√ Pengertian Norma: Fungsi, Jenis dan Contoh Norma (Lengkap)

Pengertian Norma: Arti, Fungsi, Jenis dan Contoh Norma

Pengertian Norma: Arti, Fungsi, Jenis dan Contoh Norma

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup dengan membutuhkan orang lain. Artinya kita tidak bisa hidup sendiri tanpa adanya interaksi dengan sesama. Dan dalam setiap interaksi sosial, dibutuhkan norma serta aturan demi menciptakan kehidupan yang rukun dan teratur. Coba bayangkan jika di sebuah tempat tidak ada yang namanya aturan, pasti akan banyak individu yang berbuat semau mereka.

Tanpa norma yang jelas, manusia akan sulit membedakan mana tindakan yang benar dan salah. Apabila ini dibiarkan, maka akan terjadi banyak tindakan kriminal karena tak ada aturan yang mengikat. Sampai disini kita tahu betapa pentingnya sebuah norma dalam kehidupan sosial. Lalu bagaimana hal tersebut mempengaruhi interaksi sosial serta apa saja jenisnya? Langsung simak penjelasan Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Norma

Berasal dari bahasa Belanda ‘Norm‘ yang artinya pedoman, patokan. Secara istilah, norma adalah segala bentuk aturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat individu di suatu tempat demi menciptakan kehidupan yang teratur.

Setiap norma umumnya punya cakupan tersendiri, misal norma yang hanya sebatas satu wilayah saja seperti aturan adat tertentu. Atau ada juga norma yang sifatnya mengikat seluruh individu di dunia sebagai aturan universal.

Sebuah norma umumnya juga diikuti dengan sanksi yang diberlakukan bagi para pelanggarnya. Hal ini untuk memberikan efek jera apabila ada individu yang tak peduli dengan aturan tersebut. Jika tak memiliki hukuman, norma akan nampak tidak memiliki kekuatan di mata masyarakat. Akan banyak individu yang melanggarnya karena merasa tak ada akibat yang diterima.

Umumnya, setiap norma akan bersumber pada kesepakatan bersama dari masyarakat setempat. Dan karena hal ini, aturan tersebut juga harus dipatuhi demi mencapai tujuan bersama pula. Apabila nantinya ada individu yang menolak, maka harus dilakukan penindakan dalam rangka penegakkan hukum dan norma.

 

 

Fungsi Manfaat Norma

Sebenarnya dari definisi diatas, kita sudah bisa menyimpulkan apa fungsi dari sebuah norma. Namun ia juga punya banyak peran lain dalam kehidupan bermasyarakat, seperti berikut ini :

  • Kaidah serta pedoman berperilaku dalam kehidupan sosial.
  • Mengatur kehidupan agar lebih harmonis dan teratur.
  • Menjadi batas antara hal yang benar dan salah.
  • Sebagai bentuk kesepakatan bersama yang harus ditaati.
  • Sebagai sesuatu yang menjadi tujuan bersama dalam masyarakat.
  • Pedoman dalam memberikan sanksi bagi pelanggar.
  • Mengikat individu agar tidak keluar dari batas yang diberlakukan.
  • Mencegah perselisihan dalam masyarakat.
  • Sebagai bentuk pengendalian sosial.
  • Melindungi hak dan kewajiban bersama.

 

 

Ciri-Ciri Norma

sebuah norma memiliki ciri-ciri tersendiri sebagai bentuk karakteristiknya, kurang lebih sebagai berikut :

  • Norma bisa berupa aturan tertulis atau tidak tertulis.
  • Merupakan hasil dari kesepakatan bersama yang harus dipatuhi bersama.
  • Bisa berubah tergantung situasi dan kondisi yang ada.
  • Memiliki sanksi bagi yang melanggarnya.
  • Sifatnya adil tidak memihak.

 

 

Jenis-Jenis Norma Beserta Contoh Norma

Dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, ada beberapa macam norma yang digunakan. Hal ini disesuaikan dengan ruang lingkup serta pokok masalah yang ingin diikat. Ada norma agama, hukum, kesopanan, asusila dan kebiasaan. Untuk penjelasan lengkapnya seperti dibawah ini :

 

1. Norma Formal dan Non Formal

Norma formal ialah segala bentuk aturan yang dibuat oleh pihak berwenang serta punya kekuatan mengikat yang wajib untuk ditaati. Contoh mudahnya seperti Undang-Undang atau aturan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Sementara norma non formal adalah aturan yang diciptakan dengan prosedur yang tidak jelas. Umumnya ia tumbuh dari kebiasaan masyarakat itu sendiri. Walau tidak mengikat secara mutlak, norma non formal biasanya tetap akan dipatuhi karena kesadaran individu tersebut.

 

2. Norma Kebiasaan

Seperti sebutannya, norma ini lahir dari perilaku yang dilakukan secara terus-menerus. Hal inipun secara sadar atau tidak sadar menciptakan kebiasaan yang dianggap sebagai sesuatu yang baik dan diterima dalam masyarakat.

Norma ini erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari, misal norma berpakaian, mandi teratur, dan lain sebagainya. Hukuman yang diberlakukan bagi pelanggarnya bisa berupa teguran agar tak mengulanginya lagi.

 

3. Norma Hukum

Hampir sama dengan norma formal dimana ia dibuat oleh pihak berwenang sebagai bentuk aturan yang mengikat masyarakat. Norma hukum wajib untuk dipatuhi karena bersifat memaksa dengan adanya sanksi tegas bagi yang melanggar.

Tujuannya adalah untuk menjaga keharmonisan serta melindungi hak dan kewajiban dari setiap individu. Contoh norma hukum seperti Undang-Undang Pemerintah dan aturan tentang tindakan kriminal.

 

4. Norma Agama

Adalah segala bentuk aturan dan pedoman yang berasal dari ajaran agama. Hal ini bersifat mutlak dan wajib untuk ditaati karena sumbernya dari Tuhan. Norma agama tidak dapat ditentang dan akan diletakkan lebih tinggi daripada norma lainnya.

Untuk sanksi yang diberlakukan bisa berupa tindakan langsung atau tidak langsung tergantung pelanggarannya. Ada hukuman langsung jika terkait tindakan kriminal seperti mencuri, zina atau membunuh. Namun ada juga sanksi tak langsung karena urusannya nanti di akhirat dengan sang pencipta.

 

5. Norma Kesopanan

Merupakan norma yang berkaitan dengan nilai moral dalam hal interaksi sesama manusia. Hal ini merujuk pada apa yang pantas dan tidak pantas dilakukan demi hormat menghormati satu sama lain. Norma kesopanan adalah suatu aturan yang tidak tertulis.

Standart pedoman yang digunakan tergantung pada hati masing-masing individu atau masyarakat. Contohnya adab ketika berbicara dengan orang tua, bertamu atau bertegur sapa. Jika ada orang yang melanggarnya bisa diberikan sanksi berupa teguran keras, cibiran atau pengucilan.

 

6. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan ini bisa dibilang hampir sama dengan norma kesopanaan. Yaitu segala pedoman tentang kepatutan perilaku yang didasarkan pada hati nurani. Norma kesusilaan bersifat universal dan mengikat setiap individu di dunia. Menjaga norma ini agar tetap dipatuhi adalah hal yang penting demi menjaga perasaan sesama. Contohnya tidak berbohong, memfitnah, berkata kotor dsb.

 

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian norma, fungsi, jenis dan juga contohnya. Ia merupakan pedoman hidup ketika berintaksi dalam masyarakat yang wajib dipatuhi. Kita harus menghormati serta ikut andil dalam menjaga kehidupan sosial agar berjalan harmonis.

Bagi yang masih punya pertanyaan seputar artikel diatas, silahkan tinggalkan komentar. Jangan lupa juga untuk memberikan kritik dan saran agar Mastekno menjadi lebih baik dalam menyajikan setiap informasi menarik.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Norma: Arti, Fungsi, Jenis dan Contoh Norma

Pengertian Norma: Arti, Fungsi, Jenis dan Contoh Norma

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup dengan membutuhkan orang lain. Artinya kita tidak bisa hidup sendiri tanpa adanya interaksi dengan sesama. Dan dalam setiap interaksi sosial, dibutuhkan norma serta aturan demi menciptakan kehidupan yang rukun dan teratur. Coba bayangkan jika di sebuah tempat tidak ada yang namanya aturan, pasti akan banyak individu yang berbuat semau mereka.

Tanpa norma yang jelas, manusia akan sulit membedakan mana tindakan yang benar dan salah. Apabila ini dibiarkan, maka akan terjadi banyak tindakan kriminal karena tak ada aturan yang mengikat. Sampai disini kita tahu betapa pentingnya sebuah norma dalam kehidupan sosial. Lalu bagaimana hal tersebut mempengaruhi interaksi sosial serta apa saja jenisnya? Langsung simak penjelasan Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Norma

Berasal dari bahasa Belanda ‘Norm‘ yang artinya pedoman, patokan. Secara istilah, norma adalah segala bentuk aturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat individu di suatu tempat demi menciptakan kehidupan yang teratur.

Setiap norma umumnya punya cakupan tersendiri, misal norma yang hanya sebatas satu wilayah saja seperti aturan adat tertentu. Atau ada juga norma yang sifatnya mengikat seluruh individu di dunia sebagai aturan universal.

Sebuah norma umumnya juga diikuti dengan sanksi yang diberlakukan bagi para pelanggarnya. Hal ini untuk memberikan efek jera apabila ada individu yang tak peduli dengan aturan tersebut. Jika tak memiliki hukuman, norma akan nampak tidak memiliki kekuatan di mata masyarakat. Akan banyak individu yang melanggarnya karena merasa tak ada akibat yang diterima.

Umumnya, setiap norma akan bersumber pada kesepakatan bersama dari masyarakat setempat. Dan karena hal ini, aturan tersebut juga harus dipatuhi demi mencapai tujuan bersama pula. Apabila nantinya ada individu yang menolak, maka harus dilakukan penindakan dalam rangka penegakkan hukum dan norma.

 

 

Fungsi Manfaat Norma

Sebenarnya dari definisi diatas, kita sudah bisa menyimpulkan apa fungsi dari sebuah norma. Namun ia juga punya banyak peran lain dalam kehidupan bermasyarakat, seperti berikut ini :

  • Kaidah serta pedoman berperilaku dalam kehidupan sosial.
  • Mengatur kehidupan agar lebih harmonis dan teratur.
  • Menjadi batas antara hal yang benar dan salah.
  • Sebagai bentuk kesepakatan bersama yang harus ditaati.
  • Sebagai sesuatu yang menjadi tujuan bersama dalam masyarakat.
  • Pedoman dalam memberikan sanksi bagi pelanggar.
  • Mengikat individu agar tidak keluar dari batas yang diberlakukan.
  • Mencegah perselisihan dalam masyarakat.
  • Sebagai bentuk pengendalian sosial.
  • Melindungi hak dan kewajiban bersama.

 

 

Ciri-Ciri Norma

sebuah norma memiliki ciri-ciri tersendiri sebagai bentuk karakteristiknya, kurang lebih sebagai berikut :

  • Norma bisa berupa aturan tertulis atau tidak tertulis.
  • Merupakan hasil dari kesepakatan bersama yang harus dipatuhi bersama.
  • Bisa berubah tergantung situasi dan kondisi yang ada.
  • Memiliki sanksi bagi yang melanggarnya.
  • Sifatnya adil tidak memihak.

 

 

Jenis-Jenis Norma Beserta Contoh Norma

Dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, ada beberapa macam norma yang digunakan. Hal ini disesuaikan dengan ruang lingkup serta pokok masalah yang ingin diikat. Ada norma agama, hukum, kesopanan, asusila dan kebiasaan. Untuk penjelasan lengkapnya seperti dibawah ini :

 

1. Norma Formal dan Non Formal

Norma formal ialah segala bentuk aturan yang dibuat oleh pihak berwenang serta punya kekuatan mengikat yang wajib untuk ditaati. Contoh mudahnya seperti Undang-Undang atau aturan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Sementara norma non formal adalah aturan yang diciptakan dengan prosedur yang tidak jelas. Umumnya ia tumbuh dari kebiasaan masyarakat itu sendiri. Walau tidak mengikat secara mutlak, norma non formal biasanya tetap akan dipatuhi karena kesadaran individu tersebut.

 

2. Norma Kebiasaan

Seperti sebutannya, norma ini lahir dari perilaku yang dilakukan secara terus-menerus. Hal inipun secara sadar atau tidak sadar menciptakan kebiasaan yang dianggap sebagai sesuatu yang baik dan diterima dalam masyarakat.

Norma ini erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari, misal norma berpakaian, mandi teratur, dan lain sebagainya. Hukuman yang diberlakukan bagi pelanggarnya bisa berupa teguran agar tak mengulanginya lagi.

 

3. Norma Hukum

Hampir sama dengan norma formal dimana ia dibuat oleh pihak berwenang sebagai bentuk aturan yang mengikat masyarakat. Norma hukum wajib untuk dipatuhi karena bersifat memaksa dengan adanya sanksi tegas bagi yang melanggar.

Tujuannya adalah untuk menjaga keharmonisan serta melindungi hak dan kewajiban dari setiap individu. Contoh norma hukum seperti Undang-Undang Pemerintah dan aturan tentang tindakan kriminal.

 

4. Norma Agama

Adalah segala bentuk aturan dan pedoman yang berasal dari ajaran agama. Hal ini bersifat mutlak dan wajib untuk ditaati karena sumbernya dari Tuhan. Norma agama tidak dapat ditentang dan akan diletakkan lebih tinggi daripada norma lainnya.

Untuk sanksi yang diberlakukan bisa berupa tindakan langsung atau tidak langsung tergantung pelanggarannya. Ada hukuman langsung jika terkait tindakan kriminal seperti mencuri, zina atau membunuh. Namun ada juga sanksi tak langsung karena urusannya nanti di akhirat dengan sang pencipta.

 

5. Norma Kesopanan

Merupakan norma yang berkaitan dengan nilai moral dalam hal interaksi sesama manusia. Hal ini merujuk pada apa yang pantas dan tidak pantas dilakukan demi hormat menghormati satu sama lain. Norma kesopanan adalah suatu aturan yang tidak tertulis.

Standart pedoman yang digunakan tergantung pada hati masing-masing individu atau masyarakat. Contohnya adab ketika berbicara dengan orang tua, bertamu atau bertegur sapa. Jika ada orang yang melanggarnya bisa diberikan sanksi berupa teguran keras, cibiran atau pengucilan.

 

6. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan ini bisa dibilang hampir sama dengan norma kesopanaan. Yaitu segala pedoman tentang kepatutan perilaku yang didasarkan pada hati nurani. Norma kesusilaan bersifat universal dan mengikat setiap individu di dunia. Menjaga norma ini agar tetap dipatuhi adalah hal yang penting demi menjaga perasaan sesama. Contohnya tidak berbohong, memfitnah, berkata kotor dsb.

 

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian norma, fungsi, jenis dan juga contohnya. Ia merupakan pedoman hidup ketika berintaksi dalam masyarakat yang wajib dipatuhi. Kita harus menghormati serta ikut andil dalam menjaga kehidupan sosial agar berjalan harmonis.

Bagi yang masih punya pertanyaan seputar artikel diatas, silahkan tinggalkan komentar. Jangan lupa juga untuk memberikan kritik dan saran agar Mastekno menjadi lebih baik dalam menyajikan setiap informasi menarik.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *