√ Pengertian, Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi Penjelasan Lengkap

Pengertian Akuisisi , Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi, Penjelasan Lengkap!

Pengertian Akuisisi , Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi, Penjelasan Lengkap!
By : Adi Catur Pamungkas

Akuisisi adalah salah satu cara yang digunakan untuk mengembangkan perusahaan yang telah ada ataupun untuk menyelamatkan perusahaan yang mengalami kesulitan permodalan. Maka dapat diartikan secara garis besar Akuisisi merupakan sebuah transaksi dimana sebuah perusahaan membeli 100% kepemilikan perusahaan lain supaya dapat lebih efektif dengan menggunakan kompetensi inti dengan menjadikan perusahaan yang di Akuisisi sebagai perusahaan yang mendukung portofolio bisnis.

Akuisisi ini berasal dari bahasa inggris yaitu acquisition atau take over yang memiliki arti sebagai salah satu perusahaan yang mengambil alih kontrol modal atas perusahaan lain. Aquisition berasal dari kata acquire yang memiliki arti mendapatkan sesuatu atau keuntungan atas usaha sendiri. Sedangkan dalam dunia hukum, Akuisisi merupakan sebuah tindakan hukum untuk mengambil alih seluruh atau sebagian besar saham atau aset  dari perusahaan lain.

 

Pengertian, Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi Lengkap

Jenis – Jenis Akuisisi

Menurut para ahli dalam hal ini menurut Haryani (2011), Jenis – jenis Akuisisi terdiri dari tiga kelompok yaitu :

  1. Akuisisi Horisontal, Jenis Akuisisi yang satu ini merupakan Akuisisi yang dilakukan oleh sebuah badan usaha yang masih mempunyai usaha yang sama.
  2. Akuisisi Vertikal, Jenis Akuisisi vertikal adalah Akuisisi yang dilakukan oleh badan usaha yang mempunyai jenis usaha dibidang industri hilir dengan hulu ataupun sebaliknya.
  3. Akuisisi Konglomerat, Jenis Akuisisi konglomerat merupakan Akuisisi badan usaha yang tidak mempunyai bidang bisnis yang sama maupun saling terkait. Jenis Akuisisi yang satu ini biasanya dimotivasi untuk memperbesar atau mengembangkan binis konglomerat.

 

Manfaat Akuisisi

  • Mendapatkan cashlow dengan cepat karena telah mempunyai produk dan pasar yang sudah jelas.
  • Memiliki kemudahan dalam pembiayaan karena kreditur lebi percaya dengan perusahaan yang telah berdiri dan mapan.
  • Memperoleh karyawan yang sudah berpengalaman.
  • Mendapatkan pelanggan yang sudah mapan sehingga tidak harus merintis dari awal lagi.
  • Mendapatkan sistem operasional dan administratif yang sudah mapan.
  • Mengurangi terjadinya risiko kegagalan bisnis karena tidak perlu mencari konsumen baru.
  • Dapat menghemat waktu untuk memasuki bisnis yang baru.
  • Memperoleh infrastruktur guna mencapai pertumbuhan yang lebih cepat.
  • Sebuah investasi yang menguntungkan.
  • Mendapatkan kendali atas perusahaan lain.
  • Bisa menguasai pasokan bahan baku dan bahan penolong.
  • Melakukan diversifikasi usaha.
  • Memperbesar ukuran perusahaan.
  • Memperkecil adanya risiko usaha.
  • Memperkecil adanya tingkat persaingan usaha.
  • Mendapatkan teknologi baru milik perusahaan lain.

 

Proses Akuisisi

#1. Identifikasi Awal

Dalam proses ini perusahaan akan mencari dan mengumpulkan berbagai informasi mengenai perusahaan yang memiliki potensi untuk di Akuisisi. Semua informasi yang didapatkan tersebut digunakan untuk mengetahui karakteristik perusahaan yang akan di Akuisisi serta mengidentifikasi elemen yang dibutuhkan untuk memperloleh informasi yang lebih mendalam.

 

#2. Screening

Proses ini akan memilih dan menyaring calon target perusahaan yang akan di Akuisisi. Namun proses Screening ini bisa kita abaikan jika tergat perusahaan uyang akan di Akuisisi hanyalah satu perusahaan saja.

 

#3. Due Diligence

Dalam proses ini akan dilakukan investigasi secara menyeluruh dan mendalam menganai berbagai macam aspek perusahaan. Due Diligence atau uji tuntas ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih mendetail mengenai kondisi dari target perusahaan yang akan di Akuisisi dlihat dari berbagai muali dari aspek hukum, keuangan, pemasaran, teknologi, organisasi, dan lain sebagainya.

 

#4. Negoisasi

Supaya proses Akuisisi dapat berjalan dengan lancar, maka harus terdapat persetujuan diantara kedua belah pihak antara pihak dari perusahaan target yaitu manajemen dan juga pemegang saham. Apabila sudah keuda pihak tersebut dengan persayaratan yang telah disepakati bersama, maka langkah selanjutnya membuat MOU sebagai proses kelanjutan dari proses negosiasi tersebut.

 

#5. Closing

Dalam hal ini closing memiliki pengertian sebagai penutupan dari sebuah transaksi Akuisisi yang juga ditandai dengan diserahkannya pembayaran dari pihak pengakuisisi kepada pihak pemegang saham perusahaan yang telah di Akuisisi.

 

#6. Integrasi

Proses yang terakhir yaitu integrasi yaitu proses dimana tahapan dimulainya kehidupan perusahaan baru setelah terjadinya penggabungan bisnis sebagai salah satu kesatuan entitas ekonomi. Perusahaan yang telah di Akuisisi akan menjalankan perencanaan startegis yang telah disusun sebelumnya.

 

Jadi demikianlah artikel dari mastekno mengenai penegrtian Akuisisi jenis jenis, manfaat, dan proses Akuisisi yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu mengenai Akuisisi. Terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Akuisisi , Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi, Penjelasan Lengkap!

Pengertian Akuisisi , Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi, Penjelasan Lengkap!
By : Adi Catur Pamungkas

Akuisisi adalah salah satu cara yang digunakan untuk mengembangkan perusahaan yang telah ada ataupun untuk menyelamatkan perusahaan yang mengalami kesulitan permodalan. Maka dapat diartikan secara garis besar Akuisisi merupakan sebuah transaksi dimana sebuah perusahaan membeli 100% kepemilikan perusahaan lain supaya dapat lebih efektif dengan menggunakan kompetensi inti dengan menjadikan perusahaan yang di Akuisisi sebagai perusahaan yang mendukung portofolio bisnis.

Akuisisi ini berasal dari bahasa inggris yaitu acquisition atau take over yang memiliki arti sebagai salah satu perusahaan yang mengambil alih kontrol modal atas perusahaan lain. Aquisition berasal dari kata acquire yang memiliki arti mendapatkan sesuatu atau keuntungan atas usaha sendiri. Sedangkan dalam dunia hukum, Akuisisi merupakan sebuah tindakan hukum untuk mengambil alih seluruh atau sebagian besar saham atau aset  dari perusahaan lain.

 

Pengertian, Jenis-Jenis, Manfaat dan Proses Akuisisi Lengkap

Jenis – Jenis Akuisisi

Menurut para ahli dalam hal ini menurut Haryani (2011), Jenis – jenis Akuisisi terdiri dari tiga kelompok yaitu :

  1. Akuisisi Horisontal, Jenis Akuisisi yang satu ini merupakan Akuisisi yang dilakukan oleh sebuah badan usaha yang masih mempunyai usaha yang sama.
  2. Akuisisi Vertikal, Jenis Akuisisi vertikal adalah Akuisisi yang dilakukan oleh badan usaha yang mempunyai jenis usaha dibidang industri hilir dengan hulu ataupun sebaliknya.
  3. Akuisisi Konglomerat, Jenis Akuisisi konglomerat merupakan Akuisisi badan usaha yang tidak mempunyai bidang bisnis yang sama maupun saling terkait. Jenis Akuisisi yang satu ini biasanya dimotivasi untuk memperbesar atau mengembangkan binis konglomerat.

 

Manfaat Akuisisi

  • Mendapatkan cashlow dengan cepat karena telah mempunyai produk dan pasar yang sudah jelas.
  • Memiliki kemudahan dalam pembiayaan karena kreditur lebi percaya dengan perusahaan yang telah berdiri dan mapan.
  • Memperoleh karyawan yang sudah berpengalaman.
  • Mendapatkan pelanggan yang sudah mapan sehingga tidak harus merintis dari awal lagi.
  • Mendapatkan sistem operasional dan administratif yang sudah mapan.
  • Mengurangi terjadinya risiko kegagalan bisnis karena tidak perlu mencari konsumen baru.
  • Dapat menghemat waktu untuk memasuki bisnis yang baru.
  • Memperoleh infrastruktur guna mencapai pertumbuhan yang lebih cepat.
  • Sebuah investasi yang menguntungkan.
  • Mendapatkan kendali atas perusahaan lain.
  • Bisa menguasai pasokan bahan baku dan bahan penolong.
  • Melakukan diversifikasi usaha.
  • Memperbesar ukuran perusahaan.
  • Memperkecil adanya risiko usaha.
  • Memperkecil adanya tingkat persaingan usaha.
  • Mendapatkan teknologi baru milik perusahaan lain.

 

Proses Akuisisi

#1. Identifikasi Awal

Dalam proses ini perusahaan akan mencari dan mengumpulkan berbagai informasi mengenai perusahaan yang memiliki potensi untuk di Akuisisi. Semua informasi yang didapatkan tersebut digunakan untuk mengetahui karakteristik perusahaan yang akan di Akuisisi serta mengidentifikasi elemen yang dibutuhkan untuk memperloleh informasi yang lebih mendalam.

 

#2. Screening

Proses ini akan memilih dan menyaring calon target perusahaan yang akan di Akuisisi. Namun proses Screening ini bisa kita abaikan jika tergat perusahaan uyang akan di Akuisisi hanyalah satu perusahaan saja.

 

#3. Due Diligence

Dalam proses ini akan dilakukan investigasi secara menyeluruh dan mendalam menganai berbagai macam aspek perusahaan. Due Diligence atau uji tuntas ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih mendetail mengenai kondisi dari target perusahaan yang akan di Akuisisi dlihat dari berbagai muali dari aspek hukum, keuangan, pemasaran, teknologi, organisasi, dan lain sebagainya.

 

#4. Negoisasi

Supaya proses Akuisisi dapat berjalan dengan lancar, maka harus terdapat persetujuan diantara kedua belah pihak antara pihak dari perusahaan target yaitu manajemen dan juga pemegang saham. Apabila sudah keuda pihak tersebut dengan persayaratan yang telah disepakati bersama, maka langkah selanjutnya membuat MOU sebagai proses kelanjutan dari proses negosiasi tersebut.

 

#5. Closing

Dalam hal ini closing memiliki pengertian sebagai penutupan dari sebuah transaksi Akuisisi yang juga ditandai dengan diserahkannya pembayaran dari pihak pengakuisisi kepada pihak pemegang saham perusahaan yang telah di Akuisisi.

 

#6. Integrasi

Proses yang terakhir yaitu integrasi yaitu proses dimana tahapan dimulainya kehidupan perusahaan baru setelah terjadinya penggabungan bisnis sebagai salah satu kesatuan entitas ekonomi. Perusahaan yang telah di Akuisisi akan menjalankan perencanaan startegis yang telah disusun sebelumnya.

 

Jadi demikianlah artikel dari mastekno mengenai penegrtian Akuisisi jenis jenis, manfaat, dan proses Akuisisi yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu mengenai Akuisisi. Terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *