom

Peroksisom adalah organel sitoplasma dari sebuah sel tumbuhan yang memiliki kandungan enzim oksidatif tertentu. Enzim tersbut nantinya akan di gunakan dalam proses pemecahan metabolisme asam lemak menjadi gula sederhana. Selain itu, peroksisom juga berfungsi untuk membantu kloroplas dalam melakukan proses fotorespirasi.

 

10. Siteskeleton

Siteskeleton atau juga sering disebut dengan jaringan berkas – berkas protein yang menyusun sitoplasma dalam sel. Siteskeleton berfungsi untuk menahan dan mempertahankan bentuk sel, Membentuk silia dan flagela sebagai alat pergerakan sel, Memberikan kekuatan mekanik pada sel, dan lain sebagainya. Siteskeleton terdiri dari 3 macam yaitu mikrotubul, mikrofilamen, dan filamen intermediet.

 

11. Lisosom

Lisosom merupakan organel sel yang berbentuk seperti kantong yang terkait dengan membran yang berisi dengan enzim hidrolitik yang berfungsi untuk mengontrol pencernaan intraseluler dalam berbagai keadaan. Lisosom memiliki tiga fungsi di antaranya yaitu sebagai endositosis, fagositosis, dan autofagi.

 

Demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai pengertian sel, bagian sel, struktur sel, komponen beserta fungsi sel dalam biologi. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan dapat di jadikan sebagai referensi kamu dalam mempelajari pengertian sel, bagian sel, struktur sel, komponen beserta fungsi sel dalam biologi.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Sel: Bagian, Fungsi, Struktur dan Komponen Sel

Pengertian Sel: Bagian, Fungsi, Struktur dan Komponen Sel

Apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan sel pada tumbuhan? Nah untuk kamu yang belum mengetahuinya, maka kamu datang ke tempat yang tepat. Karena pada pembahasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai pengertian sel, bagian sel, struktur sel, komponen beserta fungsi sel dalam biologi secara ringkas dan lengkap. Simak pembahasannya berikut ini.

 

Pengertian Sel

Pengertian sel adalah kesatuan struktural dang fungsional pada sebuah makhluk hidup dan sebagai penyusun sebuah makhluk hidup dan melakukan semua fungsi kehidupan. Dalam penggolongannya, jumlah sel penyusun dalam makhluk hidup dapat di golongkan menjadi dua, yaitu makhluk hidup uniseluler dan multiseluler.

Makhluk hidup dengan uniseluler merupakan makhluk hidup yang hanya memiliki satu buah sel tunggal saja. Sedangkan makhluk hidup dengan multiseluler merupakan makhluk hidup atau sebuah organisme yang memiliki lebih dari satu sel. Sebuah sel mempunyai dinding luar yang tipis sehingga dapat tembus oleh zat – zat kimia.

Di dalam dinding sel sendiri terdapat cairan yang mirip dengan selai atau dapat di sebut dengan sitoplasma. Sedangkan yang memuat struktur – struktur kecil pada sebuah organ dapat disebut dengan organel yang digunakan untuk menjalankan fungsi – fungsi khusus. Struktur pusat dari sebuah sel yaitu Nukleus, yang membuat gen dan juga menentukan bentuk dan fungsi sel.

 

Bagian-Bagian Sel

Ternyata sel juga memiliki bagianya dan berikut bagian-bagian sel pada tumbuhan dan hewan.

 

1. Membran Sel (Hewan) atau Dinding Sel (Tumbuhan)

Membran sel adalah bagian yang paling luar dari sebuah sel dan sitoplasma yang memiliki fungsi mengatur terjadinya pertukaran substansi zat serta melindungi bagian dalam sebuah sel. Pada sel dalam sebuah tumbuhan terdapat dinding sel yang memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Melindungi bagian sel yang berada di dalam.
  • Memperkuat sebuah sel.
  • Mencegah supaya sel tidak pecah.
  • Menjadi tempat berpindahnya air dan mineral.

 

 

2. Sitoplasma

Sitoplasma adalah massa dari protoplasma yang berada di bagian dalam sel yang terletak di antara membran sel dan nukleus. Dalam sebuah sel, sitoplasma ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian luar (ekstoplasma) dan bagian dalam (endoplasma). Sitoplasma ini memiliki bentuk seperti cairan atau gel serta memiliki peran yang penting sebagai alat transportasi zat makanan.

 

3. Organel

Organel merupakan sebuah organ atau bagian dalam sebuah sel yang mempunyai fungsi tertentu. Dalam sebuah sel terdapat organel di antara lain yaitu inti sel, plastda, ribosom, vakuola, mitokondria, badnb golgi, retikulum endoplasma, lisosom, badan mikro, mikrotubulus, dan mikrofilamen.

 

 

Struktur Sel

Semua makhluk hidup hanya terdiri dari salah satu jenis struktur sel, baik itu hanya sel eukariota atau sel prkariota. Perbedaan dari kedua struktur sel tersebut yaitu terletak pada posisi DNA di dalam sebuah sel. Untuk lebih jelas mengenai perbedaannya, simak penjelasan singkat berikut ini tentang struktur sel.

  • Sel Prokariota adalah sebuah struktur sel yang tidak mempunyai nukleus, sehingga DNA dalam sel tersebut tidak terbungkus oleh membran sel.
  • Sel Eukariota adalah sebuah struktur sel yang mempunyai nukleus, sehingga DNA dalam sel tersebut terbungkus oleh membran sel.

 

Komponen Sel

Sel terdiri dari beberapa komponen yang saling melengkapi, berikut komponen sel pada manusia, hewan dan tumbuhan.

1. Membran Sel

Membran sel merupakan sebuah lapisan yang sangat tipis yang terbentuk dari molekul lipid dan protein yang memiliki fungsi sebagai rintangan selektif dalam memiliki nutrisi, oksigen, dan lain sebagainya untuk memenuhi kebutuhan seluruh sel.

 

2. Nukleus (Inti Sel)

Nukleus atau inti sel adalah komponen utama dalam sebuah gen. Inti sel ini dibungkus oleh selaput membran ganda. Di dalam sebuah nukleus terdapat nukloelus, nukleoplasma, dan benang – benang kromation.

 

3. Ribosom

Ribosom merupakan salah satu komponen sel yang berfungsi untuk memproduksi protein. Dalam hal ini, ribosom terbentuk dari berbagai jenis protein dan RNA. Dalam ribosom, bentuk sel eukariot lebih besar di bandingkan dengan sel prokariota.

 

4. Sistem Endomembran

Sistem endomembran tersusun dari berbagai membran dalam sebuah sel eukariota. Membran – membran tersebut terhubung secara langsung baik secara fisik ataupun melalui transfer dalam bentuk vesikel. Sistem endomembran ini mencakup selubang nukleus, retikulum endoplasma, badan golgi, lisosom, berabagai jenis vakuola, dan membran plasma.

 

5. Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma merupakan perpanjangan dari selaput nukleus yang terdiri dari saluran bermembran dan vesikel yang saling terhubung. Dalam sebuah endoplasma, terdapat dua buah retikulum yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus.

 

6. Badan Golgi

Badan golgi atau aparatus golgi tersusun dari kumpulan vesikel pipih yang mempunyai bentuk sisternae atau berkelak – kelok ataupun berbentuk kantong pipih. Badan golgi yang terletak di dalam sebuah sel tumbuhan basanya di sebut dengan diktiosom dan letaknya biasanya sering ditemukan di dekat membran sel.

Fungsi utama dari badan golgi ini yaitu untuk mengikat zat kimia di dalam dan diluar sel setelah Retikulum Endoplasma mensisntesis protein dan lemak. Setelah itu maka badan golgi akan mengubah dan mempersiapkan untuk mengirimnya ke luar sel.

 

7. Vakuola

Vakuola adalah membran yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang membantu dalam mengatur tekanan tugor dali dalam sel tumbuhan. Dalam sebuah sel pada tumbuhan, pada umumnya akan di temukan lebih dari satu vakuola. Namun vakuola ini menghabiskan tempat yang lebih besar di bandingkan dengan yang lain yang menyimpan berbagai macam senyawa kimia. Selain itu vakuola juga mempunyai fungsi sebagai ekskresi dari produk limbah dan sisa pencernaan instraselullar molekul kompleks.

 

8. Kloroplas

Kloroplas adalah sebuah organel yang mengandung klorofil. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa klorofil ini akan membantu tumbuhan dalam melakukan proses fotosintesis yaitu sebuah proses reaksi mengubah energi cahaya menjadi energi kimiawi yang nantinya akan di simpan di dalam molekul karbohidrat.

 

9. Peroksisom

Peroksisom adalah organel sitoplasma dari sebuah sel tumbuhan yang memiliki kandungan enzim oksidatif tertentu. Enzim tersbut nantinya akan di gunakan dalam proses pemecahan metabolisme asam lemak menjadi gula sederhana. Selain itu, peroksisom juga berfungsi untuk membantu kloroplas dalam melakukan proses fotorespirasi.

 

10. Siteskeleton

Siteskeleton atau juga sering disebut dengan jaringan berkas – berkas protein yang menyusun sitoplasma dalam sel. Siteskeleton berfungsi untuk menahan dan mempertahankan bentuk sel, Membentuk silia dan flagela sebagai alat pergerakan sel, Memberikan kekuatan mekanik pada sel, dan lain sebagainya. Siteskeleton terdiri dari 3 macam yaitu mikrotubul, mikrofilamen, dan filamen intermediet.

 

11. Lisosom

Lisosom merupakan organel sel yang berbentuk seperti kantong yang terkait dengan membran yang berisi dengan enzim hidrolitik yang berfungsi untuk mengontrol pencernaan intraseluler dalam berbagai keadaan. Lisosom memiliki tiga fungsi di antaranya yaitu sebagai endositosis, fagositosis, dan autofagi.

 

Demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai pengertian sel, bagian sel, struktur sel, komponen beserta fungsi sel dalam biologi. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan dapat di jadikan sebagai referensi kamu dalam mempelajari pengertian sel, bagian sel, struktur sel, komponen beserta fungsi sel dalam biologi.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *