√ Pengertian Router: Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenis Router

Pengertian Router: Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenis Router

Pengertian Router: Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenis Router
By : Dimas Bimantoro

Di kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian router, fungsi, cara kerja, dan jenis-jenis router. Untuk lebih mengetahui lebih dalam mengenai router, mari kita simak artikel berikut ini.

 

Pengertian Router

Router merupakan suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya. Banyak orang yang berpendapat bahwa router adalah sebuah hardware atau perangkat keras jaringan komputer yang berfungsi untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat ke perangkat lainnya, dimana proses tersebut disebut dengan routing.

Di setiap router mempunyai sebuah fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Protokol) yang dapat di setting sedemikian rupa sehingga dapat membagi IP Address (alamat IP), router juga terdapat NAT (Network Address Translation) yang berfungsi untuk memberikan fasilitas yang dapat memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-sharing ke alamat IP yang lain.

 

Fungsi Router

Fungsi utama dari sebuah router adalah untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Berikut beberapa fungsi dari router.

1. Mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju ke jaringan yang lain dimana system kerjanya mirip seperti bridge (jembatan jaringan).

2. Menghubungkan suatu jaringan local dengan koneksi DSL (Digital Subscriber Line) atau yang lebih dikenal dengan DSL.

3. Menghubungkan beberapa jaringan sehingga pengguna dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksinya dengan mendistribusikan alamat IP kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun secara dinamik dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).

 

Teknologi yang digunakan pada router saat ini sudah canggih, yang dimana penggunanya tidak hanya dengan menggunakan sambungan kabel LAN, tapi juga dengan teknologi wireless. Dengan begitu, maka sebuah router dapat terhubung pada semua perangkat laptop, komputer, dan gadget lainnya yang masih berada dalam jangkauan router tersebut.

 

Cara Kerja Router

Router membutuhkan setidaknya dua kartu jaringan atau yang biasa disebut dengan NIC (Network Interface Card) yang dipasang pada setiap jaringan.

Gambar diatas terdapat dua jaringan dengan satu router yang sangat sederhana dan mudah dikonfigurasi. Pada jaringan yang besar dan kompleks tentunya pengaturannya akan berbeda dan lebih rumit.

Misalnya jika kita ingin menghubungkan 3 buah jaringan maka kita dapat menghubungkannya dengan dua cara yang berbeda, yaitu:

  1. Menghubungkannya secara langsung satu sama lain dengan memakai 3 router.
  2. Menghubungkannya secara berantai dengan memakai 2 router.

 

Untuk lebih jelasnya, perhatikan gamabar dibawah ini.

Konfigurasi 1

penjelasan router lengkap

 

Konfigurasi 2

penjelasan router lengkap

 

Pada konfigurasi 1, jika salah satu router (diantara router A atau router B) bermasalah maka data jaringan dari subnet A tidak akan dapat mengirimkan ke subnet C karena hanya terdapat satu jalur.

Pada konfigurasi 2, jika diberikan router tambahan diantara subnet A dan Subnet C maka akan terdapat 2 rute ke subnet C sehingga jaringan akan menjadi lebih efisien.

 

Setiap router pasti akan memilih jalur mana yang lebih cepat dalam mengirimkan paket data dari satu subnet ke subnet yang lainnya. Coba perhatikan konfigurasi 2 pada gambar di atas, jika kita ingin mengirimkan data dari subnet A ke cubnet C, maka jalur yang paling cepatadalah melalui router C dari pada melalui router A dan B.

 

Jenis-Jenis Router

Secara umum router dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut merupakan jenis-jenis router, yaitu:

#1. Router Berdasarkan mekanismenya

  • Router Statis, adalah router yang mampu melakukan proses routing dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.
  • Router Dinamis, adalah router yang dapat melakukan proses routing dapat berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.
  • Router Wireless, adalah router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya mengendalikan media udara untuk mengirimkan paket data.

 

#2. Router Berdasarkan Pengaplikasiannya

1. Router Hardware, adalah router yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan yang dimilikinya router hardware ini dapat digunakan untuk :

  • Membagi jaringan internet di suatu wilayah, seperti router sebagai access point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet tersebut disebut Hot Spot Area.
  • Membagi alamat IP

 

2. Router PC, adalah suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai router. Berikut beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut adalah:

  • Processor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.
  • Terdapat LAN card.
  • Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.

 

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian, cara kerja, fungsi, dan jenis-jenis dari router. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita. Seperti biasa jangan lupa jika menurut kalian artikel ini penting maka share ke temen temen sosial media kamu agar semuanya menjadi tau penjelasan lengkap mengenai router, jika ada kritik dan saran dipersilahkan di kolom komentar dibawah ini.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Router: Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenis Router

Pengertian Router: Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenis Router
By : Dimas Bimantoro

Di kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian router, fungsi, cara kerja, dan jenis-jenis router. Untuk lebih mengetahui lebih dalam mengenai router, mari kita simak artikel berikut ini.

 

Pengertian Router

Router merupakan suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya. Banyak orang yang berpendapat bahwa router adalah sebuah hardware atau perangkat keras jaringan komputer yang berfungsi untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet dari satu perangkat ke perangkat lainnya, dimana proses tersebut disebut dengan routing.

Di setiap router mempunyai sebuah fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Protokol) yang dapat di setting sedemikian rupa sehingga dapat membagi IP Address (alamat IP), router juga terdapat NAT (Network Address Translation) yang berfungsi untuk memberikan fasilitas yang dapat memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-sharing ke alamat IP yang lain.

 

Fungsi Router

Fungsi utama dari sebuah router adalah untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Berikut beberapa fungsi dari router.

1. Mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju ke jaringan yang lain dimana system kerjanya mirip seperti bridge (jembatan jaringan).

2. Menghubungkan suatu jaringan local dengan koneksi DSL (Digital Subscriber Line) atau yang lebih dikenal dengan DSL.

3. Menghubungkan beberapa jaringan sehingga pengguna dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksinya dengan mendistribusikan alamat IP kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun secara dinamik dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).

 

Teknologi yang digunakan pada router saat ini sudah canggih, yang dimana penggunanya tidak hanya dengan menggunakan sambungan kabel LAN, tapi juga dengan teknologi wireless. Dengan begitu, maka sebuah router dapat terhubung pada semua perangkat laptop, komputer, dan gadget lainnya yang masih berada dalam jangkauan router tersebut.

 

Cara Kerja Router

Router membutuhkan setidaknya dua kartu jaringan atau yang biasa disebut dengan NIC (Network Interface Card) yang dipasang pada setiap jaringan.

Gambar diatas terdapat dua jaringan dengan satu router yang sangat sederhana dan mudah dikonfigurasi. Pada jaringan yang besar dan kompleks tentunya pengaturannya akan berbeda dan lebih rumit.

Misalnya jika kita ingin menghubungkan 3 buah jaringan maka kita dapat menghubungkannya dengan dua cara yang berbeda, yaitu:

  1. Menghubungkannya secara langsung satu sama lain dengan memakai 3 router.
  2. Menghubungkannya secara berantai dengan memakai 2 router.

 

Untuk lebih jelasnya, perhatikan gamabar dibawah ini.

Konfigurasi 1

penjelasan router lengkap

 

Konfigurasi 2

penjelasan router lengkap

 

Pada konfigurasi 1, jika salah satu router (diantara router A atau router B) bermasalah maka data jaringan dari subnet A tidak akan dapat mengirimkan ke subnet C karena hanya terdapat satu jalur.

Pada konfigurasi 2, jika diberikan router tambahan diantara subnet A dan Subnet C maka akan terdapat 2 rute ke subnet C sehingga jaringan akan menjadi lebih efisien.

 

Setiap router pasti akan memilih jalur mana yang lebih cepat dalam mengirimkan paket data dari satu subnet ke subnet yang lainnya. Coba perhatikan konfigurasi 2 pada gambar di atas, jika kita ingin mengirimkan data dari subnet A ke cubnet C, maka jalur yang paling cepatadalah melalui router C dari pada melalui router A dan B.

 

Jenis-Jenis Router

Secara umum router dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut merupakan jenis-jenis router, yaitu:

#1. Router Berdasarkan mekanismenya

  • Router Statis, adalah router yang mampu melakukan proses routing dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.
  • Router Dinamis, adalah router yang dapat melakukan proses routing dapat berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.
  • Router Wireless, adalah router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya mengendalikan media udara untuk mengirimkan paket data.

 

#2. Router Berdasarkan Pengaplikasiannya

1. Router Hardware, adalah router yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan yang dimilikinya router hardware ini dapat digunakan untuk :

  • Membagi jaringan internet di suatu wilayah, seperti router sebagai access point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet tersebut disebut Hot Spot Area.
  • Membagi alamat IP

 

2. Router PC, adalah suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai router. Berikut beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut adalah:

  • Processor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.
  • Terdapat LAN card.
  • Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.

 

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian, cara kerja, fungsi, dan jenis-jenis dari router. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita. Seperti biasa jangan lupa jika menurut kalian artikel ini penting maka share ke temen temen sosial media kamu agar semuanya menjadi tau penjelasan lengkap mengenai router, jika ada kritik dan saran dipersilahkan di kolom komentar dibawah ini.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *