√ Pengertian Kewajiban: Arti, Jenis, dan Contoh Kewajiban (Lengkap)

Pengertian Kewajiban: Arti, Jenis, dan Contoh Kewajiban

Pengertian Kewajiban: Arti, Jenis, dan Contoh Kewajiban

Pada kali ini kita akan membahas tentang pengertian, jenis, dan contoh dari kewajiban. Banyak orang yang sekedar tahu pengertian kewajiban namun jarang yang paham tentang jenis dari kewajiban, yang biasa mereka tahu bahwa kewajiban merupakan sesuatu yang harus di kerjakan. untuk lebih memahami tentang berbagai pengertian, jenis dan contoh dari kewajiban, mari simak artikel di bawah ini.

 

Pengertian Kewajiban

Kewajiban merupakan suatu tindakan yang harus dilakukan oleh seseorang sebagai bentuk tanggung jawab atas permasalahan tertentu, baik secara moral maupun hukum. Ada yang berpendapat bahwa kewajiban merupakan sesuatu yang wajib untuk dilakukan seseorang dengan penuh tanggung jawab agar mendapat haknya. Atau sebaliknya, seseorang harus melakukan kewajiban karena mereka telah mendapatkannya.

Di dalam kehidupan, hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang harus berjalan secara bersamaan dan seimbang. Dalam hal tersebut, sebuah kewajiban merupakan peran yang mempunyai sifat imperative atau harus dilaksanakan. Jika kewajiban tersebut tidak dilaksanakan maka seseorang akan mendapatkan sanksi, baik sanksi secara hukum atau pun sanksi sosial.

 

Pengertian Kewajiban Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami pengertian dari kewajiban, berikut merupakan beberapa pendapat pengertian kewajiban menurut para ahli.

 

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau biasa disingkat dengan KBBI, kewajiban merupakan sesuatu yang diwajibkan, atau sesuatu yang harus dilaksanakan.

 

2. R. M. T. Sukamto Notonegoro

Menurut Prof. R. M. T. Sukamti Notonegoro, pengertian kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh pihak tertentu dengan rasa tanggung jawab yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

Jadi kesimpulan dari beberapa pengertian kewajiban di atas yaitu, kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab untuk melaksanakan sesuatu.

 

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Jika di atas sudah membahas tentang pengertian dari kewajiban, maka berikut ini akan membahas mengenai perbedaan hak dan kewajiban. Secara prinsip, hak dan kewajiban selalu berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Seseorang yang mendapatkan haknya juga harus melaksanakan kewajibannya. Begitu juga sebaliknya, jika seseorang yang telah melaksanakan kewajibannya juga harus mendapatkan haknya.

Hak merupakan sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang. Dan artinya orang tersebut dapat mengambil haknya tapi juga tidak mengambilnya jika tidak menginginkannya. Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh seseorang. Artinya, seseorang harus melakukannya dengan penuh tanggung jawab. Apabila tidak dilaksanakan, maka orang tersebut akan mendapatkan sanksi yang berupa sanksi hukum atau pun sanksi sosial.

 

Jenis-Jenis Kewajiban

Kewajiban tidak hanya berupa sebuah pengertian yang harus dilaksanakan, namun kewajiban juga dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Menurut George Nathaniel Curzon, jenis-jenis dari kewajiban adalah sebagai berikut :

 

1. Kewajiban Publik

Kewajiban publik merupakan kewajiban yang berhubungan dengan hak-hak publik. Seperti; kewajiban untuk patuh terhadap peraturan dan hukum pidana yang ada di setiap Negara.

 

2. Kewajiban Mutlak

Kewajiban Mutlak merupakan kewajiban seseorang terhadap dirinya sendiri, tidak berhubungan dengan hak dan tidak mutlak melibatkan hak di lain pihak.

 

3. Kewajiban Primer

Kewajiban primer dapat timbul dari sebuah tindakan yang tidak melawan hukum, misalnya kewajiban untuk tidak mencemarkan nama baik seseorang atau instansi dan kewajiban yang sifatnya memberikan sanksi kepada seseorang yang telah melanggarnya. Kewajiban primer tersebut dapat timbul akibat perbuatan melawan hukum, misalnya seperti kewajiban membayar kerugian dalam sebuah hukum perdata.

 

4. Kewajiban Umum dan Khusus

Kewajiban umum atau yang bersifat universal merupakan kewajiban yang ditunjukan kepada seluruh warna Negara secara umum. Sedangkan kewajiban khusus merupakan kewajiban yang ditunjukan kepada golongan tertentu, bidang hukum tertentu, atau perjanjian tertentu.

 

5. Kewajiban Positif dan Negatif

Kewajiban ini adalah kewajiban yang mengharuskan seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Kewajiban positif menghendaki dilakukannya sesuatu, sedangkan kewajiban negative merupakan kewajiban yang menghendaki tidak dilakukannya sesuatu.

 

Contoh Kewajiban

Setiap orang tentu memiliki sebuah hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat. Mengacu pada pengertian dari kewajiban, berikut merupakan beberapa contoh dari kewajiban, antara lain :

 

  • Setiap individu wajib menghormati hak asasi manusia dan menghargai orang lain.
  • Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki kewajiban untuk membela da mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  • Setiap individu yang sudah beranjak dewasa memiliki kewajiban untuk bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Setiap orang memiliki penghasilan dengan jumlah tertentu, sehingga memiliki kewajiban juga untuk membayar pajak kepada Negara.
  • Setiap warga Negara berkewajiban untuk mengikuti dan menaati peraturan yang berlaku di Indonesia.

 

Demikian penjelasan singkat yang dapat disampaikan pada artikel kali ini yang mengenai pengertian, pendapat para ahli, jenis-jenis, dan contoh dari sebuah kewajiban. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan, sehingga kita tidak hanya tahu pengertiannya namun juga paham maknanya yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Kewajiban: Arti, Jenis, dan Contoh Kewajiban

Pengertian Kewajiban: Arti, Jenis, dan Contoh Kewajiban

Pada kali ini kita akan membahas tentang pengertian, jenis, dan contoh dari kewajiban. Banyak orang yang sekedar tahu pengertian kewajiban namun jarang yang paham tentang jenis dari kewajiban, yang biasa mereka tahu bahwa kewajiban merupakan sesuatu yang harus di kerjakan. untuk lebih memahami tentang berbagai pengertian, jenis dan contoh dari kewajiban, mari simak artikel di bawah ini.

 

Pengertian Kewajiban

Kewajiban merupakan suatu tindakan yang harus dilakukan oleh seseorang sebagai bentuk tanggung jawab atas permasalahan tertentu, baik secara moral maupun hukum. Ada yang berpendapat bahwa kewajiban merupakan sesuatu yang wajib untuk dilakukan seseorang dengan penuh tanggung jawab agar mendapat haknya. Atau sebaliknya, seseorang harus melakukan kewajiban karena mereka telah mendapatkannya.

Di dalam kehidupan, hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang harus berjalan secara bersamaan dan seimbang. Dalam hal tersebut, sebuah kewajiban merupakan peran yang mempunyai sifat imperative atau harus dilaksanakan. Jika kewajiban tersebut tidak dilaksanakan maka seseorang akan mendapatkan sanksi, baik sanksi secara hukum atau pun sanksi sosial.

 

Pengertian Kewajiban Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami pengertian dari kewajiban, berikut merupakan beberapa pendapat pengertian kewajiban menurut para ahli.

 

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau biasa disingkat dengan KBBI, kewajiban merupakan sesuatu yang diwajibkan, atau sesuatu yang harus dilaksanakan.

 

2. R. M. T. Sukamto Notonegoro

Menurut Prof. R. M. T. Sukamti Notonegoro, pengertian kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh pihak tertentu dengan rasa tanggung jawab yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

Jadi kesimpulan dari beberapa pengertian kewajiban di atas yaitu, kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab untuk melaksanakan sesuatu.

 

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Jika di atas sudah membahas tentang pengertian dari kewajiban, maka berikut ini akan membahas mengenai perbedaan hak dan kewajiban. Secara prinsip, hak dan kewajiban selalu berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Seseorang yang mendapatkan haknya juga harus melaksanakan kewajibannya. Begitu juga sebaliknya, jika seseorang yang telah melaksanakan kewajibannya juga harus mendapatkan haknya.

Hak merupakan sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang. Dan artinya orang tersebut dapat mengambil haknya tapi juga tidak mengambilnya jika tidak menginginkannya. Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh seseorang. Artinya, seseorang harus melakukannya dengan penuh tanggung jawab. Apabila tidak dilaksanakan, maka orang tersebut akan mendapatkan sanksi yang berupa sanksi hukum atau pun sanksi sosial.

 

Jenis-Jenis Kewajiban

Kewajiban tidak hanya berupa sebuah pengertian yang harus dilaksanakan, namun kewajiban juga dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Menurut George Nathaniel Curzon, jenis-jenis dari kewajiban adalah sebagai berikut :

 

1. Kewajiban Publik

Kewajiban publik merupakan kewajiban yang berhubungan dengan hak-hak publik. Seperti; kewajiban untuk patuh terhadap peraturan dan hukum pidana yang ada di setiap Negara.

 

2. Kewajiban Mutlak

Kewajiban Mutlak merupakan kewajiban seseorang terhadap dirinya sendiri, tidak berhubungan dengan hak dan tidak mutlak melibatkan hak di lain pihak.

 

3. Kewajiban Primer

Kewajiban primer dapat timbul dari sebuah tindakan yang tidak melawan hukum, misalnya kewajiban untuk tidak mencemarkan nama baik seseorang atau instansi dan kewajiban yang sifatnya memberikan sanksi kepada seseorang yang telah melanggarnya. Kewajiban primer tersebut dapat timbul akibat perbuatan melawan hukum, misalnya seperti kewajiban membayar kerugian dalam sebuah hukum perdata.

 

4. Kewajiban Umum dan Khusus

Kewajiban umum atau yang bersifat universal merupakan kewajiban yang ditunjukan kepada seluruh warna Negara secara umum. Sedangkan kewajiban khusus merupakan kewajiban yang ditunjukan kepada golongan tertentu, bidang hukum tertentu, atau perjanjian tertentu.

 

5. Kewajiban Positif dan Negatif

Kewajiban ini adalah kewajiban yang mengharuskan seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Kewajiban positif menghendaki dilakukannya sesuatu, sedangkan kewajiban negative merupakan kewajiban yang menghendaki tidak dilakukannya sesuatu.

 

Contoh Kewajiban

Setiap orang tentu memiliki sebuah hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat. Mengacu pada pengertian dari kewajiban, berikut merupakan beberapa contoh dari kewajiban, antara lain :

 

  • Setiap individu wajib menghormati hak asasi manusia dan menghargai orang lain.
  • Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki kewajiban untuk membela da mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  • Setiap individu yang sudah beranjak dewasa memiliki kewajiban untuk bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Setiap orang memiliki penghasilan dengan jumlah tertentu, sehingga memiliki kewajiban juga untuk membayar pajak kepada Negara.
  • Setiap warga Negara berkewajiban untuk mengikuti dan menaati peraturan yang berlaku di Indonesia.

 

Demikian penjelasan singkat yang dapat disampaikan pada artikel kali ini yang mengenai pengertian, pendapat para ahli, jenis-jenis, dan contoh dari sebuah kewajiban. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan, sehingga kita tidak hanya tahu pengertiannya namun juga paham maknanya yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *