√ Pengertian Pajak: TAX, Fungsi, dan Jenis-Jenis Pajak (Lengkap)

Pengertian Pajak: Fungsi, dan Jenis-Jenis Pajak di Indonesia

Pengertian Pajak: Fungsi, dan Jenis-Jenis Pajak di Indonesia

Pembelajaran tentang Pajak sebernarnya tidak hanya diajarkan untuk siswa-siswi saja yang mengambil jurusan perpajakan ataupun akutansi, karena materi tentang Pajak merupakan materi yang penting untuk diketahui oleh masyarakat yang statusnya bukan hanya seorang pelajar khususnya untuk Warga Negara Indonesia. Bagaimanapun dinegara kita ini semua masyarakat diwajibkan untuk berpajak.

 

Pengertian Pajak

Pengertian pajak adalah iuran atau pungutan wajib yang harus dibayar oleh rakyat yang masuk ke dalam kategori wajib pajak kepada Negara yang berdasarkan peraturan perundang-undangan, yang dimana uang dari hasil pembayaran pajak akan digunakan untuk kepentingan pemerintahan dan untuk mensejahterakan rakyat.

Indonesia merupakan Negara yang mewajibkan rakyatnya untuk berpajak terutama yang masuk ke dalam kriteria wajib pajak, karena di Indonesia pajak merupakan sumber keuangan Negara yang paling utama yang digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyatnya. Pajak bersifat memaksa (wajib), seperti  disetujui oleh rakyat bersama dengan pemerintah. Ditetapkan oleh UUD 1945 pasal 23 ayat 2.

Imbalan yang diterima untuk para wajib pajak tidak serta merta diberikan secara langsung, tapi pemerintah memberikannya dengan cara melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana secara merata demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

Di bawah ini merupakan beberapa pengertian pajak dari para ahli :

1. Dr. PJA Andriani

Pajak merupakan iuran masyarakat yang diberikan kepada Negara yang bersifat memaksa dan dapat dipaksakan serta akan tercatat sebagai hutang bagi mereka yang wajib membayar sesai dengan peraturan perundang-undangan dengan tidak mendapatkan imbalan langsung dapat digunakan untuk pembiayaan yang diperlukan bagi Negara.

 

2. Soeparman Soemahamidjaya

Pajak adalah iuran wajib bagi rakyat, baik berupa uang ataupun barang yang dipungut oleh penguasa sesuai dengan norma hukum yang berlaku yang digunakan untuk menutup biaya produksi barang dan jasa untuk mensejahterakan rakyat.

 

3. Dr. MJH. Smeeths

Menurut Prof. Dr. MJH. Smeeths, pajak merupakan sebuah prestasi yang dicapai oleh pemerintah yang terhutang sesuai norma serta dapat dipaksakan tanpa kontra prestasi dari masing-masing warga atau masyarakat. Intinya adalah untuk membiayai pengeluaran pemerintah.

 

4. Undang-Undang Negara Republik Indonesia

Menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 pasal 1 ayat 1, yang menjelaskan bahwa pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

5. Dr. Rochmat Soemitro, SH

Prof. Dr. Rochmat Soemitro, SH. Berpendapat bahwa pajak adalah iuran atau pungutan masyarakat kepada pemerintah berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, atau suatu peralihan yang kekayaan dari sector swasta kepada sector public yang bersifat memaksa serta ditunjukan langsung untuk membiayai kebutuhan Negara.

 

 

Fungsi Pajak

Dalam pajak, terdapat fungsi, adapun Berikut ini adalah beberapa fungsi pajak untuk Negara :

1. Fungsi Pemerataan

Pada fungsi pemerataan pajak berfungsi sebagai instrument untuk menyetarakan antara pendapatan dengan kesejahteraan masyarakat. Pajak ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur secara merata sehingga dapat tercipta berbagai lapangan kerja baru secara nasional.

 

2. Fungsi Anggaran

Sumber penerimaan Negara yang paling besar ialah pajak yang dikumpulkan dari para wajib pajak. Hasil dari pungutan pajak nantinya akan dipakai untuk membiayai semua pengeluaran pemerintah dan untuk melakukan pembangunan nasional.

 

3. Fungsi Stabilitas

Pajak juga berfungsi untuk menjaga stabilitas perekonomian di Negara, untuk mengendalikan laju inflasi dengan cara mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat dengan cara memungut dan menggunakan pajak secara efektif dan efisien.

 

4. Fungsi Mengatur

pajak diunakan sebagai instrument untuk mengatur dan melaksanakan kebijakan Negara dalam bidang ekonomi dan sosial. Contohnya menaikan harga bea masuk dari luar negeri untuk melindungi produk dalam negeri.

Berikut manfaat yang didapat dari fungsi pajak diatas bagi masyarakat :

  • Pengadaan subsidi pendidikan
  • Pengadaan subsidi kesehatan
  • Pengadaan subsidi pangan
  • Pengadaan subsidi transportasi umum
  • Pengadaan dan perbaikan fasilitas umum (jembatan, jalan, trotoar, sekolah, dan lain sebagainya).

 

Jenis-Jenis Pajak

Di bawah ini merupakan jenis-jenis pajak yang ada di Indonesia

 

1. Jenis Pajak Berdasarkan Instansi Pemungut

Jenis pajak ini dibagi menjasi dua, yaitu:

  • Pajak Negara (Pusat) merupakan pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui instansi tertentu, seperti Dirjen Bea dan Cukai, Pajak, dan lain-lain.
  • Pajak Daerah (Lokal) merupakan pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah simana wajib pajak terbatas pada masyarakat di daerah tersebut. Misalnya, pajak restaurant, pajak hiburan, pajak hotel, dan lain-lain.

 

2. Jenis Pajak Berdasarkan Sifatnya

Pajak berdasarkan sifatnya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Pajak Objektif, merupakan pajak yang pemungutannya berdasarkan kondisi objek tanpa memperhatikan kondisi wajib pajak. Misalkan pajak kendaraan bermotor, bea materai, pajak impor, dll.
  • Pajak Subjektif, merupakan pajak yang pemungutannya berdasarkan kondisi wajib pajaknya. Lebih tepatnya berdasarkan jumlah pajak yang harus dibayarkan, tergantung kemampuan wajib pajak.

 

3. Jenis Pajak Berdasarkan Sistem Pemungutan

Pajak berdasarkan system pemungutannya ini dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Pajak Langsung, adalah pajak yang diberlakukan secara berkala kepada wajib pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari kantor pajak. Ketentuan tersebut tercantumkan berapa jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh para wajib pajak.
  • Pajak Tidak Langsung, adalah pajak yang diberlakukan kepada wajib pajak tidak dipungut secara berkala tapi hanya pada saat wajib pajak melakukan hal tertentu saja.

 

 

Sekian beberapa penjelasan tentang pajak. pengertian pajak, fungsi pajak, dan jenis pajak yang ada di Negara kita Indonesia. Dan saat ini kita telah mengetahui bahwa pajak tidak hanya semata-mata untuk diberikan kepada kantor pajak ataupun digunakan utuk hal yang tidak sewajarnya, namun pajak digunakan oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan sarana dan prasarana, dan terutama untuk mensejahterakan masyarakat.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Pajak: Fungsi, dan Jenis-Jenis Pajak di Indonesia

Pengertian Pajak: Fungsi, dan Jenis-Jenis Pajak di Indonesia

Pembelajaran tentang Pajak sebernarnya tidak hanya diajarkan untuk siswa-siswi saja yang mengambil jurusan perpajakan ataupun akutansi, karena materi tentang Pajak merupakan materi yang penting untuk diketahui oleh masyarakat yang statusnya bukan hanya seorang pelajar khususnya untuk Warga Negara Indonesia. Bagaimanapun dinegara kita ini semua masyarakat diwajibkan untuk berpajak.

 

Pengertian Pajak

Pengertian pajak adalah iuran atau pungutan wajib yang harus dibayar oleh rakyat yang masuk ke dalam kategori wajib pajak kepada Negara yang berdasarkan peraturan perundang-undangan, yang dimana uang dari hasil pembayaran pajak akan digunakan untuk kepentingan pemerintahan dan untuk mensejahterakan rakyat.

Indonesia merupakan Negara yang mewajibkan rakyatnya untuk berpajak terutama yang masuk ke dalam kriteria wajib pajak, karena di Indonesia pajak merupakan sumber keuangan Negara yang paling utama yang digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyatnya. Pajak bersifat memaksa (wajib), seperti  disetujui oleh rakyat bersama dengan pemerintah. Ditetapkan oleh UUD 1945 pasal 23 ayat 2.

Imbalan yang diterima untuk para wajib pajak tidak serta merta diberikan secara langsung, tapi pemerintah memberikannya dengan cara melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana secara merata demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

Di bawah ini merupakan beberapa pengertian pajak dari para ahli :

1. Dr. PJA Andriani

Pajak merupakan iuran masyarakat yang diberikan kepada Negara yang bersifat memaksa dan dapat dipaksakan serta akan tercatat sebagai hutang bagi mereka yang wajib membayar sesai dengan peraturan perundang-undangan dengan tidak mendapatkan imbalan langsung dapat digunakan untuk pembiayaan yang diperlukan bagi Negara.

 

2. Soeparman Soemahamidjaya

Pajak adalah iuran wajib bagi rakyat, baik berupa uang ataupun barang yang dipungut oleh penguasa sesuai dengan norma hukum yang berlaku yang digunakan untuk menutup biaya produksi barang dan jasa untuk mensejahterakan rakyat.

 

3. Dr. MJH. Smeeths

Menurut Prof. Dr. MJH. Smeeths, pajak merupakan sebuah prestasi yang dicapai oleh pemerintah yang terhutang sesuai norma serta dapat dipaksakan tanpa kontra prestasi dari masing-masing warga atau masyarakat. Intinya adalah untuk membiayai pengeluaran pemerintah.

 

4. Undang-Undang Negara Republik Indonesia

Menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 pasal 1 ayat 1, yang menjelaskan bahwa pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

5. Dr. Rochmat Soemitro, SH

Prof. Dr. Rochmat Soemitro, SH. Berpendapat bahwa pajak adalah iuran atau pungutan masyarakat kepada pemerintah berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, atau suatu peralihan yang kekayaan dari sector swasta kepada sector public yang bersifat memaksa serta ditunjukan langsung untuk membiayai kebutuhan Negara.

 

 

Fungsi Pajak

Dalam pajak, terdapat fungsi, adapun Berikut ini adalah beberapa fungsi pajak untuk Negara :

1. Fungsi Pemerataan

Pada fungsi pemerataan pajak berfungsi sebagai instrument untuk menyetarakan antara pendapatan dengan kesejahteraan masyarakat. Pajak ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur secara merata sehingga dapat tercipta berbagai lapangan kerja baru secara nasional.

 

2. Fungsi Anggaran

Sumber penerimaan Negara yang paling besar ialah pajak yang dikumpulkan dari para wajib pajak. Hasil dari pungutan pajak nantinya akan dipakai untuk membiayai semua pengeluaran pemerintah dan untuk melakukan pembangunan nasional.

 

3. Fungsi Stabilitas

Pajak juga berfungsi untuk menjaga stabilitas perekonomian di Negara, untuk mengendalikan laju inflasi dengan cara mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat dengan cara memungut dan menggunakan pajak secara efektif dan efisien.

 

4. Fungsi Mengatur

pajak diunakan sebagai instrument untuk mengatur dan melaksanakan kebijakan Negara dalam bidang ekonomi dan sosial. Contohnya menaikan harga bea masuk dari luar negeri untuk melindungi produk dalam negeri.

Berikut manfaat yang didapat dari fungsi pajak diatas bagi masyarakat :

  • Pengadaan subsidi pendidikan
  • Pengadaan subsidi kesehatan
  • Pengadaan subsidi pangan
  • Pengadaan subsidi transportasi umum
  • Pengadaan dan perbaikan fasilitas umum (jembatan, jalan, trotoar, sekolah, dan lain sebagainya).

 

Jenis-Jenis Pajak

Di bawah ini merupakan jenis-jenis pajak yang ada di Indonesia

 

1. Jenis Pajak Berdasarkan Instansi Pemungut

Jenis pajak ini dibagi menjasi dua, yaitu:

  • Pajak Negara (Pusat) merupakan pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui instansi tertentu, seperti Dirjen Bea dan Cukai, Pajak, dan lain-lain.
  • Pajak Daerah (Lokal) merupakan pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah simana wajib pajak terbatas pada masyarakat di daerah tersebut. Misalnya, pajak restaurant, pajak hiburan, pajak hotel, dan lain-lain.

 

2. Jenis Pajak Berdasarkan Sifatnya

Pajak berdasarkan sifatnya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Pajak Objektif, merupakan pajak yang pemungutannya berdasarkan kondisi objek tanpa memperhatikan kondisi wajib pajak. Misalkan pajak kendaraan bermotor, bea materai, pajak impor, dll.
  • Pajak Subjektif, merupakan pajak yang pemungutannya berdasarkan kondisi wajib pajaknya. Lebih tepatnya berdasarkan jumlah pajak yang harus dibayarkan, tergantung kemampuan wajib pajak.

 

3. Jenis Pajak Berdasarkan Sistem Pemungutan

Pajak berdasarkan system pemungutannya ini dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Pajak Langsung, adalah pajak yang diberlakukan secara berkala kepada wajib pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari kantor pajak. Ketentuan tersebut tercantumkan berapa jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh para wajib pajak.
  • Pajak Tidak Langsung, adalah pajak yang diberlakukan kepada wajib pajak tidak dipungut secara berkala tapi hanya pada saat wajib pajak melakukan hal tertentu saja.

 

 

Sekian beberapa penjelasan tentang pajak. pengertian pajak, fungsi pajak, dan jenis pajak yang ada di Negara kita Indonesia. Dan saat ini kita telah mengetahui bahwa pajak tidak hanya semata-mata untuk diberikan kepada kantor pajak ataupun digunakan utuk hal yang tidak sewajarnya, namun pajak digunakan oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan sarana dan prasarana, dan terutama untuk mensejahterakan masyarakat.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *