√ Pengertian Jaringan Client Server dan Cara Kerjanya (LENGKAP)

Pengertian Jaringan Client Server dan Cara Kerjanya

Pengertian Jaringan Client Server dan Cara Kerjanya
By : Adi Catur Pamungkas

Istilah client server sering kita dengar di dalam sebuah topologi jaringan. Tetapi sebenarnya apa sih itu server? Dan apa sih itu client? . Mungkin bagi anda yang berlatarbelakang pendidikan IT atau anda yang ahli dalam bidang IT. Tatapi pastinya banyak orang awam yang belum mengetahui pengertian server itu apa dan client itu apa dan mungkin termasuk anda yang belum mengetahuinya. Maka dari itu mastekno akan membahas artikel tentang pengertian server dan pengertian client secara lengkap. Simak ulasanya berikut ini.

 

Pengertian Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan berbagai macam jenis – jenis layanan tertentu yang di tunjukan untuk untuk client dalam sebuah sistem jaringan komputer. Server juga menggunakan sistem operasi khusus yang di buat untuk mengontrol dan memonitor terhadap akses dan sumberdaya yang ada di dalamnya yang biasanya di sebut dengan sistem operasi jaringan. Selain itu, perangkat server juga di dukung oleh hardware yang tinggi yaitu menggunakan processor yang bersifat scalable dan menggunakan memori RAM yang berkapasitas besar.

Selain itu, server juga dapat menjalankan perangkat lunak administratif yang dapat mengontrol dan memonitor terhadap akses jaringan komputer dan sumber daya yang ada di dalamnya. Misalnya seperti, memberikan akses kepada workstation anggota dari jaringan komputer yang saling terhubung. Maka jika anda menjadi server anda dapat mengetahui apa yang sedang di lakukan oleh client.

 

Pengertian Client

Client adalah sebuah komputer yang terdpat dalam sebuah jaring komputer yang meminta dan menggunakan layana dan sumber daya yang di sediakan oleh komputer server. Singktnya, client adalah pemakai layanan dari server. Sebenarnya, server dan client merupakan sebuah sitem yang saling terkait dimana client meminta layanan dan server akan menyediakan layanan yang dapat di guakan oleh client.

Berikut ini adalah contoh cara kerja client dan server :

  • Client memulai hubungan dengan server dengan meminta layanan yang di sediakan oleh server. Misal untuk email, biasanya server akan memberikan layanan dalam bentuk mail reader. Dan untuk web, biasanya server akan menyediakan layanan dalam bentuk browser.
  • Server akan menyediakan berbagai macam layanan tertentu yang di minta atau di butuhkan oleh client. Misal, Mail server akan mengirimkan email. Dan web server akan mengirimkan sebuah halaman web.

 

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Client Server

Kelebihan Jaringan Client Server

Terdapat beberapa kelebihan yang di miliki jaringan client server ini. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang di miliki oleh jaringan client server.

1. Kontrol Terpusat

Berbeda dengan jaringan peer-to-peer dimana tidak ada pusat server yang akan mengatur client. Pada jaringan client server ini terdapat sebuah server yang akan mengatur dan mengontrol akses, resource, dan integritas data. Sehingga client yang tidak terhubung dengan server tidak dapat mengganggu aktivitas di dalam jaringan tersebut.

 

2. Backup Terpusat pada Server

Selain berperan sebagai kontrol pusat, server juga dapat berfungsi sebagai pusat backup data pada client dengan cara mengatur sistem backup otomatis pada client. Dengan adanya sistem backup otomatis pada server tersebut, maka akan menghindari dari kehilangan data jika terjadi masalah atau kerusakan pada harddisk client.

 

3. Skalabilitas

Kamu dapat dengan mudah untuk menambahkan jumlah client atau server baru pada jaringan client server ini tanpa menyebabkan pengaruh yang besar terhadap aktivitas jaringan.

 

4. Kemudahan Perawatan

Jaringan client server ini memiliki perawatan yang sangat mudah. Kamu dapat menggunakan fitur remote akses, sehingga kamu dapat melakukan perawatan tanpa harus berada di depan sistem.

 

5. Peningkatan Keamanan

Server memiliki kemampuan untuk mengatur akses setiap data pada client dan juga dapat mengatur hak akses data dari setiap komputer. Hal tersebut bertujuan untuk membatasi aktivitas user, sehingga mereka hanya dapat mengakses data yang menjadi hak mereka saja.

 

Kekuarangan Jaringan Client Server

Selain memiliki kelebihan, tentu saja sebuah jaringan khususnya client server ini memiliki beberapa kekurangan di dalamnya. Berikut ini merupakan beberapa kekurangan dalam jaringan client server.

 

1. Kegagalan Pada Pusat Kontrol

Jika menggunakan satu server dalam mengatur resources pada jaringan client server ini akan menyebabkan ancaman Single Point Of Failure (SPOF). Dimana jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan terhentinya semua aktivitas dalam jaringan tersebut.

Misalnya sebuah server tunggal menyimpan database username dan password client pada sebuah jaringan. Nah jika server mengalami masalah di atas, maka client tidak dapat login kedalam jaringan tersebut sampai server kembali pulih.

 

2. Biaya Pengeluaran

Jika di bandingkan dengan jaringan peer-to-peer tentu saja biaya pembuatan jaringan client server akan membutuhkan biaya yang lebih mahal. Karena dalam proses pembuatannya, kamu membutuhkan sebuah super komputer yang nantinya di jadikan sebagai server yang akan berperan sebagai pusat kendali dalam jaringan tersebut.

Berbeda dengan jaringan peer-to-peer yang tidak perlu membutuhkan server khusus karena setiap komputer dalam jaringan tersebut dapat berperan menjadi client maupun server. Selain itu dalam membangun jaringan client server, kamu juga membutuhkan seorang teknisi yang ahli dalam bidang tersebut khususnya dalam membangun dan menjaga server supaya dapat melayani client secara terus menerus.

 

3. Jaringan Lambat

Padatnya lalu lintas dalam jaringan client server dapat menyebabkan jaringan menjadi lambat, sehingga dalam melayani client, server akan menjadi lambat. Hal tersebut dapat terjadi apabila komputer client melakukan request data secara bersama – sama dalam waktu yang sama pada sebuah server.

Jika terjadi hal seperti itu tentu saja akan sangat fatal karena akan menyebabkan server menjadi crash dan down sehingga lalu lintas data dalam jaringan tersebut akan lumpuh. Maka dari itu pada sebuah server akan di beri aturan batasan request dari sebuah client. Hal tersebut tentu saja untuk menghindari masalah di atas atau mungkin untuk menghindari serangan DDOS.

 

Nah, mungkin cukup sekian artikel singkat yang dapat di sampaikan oleh mastekno tentang pengertian server dan client secara lengkap. Walaupun artikel ini singkat, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang belum mengetahui apa itu server dan client. sampai jumpa di artikel selanjutnya, jangan lupa share jika bermanfaat, terima kasih sudah membaca.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Jaringan Client Server dan Cara Kerjanya

Pengertian Jaringan Client Server dan Cara Kerjanya
By : Adi Catur Pamungkas

Istilah client server sering kita dengar di dalam sebuah topologi jaringan. Tetapi sebenarnya apa sih itu server? Dan apa sih itu client? . Mungkin bagi anda yang berlatarbelakang pendidikan IT atau anda yang ahli dalam bidang IT. Tatapi pastinya banyak orang awam yang belum mengetahui pengertian server itu apa dan client itu apa dan mungkin termasuk anda yang belum mengetahuinya. Maka dari itu mastekno akan membahas artikel tentang pengertian server dan pengertian client secara lengkap. Simak ulasanya berikut ini.

 

Pengertian Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan berbagai macam jenis – jenis layanan tertentu yang di tunjukan untuk untuk client dalam sebuah sistem jaringan komputer. Server juga menggunakan sistem operasi khusus yang di buat untuk mengontrol dan memonitor terhadap akses dan sumberdaya yang ada di dalamnya yang biasanya di sebut dengan sistem operasi jaringan. Selain itu, perangkat server juga di dukung oleh hardware yang tinggi yaitu menggunakan processor yang bersifat scalable dan menggunakan memori RAM yang berkapasitas besar.

Selain itu, server juga dapat menjalankan perangkat lunak administratif yang dapat mengontrol dan memonitor terhadap akses jaringan komputer dan sumber daya yang ada di dalamnya. Misalnya seperti, memberikan akses kepada workstation anggota dari jaringan komputer yang saling terhubung. Maka jika anda menjadi server anda dapat mengetahui apa yang sedang di lakukan oleh client.

 

Pengertian Client

Client adalah sebuah komputer yang terdpat dalam sebuah jaring komputer yang meminta dan menggunakan layana dan sumber daya yang di sediakan oleh komputer server. Singktnya, client adalah pemakai layanan dari server. Sebenarnya, server dan client merupakan sebuah sitem yang saling terkait dimana client meminta layanan dan server akan menyediakan layanan yang dapat di guakan oleh client.

Berikut ini adalah contoh cara kerja client dan server :

  • Client memulai hubungan dengan server dengan meminta layanan yang di sediakan oleh server. Misal untuk email, biasanya server akan memberikan layanan dalam bentuk mail reader. Dan untuk web, biasanya server akan menyediakan layanan dalam bentuk browser.
  • Server akan menyediakan berbagai macam layanan tertentu yang di minta atau di butuhkan oleh client. Misal, Mail server akan mengirimkan email. Dan web server akan mengirimkan sebuah halaman web.

 

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Client Server

Kelebihan Jaringan Client Server

Terdapat beberapa kelebihan yang di miliki jaringan client server ini. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang di miliki oleh jaringan client server.

1. Kontrol Terpusat

Berbeda dengan jaringan peer-to-peer dimana tidak ada pusat server yang akan mengatur client. Pada jaringan client server ini terdapat sebuah server yang akan mengatur dan mengontrol akses, resource, dan integritas data. Sehingga client yang tidak terhubung dengan server tidak dapat mengganggu aktivitas di dalam jaringan tersebut.

 

2. Backup Terpusat pada Server

Selain berperan sebagai kontrol pusat, server juga dapat berfungsi sebagai pusat backup data pada client dengan cara mengatur sistem backup otomatis pada client. Dengan adanya sistem backup otomatis pada server tersebut, maka akan menghindari dari kehilangan data jika terjadi masalah atau kerusakan pada harddisk client.

 

3. Skalabilitas

Kamu dapat dengan mudah untuk menambahkan jumlah client atau server baru pada jaringan client server ini tanpa menyebabkan pengaruh yang besar terhadap aktivitas jaringan.

 

4. Kemudahan Perawatan

Jaringan client server ini memiliki perawatan yang sangat mudah. Kamu dapat menggunakan fitur remote akses, sehingga kamu dapat melakukan perawatan tanpa harus berada di depan sistem.

 

5. Peningkatan Keamanan

Server memiliki kemampuan untuk mengatur akses setiap data pada client dan juga dapat mengatur hak akses data dari setiap komputer. Hal tersebut bertujuan untuk membatasi aktivitas user, sehingga mereka hanya dapat mengakses data yang menjadi hak mereka saja.

 

Kekuarangan Jaringan Client Server

Selain memiliki kelebihan, tentu saja sebuah jaringan khususnya client server ini memiliki beberapa kekurangan di dalamnya. Berikut ini merupakan beberapa kekurangan dalam jaringan client server.

 

1. Kegagalan Pada Pusat Kontrol

Jika menggunakan satu server dalam mengatur resources pada jaringan client server ini akan menyebabkan ancaman Single Point Of Failure (SPOF). Dimana jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan terhentinya semua aktivitas dalam jaringan tersebut.

Misalnya sebuah server tunggal menyimpan database username dan password client pada sebuah jaringan. Nah jika server mengalami masalah di atas, maka client tidak dapat login kedalam jaringan tersebut sampai server kembali pulih.

 

2. Biaya Pengeluaran

Jika di bandingkan dengan jaringan peer-to-peer tentu saja biaya pembuatan jaringan client server akan membutuhkan biaya yang lebih mahal. Karena dalam proses pembuatannya, kamu membutuhkan sebuah super komputer yang nantinya di jadikan sebagai server yang akan berperan sebagai pusat kendali dalam jaringan tersebut.

Berbeda dengan jaringan peer-to-peer yang tidak perlu membutuhkan server khusus karena setiap komputer dalam jaringan tersebut dapat berperan menjadi client maupun server. Selain itu dalam membangun jaringan client server, kamu juga membutuhkan seorang teknisi yang ahli dalam bidang tersebut khususnya dalam membangun dan menjaga server supaya dapat melayani client secara terus menerus.

 

3. Jaringan Lambat

Padatnya lalu lintas dalam jaringan client server dapat menyebabkan jaringan menjadi lambat, sehingga dalam melayani client, server akan menjadi lambat. Hal tersebut dapat terjadi apabila komputer client melakukan request data secara bersama – sama dalam waktu yang sama pada sebuah server.

Jika terjadi hal seperti itu tentu saja akan sangat fatal karena akan menyebabkan server menjadi crash dan down sehingga lalu lintas data dalam jaringan tersebut akan lumpuh. Maka dari itu pada sebuah server akan di beri aturan batasan request dari sebuah client. Hal tersebut tentu saja untuk menghindari masalah di atas atau mungkin untuk menghindari serangan DDOS.

 

Nah, mungkin cukup sekian artikel singkat yang dapat di sampaikan oleh mastekno tentang pengertian server dan client secara lengkap. Walaupun artikel ini singkat, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang belum mengetahui apa itu server dan client. sampai jumpa di artikel selanjutnya, jangan lupa share jika bermanfaat, terima kasih sudah membaca.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *