Pengertian Jaringan Wireless dan Wireline Kelebihan Kekurangan (Lengkap)

Pengertian Jaringan Wireless dan Wireline Serta Kelebihan dan Kekurangannya, Wajib Ketahui!

Pengertian Jaringan Wireless dan Wireline Serta Kelebihan dan Kekurangannya, Wajib Ketahui! pengertian jaringan wireless dan wireline
By : Adi Pamungkas 18/08/2018

Pada saat ini seiring dengan perkembangan teknologi manusia akan dimudahkan dalam melakukan berbagai hal. Contohnya berkomunikasi, agar kita dapat bisa melakukan sebuah komunikasi tentunya harus menggunakan sebuah jaringan telekomunikasi. Maka dari itu mastekno akan mengulas tuntas mengenai jaringan pada artikel kali ini. Simak ulasannya lengkapnya berikut ini.

 

Pengertian Jaringan Wireless

Jaringan nirkabel atau yang juga disebut dengan jaringan wireless adalah sebuah media transmisi yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk media transmisinya. Data digital yang dikirim melalui jaringan wireless tersebut nantinya akan di modulasi ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi jaringan wireless jarak jauh sangatlah cocok untuk diterapkan pada daerah pedalaman atau pedesaan.

Jaringan wireless memiliki beberapa ciri – ciri  utama yaitu biaya pembuatannya yang relatif terjangkau, mudah dalam membangunnya, serta memiliki jangkauan wilayah geografis yang luas. Wi-Fi atau Wireless Firdelity merupakan sebuah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk memberikan nama produk Wireless Lokal Area Network atau WLAN yang mereka miliki berdasarkan standar Institut of Electrical and Elektronik Engineers (IEEE 802.11).

Tidak seperti jaringan wireline atau jaringan berkabel, jaringan wireless ini memiliki 2 buah mode yang dapat digunakan yaitu mode Infrastruktur dan mode Ad-Hoc. Mode Infrastruktur yaitu sebuah komunikasi antara komputer satu dengan komputer lainnya melalui sebuah akses point pada jaringan WLAN atau LAN. Sedangkan mode Ad-Hoc merupakan sebuah komunikasi secara langsung antara komputer satu dengan komputer lainnya menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung pada kebutuhan para penggunanya.

Biasanya sinyal yang digunakan pada media transmisi wireless akan terputus-putus atau intermittence, hal tersebut disebabkan karena adanya benda antara pengirim dan penerima sehinga sinyal akan terhalang dan tidak sampai pada penerima. Masalah yang satu ini sering terjadi pada komunikasi wireless dengan Infra Merah atau IR..

Gejala yang biasanya ditemui pada jaringan wireless yaitu multipath, yaitu propagasi radio dari si pengirim ke si penerima karena melewati banyak jalur yang LoS serta yang tidak LoS/NLoS. Gelombang radio sangatlah mudah untuk di presentasikan karena sinyal yang dimiliki menggunakan bilangan imajiner, serta memiliki pola radiasi dan juga polarisasi (menyebar). Jaringan wireless ini dapat menyebarkan sinyal ke segala arah karena bersifat broadcast, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.

Kelebihan Jaringan Wireless

  1. Biaya pemeliharaan yang relatif lebih murah dibandingkan dengan jaringan kabel.
  2. Pembangunannya yang cepat, mudah dikembangkan, serta infrastrukturnya berdimensi kecil.
  3. Murah serta mudah untuk di relokasi serta mendukung portabilitas.
  4. Memiliki akses cepat, bebas pulsa dan telpon, serta koneksi akses internet 24 jam.
  5. Memiliki jangkauan yang luas.

 

Kekurangan Jaringan Wireless

  1. Memiliki biaya peralatan yang cukup mahal.
  2. Sinyal kadang terhalang, terpantul serta banyak sumber interferensi, dan delay yang besar.
  3. Kapasitas spektrum jaringan terbatas.
  4. Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin.

Jaringan wireless sangat fleksibel, mendukung mobilitas, seluler dan handover, memiliki teknik frekuency reuser, kemudahan dalam biaya dan penginstalan, tidak memakai banyak kabel serta mudah dalam penambahan jumlah pengguna. Jaringan wireless merupakan sebuah jaringan komputer yang menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya tanpa kabel.

 

Jaringan wireless biasanya menggunakan beberapa transmisi, yaitu :

  1. Gelombang radio (Radio Frequency)
  2. Sinar inframerah (Infra Red)
  3. Gelombang mikro (Microwave)
  4. Bluetooth

Jaringan Wireline

Jaringan berkabel atau jaringan wireline merupakan sebuah jaringan komputer dimana satu komputer dengan lainnya dapat saling terhubung dan bertukar informasi serta sumber daya dalam sebuah jaringan menggunakan media kabel. Kabel ini menjadi perantara antara pengirim dan penerima supaya dapat berkomunikasi atau bertukar data.

Jaringan wireline sendiri biasanya digunakan untuk jaringan dengan lingkup yang sempit. Misalnya dalam sebuah kantor, gedung, maupun ruangan. Tapi jangan salah bahwa tak menutup kemungkinan jaringan wireline dapat digunakan untuk jaringan komunikasi jarak jauh seperti pada sambungan internet, maupun pesawat telepon. Jaringan wireline memiliki beberapa jenis, yaitu :

1. LAN (Local Area Network)

Jaringan LAN atau Local Area Network ini merupakan sebuah jaringan yang biasanya digunakan dalam sebuah gedung atau perkantoran. Jaringan LAN biasanya dimiliki oleh sebuah organisasi maupun perusahaan tertentu. Jaringan ini biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer – komputer yang terdapat dalam sebuah gedung maupun perkantoran.

Dengan terhubungnya semua komputer, maka dapat saling berbagi sumber daya yang ada dalam kantor maupun gedung tersebut. Dengan adanya jaringan LAN, maka akan memungkinkan sebuah perusahaan atau pakai dapat menggunakan sumber daya misalnya printer secara bersama – sama. Selain itu, dengan menggunakan jaringan LAN maka komputer dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi.

2. MAN (Metropolitan Area Network)

MAN atau Metropolitan Area Network merupakan sebuah gabungan dari beberapa jaringan LAN yang mencakup wilayah yang lebih luas. Jaringan MAN ini biasanya digunakan untuk menghubungkan antara kantor yang saling berdekatan. Misalnya kantor-kantor pemerintahan yang terdapat pada sebuah kota, maka dapat dihubungkan dengan jaringan MAN.

Jaringan MAN dibuat bertujuan agar sebuah instansi dan instansi lainnya dapat terhubung dan berbagi data serta dapat berkomunikasi. Jaringan MAN sendiri dapat menunjang data dan suara. Selain itu jaringan MAN juga dapat terhubung dengan jaringan televisi kabel.

3. WAN (Wide Area Network)

Jaringan WAN atau Wide Area Network merupakan sebuah jaringan komputer yang mencakup wilayah yang sangat luas dari segi geografis. Jaringan WAN memiliki jangkauan yang cukup luas yaitu dapat mencakup antar negara maupun benua.

4. Internet

Jaringan internet adalah sebuah jaringan komputer yang memiliki jangkauan yang sangat luas yang dapat mencangkup wilayah di seluruh dunia. Sebuah komputer yang terhubung ke internet maka dapat di katakan akan terhubung ke semua komputer yang berada di dunia yang juga sedang terhubung dan menggunakan internet.

Jenis Kabel Dalam Jaringan Wireline

1. Kabel Terpilin (Twisted Pair)

Kabel twisted pair memiliki dua jenis, yaitu UTP (Unshield Twisted Pair) dan STP (Shield Twisted Pair). Kabel twisted pair memiliki ciri-ciri setiap dua kabel saling terpilin, hal tersebut bertujuan untuk mengurangi intervensi elektromagnetik terhadap kabel lainnya atau dengan sumber eksternal. Kabel ini dapat digunakan pada jaringan komputer maupun telpon dengan konektor RJ 11 atau RJ 45.

2. Kabel Coaxial

Kabel coaxial memiliki ciri-ciri terbungkus dengan metal yang lunak dan mempunyai tingkat transmisi yang tinggi serta terdapat satu inti kabel. Kabel coaxial ini biasanya digunakan untuk menghubungkan peralatan video, jaringan radio, dan juga jaringan komputer. Konektor yang bisanya digunakan kabel coaxial yaitu konektor BNC.

3. Kabel Serat Optik (Fiber Optic)

Kabel fiber optic terbuat dari serat serat optik, yaitu sebuah serat yang terbuat dari serabut kaca atau optical fiber yang memiliki diameter yang sangat tipis yaitu hanya seperti sehelai rambut manusia saja. Walaupun tipis, namun kabel fiber optik memiliki kecepatan transfer data 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan kabel coaxial dan dapat digunakan untuk transfer data jarak jauh dengan kecepatan yang tinggi.

Kelebihan Jaringan Wireline

  1. Memiliki kecepatan transfer data 10 sampai dengan 100 mbps.
  2. Waktu koneksi atau delay antar komputer cepat.
  3. Proses pengiriman data dapat berjalan dengan lancar.
  4. Biaya peralatan yang terjangkau.
  5. Tidak berpengaruh dengan cuaca

Kekurangan Jaringan Wireline

  1. Penggunaannya sangat terbatas yaitu hanya pada tempat yang terjangkau kabel saja.
  2. Memerlukan waktu yang lama dalam instalasi.
  3. Membutuhkan lokasi dan tempat jaringan yang permanen.
  4. Membutuhkan biaya perawatan yang rutin.
  5. Tidak fleksibel atau dalam berpindah tempat.

C. Manfaat Jaringan Komputer

a. Resource Sharing, yaitu kita dapat menggunakan satu sumber daya secara bersama-sama. Misalnya dalam sebuah gedung terdapat 1 buah printer dan memiliki lebih dari 10 komputer. Maka jika komputer tersebut terhubung dalam jaringan komputer. Semua komputer tersebut dapat menggunakan printer secara bersama-sama.

 

b. Reliabilitas Tinggi, artinya kita akan memiliki salinan data apabila salah satu komputer dalam jaringan rusak. Misalnya semua file dapat disimpan maupun di copy ke dalam dua, tiga, atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan komputer. Maka jika salinan data pada salah satu komputer rusak, maka kita tetap memiliki salinan data pada komputer lain.

 

c. Menghemat Biaya, komputer yang berukuran kecil mempunyai rasio harga atau kinerja yang lebih baik dibandingkan komputer yang besar. Memang komputer mainframe memiliki kecepatan 10 kali lipat dibandingkan dengan kecepatan komputer kecil atau pribadi. Namun komputer mainframe memiliki harga yang berkali-kali lipat lebih malahl dibandingkan dengan komputer pribadi.

 

d. Cepat & Efisien, dengan adanya jaringan komputer maka memungkinkan kita untuk mengirim data secara cepat dan efisien. Misalnya kita ingin mengirimkan surat, maka kita tidak perlu membutuhkan kertas lagi yang harus dikirim dalam waktu berhari-hari. Kita hanya cukup menggunakan email saja yang hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit saja.

Nah itulah pembahasan dari mastekno mengenai pengertian jaringan wireless dan wireline serta kekurangan dan kelebihannya lengkap. Jika kamu telah membaca artikel diatas, maka kamu tidak hanya mengerti pengertian jaringan wireless dan wireline saja. Kamu sekarang juga mengerti jenis-jenis kabel yang digunakan serta manfaat jaringan komputer. Sekian dari mastekno semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu.


Share Yuk


MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

5 Cara Memperbaiki Kamera HP Android yang Rusak Error

5 Cara Memperbaiki Kamera HP Android yang Rusak Error tips cara mengatasi android yang error
By : Adi Pamungkas 04/02/2017

Pada saat ini seiring dengan perkembangan teknologi manusia akan dimudahkan dalam melakukan berbagai hal. Contohnya berkomunikasi, agar kita dapat bisa melakukan sebuah komunikasi tentunya harus menggunakan sebuah jaringan telekomunikasi. Maka dari itu mastekno akan mengulas tuntas mengenai jaringan pada artikel kali ini. Simak ulasannya lengkapnya berikut ini.

 

Pengertian Jaringan Wireless

Jaringan nirkabel atau yang juga disebut dengan jaringan wireless adalah sebuah media transmisi yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk media transmisinya. Data digital yang dikirim melalui jaringan wireless tersebut nantinya akan di modulasi ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi jaringan wireless jarak jauh sangatlah cocok untuk diterapkan pada daerah pedalaman atau pedesaan.

Jaringan wireless memiliki beberapa ciri – ciri  utama yaitu biaya pembuatannya yang relatif terjangkau, mudah dalam membangunnya, serta memiliki jangkauan wilayah geografis yang luas. Wi-Fi atau Wireless Firdelity merupakan sebuah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk memberikan nama produk Wireless Lokal Area Network atau WLAN yang mereka miliki berdasarkan standar Institut of Electrical and Elektronik Engineers (IEEE 802.11).

Tidak seperti jaringan wireline atau jaringan berkabel, jaringan wireless ini memiliki 2 buah mode yang dapat digunakan yaitu mode Infrastruktur dan mode Ad-Hoc. Mode Infrastruktur yaitu sebuah komunikasi antara komputer satu dengan komputer lainnya melalui sebuah akses point pada jaringan WLAN atau LAN. Sedangkan mode Ad-Hoc merupakan sebuah komunikasi secara langsung antara komputer satu dengan komputer lainnya menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung pada kebutuhan para penggunanya.

Biasanya sinyal yang digunakan pada media transmisi wireless akan terputus-putus atau intermittence, hal tersebut disebabkan karena adanya benda antara pengirim dan penerima sehinga sinyal akan terhalang dan tidak sampai pada penerima. Masalah yang satu ini sering terjadi pada komunikasi wireless dengan Infra Merah atau IR..

Gejala yang biasanya ditemui pada jaringan wireless yaitu multipath, yaitu propagasi radio dari si pengirim ke si penerima karena melewati banyak jalur yang LoS serta yang tidak LoS/NLoS. Gelombang radio sangatlah mudah untuk di presentasikan karena sinyal yang dimiliki menggunakan bilangan imajiner, serta memiliki pola radiasi dan juga polarisasi (menyebar). Jaringan wireless ini dapat menyebarkan sinyal ke segala arah karena bersifat broadcast, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.

Kelebihan Jaringan Wireless

  1. Biaya pemeliharaan yang relatif lebih murah dibandingkan dengan jaringan kabel.
  2. Pembangunannya yang cepat, mudah dikembangkan, serta infrastrukturnya berdimensi kecil.
  3. Murah serta mudah untuk di relokasi serta mendukung portabilitas.
  4. Memiliki akses cepat, bebas pulsa dan telpon, serta koneksi akses internet 24 jam.
  5. Memiliki jangkauan yang luas.

 

Kekurangan Jaringan Wireless

  1. Memiliki biaya peralatan yang cukup mahal.
  2. Sinyal kadang terhalang, terpantul serta banyak sumber interferensi, dan delay yang besar.
  3. Kapasitas spektrum jaringan terbatas.
  4. Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin.

Jaringan wireless sangat fleksibel, mendukung mobilitas, seluler dan handover, memiliki teknik frekuency reuser, kemudahan dalam biaya dan penginstalan, tidak memakai banyak kabel serta mudah dalam penambahan jumlah pengguna. Jaringan wireless merupakan sebuah jaringan komputer yang menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya tanpa kabel.

 

Jaringan wireless biasanya menggunakan beberapa transmisi, yaitu :

  1. Gelombang radio (Radio Frequency)
  2. Sinar inframerah (Infra Red)
  3. Gelombang mikro (Microwave)
  4. Bluetooth

Jaringan Wireline

Jaringan berkabel atau jaringan wireline merupakan sebuah jaringan komputer dimana satu komputer dengan lainnya dapat saling terhubung dan bertukar informasi serta sumber daya dalam sebuah jaringan menggunakan media kabel. Kabel ini menjadi perantara antara pengirim dan penerima supaya dapat berkomunikasi atau bertukar data.

Jaringan wireline sendiri biasanya digunakan untuk jaringan dengan lingkup yang sempit. Misalnya dalam sebuah kantor, gedung, maupun ruangan. Tapi jangan salah bahwa tak menutup kemungkinan jaringan wireline dapat digunakan untuk jaringan komunikasi jarak jauh seperti pada sambungan internet, maupun pesawat telepon. Jaringan wireline memiliki beberapa jenis, yaitu :

1. LAN (Local Area Network)

Jaringan LAN atau Local Area Network ini merupakan sebuah jaringan yang biasanya digunakan dalam sebuah gedung atau perkantoran. Jaringan LAN biasanya dimiliki oleh sebuah organisasi maupun perusahaan tertentu. Jaringan ini biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer – komputer yang terdapat dalam sebuah gedung maupun perkantoran.

Dengan terhubungnya semua komputer, maka dapat saling berbagi sumber daya yang ada dalam kantor maupun gedung tersebut. Dengan adanya jaringan LAN, maka akan memungkinkan sebuah perusahaan atau pakai dapat menggunakan sumber daya misalnya printer secara bersama – sama. Selain itu, dengan menggunakan jaringan LAN maka komputer dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi.

2. MAN (Metropolitan Area Network)

MAN atau Metropolitan Area Network merupakan sebuah gabungan dari beberapa jaringan LAN yang mencakup wilayah yang lebih luas. Jaringan MAN ini biasanya digunakan untuk menghubungkan antara kantor yang saling berdekatan. Misalnya kantor-kantor pemerintahan yang terdapat pada sebuah kota, maka dapat dihubungkan dengan jaringan MAN.

Jaringan MAN dibuat bertujuan agar sebuah instansi dan instansi lainnya dapat terhubung dan berbagi data serta dapat berkomunikasi. Jaringan MAN sendiri dapat menunjang data dan suara. Selain itu jaringan MAN juga dapat terhubung dengan jaringan televisi kabel.

3. WAN (Wide Area Network)

Jaringan WAN atau Wide Area Network merupakan sebuah jaringan komputer yang mencakup wilayah yang sangat luas dari segi geografis. Jaringan WAN memiliki jangkauan yang cukup luas yaitu dapat mencakup antar negara maupun benua.

4. Internet

Jaringan internet adalah sebuah jaringan komputer yang memiliki jangkauan yang sangat luas yang dapat mencangkup wilayah di seluruh dunia. Sebuah komputer yang terhubung ke internet maka dapat di katakan akan terhubung ke semua komputer yang berada di dunia yang juga sedang terhubung dan menggunakan internet.

Jenis Kabel Dalam Jaringan Wireline

1. Kabel Terpilin (Twisted Pair)

Kabel twisted pair memiliki dua jenis, yaitu UTP (Unshield Twisted Pair) dan STP (Shield Twisted Pair). Kabel twisted pair memiliki ciri-ciri setiap dua kabel saling terpilin, hal tersebut bertujuan untuk mengurangi intervensi elektromagnetik terhadap kabel lainnya atau dengan sumber eksternal. Kabel ini dapat digunakan pada jaringan komputer maupun telpon dengan konektor RJ 11 atau RJ 45.

2. Kabel Coaxial

Kabel coaxial memiliki ciri-ciri terbungkus dengan metal yang lunak dan mempunyai tingkat transmisi yang tinggi serta terdapat satu inti kabel. Kabel coaxial ini biasanya digunakan untuk menghubungkan peralatan video, jaringan radio, dan juga jaringan komputer. Konektor yang bisanya digunakan kabel coaxial yaitu konektor BNC.

3. Kabel Serat Optik (Fiber Optic)

Kabel fiber optic terbuat dari serat serat optik, yaitu sebuah serat yang terbuat dari serabut kaca atau optical fiber yang memiliki diameter yang sangat tipis yaitu hanya seperti sehelai rambut manusia saja. Walaupun tipis, namun kabel fiber optik memiliki kecepatan transfer data 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan kabel coaxial dan dapat digunakan untuk transfer data jarak jauh dengan kecepatan yang tinggi.

Kelebihan Jaringan Wireline

  1. Memiliki kecepatan transfer data 10 sampai dengan 100 mbps.
  2. Waktu koneksi atau delay antar komputer cepat.
  3. Proses pengiriman data dapat berjalan dengan lancar.
  4. Biaya peralatan yang terjangkau.
  5. Tidak berpengaruh dengan cuaca

Kekurangan Jaringan Wireline

  1. Penggunaannya sangat terbatas yaitu hanya pada tempat yang terjangkau kabel saja.
  2. Memerlukan waktu yang lama dalam instalasi.
  3. Membutuhkan lokasi dan tempat jaringan yang permanen.
  4. Membutuhkan biaya perawatan yang rutin.
  5. Tidak fleksibel atau dalam berpindah tempat.

C. Manfaat Jaringan Komputer

a. Resource Sharing, yaitu kita dapat menggunakan satu sumber daya secara bersama-sama. Misalnya dalam sebuah gedung terdapat 1 buah printer dan memiliki lebih dari 10 komputer. Maka jika komputer tersebut terhubung dalam jaringan komputer. Semua komputer tersebut dapat menggunakan printer secara bersama-sama.

 

b. Reliabilitas Tinggi, artinya kita akan memiliki salinan data apabila salah satu komputer dalam jaringan rusak. Misalnya semua file dapat disimpan maupun di copy ke dalam dua, tiga, atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan komputer. Maka jika salinan data pada salah satu komputer rusak, maka kita tetap memiliki salinan data pada komputer lain.

 

c. Menghemat Biaya, komputer yang berukuran kecil mempunyai rasio harga atau kinerja yang lebih baik dibandingkan komputer yang besar. Memang komputer mainframe memiliki kecepatan 10 kali lipat dibandingkan dengan kecepatan komputer kecil atau pribadi. Namun komputer mainframe memiliki harga yang berkali-kali lipat lebih malahl dibandingkan dengan komputer pribadi.

 

d. Cepat & Efisien, dengan adanya jaringan komputer maka memungkinkan kita untuk mengirim data secara cepat dan efisien. Misalnya kita ingin mengirimkan surat, maka kita tidak perlu membutuhkan kertas lagi yang harus dikirim dalam waktu berhari-hari. Kita hanya cukup menggunakan email saja yang hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit saja.

Nah itulah pembahasan dari mastekno mengenai pengertian jaringan wireless dan wireline serta kekurangan dan kelebihannya lengkap. Jika kamu telah membaca artikel diatas, maka kamu tidak hanya mengerti pengertian jaringan wireless dan wireline saja. Kamu sekarang juga mengerti jenis-jenis kabel yang digunakan serta manfaat jaringan komputer. Sekian dari mastekno semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu.


Share Yuk