Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

KARATE: Pengertian, Teknik, Peraturan, Aliran, Materi, Sejarah

6 min read

pengertian karate

Karate adalah salah satu bela diri yang dikembangkan oleh Negara Jepang. Kata Karate berasal dari bahasa Jepang,, yaitu Kara yang memiliki arti Kosong dan te yang memiliki arti Tangan. Pada sekitar abad ke – 16 Masehi, kepulauan okinawa menjadi awal kisah dari bela diri ini. Untuk lebih jelasnya silahkan simak artikel dibawah ini.

 

Pengertian Karate

Karate merupakan salah satu cabang olahraga dari bela diri yang hanya menggunakan tangan kosong. Olahraga ini mempunyai tujuan utama yaitu untuk mempertahankan serta melindungi diri dari berbagai ancaman serta menjaga kesehatan tubuh.

Karate adalah olahraga beladiri yang berasal dari negara Jepang yang menggunakan kaki dan tangan sebagai alat untuk melepaskan kekuatan serangan, pukulan, serta tendangan.

Selain sebagai olahraga, karate juga bisa melatih mental supaya berani dan kuat. Orang yang mempraktekkan karate disebut Karateka.

 

 

Sejarah Karate

Kabanyakan masyarakat mengetahui jika karate berasal dari negara Jepang. Tapi, sebenarnya negara Jepang hanya mengembangkan sebuah bela diri dari Cina. Sekitar abad ke 16 Masehi, Pulau Okinawa yang pada saat itu dijajah oleh negara Jepang.

Kemudian negara Jepang membuat peraturan jika penduduk Okinawa tidak boleh ada yang mempunyai berbagai jenis senjata apapun. Lalu seorang pedagang dari cina mengajarkan bela diri yang bernama tote atau tangan cina kepada para penduduk Okinawa secara diam – diam.

Seiring berjalannya waktu, sekitar abad ke 19 Masehi Okinawa menjadi bagian negara Jepang. Tote berkembang di Jepang dan sedikit berubah pola gerakannya yang kemudian diberinama Okinawa – te. Guru besar dari Okonawa – te adalah Gichin Funakoshi yang mengubah nama menjadi Karate dan dibentuk World Karate Federation (WKF) pada tanggal 10 Oktober tahun 187- untuk mengatur semua masalah karate yang ada di dunia.

Baca Juga: Pengertian, Teknik dan Sejarah TAEKWONDO.

 

Teknik Dasar Karate

Bagi kamu para pemula yang ingin belajar teori mengenai teknik dasar dalam bela diri ini, kami akan menjelaskannya secara detail dan lengkap, berikut ini adalah penjelasannya.

 

1. Teknik Kuda – Kuda

teknik kuda kuda karate

Dachi atau kuda kuda adalah sebuah gerakan paling dasar yang diajarkan pertama kali saat belajar karate. Bisa dibilang jika kuda – kuda adaalah teknik yang paling penting, karena untuk melakukan suatu pukulan, menangkis, atau tendangan harus diawali dengan gerakan kuda – kuda.

Di dalam olahraga karate ada beberapa jenis kuda – kuda, yaitu hachiji – dachi (kuda – kuda dasar), zenkutsu – dachi (kuda – kuda berat depan), kokutsu – dachi (kuda – kuda berat belakang), dan lain sebagainya.

 

2. Teknik Tendangan

Berikut ini adalah faktor – faktor pokok teknik tendangan dalam karate adalah sebagai berikut,

  • Angkat lutut dari kaki yang menendang setinggi mungkin dan sedekat mungkin ke dada. Lutut ditekuk penuh, lalu pindahkan berat kaki ke pinggul.
  • Lentingan, tekukan dan pelurusan lutut. Ada 2 (dua) cara menendang: 1) menggunakan daya pegas lutut yang dengan cara dilentingkan sepenuhnya, dan 2) dengan meluruskan kuat – kuat lutut kaki yang ditekuk, menyerupai gerakan menyodok.
  • Daya pegas pinggul dan pergelangan kaki. Di lain pihak, jika hanya mengandalkan kekuatan kaki saja tidak cukup. Harus diperkuat dengan tenaga yang dihasilkan oleh pegas serta lutut.

Berikut ini adalah jenis jenis tendangan dalam karate, antara lain

  1. Mae geri (tendangan depan).
  2. Keage (tendangan mengangkat).
  3. Kekomi (tendangan menyodok).
  4. Yoko geri (tendangan samping).

 

3. Teknik Tangkisan

teknik tangkisan karate

Teknik elakan atau biasa yang disebut tangkisan bisa dilakukan dengan berabgai cara. Di samping itu juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat atau pun anggota tubuh yang ada, contohnya sjaa dengan lengan atau tangan dan tungkai atau kaki.

Dasarnya tangkisan harus dilakukan saat lawan mulai menyerang. Oleh karena itu, sangat perlu untuk memperkirakan terlebih dahulu adanya serangan yang menyerang. Karena terbatasnya tempat yang tersedia, maka tangkisan dikemukakan disini hanya tangkisan yang menggunakan tangan atau lengan saja.

  • Gedan Barai, memiliki kegunaan ganda yakni sebagai tangkisan dasar serta sebagai salah satu jenis kesiagaan dalam latihan dasar.
  • Chudan ude-uke, soto uke, adalah tangkisan yang digunakan untuk melumpuhkan serangan pukulan yang datang ke arah muka dan dada. Belokkan lengan lawan ke samping, tangkisan dengan sisi luar dari pergelangan tangan.
  • Jodan age-uke, tangkisan dasar yang digunakan untuk melumpuhkan serangan bagian atas, seperti kepala dan ulu hati. Tangkislah secara kuat – kuat ke atas dengan bagian luar dari lengan depan.

 

4. Teknik Pukulan

Memukul adalah hal yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari – hari, teknik pukulan atau serangan dengan menggunakan tangna/lengan/siku di dalam karate ada 2 (dua) jenis. yaitu pukulan (tsuki) dan sentakan (uchi) atau pun hentakan (ate).

 

1. Pukulan (Tsuki), umumnya istilah ini digunakan untuk teknik pukulan yang mengarah lurus ke depan, meskipun ada jenis lainnya. Bila lawan berada di depan, lengan disodok lurus ke depan dan sasaran dipukul dengan menggunakan buku jari – jari dari kepalan depan.

Pada waktu melepaskan pukulan lengan yang memukul diputar ke arah dalam. Jika berdasarkan arah sasaran, maka pukulan bisa dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu Jadon cholu zuki/pukulan yang mnegarah lurus ke atas, chudon choku zuki//pukulan yang mengarah lurus ke tengah, dan geda choku zuki/pukulan lurus ke bawah.

 

2. Sentakan (uchi), pada teknik ini siku umumnya diluruskan dan lengan bisa direntangkan. Teknik sentakan dengan tangan bisa dilakukan dengan posisi siku yang bengkok atau pun posisi siku lurus. Sentakan dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu uraken ucchi dan kentsui cuhi, hiji ate.

 

5. Teknik Bantingan

Teknik ini digunakan pada saat lawan berada di dekan dengan kamu, ada beberapa teknik bantingan yang ada di karate, antara lain udewa, fumi kiri, unshu geri, dan tsubamagaeshi.

 

 

Peraturan Karate

Berikut ini adalah beberapa peraturan yang ada di pertandingan karate, antara lain.

 

1. Matras Pertandingan

Luas matras yang digunakan untuk bertanding adalah 10 x 10 m dengan area warna putih adalah tempat para karateka bertarung, sedangkan warna biru adalah gari jogai, dan warna merah adalah area dimana jur menilai.

 

2. Juri

Juuri dalam karate terbagi menjadi beberapa macam, antara lain.

  • Shushin, orang yang memimpin pertandingan.
  • Kansa, bertugas memeriksa kelengkapan karateka.
  • Tatami manager, pengawas pertandingan.
  • Fukushin, bertugas membantu wasit dalam mengambil keputusan.

 

3. Papan Nilai

Seluruh kesalahan yang dinyatakan oleh wasit kepada karateka akan dicatat di papan nilai ini.

 

4. Medis

Jika karateka mengalami cidera saat bertanding, maka tim medis akan menolong untuk bisa sembuh.

 

5.Peralatan karateka

Dalam bertanding karate, keselamatan sangat diutamakan supaya tidak merugikan siapapun jika terjadi sesuatu. Berikut ini adalah beberapa peralatan yang digunakan ileh karateka, antara lain.

  • Hand protect, digunakan sebagai pelindung tangan.
  • Face mask, digunakan sebagai pelindung kepala.
  • Body protector, digunakan sebagai pelindung badan.
  • Shin guard, digunakan sebagai pelindung tulang kering.
  • Gumshield, digunakan sebagai pelindung gigi.

 

6. Administrasi Pertandingan

Adalah perugas yang mengatur jadwal dan memanggil karateka saat akan bertanding.

 

 

Manfaat Bela Diri Karate

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dalam beladiri karate, antara lain.

  • Membuat Jantung Lebih sehat, dengan melakukan karate maka akan meningkatkan kinerja sistem peredaran darah yang bisa menyehatkan jantung.
  • Menambah Tingkat Refleks, Jika kamu sering melakukan bela diri ini akan lebih meningkatkan kecepatan reaksi kamu jika terjadi sesuatu secara mendadak.
  • Menurunkan Berat Badan, Penelitian mendapat sebuah fakta bahwa berlatih karate selama 1 jam bisa membakar 500 kalori.
  • Meningkatkan Kesabaran, Dalam bela diri karate, kamu diajarkan untuk lebih bersikap bijaksana. Kamu akan mempunyai sifat yang rendah hati dan lebih sabar dalam menghadapi masalah.
  • Bisa Melindungi Diri dari Orang Lain, mempelajari karate bisa melindungi kamu dan orang yang ada disekitar dari tindak perilaku kejahatan yang ada. Tapi hal ini dilakukan jika saat kondisi benar – benar darurat.

Baca Juga: Cara Belajar Wing Chun Secara Mandiri di Rumah.

 

Aliran Karate

Berikut ini adalah beberapa aliran karate menurut Cyber Dojo, antara lain.

  1. Butokukan
  2. Genwakai
  3. Chito-Ryu
  4. Cuong Nhu Karate
  5. Doshinkan
  6. Dotokushin Kai
  7. Gohaku-Kai
  8. Kobudo
  9. Go Kan Ryu
  10. Goju-Ryu (Goju-Kai)
  11. Goju-Ryu (Kanzen)
  12. Goju-Ryu (Meibukan)
  13. Budokai
  14. Isshinryu
  15. Goju-Ryu (Okinawan)
  16. Gosoku-Ryu
  17. In/Yo Ryu
  18. Goju-Ryu (Unspecified)
  19. Isshin Shorinji Ryu
  20. Kenseido
  21. Koei-Kan
  22. Jukido Jujitsu
  23. Niharate
  24. Kosho-Ryu Kenpo
  25. KoSutemi Seikan
  26. Kokondo
  27. Koyamakan
  28. Kyokushin
  29. Goju-Ryu (Yamaguchi)
  30. Yoseikan
  31. Kyokushinkai
  32. Mugen-Ryu
  33. Mushindo Kempo
  34. Kyu Shin Ryu
  35. Okinawan Kempo
  36. Oyama Karate
  37. Shindo Jinen-Ryu
  38. Okinawa-Te
  39. Ryokukai
  40. Yuishinka
  41. Sankukai-Kenshikan
  42. Ryukyu Kempo
  43. Ryuken
  44. Sanzyu-Ryu
  45. Motobu-Ryu
  46. Seido
  47. Seibukan
  48. Seidokan
  49. Seikukan
  50. Shinjimasu
  51. Seikido
  52. Shinko-Ryu
  53. Shito-Ryu (Itosu-Kai)
  54. Shito-Ryu (Kuniba Ha)
  55. Shorin-Ryu
  56. Shorin-Ryu (Sukunaihayashi)
  57. Shito-Ryu (Seishinkai)
  58. Shito-Ryu (Tanpa Spesifikasi)
  59. Shito-Ryu (Motobu-Ha)
  60. Shokenkai Kempo
  61. Shorinji-Ryu
  62. Shorinji-Ryu (Sakugawa Koshiki)
  63. Shorinji Kempo
  64. Seishin-Ryu
  65. Shorin-Ryu (Kobayashi)
  66. Shorin-Ryu (Shorin-Kan)
  67. Shorin-Ryu (Shobayashi)
  68. Shorin-Ryu (Matsumura)
  69. Shoshin-Ryu
  70. Shotokai
  71. Shotokan
  72. YuishinkaiYuishinkai
  73. Shoto-Ryu
  74. Shudokai
  75. Shorin-Ryu Kenshin Kan
  76. Taiho-ryu
  77. Shuri-ryu
  78. Shutokan
  79. Uechi-Ryu
  80. Shorin-Ryu (Matsubayashi)
  81. Wado-Ryu
  82. Yoshukai
  83. Shudokan
  84. Washinkai
  85. Washin-Ryu
  86. Shito-Ryu (Kofukan)
  87. Yuishinka
  88. Wado-Kai
  89. Shuri-Te

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai karate. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita, dan semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan tugas. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.


Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight