√ Pengertian Puisi: Unsur-Unsur, Jenis dan Struktur Puisi (Lengkap)

Pengertian Puisi: Unsur-Unsur, Jenis-Jenis dan Struktur Puisi

Pengertian Puisi: Unsur-Unsur, Jenis-Jenis dan Struktur Puisi

Salah satu kegiatan positif dalam mengungkapkan perasaan dan ekspresi seseorang adalah dengan di tuangkan ke dalam sebuah karya, salah satunya adalah dengan menuangkan ide ide dari perasaan dan ekspresi yang sedang di alami seseorang tersebut ke dalam sebuah karya sastra tertulis yaitu puisi.

Nahh Mastekno akan membagikan artikel dengan kategori pendidikan yaitu mengenai Pengertian Puisi Secara Umum, Pengertian Puisi Menurut Pendapat Para Ahli, Unsur Unsur Puisi, Jenis Jenis Puisi, Hingga Struktur Puisi. Baik silakan teman teman simak dengan baik dan seksama artikelnya di bawah ini ya!

 

Pengertian Puisi Secara Umum

Pengertian puisi secara umum dapat kita artikel sebagai berikut, Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang berhubungan dengan rima, bait, baris, irama yang dimana di dalamnya terdapat tata bahasa yang bagus, indah, dan penuh dengan makna.

Puisi ini sendiri sekarang sudah ada 2 jenis yaitu Puisi Lama dimana puisi tersebut masih sangat memperhatikan aturan aturan yang ada seperti mulai dari jumlah bait dan baris, hingga sajak yang digunakan, kemudian jenis yang kedua merupakan jenis yang saat ini paling populer sepertinya adalah Puisi Modern atau bisa juga dikatakan sebagai puisi bebas, karena di puisi yang satu ini dalam proses pembuatannya tidak memperhatikan aturan aturan yang ada namun tetap memiliki keindahan dan makna di dalamnya.

 

10 Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Nahh selain pengertian atau definisi puisi secara umum di atas, berikut adalah definisi puisi menurut pendapat dari para ahli. Definisi puisi menurut pendapat para ahli :

 

Shelly Percy Bysshe

Pengertian puisi menurut Shelly Percy Bysshe yaitu puisi merupakan catatan di saat waktu yang paling bahagia dan terbaik dari pikiran seseorang atau manusia yang membuat karya puisi tersebut.

Umberto Eco

Definisi puisi menurut Menurut Umberto Eco Puisi merupakan suatu masalah bahasa yang bisa menumbuhkan dan menciptakan perasaan. Bukanlah sebagai masalah perasaan.

H. B. Jassin

Pengertian puisi menurut H. B. Jassin, Puisi adalah sebuah karya sastra di dalamnya terdapat isi mengenai pikiran dan juga tanggapan dari seseorang yang dimana diucapkan menggunakan sebuah perasaan juga.

 

Herman Waluyo

Definisi puisi menurut Herman Waluyo Puisi yaitu sebuah karya sastra dimana di dalamnya mengungkapkan perasaan dan pikiran dari seorang penyair dengan cara yang cukup imajinatif menggunakan susunan yang fokus terhadap semua kekuatan tata bahasa di suatu struktur batin dan struktur fisiknya.

 

Samuel Johnson

Pengertian puisi menurut Samuel Johnson, Puisi adalah salah satu seni yang menyatukan kebenaran dengan kesenangan dengan cara melalui sentuhan yang imajinatif dan juga bernalar.

Sumardi

Definisi puisi menurut Sumardi Puisi merupakan karya sastra bahasa yang dipersingkat, dipadatkan, dan di tambah dengan irama atau bunyi yang harmonis serta padu dimana kata yang ada di dalamnya memiliki makna imajinatif atau kiasan.

 

Theodore Watts-Dunton

Pengertian puisi menurut Theodore Watts-Dunton, Puisi merupakan ekspersi kongkret yang memiliki sifat dan karakteristik artistik dari pemikiran seseorang menggunakan bahasa yang berirama dan penuh emosional.

 

Wallace Stevens

Definisi puisi menurut Wallace Stevens Puisi adalah sebuah kenikmatan yang tertuang di dalam bahasa yang menggunakan sarana kata.

