√ Pengertian Nabi dan Rasul: Perbedaan Nabi dengan Rasul (Lengkap)

Pengertian Nabi dan Rasul: Beserta Perbedaan Nabi Dengan Rasul

Pengertian Nabi dan Rasul: Beserta Perbedaan Nabi Dengan Rasul

Kita sebagai seorang umat muslim wajib untuk mengimani adanya Nabi dan Rasul, hal tersebut juga merupakan salah satu bentuk dari rukun iman, yaitu yang ke empat iman kepada Nabi dan Rasul. Nabi dan Rasul adalah merupakan seorang pria atau lelaki yang diberi wahyu dari Allah SWT, meskipun sama sama mendapatkan wahyu Nabi dan Rasul memiliki perbedaan tertentu.

Nah di kesempatan kali ini Mastekno akan memberikan artikel yang membahas mengenai Nabi dan Rasul, di dalam artikel ini Mastekno akan memberikan sedikit ulasan mengenai Pengertian Nabi, Pengertian Rasul, dan Perbedaan Nabi Dengan Rasul. Oke silakan teman teman simak artikelnya di bawah ini dengan baik ya!

 

Pengertian Nabi

Pengertian Nabi adalah merupakan manusia yang diberikan wahyu oleh Allah SWT dan tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu atau risalah yang di dapatkan Nya tersebut kepada umat manusia selain dirinya. Nabi sendiri memiliki arti tempat yang tinggi, dimana kata Nabi berasal dari kata Naba.

 

Pengertian Rasul

Pengertian Rasulullah adalah merupakan seseorang yang di angkat menjadi Rasul kemudian dia diberikan tugas juga sebagai seseorang untuk menyampaikan wahyu atau risalah yang Ia dapatkan dari Allah kepada suatu kaum atau umat atau wilayah, sehingga orang tersebut disebut sebagai Rasulullah. Bisa juga di katakan bahwa Rasulullah adalah seseorang pria yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri dan memiliki tugas untuk menyiarkan wahyu atau risalah yang di dapatkan Nya tersebut. Kata Rasul sendiri memiliki arti menyampaikan, yang dimana ini berasal dari kata Risalah.

 

Perbedaan Nabi Dengan Rasul

Hal PembedaNabiRasul
Jumlah124 Ribu Orang313 Orang
Diutus UntukKaum Yang Memiliki ImanKaum Yang Tidak Memiliki Iman
Yang Pertama di UtusNabi AdamNabi Nuh
SyariatMelanjutkan suatu syariat yang telah di berikan kepada Rasul sebelumnyaDiutus oleh Allah SWT secara langsung sekaligus membawa ajaran syariat baru.
Percobaan PembunuhanAda di antara Nabi yang berhasil dibunuh oleh kaumnyaDiselamatkan sekaligus dilindungi oleh Allah SWT dari percobaan pembunuhan yang dilakukan
TingkatanAda di bawah tingkatan RasulAda di atas tingkatan Nabi

Setelah melihat tabel di atas mungkin sudah sedikit menggambarkan perbedaan antara Nabi dengan Rasul, namun supaya lebih jelas mengenai perbedaan Rasul dan Nabi di bawah ini Mastekno berikan sedikit penjelasan mengenai Perbedaan Antara Nabi dan Rasul yang ada di atas tersebut. Penjelasan Perbedaan Antara Nabi dan Rasul :

 

Jumlah Nabi dan Rasul

Jumlah dari Nabi dan Rasul ini sangat berbeda jauh perbandingannya dimana jumlah Nabi ada sejumlah 124 ribu orang pria, sedangkan jumlah seorang Rasul hanya ada 313 orang pria saja. Ada suatu hadis yang diriwayatkan dari Abu Dzar Al Ghifary oleh Ibnu Hibban yang di dalamnya berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW berapakah jumlah para Nabi?” Beliau SAW bersabda, “124.000.” kemudian aku bertanya berapakah jumlah dari para Rasul? selanjutnya beliau bersabda bahwa jumlah Rasul adalah “313”. Tetapi hadis ini tidaklah mutawatir dimana mengharuskannya untuk menjadi shahih.

