√ Pengertian Saham: Manfaat, Jenis, dan Risiko Investasi Saham

Pengertian Saham: Manfaat, Jenis-Jenis dan Risiko Investasi Saham

Pengertian Saham: Manfaat, Jenis-Jenis dan Risiko Investasi Saham
By : Mochamad Alif Prayogo 7 min read

Bagi kamu yang bergelut di dunia bisnis tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya saham. Banyak dari kita yang hanya mengetahui saham, tapi tidak mengetahui lebih jauh atau memiliki kesalah pahaman mengenai pengertian saham.

Bagi anda yang hendak terjun di dunia saham, atau bagi kamu yang ingin mengetahui saham. Maka perlu adanya melakukan pengenalan seputar saham, bisa kalian simak pengertian saham, manfaat, jenis dan resiko investasi saham.

 

Pengertian Saham

Pengertian Saham adalah sebuah dokumen berharga yang menunjukan kepemilikan atas suatu perusahaan. Jadi saat seseorang membeli sebuah saham dari perusahaan, maka orang tersebut telah membeli sebagian dari kepemilikan saham perusahaan tersebut.

Arti dari kata saham (stock) bisa juga diartikan sebagai satuan nilai dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian dari kepemilikan suatu perusahaan. Saat seseorang membeli saham dari sebuah perusahan, maka orang terebut memiliki hak dari aset serta pendapatan perusahaan tersebut sesuai dengan saham yang mereka beli.

Sederhananya, saham adalah sebuah alat bukti atas kepemilikan sebuah perusahaan. Wujud dari sebuah saham biasanya adalah selembar kertas yang di dalamnya disebutkan bahwa pemilik surat tersebut merupakan pemiliki perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut.

 

 

Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Supaya kamu lebih paham tentang arti dari sebuah saham, berikut ini adalah pendapat para ahli tentang pengertian saham.

#1. Sapto Raharjo

Pendapat yang pertama dari Sapto Raharjo, beliau berpendapat bahwa saham adalah suatu surat berharga yang merupakan instrumen bukti atas kepemilikan atau penyertaan dari instansi atau individu dalam sebuah perusahaan.

 

#2. Nofie Iman

Pendapat berikutnya adalah dari Nofie Iman, pengertian saham menurut beliau adalah surat berharga yang memberikan peluang keuntungan yang tinggi namun juga memiliki risiko tinggi.

 

#3. Swadidji Widoatmodjo

Swadidji Widoatmodjo, menurut beliau saham adalah surat berharga yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas atau yang disebut dengan emiten.

 

#4. Tjiptono Darmaji dan Heny M. Fakhrudin

Pendapat terakhir dari Tjiptono Darmaji dan Heny M. Fakhrudin, mereka berpendapat bahwa saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau instansi terhadap suatu perseroan atau perusahaan terbatas. Saham ini berbentuk selembar surat berharga yang menjelaskan bahwa pemilik surat ini adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut.

 

 

Jenis-Jenis Saham

pengertian sajam beserta manfaat dan jenisnya 1

Berdasarkan dari kemampuan dalam tagihan dan klaim, saham ini bisa dibedakan menjadi 2 jenis, berikut adalah penjelasan singkatnya.

 

#1. Saham Biasa (Common Stock)

Terdapat yang namanya saham biasa, dimana saham ini dapat diklaim berdasarkan profit dan loss yang terjadi dalam sebuah perusahaan. Apabila dilakukan sebuah likuidasi, maka seorang pemegang saham bisa menjadi prioritas terakhir dalam pembagian dividen penjualan aset perusahaan tersebut.

Pemegang saham pada saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Jadi, dengan kata lain saat perusahaan telah bangkrut maka kerugian paling besar akan ditanggung oleh pemegang saham adalah sebesar investasi mereka pada saham yang mereka beli. Berikut ini adalah ciri dari saham biasa:

  • Pemegang saham memiliki tanggung jawab yang terbatas
  • Pemegang saham mempunyai hak suara ketika pemilihan dewan komisaris
  • Hak pemegang saham akan didahulukan saat perusahaan menerbitkan sebuah saham baru.

 

#2. Saham Preferen (Preferred Stoc)

Saham preferen adalah saham yang pembagian untungnya tetap, saat perusahaan ini mengalami sebuah kerugian maka sang pemegang saham ini akan diberikan prioritas utama dalam bagi hasil penjualan aset perusahaan tersebut.

Jenis saham yang satu ini mempunyai kesamaan dengan obligasi, dimana terdapat klaim atas laba beserta aktiva sebelumnya, dividen tetap selama masa berlaku dari saham, mempunyai hak tebus, dan bisa ditukar dengan saham biasa. Berikut adalah ciri saham preferen:

  • Saham bisa ditukar menjadi saham biasa lewat kesepakatan antar perusahaan dengan pemegang saham
  • Ada beberapa tingkatan yang bisa diterbitkan dengan karakteristik berbeda
  • Terdapat tagihan terhadap pendapatan aktiva dan pendapatan, selain itu juga mendapat prioritas tertinggi saat pembagian dividen.

Apabila dilihat dari kinerja perdagangan, maka jenis saham bisa dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu:

  • BlueChip Stock, yaitu sebuah saham biasa dari perusahaan dengan reputasi yang tinggi, mempunyai penghasilan yang stabil, menjadi market leader di industri yang sejenis, dan konsisten dalam membayar dividen.
  • Income Stock, yaitu saham dari sebuah emiten dengan kemampuan dalam membayar dividen di atas rata-rata pembayaran dividen tahun yang sebelumnya. Saham ini bisa memberikan pendapatan lebih besar dan secara rutin membayar dividen tunai.
  • Growth Stock, adalah saham yang terdiri atas well-konwn dan lesser-known. Well-Known adalah saham dari emiten dimana pertumbuhan pendapatannya tinggi, memiliki reputasi tinggi, dan market di industri yang sejenis. Lesse-Known adalah saham dari emiten yang bukan market leader dalam industrinya, namun saham ini memiliki ciri growth stock.
  • Speculative Stock, adalah saham dari suatu perusahaan yang belum bisa memiliki penghasilan rutin tiap tahunnya, namun perusahan tersebut berpotensi memiliki pendapatan tinggi di masa depan.
  • Counter Cyclical Stocks, adalah saham yang tidak tidak terpengaruh dengan kondisi ekonomi yang makro ataupun situasi bisnis lainnya. Meskipun sedang terjadi resesi ekonomi, nilai dari saham ini bisa tetap tinggi dan bisa mendapatkan penghasilan yang tinggi jadi bisa memberikan dividen yang tinggi juga.

 

 

Manfaat dan Keuntungan Saham

pengertian sajam beserta manfaat dan jenisnya 2

Manfaat utama dari sebuah saham adalah bisa dijadikan sebagai investasi jangka pajang ataupun jangka pendek. Mereka yang menggunakan saham untuk investasi jangka panjang adalah mereka yang rutin membeli saham atau bisa dibilang menabung saham. Sedangkan untuk mereka yang menggunakan saham untuk investasi jangka pendek biasanya hanya menginginkan capital gain dari selisih harga beli dan harga jual.  Terdapat dua keuntungan yang bisa didapat dari investor saham, yaitu:

  • Dividen, adalah keuntungan yang didapat dari pembagian dividen tunai suatu emiten. Dividen adalah pendapatan tambahan yang didapat pemilik saham jika membeli saham dari emiten yang mempunyai kinerja yang baik.
  • Capital Gain, adalah keuntungan yang didapat dari selisih harga jual saham dengan harga belinya. Setiap pemilik saham mendapat keuntungan sesuai dengan besarnya saham yang mereka miliki.

 

Risiko Investasi Saham

pengertian sajam beserta manfaat dan jenisnya 3

Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari investasi saham, namun tetap saja terdapat kekurangan dan risiko saat investasi sebuah saham. Berikut adalah beberapa risiko dalam investasi saham yang perlu kamu ketahui.

 

#1. Risiko Likuidasi

Risiko Likuidasi bisa terjadi apabila emiten bangkrut atau likuidasi dimana para investor saham mempunyai hak klaim terakhir terhadap aktiva dari perusahan setelah kewajiban dari emiten tersebut terbayar. Bahkan yang lebih parahnya lagi para investor bisa tidak mendapatkan apapun saat aktiva tidak tersisa setelah emiten membayar kewajiban mereka.

 

#2. Tidak Ada Pembagian Dividen

Hal ini bisa saja terjadi saat emiten memakai keuntungan dari perusahaan untuk melakukan ekspansi usahanya sampai memutuskan untuk tidak membagi dividen kepada para pemegang saham.

 

#3. Investor Kehilangan Modal

Hal ini bisa terjadi apabila harga jual dari saham yang mereka beli memiliki harga yang lebih rendah dari pada harga beli saham, sehingga para pemegang saham akan kehilangan modal mereka.

 

#4. Saham Delisting dari Bursa

Terakhir adalah saham yang dihapus dari pencatatan bursa, hal ini mengakibatkan saham tersebut tidak dapat diperdagangkan. Karena hal ini, para emiten dan pemegang saham akan sangat merugi.

 

Nah, itulah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang pengertian saham beserta manfaat, jenis, dan risiko investasi saham yang perlu kamu ketahui. Semoga apa yang kami sampaikan tadi bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kamu tentang saham. Apabila terdapat kesalahan dalam artikel ini saya mohon maaf, silahkan koreksi dengan komen di bawah, terima kasih.

Finansial adalah salah satu bidang yang banyak diminati sekarang ini pasalnya banyak yang berfikiran peluang kerja dibidang ini masih banyak dan masih terbuka lebar. Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Finansial maka artikel ini cocok untuk kalian baca dan simak.

Sebenarnya bidang ini banyak cabangnya namun khususnya pada artikel ini yang akan kita bahas kali ini yaitu tentang saham. Yang kemudian diperjelas oleh sub sub bahasan pengertian saham, pengertian saham menurut para ahli, jenis jenis dari saham, manfaat dan keuntungan saham, dan resiko investasi saham. Maka langsung saja saya akan menuliskan penjelasannya dibawah ini, silahkan disimak baik baik ya Pengertian saham, jenis, manfaat dan resiko jual beli saham.

 

Pengertian Saham

Pengertian saham secara umum adalah suatu berkas atau dokumen yang gunanya untuk menunjukan suatu kepemilikan atas perusahaan yang pastinya berharga. Dari pengertian tadi dapat disimpulkan bahwa jika seseorang membeli saham maka secara otomatis dapat diartikan orang itu memiliki suatu kepemilikan atas perusahaan itu.

Arti lain saham bisa juga dinilai sebagai suatu pembukuan atau nilai di segala instrumen finansial yang ujungnya tetap terpusat ke suatu kepemilikan sebagian perusahaan. Untuk pendapatan dari saham maka pembagiannya yaitu mendapat hak sebagian sesuai dengan saham yang diberi.

Jadi kesimpulan dari pengertian saham secara umum adalah sebagai alat bukti untuk memiliki kepemilikan atas perusahaan yang bentuk dari saham sendiri adalah selembar kertas. Yang di dalam surat tersebut sudah di sebutkan bahwa pemilik saham atau pemilik surat memiliki ha katas perusahaan.

 

Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian saham menurut para ahli, apa saja pengertianya berikut ini.

1. Nofie Iman

Pengertian saham menurut ahli yang pertama adalah menurut Nofie Iman yang mendefinisikan saham sebagai sebuah surat berharga yang memberikan keuntungan tinggi dan juga resiko yang tinggi juga.

 

2. Sapto Raharjo

Selanjutnya pengertian dari Sapto Raharjo yang menyebutkan bahwa saham memiliki pengertian yaitu bukti dari suatu kepemilikan suatu badan perusahaan yang bentuknya surat berharga.

 

3. Tjiptono Darmaji dan Hendy M. Fakhrudin

Menurut mereka berdua saham memiliki arti yaitu suatu bukti kepemilikian oleh suatu instansi perseroan terbatas atau perusahaan yang dimiliki oleh seseorang. Seperti menurut ahli ahli sebelumnya mereka berdua pun menyebutkan bahwa saham berbentuk surat yang berharga.

 

4. Swadidji Widoatmodjo

Pengertian saham yang terakhir adalah dari pakar ahli Swadidji Widoatmojo yang menyebutkan bahwa saham memiliki arti surat berharga yang biasanya disebut dengan emiten yang dikeluarkan oleh perseroan terbatas atau perusahaan.

 

Jenis-Jenis Saham

Sebenarnya ada beberapa jenis-jenis saham, untuk mengetahuinya lebih dalam. Kamu dapat ketahui jenis-jenis saham berikut ini.

 

1. Saham Preferen (Preffered Stock)

Saham ini memiliki arti yang jika suatu perusahaan rugi maka pemiliki saham memiliki hak utama dalam hasil penjualan asset tidak hanya itu pembagian laba dari system ini juga tetap.

Saham Preferen memiliki ciri ciri yaitu :

  • Jika sewaktu waktu ingin menukar saham ini dengan saham biasa maka saham ini bisa ditukar melalui suatu kesepakatan dahulu antara pemegang saham dan pemilik perusahaan
  • Mendapatkan prioritas dalam dividen yang tinggi
  • Di aktiva dan pendapatan ada tagihan di dalamnya
  • Ada karakteristik yang beda disetiap tingkatan

Jadi dapat disimpulkan bahwa saham ini ada persamaan sebenarnya dengan obligasi, lalu apakah obligasi itu ? adalah memiliki hak tebus dan dapat ditukar sewaktu waktu dengan saham biasa selain itu klami atas laba dapat di klaim dan dividen akan bernilai tetap sesuai dengan masa berlakunya saham.

 

2. Saham Biasa (Common Stock)

Saham biasa bisa diklaim ditinjau dari loss dan profit yang biasanya terjadi. Jika suatu ketika terjadi likuidasi maka pemegang saham ini akan mendapat bagian dan prioritas terakhir dari asset perusahaan.

Jika sewaktu waktu perusahaan tersebut bangkrut maka otomatis akan ada kerugian nah kerugian yang bernilai maksimum yang ditanggung oleh si pemilik saham yaitu sama dengan investasi awal yang dibeli.

Ciri – ciri dari saham biasa adalah :

  • Tanggung jawab yang didapatkan terbatas
  • Memiliki hak suara ketika ada agenda dalam memilih dewan komisaris
  • Jika suatu ketika perusahaan memiliki saham baru maka pemegang saham ini didahulukan

 

Nah kemudian ada juga jenis saham yang ditinjau dari segi perdagangan yang di kelompokan menjadi 5 jenis antara lain yaitu :

1. Speculative Stock

Adalah saham yang memiliki potensi akan memiliki hasil atau mendapatkan hasil yang tinggi dimasa yang akan datang walaupun tidak memiliki pendapatan rutin disetiap tahunnya.

 

2. BlueChip Stocks

Adalah saham yang memiliki banyak keunggulan yaitu antara lain bisa menjadi leader di industri, lainnya yaitu mampu konsisten dalam membayar suatu dividen, menghasilkan penghasilan yang dibilang cukup stabil, merupakan saham biasa yang bisanya berasal dari perusahaan bereputasi tinggi.

 

3. Counter Cyclical Stockss

Adalah saham yang memiliki nilai tetap tinggi jika suatu saat dilanda resesi ekonomi sebab emite dari saham ini mampu memberikan penghasilan yang tinggi otomatis dividen akan tinggi juga. Hal ini karena saham ini tidak dipengaruhi oleh situasi bisnis atau kadang juga bisa terjadi ekonomi makro.

 

4. Income Stocks

Adalah saham yang biasanya dapat menghasilkan pendapatan yang tinggi tidak hanya itu dividen tunai juga dapat dibayar secara rutin. Hal ini karena saham jenis ini memiliki mampu membayarkan dividen lebih tinggi dari dividen tahun tahun sebelumnya yang pernah dibayar sebelumnya.

 

5. Growth Stocks

Adalah saham yang disusun oleh 2 komponen yaitu adalah lesser-known dan well-known. Pengertian dari lesser-known adalah suatu saham yang berasal dari emiten selain itu juga memiliki ciri growth stock yang bukan menjadi market leader di industrinya. Sedangkan well-known adalah saham yang termasuk ke dalam saham yang memiliki reputasi tinggi, tidak hanya reputasi , pendapatan dari saham ini juga tinggi dan merupakan market leader dari industri yang sejenis.

 

 

Manfaat dan Keuntungan Saham

Sebenarnya manfaat saham dibedakan menjadi 2 jenis yaitu bisa jangka pendek dan jangka panjang. Yaitu dimanfaatkan sebagai investasi. Jika seseorang menggunakan keuntungan investasi jangka panjang tujuannya yaitu biasanya untuk menabung saham atau untuk membeli saham.

Sedangkan seseorang yang menggunakan keuntungan investasi jangka pendek tujuannya yaitu untuk memperoleh hasil dari selisih harga beli dan harga jual atau capital gainnya. Jadi kesimpulan manfaat dan keuntungan saham dapat dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu :

 

1. Dividen

Adalah manfaat atau hasil dari pembagian dividen sebuah emiten yang diambil keuntungannya. Atau bisa juga diartikan jika seseorang membeli saham dari suatu emiten dan mendapat penghasilan tambahan dari emiten yang kinerjanya bagus itu merupakan penjelasan lengkap dari dividen.

 

2. Capital Gain

Keuntungan jenis ini bisa didapatkan dari harga jual dan harga beli. Bagaimana cara memperoleh capital gain ? caranya adalah dengan menghitung selisih dari harga jual saham dengan harga belinya nah selisih itulah yang disebut dengan capital gain.

 

 

Resiko dari Investasi Saham

Banyak yang hanya memikirkan manisnya saja, investasi pasti akan menghasilkan keuntungan banyak dan lain sebagainya namun tahukan kalian sebenarnya banyak resikonya. Berikut akan dijelaskan 4 resiko dari investasi saham.

 

1. Investor Yang Kehilangan Modal

Resiko ini bisa terjadi jika suatu ketika harga beli saham ternyata lebih tinggi dari harga jual maka ini yang dinamakan si investor kehilangan modal atau biasa disebut dengan capital loss.

 

2. Saham Delisting dari Bursa

Hal ini disebabkan karena saham tibatiba tidak dapat diperdagangkan penyebab tidak dapat diperdagangkan adalah saham sudah terhapus di dalam pencatatan bursa.

 

3. Tidak Adanya Pembagian Dividen

Resiko ini terjadi jika keuntungan perusahaan yang ada digunakan untuk ekspansi usaha yang dilakukan oleh si emiten sehingga menyebabkan  dividen tidak dibagi ke pemegang saham.

 

4. Resiko Likuidasi

Disebabkan karena pemegang saham sama sekali tidak mendapatkan apa apa padahal emiten sudah membayarnya. Penyebabnya adalah karena emiten bangkrut sehingga menyebabkan si pemegang saham bisa untuk klaim di aktiva perusahaan namun dengan syarat kewajiban emiten harus dibayar terlebih dahulu.

 

Demikianlah artikel dari mastekno mengenai Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Resiko dari Saham semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita di bidang finansial yaa. Semoga bermanfaat ya, jika ingin bertanya bisa kamu tanyakan di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Saham: Manfaat, Jenis-Jenis dan Risiko Investasi Saham

Pengertian Saham: Manfaat, Jenis-Jenis dan Risiko Investasi Saham
By : Mochamad Alif Prayogo 7 min read

Bagi kamu yang bergelut di dunia bisnis tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya saham. Banyak dari kita yang hanya mengetahui saham, tapi tidak mengetahui lebih jauh atau memiliki kesalah pahaman mengenai pengertian saham.

Bagi anda yang hendak terjun di dunia saham, atau bagi kamu yang ingin mengetahui saham. Maka perlu adanya melakukan pengenalan seputar saham, bisa kalian simak pengertian saham, manfaat, jenis dan resiko investasi saham.

 

Pengertian Saham

Pengertian Saham adalah sebuah dokumen berharga yang menunjukan kepemilikan atas suatu perusahaan. Jadi saat seseorang membeli sebuah saham dari perusahaan, maka orang tersebut telah membeli sebagian dari kepemilikan saham perusahaan tersebut.

Arti dari kata saham (stock) bisa juga diartikan sebagai satuan nilai dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian dari kepemilikan suatu perusahaan. Saat seseorang membeli saham dari sebuah perusahan, maka orang terebut memiliki hak dari aset serta pendapatan perusahaan tersebut sesuai dengan saham yang mereka beli.

Sederhananya, saham adalah sebuah alat bukti atas kepemilikan sebuah perusahaan. Wujud dari sebuah saham biasanya adalah selembar kertas yang di dalamnya disebutkan bahwa pemilik surat tersebut merupakan pemiliki perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut.

 

 

Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Supaya kamu lebih paham tentang arti dari sebuah saham, berikut ini adalah pendapat para ahli tentang pengertian saham.

#1. Sapto Raharjo

Pendapat yang pertama dari Sapto Raharjo, beliau berpendapat bahwa saham adalah suatu surat berharga yang merupakan instrumen bukti atas kepemilikan atau penyertaan dari instansi atau individu dalam sebuah perusahaan.

 

#2. Nofie Iman

Pendapat berikutnya adalah dari Nofie Iman, pengertian saham menurut beliau adalah surat berharga yang memberikan peluang keuntungan yang tinggi namun juga memiliki risiko tinggi.

 

#3. Swadidji Widoatmodjo

Swadidji Widoatmodjo, menurut beliau saham adalah surat berharga yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas atau yang disebut dengan emiten.

 

#4. Tjiptono Darmaji dan Heny M. Fakhrudin

Pendapat terakhir dari Tjiptono Darmaji dan Heny M. Fakhrudin, mereka berpendapat bahwa saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau instansi terhadap suatu perseroan atau perusahaan terbatas. Saham ini berbentuk selembar surat berharga yang menjelaskan bahwa pemilik surat ini adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut.

 

 

Jenis-Jenis Saham

pengertian sajam beserta manfaat dan jenisnya 1

Berdasarkan dari kemampuan dalam tagihan dan klaim, saham ini bisa dibedakan menjadi 2 jenis, berikut adalah penjelasan singkatnya.

 

#1. Saham Biasa (Common Stock)

Terdapat yang namanya saham biasa, dimana saham ini dapat diklaim berdasarkan profit dan loss yang terjadi dalam sebuah perusahaan. Apabila dilakukan sebuah likuidasi, maka seorang pemegang saham bisa menjadi prioritas terakhir dalam pembagian dividen penjualan aset perusahaan tersebut.

Pemegang saham pada saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Jadi, dengan kata lain saat perusahaan telah bangkrut maka kerugian paling besar akan ditanggung oleh pemegang saham adalah sebesar investasi mereka pada saham yang mereka beli. Berikut ini adalah ciri dari saham biasa:

  • Pemegang saham memiliki tanggung jawab yang terbatas
  • Pemegang saham mempunyai hak suara ketika pemilihan dewan komisaris
  • Hak pemegang saham akan didahulukan saat perusahaan menerbitkan sebuah saham baru.

 

#2. Saham Preferen (Preferred Stoc)

Saham preferen adalah saham yang pembagian untungnya tetap, saat perusahaan ini mengalami sebuah kerugian maka sang pemegang saham ini akan diberikan prioritas utama dalam bagi hasil penjualan aset perusahaan tersebut.

Jenis saham yang satu ini mempunyai kesamaan dengan obligasi, dimana terdapat klaim atas laba beserta aktiva sebelumnya, dividen tetap selama masa berlaku dari saham, mempunyai hak tebus, dan bisa ditukar dengan saham biasa. Berikut adalah ciri saham preferen:

  • Saham bisa ditukar menjadi saham biasa lewat kesepakatan antar perusahaan dengan pemegang saham
  • Ada beberapa tingkatan yang bisa diterbitkan dengan karakteristik berbeda
  • Terdapat tagihan terhadap pendapatan aktiva dan pendapatan, selain itu juga mendapat prioritas tertinggi saat pembagian dividen.

Apabila dilihat dari kinerja perdagangan, maka jenis saham bisa dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu:

  • BlueChip Stock, yaitu sebuah saham biasa dari perusahaan dengan reputasi yang tinggi, mempunyai penghasilan yang stabil, menjadi market leader di industri yang sejenis, dan konsisten dalam membayar dividen.
  • Income Stock, yaitu saham dari sebuah emiten dengan kemampuan dalam membayar dividen di atas rata-rata pembayaran dividen tahun yang sebelumnya. Saham ini bisa memberikan pendapatan lebih besar dan secara rutin membayar dividen tunai.
  • Growth Stock, adalah saham yang terdiri atas well-konwn dan lesser-known. Well-Known adalah saham dari emiten dimana pertumbuhan pendapatannya tinggi, memiliki reputasi tinggi, dan market di industri yang sejenis. Lesse-Known adalah saham dari emiten yang bukan market leader dalam industrinya, namun saham ini memiliki ciri growth stock.
  • Speculative Stock, adalah saham dari suatu perusahaan yang belum bisa memiliki penghasilan rutin tiap tahunnya, namun perusahan tersebut berpotensi memiliki pendapatan tinggi di masa depan.
  • Counter Cyclical Stocks, adalah saham yang tidak tidak terpengaruh dengan kondisi ekonomi yang makro ataupun situasi bisnis lainnya. Meskipun sedang terjadi resesi ekonomi, nilai dari saham ini bisa tetap tinggi dan bisa mendapatkan penghasilan yang tinggi jadi bisa memberikan dividen yang tinggi juga.

 

 

Manfaat dan Keuntungan Saham

pengertian sajam beserta manfaat dan jenisnya 2

Manfaat utama dari sebuah saham adalah bisa dijadikan sebagai investasi jangka pajang ataupun jangka pendek. Mereka yang menggunakan saham untuk investasi jangka panjang adalah mereka yang rutin membeli saham atau bisa dibilang menabung saham. Sedangkan untuk mereka yang menggunakan saham untuk investasi jangka pendek biasanya hanya menginginkan capital gain dari selisih harga beli dan harga jual.  Terdapat dua keuntungan yang bisa didapat dari investor saham, yaitu:

  • Dividen, adalah keuntungan yang didapat dari pembagian dividen tunai suatu emiten. Dividen adalah pendapatan tambahan yang didapat pemilik saham jika membeli saham dari emiten yang mempunyai kinerja yang baik.
  • Capital Gain, adalah keuntungan yang didapat dari selisih harga jual saham dengan harga belinya. Setiap pemilik saham mendapat keuntungan sesuai dengan besarnya saham yang mereka miliki.

 

Risiko Investasi Saham

pengertian sajam beserta manfaat dan jenisnya 3

Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari investasi saham, namun tetap saja terdapat kekurangan dan risiko saat investasi sebuah saham. Berikut adalah beberapa risiko dalam investasi saham yang perlu kamu ketahui.

 

#1. Risiko Likuidasi

Risiko Likuidasi bisa terjadi apabila emiten bangkrut atau likuidasi dimana para investor saham mempunyai hak klaim terakhir terhadap aktiva dari perusahan setelah kewajiban dari emiten tersebut terbayar. Bahkan yang lebih parahnya lagi para investor bisa tidak mendapatkan apapun saat aktiva tidak tersisa setelah emiten membayar kewajiban mereka.

 

#2. Tidak Ada Pembagian Dividen

Hal ini bisa saja terjadi saat emiten memakai keuntungan dari perusahaan untuk melakukan ekspansi usahanya sampai memutuskan untuk tidak membagi dividen kepada para pemegang saham.

 

#3. Investor Kehilangan Modal

Hal ini bisa terjadi apabila harga jual dari saham yang mereka beli memiliki harga yang lebih rendah dari pada harga beli saham, sehingga para pemegang saham akan kehilangan modal mereka.

 

#4. Saham Delisting dari Bursa

Terakhir adalah saham yang dihapus dari pencatatan bursa, hal ini mengakibatkan saham tersebut tidak dapat diperdagangkan. Karena hal ini, para emiten dan pemegang saham akan sangat merugi.

 

Nah, itulah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang pengertian saham beserta manfaat, jenis, dan risiko investasi saham yang perlu kamu ketahui. Semoga apa yang kami sampaikan tadi bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kamu tentang saham. Apabila terdapat kesalahan dalam artikel ini saya mohon maaf, silahkan koreksi dengan komen di bawah, terima kasih.

Finansial adalah salah satu bidang yang banyak diminati sekarang ini pasalnya banyak yang berfikiran peluang kerja dibidang ini masih banyak dan masih terbuka lebar. Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Finansial maka artikel ini cocok untuk kalian baca dan simak.

Sebenarnya bidang ini banyak cabangnya namun khususnya pada artikel ini yang akan kita bahas kali ini yaitu tentang saham. Yang kemudian diperjelas oleh sub sub bahasan pengertian saham, pengertian saham menurut para ahli, jenis jenis dari saham, manfaat dan keuntungan saham, dan resiko investasi saham. Maka langsung saja saya akan menuliskan penjelasannya dibawah ini, silahkan disimak baik baik ya Pengertian saham, jenis, manfaat dan resiko jual beli saham.

 

Pengertian Saham

Pengertian saham secara umum adalah suatu berkas atau dokumen yang gunanya untuk menunjukan suatu kepemilikan atas perusahaan yang pastinya berharga. Dari pengertian tadi dapat disimpulkan bahwa jika seseorang membeli saham maka secara otomatis dapat diartikan orang itu memiliki suatu kepemilikan atas perusahaan itu.

Arti lain saham bisa juga dinilai sebagai suatu pembukuan atau nilai di segala instrumen finansial yang ujungnya tetap terpusat ke suatu kepemilikan sebagian perusahaan. Untuk pendapatan dari saham maka pembagiannya yaitu mendapat hak sebagian sesuai dengan saham yang diberi.

Jadi kesimpulan dari pengertian saham secara umum adalah sebagai alat bukti untuk memiliki kepemilikan atas perusahaan yang bentuk dari saham sendiri adalah selembar kertas. Yang di dalam surat tersebut sudah di sebutkan bahwa pemilik saham atau pemilik surat memiliki ha katas perusahaan.

 

Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian saham menurut para ahli, apa saja pengertianya berikut ini.

1. Nofie Iman

Pengertian saham menurut ahli yang pertama adalah menurut Nofie Iman yang mendefinisikan saham sebagai sebuah surat berharga yang memberikan keuntungan tinggi dan juga resiko yang tinggi juga.

 

2. Sapto Raharjo

Selanjutnya pengertian dari Sapto Raharjo yang menyebutkan bahwa saham memiliki pengertian yaitu bukti dari suatu kepemilikan suatu badan perusahaan yang bentuknya surat berharga.

 

3. Tjiptono Darmaji dan Hendy M. Fakhrudin

Menurut mereka berdua saham memiliki arti yaitu suatu bukti kepemilikian oleh suatu instansi perseroan terbatas atau perusahaan yang dimiliki oleh seseorang. Seperti menurut ahli ahli sebelumnya mereka berdua pun menyebutkan bahwa saham berbentuk surat yang berharga.

 

4. Swadidji Widoatmodjo

Pengertian saham yang terakhir adalah dari pakar ahli Swadidji Widoatmojo yang menyebutkan bahwa saham memiliki arti surat berharga yang biasanya disebut dengan emiten yang dikeluarkan oleh perseroan terbatas atau perusahaan.

 

Jenis-Jenis Saham

Sebenarnya ada beberapa jenis-jenis saham, untuk mengetahuinya lebih dalam. Kamu dapat ketahui jenis-jenis saham berikut ini.

 

1. Saham Preferen (Preffered Stock)

Saham ini memiliki arti yang jika suatu perusahaan rugi maka pemiliki saham memiliki hak utama dalam hasil penjualan asset tidak hanya itu pembagian laba dari system ini juga tetap.

Saham Preferen memiliki ciri ciri yaitu :

  • Jika sewaktu waktu ingin menukar saham ini dengan saham biasa maka saham ini bisa ditukar melalui suatu kesepakatan dahulu antara pemegang saham dan pemilik perusahaan
  • Mendapatkan prioritas dalam dividen yang tinggi
  • Di aktiva dan pendapatan ada tagihan di dalamnya
  • Ada karakteristik yang beda disetiap tingkatan

Jadi dapat disimpulkan bahwa saham ini ada persamaan sebenarnya dengan obligasi, lalu apakah obligasi itu ? adalah memiliki hak tebus dan dapat ditukar sewaktu waktu dengan saham biasa selain itu klami atas laba dapat di klaim dan dividen akan bernilai tetap sesuai dengan masa berlakunya saham.

 

2. Saham Biasa (Common Stock)

Saham biasa bisa diklaim ditinjau dari loss dan profit yang biasanya terjadi. Jika suatu ketika terjadi likuidasi maka pemegang saham ini akan mendapat bagian dan prioritas terakhir dari asset perusahaan.

Jika sewaktu waktu perusahaan tersebut bangkrut maka otomatis akan ada kerugian nah kerugian yang bernilai maksimum yang ditanggung oleh si pemilik saham yaitu sama dengan investasi awal yang dibeli.

Ciri – ciri dari saham biasa adalah :

  • Tanggung jawab yang didapatkan terbatas
  • Memiliki hak suara ketika ada agenda dalam memilih dewan komisaris
  • Jika suatu ketika perusahaan memiliki saham baru maka pemegang saham ini didahulukan

 

Nah kemudian ada juga jenis saham yang ditinjau dari segi perdagangan yang di kelompokan menjadi 5 jenis antara lain yaitu :

1. Speculative Stock

Adalah saham yang memiliki potensi akan memiliki hasil atau mendapatkan hasil yang tinggi dimasa yang akan datang walaupun tidak memiliki pendapatan rutin disetiap tahunnya.

 

2. BlueChip Stocks

Adalah saham yang memiliki banyak keunggulan yaitu antara lain bisa menjadi leader di industri, lainnya yaitu mampu konsisten dalam membayar suatu dividen, menghasilkan penghasilan yang dibilang cukup stabil, merupakan saham biasa yang bisanya berasal dari perusahaan bereputasi tinggi.

 

3. Counter Cyclical Stockss

Adalah saham yang memiliki nilai tetap tinggi jika suatu saat dilanda resesi ekonomi sebab emite dari saham ini mampu memberikan penghasilan yang tinggi otomatis dividen akan tinggi juga. Hal ini karena saham ini tidak dipengaruhi oleh situasi bisnis atau kadang juga bisa terjadi ekonomi makro.

 

4. Income Stocks

Adalah saham yang biasanya dapat menghasilkan pendapatan yang tinggi tidak hanya itu dividen tunai juga dapat dibayar secara rutin. Hal ini karena saham jenis ini memiliki mampu membayarkan dividen lebih tinggi dari dividen tahun tahun sebelumnya yang pernah dibayar sebelumnya.

 

5. Growth Stocks

Adalah saham yang disusun oleh 2 komponen yaitu adalah lesser-known dan well-known. Pengertian dari lesser-known adalah suatu saham yang berasal dari emiten selain itu juga memiliki ciri growth stock yang bukan menjadi market leader di industrinya. Sedangkan well-known adalah saham yang termasuk ke dalam saham yang memiliki reputasi tinggi, tidak hanya reputasi , pendapatan dari saham ini juga tinggi dan merupakan market leader dari industri yang sejenis.

 

 

Manfaat dan Keuntungan Saham

Sebenarnya manfaat saham dibedakan menjadi 2 jenis yaitu bisa jangka pendek dan jangka panjang. Yaitu dimanfaatkan sebagai investasi. Jika seseorang menggunakan keuntungan investasi jangka panjang tujuannya yaitu biasanya untuk menabung saham atau untuk membeli saham.

Sedangkan seseorang yang menggunakan keuntungan investasi jangka pendek tujuannya yaitu untuk memperoleh hasil dari selisih harga beli dan harga jual atau capital gainnya. Jadi kesimpulan manfaat dan keuntungan saham dapat dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu :

 

1. Dividen

Adalah manfaat atau hasil dari pembagian dividen sebuah emiten yang diambil keuntungannya. Atau bisa juga diartikan jika seseorang membeli saham dari suatu emiten dan mendapat penghasilan tambahan dari emiten yang kinerjanya bagus itu merupakan penjelasan lengkap dari dividen.

 

2. Capital Gain

Keuntungan jenis ini bisa didapatkan dari harga jual dan harga beli. Bagaimana cara memperoleh capital gain ? caranya adalah dengan menghitung selisih dari harga jual saham dengan harga belinya nah selisih itulah yang disebut dengan capital gain.

 

 

Resiko dari Investasi Saham

Banyak yang hanya memikirkan manisnya saja, investasi pasti akan menghasilkan keuntungan banyak dan lain sebagainya namun tahukan kalian sebenarnya banyak resikonya. Berikut akan dijelaskan 4 resiko dari investasi saham.

 

1. Investor Yang Kehilangan Modal

Resiko ini bisa terjadi jika suatu ketika harga beli saham ternyata lebih tinggi dari harga jual maka ini yang dinamakan si investor kehilangan modal atau biasa disebut dengan capital loss.

 

2. Saham Delisting dari Bursa

Hal ini disebabkan karena saham tibatiba tidak dapat diperdagangkan penyebab tidak dapat diperdagangkan adalah saham sudah terhapus di dalam pencatatan bursa.

 

3. Tidak Adanya Pembagian Dividen

Resiko ini terjadi jika keuntungan perusahaan yang ada digunakan untuk ekspansi usaha yang dilakukan oleh si emiten sehingga menyebabkan  dividen tidak dibagi ke pemegang saham.

 

4. Resiko Likuidasi

Disebabkan karena pemegang saham sama sekali tidak mendapatkan apa apa padahal emiten sudah membayarnya. Penyebabnya adalah karena emiten bangkrut sehingga menyebabkan si pemegang saham bisa untuk klaim di aktiva perusahaan namun dengan syarat kewajiban emiten harus dibayar terlebih dahulu.

 

Demikianlah artikel dari mastekno mengenai Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Resiko dari Saham semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita di bidang finansial yaa. Semoga bermanfaat ya, jika ingin bertanya bisa kamu tanyakan di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *