Adi Pamungkas Temenya Dimas, sama-sama kontributor di mastekno

Organisme: Pengertian, Klasifikasi, Contoh, Jenis

3 min read

ubur - ubur

Terdapat banyak sekali jenis organisme yang hidup di lingkungan yang kita tempati saat ini, baik itu meliputi uniseluler, multiseluler, eukariota, prokariota, dan lain sebagainya. Makhluk hidup secara kolektif dapat disebut sebagai organisme.

Karena pada tubuh setiap organisme terdiri lebih dari satu organ dan organel yang berfungsi untuk melakukan berbagai macam proses dalam seluruh kehidupan.

 

Pengertian Organisme

Organisme merupakan makhluk hidup yang terbentuk oleh berbagai macam komponen yang saling mempunyai keterkaitan dan saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Organisme ini hadir dalam berbagai macam ukuran, bentuk, dan gaya hidup, namun mereka semua memiliki berbagai macam ciri – ciri yang sama.

Semua organisme yang ada dibumi tentu saja membutuhkan makanan (nutrisi) dan akan mengeluarkan limbah , serta mampu tumbuh dan berkembang biak dan akhirnya mati. Hewan merupakan jenis organisme yang paling nyata dari sebuah organisme.

Hal tersebut karena hewan merupakan organisme yang paling aktif dari semua organisme, dan mereka merupakan termasuk kedalam spesies seperti manusia, hiu dan semut.

Selain hewan, tanaman juga merupakan salah satu kelompok terbesar dari organisme dan menjadi bagian yang paling penting dalam rantai makanan. Karena dalam hal ini tumbuhan disebut sebagai “produsen” dalam sebuah dunia kehidupan.

Dalam memproduksi cadangan makanan, tumbuhan akan memanfaatkan sinar matahari dan mengubahnya kedalam bentuk energi kimia, proses ini sering disebut dengan fotosintesis.

Selanjutnya yaitu bakteri, bakteri merupakan sebuah organisme yang sangay beragam jenisnya karena mereka hidup hampir disemua permukaan muka bumi.

Bakteri ini adalah sebuah organisme yang sangat sederhana dan disebut – sebut oleh nenek moyang bahwa bakteri merupakan bentuk awal kehidupan di muka bumi.

Banyak juga bakteri yang dapat bermanfaat dan diperlukan dalam kehidupan dan juga terdapat bakteri yang sangat membahayakan. Sedangkan jenis lain dari organisme yaitu protozoa, alga, dan jamur.

 

 

Klasifikasi Organisme

Setelah kita mengetahui pengertian organisme, maka untuk lebih mudah dalam memahami organisme kita juga perlu mengetahui klasifikasi dari organisme. Organisme ini dikelompokan kedalam lima kerajaan berdasarkan.

  • Ada atau tidaknya membran inti
  • Uniseluler (satu sel) atau multiseluler (banyak sel)
  • Jenis nutrisi yang digunakan oleh organisme (heterotrofik atau autotrofik)

 

1. Kingdom Monera

  • Mempunyai struktur sel yang primitif dan kekurangan membran nuklir – prokariota.
  • Sebagaian besar kerajaan ini merupakan uniseluler, namun terdapat juga beberapa cluster multiseluler.
  • Memiliki dua filum utama yaitu Bakteri (heterotrofik) dan Alga Biru-Hijau (Autotrofik).

 

2. Kingdom Protista

  • Mempunyai membran sel yang berada di sekitar inti sel – eukariotik
  • Sebagian besar kerajaan ini didominasi oleh organisme uniseluler
  • Memiliki dua filum utama yaitu Protozoa – binatang heterotrofik (paramecia, amoeba), Alga – tanaman autotrofik (Spirogyra)

 

3. Kingdom Fungi (Jamur)

  • Mempunyai membran sel yang terletak disekitar inti sel – eukariotik.
  • Akan menyerap makanan dari lingkungannya (heterotrofik).
  • Tersusun oleh filamen berinti banyak misalnya saja cetakan roti (multiseluler), jamur (multiseluler), ragi (uniseluler).

 

4. Kingdom Plante (Tumbuhan)

  • Mempunyai membran sel yang berada disekitar inti sel eukariotik.
  • Merupakan sebuah organisme multisel.
  • Organisme fotosintetik (autotrofik).

Baca Juga: Perbedaan Tumbuhan Dikotil dan Monokotil.

 

5. Kingdom Hewan

  • Kingdom hewan adalah kingdom terbesar dari klasifikasi 5 kingdom.
  • Mempunyai membran sel yang terletak disekitar inti sel – eukariotik.
  • Merupakan sebuah organisme multiseluler.

 

 

Filum Utama

Berikut ini merupakan empat filum utama dalam sebuah organisme.

 

1. Coelentera

  • Hanya mempunyai dua lapisan sel saja.
  • Mempunyai rongga tubuh yang berongga.
  • Contoh : Hydra, Ubur – Ubur.

 

2. Annelida

  • Tersegmentasi dinding tubuh (cincin).
  • Contoh : Cacing Tanah, Sandworm.

 

3. Arthropoda

  • Mempunyai exoskeleton atau rangka.
  • Mempunyai pelengkap bersendi.
  • Contoh : Belalang, Lobster, Laba – Laba, Serangga.

 

4. Chordata

  • Mempunyai kabel saraf punggung.
  • Mempunyai endoskeleton.
  • Contoh : Hiu, Katak, Manusia, Kucing

 

 

Contoh Organisme

Pada saat banyak orang memikirkan mengenai organisme, mereka pasti akan berpikir mengenai bakteri dan jamur yang merupakan mikroorganisme, atau organisme yang sangat kecil.

Sedangkan ciri lain menyebutkan bahwa sebuah organisme harus memiliki ciri – ciri respon terhadap rangsangan, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan, serta mampu mengatur diri yang dikenal dengan istilah homeostasis.

Baca Juga: Contoh Tumbuhan Dikotil.

 

Organisme uniseluler merupakan sebuah organisme yang hanya terdiri dari satu sel saja. Sedangkan organisme multiseluler adalah organisme yang mempunyai triliunan sel seperti yang terdapat pada hewan.

Dalam organisme multiseluler yang kompleks, sel dikelompokkan menjadi jaringan dan organ yang masing – masing mempunyai fungsi tertentu.

Contoh organisme dalam hal ini yaitu termasuk manusia, tumbuhan, hewan, jamur, bakteri, alga, serangga, dan makhluk hidup lainnya.

 

Demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai pengertian organisme, klasifikasi dan contoh organisme lengkap.

Semoga semua pembahasan yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai referensi kamu dalam mempelajari pengertian organisme, klasifikasi dan contoh organisme lengkap.


Adi Pamungkas Temenya Dimas, sama-sama kontributor di mastekno
DarkLight