Dari sekian banyaknya Nabi dan Rasul, hanya 25 yang harus kita ketahui dan perlu kita pelajari. Diantara dari 25 Nabi dan Rasul tersebut terdapat 5 orang yang mendapat julukan Ulul Azmi (Nabi pilihan yang memiliki sifat tabah luar biasa). Yang mendapatkan gelar Ulul Azmi tersebut ada Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad SAW.

 

Tingkatan Nabi Dengan Rasul

Nabi dan Rasul ini memiliki perbedaan pada tingkatan atau jenjang yang dimilikinya. Dimana Rasul memiliki tingkatan di atas Nabi, sedangkan sebaliknya Nabi memiliki tingkatan di bawah Rasul, hal in disebabkan karena Rasul merupakan seseorang yang diutus langsung sebagai bentuk orang orang pilihan oleh Allah SWT.

Tujuan di Utus

Nabi dan Rasul di utus oleh Allah memiliki tujuan yang berbeda, dimana Allah SWT mengutus seorang Nabi dengan tujuan untuk orang orang yang sudah memiliki Iman, Namun Allah SWT mengutus seorang Rasul di tujukan kepada atau untuk orang kafir yang tidak beriman atau belum beriman kepada Allah SWT.

 

Yang Pertama di Utus

Seseorang yang di utus menjadi Nabi pertama dan Rasul pertama ini juga berbeda, dimana Allah SWT mengutus Nabi pertama yaitu Nabi Adam dan untuk Rasul yang pertama di utus oleh Allah SWT ialah Nuh.

 

Syariat

Kemudian perbedaan selanjutnya adalah di syariat. Nabi mempunyai tugas sebagai seseorang yang di tugaskan untuk meneruskan atau melanjutkan atau menguatkan syariat yang telah ada dari Rasul sebelumnya. Sedangkan seorang Rasul di utus oleh Allah SWT untuk membawa suatu syariat yang baru dari sebelumnya.

 

Percobaan Pembunuhan

Seperti yang kita tau pada jaman dahulu Nabi dan Rasul ini banyak di benci oleh orang kafir bahkan ada di antara kaumnya sendiri yang sampai melakukan percobaan pembunuhan. Terdapat Nabi yang meninggal karena dibuhun oleh kaumnya sendiri, namun Allah memberikan perlindungan dan menyelamatkan Rasul dari suatu percobaan pembunuhan dimana hal tersebut dilakukan oleh kaumnya sendiri. Contoh dari peristiwa tersebut adalah ketika di angkatnya Nabi Isa yang akan hendak di bunuh.

Penyampaian Wahyu

Seorang Nabi mendapatkan wahyu dari Allah dengan cara melalui perantara mimpi, dan juga wahyu yang diterima seorang Nabi digunakan atau dilaksanakan atau diamalkan untuk diri sendiri saja.

Sedangkan jika Rasul mendapatkan wahyu dari Allah secara langsung yang bisa melalui perantara mimpi atau malaikat dengan cara melakukan komunikasi secara langsung. Wahyu yang di terima Rasul ini digunakan atau dilaksanakan atau diamalkan untuk dirinya sendiri sekaligus di sampaikan untuk suatu umat atau kaum tertentu.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini dari Mastekno yang berisi mengenai Nabi dan Rasul yang membahas Pengertian Nabi dan Rasul, dan Perbedaan Nabi Dengan Rasul. Mudah mudahan artikel kali ini bisa berguna dan bermanfaat untuk menambah wawasan pengetahuan teman teman pembaca Mastekno semuanya.

Mohon maaf apabila ada penggunaan kata dan istilah yang tidak atau kurang tepat, bisa teman teman pembaca bantu dengan cara menyampaikan sesuatu yang menurut teman teman kurang sesuai, silakan tuliskan di kolom komentar yang tersedia di bagian bawah artikel ini ya! Terimakasih sudah berkunjung di Mastekno, jangan lupa juga teman teman baca artikel menarik lain yang ada di Mastekno.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Nabi dan Rasul: Beserta Perbedaan Nabi Dengan Rasul

Pengertian Nabi dan Rasul: Beserta Perbedaan Nabi Dengan Rasul

Kita sebagai seorang umat muslim wajib untuk mengimani adanya Nabi dan Rasul, hal tersebut juga merupakan salah satu bentuk dari rukun iman, yaitu yang ke empat iman kepada Nabi dan Rasul. Nabi dan Rasul adalah merupakan seorang pria atau lelaki yang diberi wahyu dari Allah SWT, meskipun sama sama mendapatkan wahyu Nabi dan Rasul memiliki perbedaan tertentu.

Nah di kesempatan kali ini Mastekno akan memberikan artikel yang membahas mengenai Nabi dan Rasul, di dalam artikel ini Mastekno akan memberikan sedikit ulasan mengenai Pengertian Nabi, Pengertian Rasul, dan Perbedaan Nabi Dengan Rasul. Oke silakan teman teman simak artikelnya di bawah ini dengan baik ya!

 

Pengertian Nabi

Pengertian Nabi adalah merupakan manusia yang diberikan wahyu oleh Allah SWT dan tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu atau risalah yang di dapatkan Nya tersebut kepada umat manusia selain dirinya. Nabi sendiri memiliki arti tempat yang tinggi, dimana kata Nabi berasal dari kata Naba.

 

Pengertian Rasul

Pengertian Rasulullah adalah merupakan seseorang yang di angkat menjadi Rasul kemudian dia diberikan tugas juga sebagai seseorang untuk menyampaikan wahyu atau risalah yang Ia dapatkan dari Allah kepada suatu kaum atau umat atau wilayah, sehingga orang tersebut disebut sebagai Rasulullah. Bisa juga di katakan bahwa Rasulullah adalah seseorang pria yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri dan memiliki tugas untuk menyiarkan wahyu atau risalah yang di dapatkan Nya tersebut. Kata Rasul sendiri memiliki arti menyampaikan, yang dimana ini berasal dari kata Risalah.

 

Perbedaan Nabi Dengan Rasul

Hal PembedaNabiRasul
Jumlah124 Ribu Orang313 Orang
Diutus UntukKaum Yang Memiliki ImanKaum Yang Tidak Memiliki Iman
Yang Pertama di UtusNabi AdamNabi Nuh
SyariatMelanjutkan suatu syariat yang telah di berikan kepada Rasul sebelumnyaDiutus oleh Allah SWT secara langsung sekaligus membawa ajaran syariat baru.
Percobaan PembunuhanAda di antara Nabi yang berhasil dibunuh oleh kaumnyaDiselamatkan sekaligus dilindungi oleh Allah SWT dari percobaan pembunuhan yang dilakukan
TingkatanAda di bawah tingkatan RasulAda di atas tingkatan Nabi

Setelah melihat tabel di atas mungkin sudah sedikit menggambarkan perbedaan antara Nabi dengan Rasul, namun supaya lebih jelas mengenai perbedaan Rasul dan Nabi di bawah ini Mastekno berikan sedikit penjelasan mengenai Perbedaan Antara Nabi dan Rasul yang ada di atas tersebut. Penjelasan Perbedaan Antara Nabi dan Rasul :

 

Jumlah Nabi dan Rasul

Jumlah dari Nabi dan Rasul ini sangat berbeda jauh perbandingannya dimana jumlah Nabi ada sejumlah 124 ribu orang pria, sedangkan jumlah seorang Rasul hanya ada 313 orang pria saja. Ada suatu hadis yang diriwayatkan dari Abu Dzar Al Ghifary oleh Ibnu Hibban yang di dalamnya berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW berapakah jumlah para Nabi?” Beliau SAW bersabda, “124.000.” kemudian aku bertanya berapakah jumlah dari para Rasul? selanjutnya beliau bersabda bahwa jumlah Rasul adalah “313”. Tetapi hadis ini tidaklah mutawatir dimana mengharuskannya untuk menjadi shahih.

Dari sekian banyaknya Nabi dan Rasul, hanya 25 yang harus kita ketahui dan perlu kita pelajari. Diantara dari 25 Nabi dan Rasul tersebut terdapat 5 orang yang mendapat julukan Ulul Azmi (Nabi pilihan yang memiliki sifat tabah luar biasa). Yang mendapatkan gelar Ulul Azmi tersebut ada Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad SAW.

 

Tingkatan Nabi Dengan Rasul

Nabi dan Rasul ini memiliki perbedaan pada tingkatan atau jenjang yang dimilikinya. Dimana Rasul memiliki tingkatan di atas Nabi, sedangkan sebaliknya Nabi memiliki tingkatan di bawah Rasul, hal in disebabkan karena Rasul merupakan seseorang yang diutus langsung sebagai bentuk orang orang pilihan oleh Allah SWT.

Tujuan di Utus

Nabi dan Rasul di utus oleh Allah memiliki tujuan yang berbeda, dimana Allah SWT mengutus seorang Nabi dengan tujuan untuk orang orang yang sudah memiliki Iman, Namun Allah SWT mengutus seorang Rasul di tujukan kepada atau untuk orang kafir yang tidak beriman atau belum beriman kepada Allah SWT.

 

Yang Pertama di Utus

Seseorang yang di utus menjadi Nabi pertama dan Rasul pertama ini juga berbeda, dimana Allah SWT mengutus Nabi pertama yaitu Nabi Adam dan untuk Rasul yang pertama di utus oleh Allah SWT ialah Nuh.

 

Syariat

Kemudian perbedaan selanjutnya adalah di syariat. Nabi mempunyai tugas sebagai seseorang yang di tugaskan untuk meneruskan atau melanjutkan atau menguatkan syariat yang telah ada dari Rasul sebelumnya. Sedangkan seorang Rasul di utus oleh Allah SWT untuk membawa suatu syariat yang baru dari sebelumnya.

 

Percobaan Pembunuhan

Seperti yang kita tau pada jaman dahulu Nabi dan Rasul ini banyak di benci oleh orang kafir bahkan ada di antara kaumnya sendiri yang sampai melakukan percobaan pembunuhan. Terdapat Nabi yang meninggal karena dibuhun oleh kaumnya sendiri, namun Allah memberikan perlindungan dan menyelamatkan Rasul dari suatu percobaan pembunuhan dimana hal tersebut dilakukan oleh kaumnya sendiri. Contoh dari peristiwa tersebut adalah ketika di angkatnya Nabi Isa yang akan hendak di bunuh.

Penyampaian Wahyu

Seorang Nabi mendapatkan wahyu dari Allah dengan cara melalui perantara mimpi, dan juga wahyu yang diterima seorang Nabi digunakan atau dilaksanakan atau diamalkan untuk diri sendiri saja.

Sedangkan jika Rasul mendapatkan wahyu dari Allah secara langsung yang bisa melalui perantara mimpi atau malaikat dengan cara melakukan komunikasi secara langsung. Wahyu yang di terima Rasul ini digunakan atau dilaksanakan atau diamalkan untuk dirinya sendiri sekaligus di sampaikan untuk suatu umat atau kaum tertentu.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini dari Mastekno yang berisi mengenai Nabi dan Rasul yang membahas Pengertian Nabi dan Rasul, dan Perbedaan Nabi Dengan Rasul. Mudah mudahan artikel kali ini bisa berguna dan bermanfaat untuk menambah wawasan pengetahuan teman teman pembaca Mastekno semuanya.

Mohon maaf apabila ada penggunaan kata dan istilah yang tidak atau kurang tepat, bisa teman teman pembaca bantu dengan cara menyampaikan sesuatu yang menurut teman teman kurang sesuai, silakan tuliskan di kolom komentar yang tersedia di bagian bawah artikel ini ya! Terimakasih sudah berkunjung di Mastekno, jangan lupa juga teman teman baca artikel menarik lain yang ada di Mastekno.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *