√ Pengertian Fotosintesis: Reaksi dan Contoh Proses Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis: Reaksi, dan Contoh Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Pengertian Fotosintesis: Reaksi, dan Contoh Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Tumbuhan merupakan salah satu jenis makhluk hidup yang ada di bumi. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, tumbuhan mampu menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Proses fotosintesis dapat terjadi karena beberapa faktor di antaranya yaitu klorofil dan cahaya matahari.

Sebagai salah satu contoh makhluk hidup, tentunya tumbuhan memiliki ciri – ciri yang sama seperti makhluk hidup lainnya misalnya seperti bernafas, bergerak, berkembang biak, dan lain sebagainya. Namun terdapat satu hal yang membedakan tumbuhan dengan makhluk hidup lainnya, yaitu kemampuan tumbuhan untuk membuat makanannya sendiri.

Lantas apakah kamu mengetahui apa pengertian fotosintesis? Pada kali ini kami akan menjelaskan apa pengertian fotosintesis dan bagaimana proses fotosintesis itu dapat terjadi. Selain itu disini kami juga akan menyampaikan faktor apa saja yang dapat memengaruhi proses fotosintesis, bahan bahan yang dibutuhkan serta reaksi yang akan ditimbulkan.

 

Pengertian Fotosintesis

Dalam pengertiannya fotosintesis memiliki definisi sebuah proses biokimia pembentukan zat makanan seperti halnya karbohidrat yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama pada tumbuhan yang mengandung klorofil atau zat hijau daun.

Sedangkan arti fotosintesis menurut KBBI adalah pemanfaatan energi cahaya matahari oleh tumbuhan berhijau daun atau bakteri untuk mengubah karbon dioksida  dan air menjadi karbohidrat.

Sementara definisi dari fotosintesis secara umum yaitu sebuah proses yang dilakukan oleh tumbuhan untuk menghasilkan makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.

 

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Sebelum proses fotosintesis dapat terjadi, hanya tumbuhan hijau saja yang dapat melakukan proses fotosintesis karena memiliki klorofil atau zat hijau. Selain itu proses fotosintesis hanya dapat dilakukan pada siang hari karena proses ini membutuhkan cahaya matahari. Tumbuhan juga memerlukan air dan karbon dioksida  agar dapat melakukan reaksi kimia fotosintesis.

Tumbuhan dapat menyerap karbon dioksida  yang ada di udara melalui stomata pada daun tumbuhan. Sementara air bisa diserap melalui akar yang kemudian akan disalurkan ke daun melalui batang tumbuhan. Sementara itu sinar matahari akan menyinari permukaan daun dan klorofil pada daun akan menangkap energi sinar matahari.

Cahaya tersebut nantinya akan melalui lapisan epidermis tanpa warna atau transparan, lalu diteruskan menuju mesofil. Di bagian mesofil inilah sebagian besar proses fotosintesis terjadi. Kemudian energi tersebut digunakan untuk mengubah air menjadi gula/glukosa dan oksigen. Setelah itu dari proses fotosintesis maka dihasilkan makanan bagi tumbuhan.

Sementara itu oksigen yang dihasilkan akan dikeluarkan melalui stomata pada daun tumbuhan. Dan oksigen tersebut akan berada di udara bebas untuk dihirup oleh makhluk hidup lain seperti manusia dan hewan.

 

Faktor yang Memengaruhi Fotosintesis

Terdapat 4 faktor yang dapat memengaruhi proses terjadinya fotosintesis pada tumbuhan. Ke empat faktor yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam melakukan fotosintesis di antaranya yaitu klorofil, cahaya matahari, air, dan karbon dioksida . Adapun penjelasan dari ke empat faktor yang dapat memengaruhi proses fotosintesis adalah sebagai berikut.

 

1. Korofil

Agar tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis, maka tumbuhan tersebut harus memiliki klorofil atau zat hijau daun. Menurut KBBI sendiri klorofil memiliki pengertian zat penghijau tumbuhan (terutama pada daun) yang terpenting dalam proses fotosintesis.

Karena tumbuhan atau organisme yang tidak memiliki klorofil atau zat hijau daun maka tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Sedangkan tumbuhan yang memiliki klorofil atau zat hijau daun bersifat autotrof yaitu organisme yang dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis.

 

2. Cahaya Matahari

Faktor berikutnya yang dapat memengaruhi proses fotosintesis yaitu adanya cahaya matahari. Apabila tidak ada cahaya matahari maka tumbuhan tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Hal inilah mengapa proses fotosintesis hanya dapat dilakukan oleh tumbuhan pada siang hari pada saat matahari sedang bersinar.

Selain itu intensitas cahaya matahari juga sangat berpengaruh pada proses fotosintesis. Semakin tinggi intensitas cahaya matahari maka energi yang akan dihasilkan akan semakin banyak. Dengan begitu maka proses fotosintesis akan semakin cepat begitupun sebaliknya.

 

3. Air

Dalam proses fotosintesis, tumbuhan memerlukan air sebagai salah satu bahannya. Jika tidak ada air maka proses fotosintesis akan terhambat. Air tersebut dapat peroleh dengan menyerap air dari tanah melalui akar. Jika terjadi kekurangan air maka akan menyebabkan stomata pada tumbuhan tertutup. Hal tersebut dapat menyebabkan penyerapan karbon dioksida  menurun sehingga proses fotosintesis akan terhambat. Maka dari itu air sangat dibutuhkan dalam proses fotosintesis.

 

4. Karbon Dioksida

Selain membutuhkan air, dalam proses fotosintesis tumbuhan juga membutuhkan karbon dioksida  supaya proses fotosintesis dapat berjalan dengan lancar. Karena karbon dioksida  merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam proses fotosintesis.

Tumbuhan bisa mendapatkan karbon dioksida  yang berada di udara melalui stomata. Semakin banyak karbon dioksida  di udara, maka semakin banyak pula bahan karbon dioksida  yang bisa digunakan tubuhan untuk melakukan proses fotosintesis.

 

Reaksi Fotosintesis

Pada umumnya tumbuhan akan menggunakan karbon dioksida  dan air untuk menghasilkan glukosa / gula dan oksigen yang dibutuhkan sebagai makanannya dalam melakukan proses fotosintesis dengan bantuan cahaya matahari. Berikut ini merupakan persamaan reaksi fotosintesis.

6H2O + 6CO2 + Cahaya → C6H12O6 + 6O2

Keterangan :

  • H2O = Air
  • CO2= Karbon dioksida
  • C6H12O6= Gula/glukosa
  • O2= Oksigen

 

Contoh Gambar Proses Fotosintesis

pengertian fotosintesis

 

Jadi demikianlah informasi ringkas yang dapat kami berikan mengenai pengertian fotosintesis, proses terjadinya fotosintesis, faktor yang dapat memengaruhi proses fotosintesis, serta reaksi dan rumus fotosintesis secara lengkap. Dengan melakukan proses fotosintesis maka tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri (Autotrof). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Fotosintesis: Reaksi, dan Contoh Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Pengertian Fotosintesis: Reaksi, dan Contoh Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Tumbuhan merupakan salah satu jenis makhluk hidup yang ada di bumi. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, tumbuhan mampu menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Proses fotosintesis dapat terjadi karena beberapa faktor di antaranya yaitu klorofil dan cahaya matahari.

Sebagai salah satu contoh makhluk hidup, tentunya tumbuhan memiliki ciri – ciri yang sama seperti makhluk hidup lainnya misalnya seperti bernafas, bergerak, berkembang biak, dan lain sebagainya. Namun terdapat satu hal yang membedakan tumbuhan dengan makhluk hidup lainnya, yaitu kemampuan tumbuhan untuk membuat makanannya sendiri.

Lantas apakah kamu mengetahui apa pengertian fotosintesis? Pada kali ini kami akan menjelaskan apa pengertian fotosintesis dan bagaimana proses fotosintesis itu dapat terjadi. Selain itu disini kami juga akan menyampaikan faktor apa saja yang dapat memengaruhi proses fotosintesis, bahan bahan yang dibutuhkan serta reaksi yang akan ditimbulkan.

 

Pengertian Fotosintesis

Dalam pengertiannya fotosintesis memiliki definisi sebuah proses biokimia pembentukan zat makanan seperti halnya karbohidrat yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama pada tumbuhan yang mengandung klorofil atau zat hijau daun.

Sedangkan arti fotosintesis menurut KBBI adalah pemanfaatan energi cahaya matahari oleh tumbuhan berhijau daun atau bakteri untuk mengubah karbon dioksida  dan air menjadi karbohidrat.

Sementara definisi dari fotosintesis secara umum yaitu sebuah proses yang dilakukan oleh tumbuhan untuk menghasilkan makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.

 

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Sebelum proses fotosintesis dapat terjadi, hanya tumbuhan hijau saja yang dapat melakukan proses fotosintesis karena memiliki klorofil atau zat hijau. Selain itu proses fotosintesis hanya dapat dilakukan pada siang hari karena proses ini membutuhkan cahaya matahari. Tumbuhan juga memerlukan air dan karbon dioksida  agar dapat melakukan reaksi kimia fotosintesis.

Tumbuhan dapat menyerap karbon dioksida  yang ada di udara melalui stomata pada daun tumbuhan. Sementara air bisa diserap melalui akar yang kemudian akan disalurkan ke daun melalui batang tumbuhan. Sementara itu sinar matahari akan menyinari permukaan daun dan klorofil pada daun akan menangkap energi sinar matahari.

Cahaya tersebut nantinya akan melalui lapisan epidermis tanpa warna atau transparan, lalu diteruskan menuju mesofil. Di bagian mesofil inilah sebagian besar proses fotosintesis terjadi. Kemudian energi tersebut digunakan untuk mengubah air menjadi gula/glukosa dan oksigen. Setelah itu dari proses fotosintesis maka dihasilkan makanan bagi tumbuhan.

Sementara itu oksigen yang dihasilkan akan dikeluarkan melalui stomata pada daun tumbuhan. Dan oksigen tersebut akan berada di udara bebas untuk dihirup oleh makhluk hidup lain seperti manusia dan hewan.

 

Faktor yang Memengaruhi Fotosintesis

Terdapat 4 faktor yang dapat memengaruhi proses terjadinya fotosintesis pada tumbuhan. Ke empat faktor yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam melakukan fotosintesis di antaranya yaitu klorofil, cahaya matahari, air, dan karbon dioksida . Adapun penjelasan dari ke empat faktor yang dapat memengaruhi proses fotosintesis adalah sebagai berikut.

 

1. Korofil

Agar tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis, maka tumbuhan tersebut harus memiliki klorofil atau zat hijau daun. Menurut KBBI sendiri klorofil memiliki pengertian zat penghijau tumbuhan (terutama pada daun) yang terpenting dalam proses fotosintesis.

Karena tumbuhan atau organisme yang tidak memiliki klorofil atau zat hijau daun maka tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Sedangkan tumbuhan yang memiliki klorofil atau zat hijau daun bersifat autotrof yaitu organisme yang dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis.

 

2. Cahaya Matahari

Faktor berikutnya yang dapat memengaruhi proses fotosintesis yaitu adanya cahaya matahari. Apabila tidak ada cahaya matahari maka tumbuhan tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Hal inilah mengapa proses fotosintesis hanya dapat dilakukan oleh tumbuhan pada siang hari pada saat matahari sedang bersinar.

Selain itu intensitas cahaya matahari juga sangat berpengaruh pada proses fotosintesis. Semakin tinggi intensitas cahaya matahari maka energi yang akan dihasilkan akan semakin banyak. Dengan begitu maka proses fotosintesis akan semakin cepat begitupun sebaliknya.

 

3. Air

Dalam proses fotosintesis, tumbuhan memerlukan air sebagai salah satu bahannya. Jika tidak ada air maka proses fotosintesis akan terhambat. Air tersebut dapat peroleh dengan menyerap air dari tanah melalui akar. Jika terjadi kekurangan air maka akan menyebabkan stomata pada tumbuhan tertutup. Hal tersebut dapat menyebabkan penyerapan karbon dioksida  menurun sehingga proses fotosintesis akan terhambat. Maka dari itu air sangat dibutuhkan dalam proses fotosintesis.

 

4. Karbon Dioksida

Selain membutuhkan air, dalam proses fotosintesis tumbuhan juga membutuhkan karbon dioksida  supaya proses fotosintesis dapat berjalan dengan lancar. Karena karbon dioksida  merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam proses fotosintesis.

Tumbuhan bisa mendapatkan karbon dioksida  yang berada di udara melalui stomata. Semakin banyak karbon dioksida  di udara, maka semakin banyak pula bahan karbon dioksida  yang bisa digunakan tubuhan untuk melakukan proses fotosintesis.

 

Reaksi Fotosintesis

Pada umumnya tumbuhan akan menggunakan karbon dioksida  dan air untuk menghasilkan glukosa / gula dan oksigen yang dibutuhkan sebagai makanannya dalam melakukan proses fotosintesis dengan bantuan cahaya matahari. Berikut ini merupakan persamaan reaksi fotosintesis.

6H2O + 6CO2 + Cahaya → C6H12O6 + 6O2

Keterangan :

  • H2O = Air
  • CO2= Karbon dioksida
  • C6H12O6= Gula/glukosa
  • O2= Oksigen

 

Contoh Gambar Proses Fotosintesis

pengertian fotosintesis

 

Jadi demikianlah informasi ringkas yang dapat kami berikan mengenai pengertian fotosintesis, proses terjadinya fotosintesis, faktor yang dapat memengaruhi proses fotosintesis, serta reaksi dan rumus fotosintesis secara lengkap. Dengan melakukan proses fotosintesis maka tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri (Autotrof). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *