√ Pengertian Konstitusi: Fungsi, Tujuan dan Sifat Konstitusi (Lengkap)

Pengertian Konstitusi: Arti, Fungsi, Tujuan, dan Sifat Konstitusi

Pengertian Konstitusi: Arti, Fungsi, Tujuan, dan Sifat Konstitusi

Pada artikel sebelum sebelumnya mastekno sudah sering membahas mengenai hal hal baru seperti bidang hukum, budidaya, politik dan lain sebagainya. Nah selanjutnya pada artikel kali ini mastekno akan membahas mengenai arti penjelasan dari konstitusi. Nah apa itu konstitusi akan kita bahas. Saya akan menjelaskan mengenai pengertian konstitusi secara umum, menurut para ahli, tujuan, fungsi, sifat, dan macam dari konstitusi lengkap. Pastinya simak penjelasannya dibawah dahulu ya.

 

Pengertian Konstitusi

Pengertian konstitusi adalah semua peraturan secara tertulis atau tidak tertulis, dimana bertujuan untuk mengatur secara mengikat tentang cara pemerintahan dan negara dalam penyelenggaraanya.

Banyak pendapat yang menyebutkan pengertian dari konstitusi pertama konstitusi memiliki pengertian sebuah dokumen yang berisi mengenai banyak aturan yang tujuannya untuk mengatur organisasi di dalam pemerintahan.

Pengertian lain menyebutkan bahwa konstitusi memiliki pengertian peraturan yang bentuknya tidak tertulis dan tertulis yang fungsinya adalah untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan Negara. Itu tadi pengertian secara umum nah jika sesuai dengan ketatanegaran republik Indonesia konstitusi sendiri disamakan dengan Undang-Undang Dasar. Yang memiliki arti bahwa UUD merupakan sumber perundang-undangan di Indonesia yang berisi ketentuan pokok sebagai peraturan dasar.

 

 

Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli

Nah pada pembahasan diatas kita sudah tahu pengertian konstitusi secara umum. Berikutnya kita akan membahas mengenai pengertian menurut para ahli.

1. Herman Heller

Menyebutkan bahwa arti konstitusi itu luas tidak hanya memiliki sifat arti yuridis juga namun memiliki sifat politis dan sosiologis. Artinya pun lebih luas daripada Undang-Undang Dasar (UUD).

 

2. Miriam Budiarjo

Menyebutkan bahwa konstitusi adalah peraturan yang bentuknya tertulis maupun tidak tertulis yang bersifat mengikat yang berisi tentang cara bagaimana melaksanakan pemerintahan di masyarakat.

 

3. K. C. Wheare

Menyebutkan bahwa konstitusi yaitu sistem ketatanegaraan yang menyeluruh dalam suatu Negara yang bentuknya adalah kumpulan peraturan yang gunanya untuk mengatur pemerintahan Negara.

 

4. Chairul Anwar

Menyebutkan bahwa konstitusi yaitu sebuah fundamental law yang artinya adalah pemerintahan di dalam Negara yang beserta dengan nilai-nilai fundamentalnya.

 

5. Richard S. Kay

Menyebutkan bahwa konstitusi memiliki pengertian rule of law atau pelaksanaan aturan hukum yang mengatur antara pemerintahan dan masyarakat. Konstitualisme juga disebutkan mampu mewujudkan situasi aman sebabnya karena pemerintah diberikan batasan wewenang.

 

6. E. C. Wade

Menyebutkan bahwa konstitusi adalah sebuah naskah yang berisikan tugas pokok dan rangka badan pemerintahan Negara yang fungsinya adalah untuk menentukan cara kerjanya.

 

Tujuan Konstitusi

Ada tiga macam tujuan dari konstitusi yaitu :

  1. Memberikan Perlindungan Terhadap Hak Asasi Manusia ( HAM ), Artinya ham dapat dihormati dan semua manusia dapat diberikan perlindungan.
  2. Memberikan Pedoman bagi Penyelenggara Negara, Tujuannya adalah supaya Negara menjadi kuat dan kokoh.
  3. Membuat Batasan Kekuasaan, Yang artinya konstitusi dapat untuk membatasi penguasa agar tidak merugikan masyarakat dan tidak melakukan tindakan yang salah.

 

Fungsi Konstitusi

Nah berikut kita akan membahas mengenai fungsi konstitusi. Fungsinya antara lain :

  1. Dapat dijadikan sebagai tanda piagam lahirnya Negara.
  2. Dapat dijadikan sebagai sumber dari hukum tertinggi.
  3. Dapat dijadikan sebagai symbol dari persatuan rakyat dalam Negara.
  4. Dapat dijadikan sebagai suatu rujukan identitas dan lambing dari suatu Negara.
  5. Dapat dijadikan sebagai alat untuk kebebasan rakyat dan hak asasi manusia dalam Negara.
  6. Dapat dijadikan sebagai alat untuk mengendalikan tingkah laku masyarakat.
  7. Dapat dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa.

 

Sifat Konstitusi

Setelah kita membahas mengenai fungsi dari konstitusi selanjutnya adalah sifatnya. Ada dua sifat dari konstitusi yaitu rigid atau kaku dan luwes atau flexible.

1. Konstitusi Kaku atau Rigid

Artinya hanya bisa dirubah dengan prosedur yang  beda dengan Undang-Undang selain itu Undang – Undang tidak dapat dirubah sampai kapanpun itu.

 

2. Konstitusi Luwes atau Flexible

Artinya konstitusi bisa dirubah lewat prosedur yang sama dengan Undang – Undang dan sesuai dengan perkembangan zaman.

 

 

Macam-Macam Konstitusi

Selanjutnya yang kita bahas adalah macam konstitusi yang disebutkan oleh C. F. Strong yaitu :

1. Konstitusi Tidak Tertulis

Artinya konstitusi yang bentuknya tidak tertulis namun tetap dijadikan aturan dalam penyelenggaraan Negara. Konstitusi tidak tertulis sering disebut dengan konvensi.

 

2. Konstitusi Tertulis

Artinya adalah konstitusi yang bentuknya tertulis seperti dokumen, naskah, dan penjelasan yang berisi tugas pokok dan kerangka dari badan pemerintahan yang mencakup mengenai bagaimana cara kerja badan pemerintahan itu tadi. Konstitusi macam ini biasa disebut dengan Undang-Undang Dasar.

 

Demikian artikel mengenai Pengertian Konstitusi, Fungsi, Tujuan, dan Sifat Konstitusi jika ada hal yang kurang jelas di kalimat penjelasannya bisa ditanyakan di kolom komentar yang sudah disediakan. Semoga artikel ini membantu dan semoga bermanfaat ya!



Pengertian Konstitusi: Arti, Fungsi, Tujuan, dan Sifat Konstitusi

Pengertian Konstitusi: Arti, Fungsi, Tujuan, dan Sifat Konstitusi

Pada artikel sebelum sebelumnya mastekno sudah sering membahas mengenai hal hal baru seperti bidang hukum, budidaya, politik dan lain sebagainya. Nah selanjutnya pada artikel kali ini mastekno akan membahas mengenai arti penjelasan dari konstitusi. Nah apa itu konstitusi akan kita bahas. Saya akan menjelaskan mengenai pengertian konstitusi secara umum, menurut para ahli, tujuan, fungsi, sifat, dan macam dari konstitusi lengkap. Pastinya simak penjelasannya dibawah dahulu ya.

 

Pengertian Konstitusi

Pengertian konstitusi adalah semua peraturan secara tertulis atau tidak tertulis, dimana bertujuan untuk mengatur secara mengikat tentang cara pemerintahan dan negara dalam penyelenggaraanya.

Banyak pendapat yang menyebutkan pengertian dari konstitusi pertama konstitusi memiliki pengertian sebuah dokumen yang berisi mengenai banyak aturan yang tujuannya untuk mengatur organisasi di dalam pemerintahan.

Pengertian lain menyebutkan bahwa konstitusi memiliki pengertian peraturan yang bentuknya tidak tertulis dan tertulis yang fungsinya adalah untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan Negara. Itu tadi pengertian secara umum nah jika sesuai dengan ketatanegaran republik Indonesia konstitusi sendiri disamakan dengan Undang-Undang Dasar. Yang memiliki arti bahwa UUD merupakan sumber perundang-undangan di Indonesia yang berisi ketentuan pokok sebagai peraturan dasar.

 

 

Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli

Nah pada pembahasan diatas kita sudah tahu pengertian konstitusi secara umum. Berikutnya kita akan membahas mengenai pengertian menurut para ahli.

1. Herman Heller

Menyebutkan bahwa arti konstitusi itu luas tidak hanya memiliki sifat arti yuridis juga namun memiliki sifat politis dan sosiologis. Artinya pun lebih luas daripada Undang-Undang Dasar (UUD).

 

2. Miriam Budiarjo

Menyebutkan bahwa konstitusi adalah peraturan yang bentuknya tertulis maupun tidak tertulis yang bersifat mengikat yang berisi tentang cara bagaimana melaksanakan pemerintahan di masyarakat.

 

3. K. C. Wheare

Menyebutkan bahwa konstitusi yaitu sistem ketatanegaraan yang menyeluruh dalam suatu Negara yang bentuknya adalah kumpulan peraturan yang gunanya untuk mengatur pemerintahan Negara.

 

4. Chairul Anwar

Menyebutkan bahwa konstitusi yaitu sebuah fundamental law yang artinya adalah pemerintahan di dalam Negara yang beserta dengan nilai-nilai fundamentalnya.

 

5. Richard S. Kay

Menyebutkan bahwa konstitusi memiliki pengertian rule of law atau pelaksanaan aturan hukum yang mengatur antara pemerintahan dan masyarakat. Konstitualisme juga disebutkan mampu mewujudkan situasi aman sebabnya karena pemerintah diberikan batasan wewenang.

 

6. E. C. Wade

Menyebutkan bahwa konstitusi adalah sebuah naskah yang berisikan tugas pokok dan rangka badan pemerintahan Negara yang fungsinya adalah untuk menentukan cara kerjanya.

 

Tujuan Konstitusi

Ada tiga macam tujuan dari konstitusi yaitu :

  1. Memberikan Perlindungan Terhadap Hak Asasi Manusia ( HAM ), Artinya ham dapat dihormati dan semua manusia dapat diberikan perlindungan.
  2. Memberikan Pedoman bagi Penyelenggara Negara, Tujuannya adalah supaya Negara menjadi kuat dan kokoh.
  3. Membuat Batasan Kekuasaan, Yang artinya konstitusi dapat untuk membatasi penguasa agar tidak merugikan masyarakat dan tidak melakukan tindakan yang salah.

 

Fungsi Konstitusi

Nah berikut kita akan membahas mengenai fungsi konstitusi. Fungsinya antara lain :

  1. Dapat dijadikan sebagai tanda piagam lahirnya Negara.
  2. Dapat dijadikan sebagai sumber dari hukum tertinggi.
  3. Dapat dijadikan sebagai symbol dari persatuan rakyat dalam Negara.
  4. Dapat dijadikan sebagai suatu rujukan identitas dan lambing dari suatu Negara.
  5. Dapat dijadikan sebagai alat untuk kebebasan rakyat dan hak asasi manusia dalam Negara.
  6. Dapat dijadikan sebagai alat untuk mengendalikan tingkah laku masyarakat.
  7. Dapat dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa.

 

Sifat Konstitusi

Setelah kita membahas mengenai fungsi dari konstitusi selanjutnya adalah sifatnya. Ada dua sifat dari konstitusi yaitu rigid atau kaku dan luwes atau flexible.

1. Konstitusi Kaku atau Rigid

Artinya hanya bisa dirubah dengan prosedur yang  beda dengan Undang-Undang selain itu Undang – Undang tidak dapat dirubah sampai kapanpun itu.

 

2. Konstitusi Luwes atau Flexible

Artinya konstitusi bisa dirubah lewat prosedur yang sama dengan Undang – Undang dan sesuai dengan perkembangan zaman.

 

 

Macam-Macam Konstitusi

Selanjutnya yang kita bahas adalah macam konstitusi yang disebutkan oleh C. F. Strong yaitu :

1. Konstitusi Tidak Tertulis

Artinya konstitusi yang bentuknya tidak tertulis namun tetap dijadikan aturan dalam penyelenggaraan Negara. Konstitusi tidak tertulis sering disebut dengan konvensi.

 

2. Konstitusi Tertulis

Artinya adalah konstitusi yang bentuknya tertulis seperti dokumen, naskah, dan penjelasan yang berisi tugas pokok dan kerangka dari badan pemerintahan yang mencakup mengenai bagaimana cara kerja badan pemerintahan itu tadi. Konstitusi macam ini biasa disebut dengan Undang-Undang Dasar.

 

Demikian artikel mengenai Pengertian Konstitusi, Fungsi, Tujuan, dan Sifat Konstitusi jika ada hal yang kurang jelas di kalimat penjelasannya bisa ditanyakan di kolom komentar yang sudah disediakan. Semoga artikel ini membantu dan semoga bermanfaat ya!