James Reevas

Pengertian puisi menurut James Reevas, Puisi adalah ekspresi menggunakan bahasa yang penuh dengan daya pikat dan bahasa yang beragam.

 

Panuti Sudjiman

Definisi puisi menurut Panuti Sudjiman, Puisi adalah sebuah karya sastra dimana bahasa yang digunakan pada sebuah puisi merupakan bahasa yang terikat dengan rima, matra, irama pada setiap bait dan juga lariknya.

 

 

Unsur Unsur Puisi

Sebuah karya sastra puisi ini merupakan karya yang terbuat dari dua unsur di dalamnya, yaitu unsur fisik puisi dan unsur batin puisi. Nahh berikut merupakan sedikit pembahasan mengenai unsur batin puisi dan unsur fisik puisi :

 

Unsur Puisi Struktur Fisik

Struktur fisik sebuah puisi sering juga dikatakan sebagai metode hakikat dalam penyampaian sebuah karya sastra puisi. Unsur fisik puisi ini terdiri dari Typograph, Diksi, Imaji, Kata Konkret, Majas atau Gaya Bahasa, Rima dan Irama. Berikut sedikit pembahasannya mengenai struktur fisik puisi :

  • Tipografi atau bisa juga disebut sebagai Perwajahan Puisi merupakan suatu tata cara format saat melakukan penulisan puisi, contohnya seperti untuk rata kanan atau rata kiri, pengaturan garis tepi, pengaturan ukuran font, jenis font, dan hal sejenisnya yang berhubungan dengan penulisan puisi.
  • Diksi merupakan sebuah pemilihan kata yang akan digunakan dalam sebuah karya puisi oleh seorang penyair, sehingga dengan pemilihan diksi yang tepat di harapkan makna yang ingin di sampaikan bisa tersampai kepada para pendengar atau pembaca puisi karya penyair tersebut.
  • Imaji, Imaji ini bisa kita katakan juga sebagai susunan kata dalam pembentuk kalimat di sebuah karya puisi, dengan menggunakan imaji seorang penyair berharap agar orang yang akan menikmati puisinya bisa terpengaruh seolah mereka merasakan apa yang di alami oleh si penyair.
  • Kata konkret, Kata kongkret merupakan suatu bentuk dari sebuah kata yang dapat ditangkap melalui indra manusia sehingga akan menimbulkan imaji. Contohnya adalah kata yang menjelaskan mengenai jiwa atau hati yang beku menggunakan kata salju.
  • Majas, majas atau gaya bahasa merupakan salah satu cara dalam menggunakan bahasa yang dapat memunculkan efek konotasi dengan bahasa yang figuratif dengan begitu akan banyak mengandung makna. Majas ini ada berbagai macam, mulai dari metafora, repetisi, pleonasme, ironi, dan jenis yang lainnya.
  • Rima, Rima atau Irama merupakan persamaan bunyi yang ada di dalam puisi entah itu di bagian awal, bagian tengah, ataupun bagian akhir.

 

Unsur Puisi Struktur Batin

Selain unsur fisik yang menjadi hakikat di dalam suatu puisi, ada juga unsur batin. Nah berikut merupakan sedikit pembahasan mengenai unsur puisi struktur batin yang terdiri dari Tema, Rasa, Nada, dan Tujuan :

  • Tema, Tentu saja tema merupakan unsur paling utama dan mendasar yang ada di dalam puisi karena dengan adanya tema ini akan sangat membantu penyair dalam menyampaikan pesannya.
  • Rasa, Puisi yang bagus tentunya harus berisi rasa atau felling di dalamnya mulai dari setiap kata demi kata, hingga irama yang digunakan harus mendukung, karena dengan adanya rasa puisi akan terasa menjadi lebih hidup seakan audiens juga ikut merasakan apa yang ada di alam puisi tersebut secara nyata.
  • Nada, Selanjutnya adalah nada, ini merupakan salah satu hal yang cukup berpengaruh untuk menguatkan rasa yang ada di dalam puisi, seorang penyair diusahakan harus bisa menyampaikan puisinya menggunakan nada yang sesuai dengan isi dan kata di dalam puisi tersebut.
  • Amanat, Amanat merupakan suatu pesan di dalam puisi yang ingin penyair sampaikan kepada para audiensnya.ya.

 

 

Jenis Jenis Puisi

Puisi ini memiliki beberapa jenis, secara garis besar macam macam puisi ini di bagi menjadi 3 macam yaitu Puisi Lama, Puisi Baru, dan juga Puisi Kontemporer. Nah berikut merupakan sedikit pembahasan mengenai Jenis Jenis Puisi :

 

Jenis Puisi Lama

Puisi lama ini merupakan puisi yang dalam pembuatannya masih memerhatikan aturan aturan yang ada seperti mulai dari sajak yang digunakan, jumlah kata pada tiap baris, irama yang terdapat di dalamnya, hingga jumlah baris pada setiap baitnya. Berikut berupakan beberapa contoh puisi lama :

  • Pantun, pantun ini merupakan salah satu jenis puisi lama lo teman! dimana di dalam pantun pasti akan terhadap rima, umumnya rima yang digunakan adalah AB-AB.
  • Talibun, talibunini hampir mirip dengan pantun, namun di dalamnya terdapat baris yang lebih banyak dari pantun dan irama yang digunakan bukanlah AB-AB melainkan ABC-ABC.
  • Gurindam, gurindam merupakan jenis puisi lama yang di dalamnya berisi dua bati, dan pada setiap bait tersebut terdiri dari dua baris kalimat menggunakan rima yang sama.

 

Jenis Puisi Baru

Berbeda halnya dengan jenis puisi lama, jenis puisi baru ini sangat tidak memperhatikan aturan aturan yang ada sehingga cenderung lebih bebas, mulai dari sajak yang digunakan, jumlah kata pada tiap baris, irama yang terdapat di dalamnya. Nah berikut di bawah ini adalah beberapa contoh jenis puisi baru :

  • Epigram, epigram merupakan karya sastra yang di dalamnya berisi mengenai pedoman, tuntunan, ataupun ajaran dalam kehidupan.
  • Distikon, distikon adalah puisi jenis baru yang pada setiap baitnya masing masing terdiri dari 2 baris.
  • Terizina, hampir sama dengan distikon, hanya saja di dalam masing masing bait terizina terdapat 3 baris.
  • Soneta, Soneta ini merupakan puisi jenis baru dimana di dalamnya berisi 14 baris yang dibagi 2. Pada 2 bait pertama berisi masing masing 4 baris, kemudian di dua bait kedua berisi masing masing 3 baris.

 

Jenis Puisi Kontemporer

Seperti namanya kontemporer, jenis puisi kontemporer merupakan jenis puisi yang sudah berusaha keluar dari aturan aturan umum dari puisi itu sendiri. Puisi jenis kontemporer ini fleksibel menyesuaikan perkembangan budaya dari waktu ke waktu. Selain itu juga seperti puisi jenis baru, puisi kontemporer ini tidak mementingkan majas, aturan irama, bait, dan hal lainnya. Berikut merupakan beberapa contoh jenis puisi kontemporer :

  • Puisi Konkret, puisi konkret merupakan jenis puisi kontemporer yang mengutamakan bentuk grafis seperti wajah ataupun bentuk yang lain, dan juga tidak menggunakan bahasa sebagai alat medianya.
  • Puisi Mantra, puisi mantra merupakan salah satu jenis puisi kontemporer, puisi mantra ini dibuat dengan mengambil sifat dan karakteristik dari mantra.
  • Puisi Mbeling, puisi mbeling ini termasuk ke dalam puisi kontemporer, puisi mbeling ini tidak mengikuti ketentuan dan aturan mengenai puisi.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini mengenai puisi mulai dari Pengertian Puisi Secara Umum, Pengertian Puisi Menurut Pendapat Para Ahli, Unsur Unsur Puisi, Jenis Jenis Puisi, Hingga Struktur Puisi mudah mudahan artikel ini bisa menambah wawasan teman teman pembaca Mastekno semuanya.

Terimakasih telah berkunjung di Mastekno, jika ada hal yang ingin di sampaikan terkait artikel di atas, bisa teman teman tuliskan di kolom komentar yang sudah di sediakan di bagian bawah artikel mengenai puisi ini.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Puisi: Unsur-Unsur, Jenis-Jenis dan Struktur Puisi

Pengertian Puisi: Unsur-Unsur, Jenis-Jenis dan Struktur Puisi

Salah satu kegiatan positif dalam mengungkapkan perasaan dan ekspresi seseorang adalah dengan di tuangkan ke dalam sebuah karya, salah satunya adalah dengan menuangkan ide ide dari perasaan dan ekspresi yang sedang di alami seseorang tersebut ke dalam sebuah karya sastra tertulis yaitu puisi.

Nahh Mastekno akan membagikan artikel dengan kategori pendidikan yaitu mengenai Pengertian Puisi Secara Umum, Pengertian Puisi Menurut Pendapat Para Ahli, Unsur Unsur Puisi, Jenis Jenis Puisi, Hingga Struktur Puisi. Baik silakan teman teman simak dengan baik dan seksama artikelnya di bawah ini ya!

 

Pengertian Puisi Secara Umum

Pengertian puisi secara umum dapat kita artikel sebagai berikut, Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang berhubungan dengan rima, bait, baris, irama yang dimana di dalamnya terdapat tata bahasa yang bagus, indah, dan penuh dengan makna.

Puisi ini sendiri sekarang sudah ada 2 jenis yaitu Puisi Lama dimana puisi tersebut masih sangat memperhatikan aturan aturan yang ada seperti mulai dari jumlah bait dan baris, hingga sajak yang digunakan, kemudian jenis yang kedua merupakan jenis yang saat ini paling populer sepertinya adalah Puisi Modern atau bisa juga dikatakan sebagai puisi bebas, karena di puisi yang satu ini dalam proses pembuatannya tidak memperhatikan aturan aturan yang ada namun tetap memiliki keindahan dan makna di dalamnya.

 

10 Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Nahh selain pengertian atau definisi puisi secara umum di atas, berikut adalah definisi puisi menurut pendapat dari para ahli. Definisi puisi menurut pendapat para ahli :

 

Shelly Percy Bysshe

Pengertian puisi menurut Shelly Percy Bysshe yaitu puisi merupakan catatan di saat waktu yang paling bahagia dan terbaik dari pikiran seseorang atau manusia yang membuat karya puisi tersebut.

Umberto Eco

Definisi puisi menurut Menurut Umberto Eco Puisi merupakan suatu masalah bahasa yang bisa menumbuhkan dan menciptakan perasaan. Bukanlah sebagai masalah perasaan.

H. B. Jassin

Pengertian puisi menurut H. B. Jassin, Puisi adalah sebuah karya sastra di dalamnya terdapat isi mengenai pikiran dan juga tanggapan dari seseorang yang dimana diucapkan menggunakan sebuah perasaan juga.

 

Herman Waluyo

Definisi puisi menurut Herman Waluyo Puisi yaitu sebuah karya sastra dimana di dalamnya mengungkapkan perasaan dan pikiran dari seorang penyair dengan cara yang cukup imajinatif menggunakan susunan yang fokus terhadap semua kekuatan tata bahasa di suatu struktur batin dan struktur fisiknya.

 

Samuel Johnson

Pengertian puisi menurut Samuel Johnson, Puisi adalah salah satu seni yang menyatukan kebenaran dengan kesenangan dengan cara melalui sentuhan yang imajinatif dan juga bernalar.

Sumardi

Definisi puisi menurut Sumardi Puisi merupakan karya sastra bahasa yang dipersingkat, dipadatkan, dan di tambah dengan irama atau bunyi yang harmonis serta padu dimana kata yang ada di dalamnya memiliki makna imajinatif atau kiasan.

 

Theodore Watts-Dunton

Pengertian puisi menurut Theodore Watts-Dunton, Puisi merupakan ekspersi kongkret yang memiliki sifat dan karakteristik artistik dari pemikiran seseorang menggunakan bahasa yang berirama dan penuh emosional.

 

Wallace Stevens

Definisi puisi menurut Wallace Stevens Puisi adalah sebuah kenikmatan yang tertuang di dalam bahasa yang menggunakan sarana kata.

James Reevas

Pengertian puisi menurut James Reevas, Puisi adalah ekspresi menggunakan bahasa yang penuh dengan daya pikat dan bahasa yang beragam.

 

Panuti Sudjiman

Definisi puisi menurut Panuti Sudjiman, Puisi adalah sebuah karya sastra dimana bahasa yang digunakan pada sebuah puisi merupakan bahasa yang terikat dengan rima, matra, irama pada setiap bait dan juga lariknya.

 

 

Unsur Unsur Puisi

Sebuah karya sastra puisi ini merupakan karya yang terbuat dari dua unsur di dalamnya, yaitu unsur fisik puisi dan unsur batin puisi. Nahh berikut merupakan sedikit pembahasan mengenai unsur batin puisi dan unsur fisik puisi :

 

Unsur Puisi Struktur Fisik

Struktur fisik sebuah puisi sering juga dikatakan sebagai metode hakikat dalam penyampaian sebuah karya sastra puisi. Unsur fisik puisi ini terdiri dari Typograph, Diksi, Imaji, Kata Konkret, Majas atau Gaya Bahasa, Rima dan Irama. Berikut sedikit pembahasannya mengenai struktur fisik puisi :

  • Tipografi atau bisa juga disebut sebagai Perwajahan Puisi merupakan suatu tata cara format saat melakukan penulisan puisi, contohnya seperti untuk rata kanan atau rata kiri, pengaturan garis tepi, pengaturan ukuran font, jenis font, dan hal sejenisnya yang berhubungan dengan penulisan puisi.
  • Diksi merupakan sebuah pemilihan kata yang akan digunakan dalam sebuah karya puisi oleh seorang penyair, sehingga dengan pemilihan diksi yang tepat di harapkan makna yang ingin di sampaikan bisa tersampai kepada para pendengar atau pembaca puisi karya penyair tersebut.
  • Imaji, Imaji ini bisa kita katakan juga sebagai susunan kata dalam pembentuk kalimat di sebuah karya puisi, dengan menggunakan imaji seorang penyair berharap agar orang yang akan menikmati puisinya bisa terpengaruh seolah mereka merasakan apa yang di alami oleh si penyair.
  • Kata konkret, Kata kongkret merupakan suatu bentuk dari sebuah kata yang dapat ditangkap melalui indra manusia sehingga akan menimbulkan imaji. Contohnya adalah kata yang menjelaskan mengenai jiwa atau hati yang beku menggunakan kata salju.
  • Majas, majas atau gaya bahasa merupakan salah satu cara dalam menggunakan bahasa yang dapat memunculkan efek konotasi dengan bahasa yang figuratif dengan begitu akan banyak mengandung makna. Majas ini ada berbagai macam, mulai dari metafora, repetisi, pleonasme, ironi, dan jenis yang lainnya.
  • Rima, Rima atau Irama merupakan persamaan bunyi yang ada di dalam puisi entah itu di bagian awal, bagian tengah, ataupun bagian akhir.

 

Unsur Puisi Struktur Batin

Selain unsur fisik yang menjadi hakikat di dalam suatu puisi, ada juga unsur batin. Nah berikut merupakan sedikit pembahasan mengenai unsur puisi struktur batin yang terdiri dari Tema, Rasa, Nada, dan Tujuan :

  • Tema, Tentu saja tema merupakan unsur paling utama dan mendasar yang ada di dalam puisi karena dengan adanya tema ini akan sangat membantu penyair dalam menyampaikan pesannya.
  • Rasa, Puisi yang bagus tentunya harus berisi rasa atau felling di dalamnya mulai dari setiap kata demi kata, hingga irama yang digunakan harus mendukung, karena dengan adanya rasa puisi akan terasa menjadi lebih hidup seakan audiens juga ikut merasakan apa yang ada di alam puisi tersebut secara nyata.
  • Nada, Selanjutnya adalah nada, ini merupakan salah satu hal yang cukup berpengaruh untuk menguatkan rasa yang ada di dalam puisi, seorang penyair diusahakan harus bisa menyampaikan puisinya menggunakan nada yang sesuai dengan isi dan kata di dalam puisi tersebut.
  • Amanat, Amanat merupakan suatu pesan di dalam puisi yang ingin penyair sampaikan kepada para audiensnya.ya.

 

 

Jenis Jenis Puisi

Puisi ini memiliki beberapa jenis, secara garis besar macam macam puisi ini di bagi menjadi 3 macam yaitu Puisi Lama, Puisi Baru, dan juga Puisi Kontemporer. Nah berikut merupakan sedikit pembahasan mengenai Jenis Jenis Puisi :

 

Jenis Puisi Lama

Puisi lama ini merupakan puisi yang dalam pembuatannya masih memerhatikan aturan aturan yang ada seperti mulai dari sajak yang digunakan, jumlah kata pada tiap baris, irama yang terdapat di dalamnya, hingga jumlah baris pada setiap baitnya. Berikut berupakan beberapa contoh puisi lama :

  • Pantun, pantun ini merupakan salah satu jenis puisi lama lo teman! dimana di dalam pantun pasti akan terhadap rima, umumnya rima yang digunakan adalah AB-AB.
  • Talibun, talibunini hampir mirip dengan pantun, namun di dalamnya terdapat baris yang lebih banyak dari pantun dan irama yang digunakan bukanlah AB-AB melainkan ABC-ABC.
  • Gurindam, gurindam merupakan jenis puisi lama yang di dalamnya berisi dua bati, dan pada setiap bait tersebut terdiri dari dua baris kalimat menggunakan rima yang sama.

 

Jenis Puisi Baru

Berbeda halnya dengan jenis puisi lama, jenis puisi baru ini sangat tidak memperhatikan aturan aturan yang ada sehingga cenderung lebih bebas, mulai dari sajak yang digunakan, jumlah kata pada tiap baris, irama yang terdapat di dalamnya. Nah berikut di bawah ini adalah beberapa contoh jenis puisi baru :

  • Epigram, epigram merupakan karya sastra yang di dalamnya berisi mengenai pedoman, tuntunan, ataupun ajaran dalam kehidupan.
  • Distikon, distikon adalah puisi jenis baru yang pada setiap baitnya masing masing terdiri dari 2 baris.
  • Terizina, hampir sama dengan distikon, hanya saja di dalam masing masing bait terizina terdapat 3 baris.
  • Soneta, Soneta ini merupakan puisi jenis baru dimana di dalamnya berisi 14 baris yang dibagi 2. Pada 2 bait pertama berisi masing masing 4 baris, kemudian di dua bait kedua berisi masing masing 3 baris.

 

Jenis Puisi Kontemporer

Seperti namanya kontemporer, jenis puisi kontemporer merupakan jenis puisi yang sudah berusaha keluar dari aturan aturan umum dari puisi itu sendiri. Puisi jenis kontemporer ini fleksibel menyesuaikan perkembangan budaya dari waktu ke waktu. Selain itu juga seperti puisi jenis baru, puisi kontemporer ini tidak mementingkan majas, aturan irama, bait, dan hal lainnya. Berikut merupakan beberapa contoh jenis puisi kontemporer :

  • Puisi Konkret, puisi konkret merupakan jenis puisi kontemporer yang mengutamakan bentuk grafis seperti wajah ataupun bentuk yang lain, dan juga tidak menggunakan bahasa sebagai alat medianya.
  • Puisi Mantra, puisi mantra merupakan salah satu jenis puisi kontemporer, puisi mantra ini dibuat dengan mengambil sifat dan karakteristik dari mantra.
  • Puisi Mbeling, puisi mbeling ini termasuk ke dalam puisi kontemporer, puisi mbeling ini tidak mengikuti ketentuan dan aturan mengenai puisi.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini mengenai puisi mulai dari Pengertian Puisi Secara Umum, Pengertian Puisi Menurut Pendapat Para Ahli, Unsur Unsur Puisi, Jenis Jenis Puisi, Hingga Struktur Puisi mudah mudahan artikel ini bisa menambah wawasan teman teman pembaca Mastekno semuanya.

Terimakasih telah berkunjung di Mastekno, jika ada hal yang ingin di sampaikan terkait artikel di atas, bisa teman teman tuliskan di kolom komentar yang sudah di sediakan di bagian bawah artikel mengenai puisi ini.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *