√ Pengertian Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen dan Contoh Invoice

Pengertian Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen, dan Contoh Invoice

Pengertian Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen, dan Contoh Invoice
By : Adi Catur Pamungkas 6 min read

Apakah kamu termasuk orang yang gemar berbelanja? Jika iya, tentu saja ketika kamu sedang melakukan transaksi pembelian sebuah barang atau jasa tentu saja akan mendapatkan lebar tagihan yang harus kamu bayar. Pada umumnya lembar tagihan tersebut sering kita sebut dengan istilah invoice atau faktur.

Namun apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan invoice atau faktur tersebut? Untuk kamu yang belum mengetahui maka pada artikel kali ini kami akan membahas secara lengkap dan ringkas mengenai pengertian invoice atau faktur, fungsi invoice, jenis invoice, komponen invoice, dan contoh invoice.

 

Pengertian Invoice

Pengertian invoice atau faktur secara umum adalah sebuah dokumen yang digunakan untuk memberitahukan pernyataan tagihan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli dimana di dalam invoice atau faktur tersebut berisi informasi secara rinci mengenai item apa saja yang dibeli, harga satuan, harga total, dan tanggal pembeliannya.

Pada umumnya invoice atau faktur ini akan di cetak dalam 3 rangkap, dimana satu lembar di berikan kepada pembeli jika telah melunasi tagihan, satu lembar copy di gunakan sebagai arsip bagian penjualan, dan satu lembar copy lagi sebagai laporan di bagian keuangan. Lembar invoice atau faktur tersebut adalah bukti transaksi penjualan yang dilakukan secara kredit.

Hampir semua perusahaan atau pelaku bisnis membutuhkan invoice atau faktur, baik itu perusahaan dagang ataupun perusahaan jasa, sebagai salah satu dokumen resmi penagihan kepada pelanggan mereka yang membeli barang dengan cara kredit.

 

Pengertian Invoice Menurut Para Ahli

Supaya kita lebih mudah dalam memahami apa rti invoice atau faktur ini, maka dari itu kita dapat merujuk beberapa pendapat para ahli mengenai definisi dari invoice atau faktur ini. Adapun beberapa pengertian invoice atau faktur menurut para ahli adalah sebagai berikut.

 

1. Sugeng Hariyanto

Menurut Sugeng Hariyanto, pengertian invoice adalah suatu catatan yang menggambarkan barang – barang yang dikirimkan kepada pembeli beserta harganya. Catatan ini dibuat oleh penjual dan biasanya dikirimkan kepada pembeli untuk meminta pembayaran atau hanya untuk menginformasikan tagihan apabila pembayaran akan dilakukan dengan dasar kredit.

 

2. Andrian Sutedi

Menurut Andrian Sutedi, pengertian faktur adalah suatu dokumen penting dalam perdagangan karena melalui data – data dalam invoice ini dapat diketahui berapa jumlah wesel yang akan ditarik, jumlah penutupan asuransi, dan penyelesaian segala macam bea masuk.

 

3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, arti invoice adalah daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan catatan nama, jumlah, dan harga yang dikeluarkan penjual dan harus dibayar oleh pembeli atau pelanggan.

 

Fungsi Invoice

Merujuk pada pengertian invoice atau faktur yang telah kami sampaikan di atas, maka secara umum dapat kami simpulkan invoice atau faktur memiliki fungsi untuk menagih pembelian yang dilakukan oleh konsumen. Untuk lebih lengkapnya mengenai fungsi invoice atau faktur, simak pembahasannya berikut ini.

  • Sebagai salah satu alat yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa apa saja yang dibeli oleh konsumen.
  • Sebagaian besar informasi yang ada di dalamnya merupakan besar tagihan yang harus dibayar oleh konsumen.
  • Sebagai rujukan yang sah apabila barang tersebut akan dijual lagi ke pihak lain.
  • Sebagai rujukan yang sah pada saat menambahkan transaksi ke pembukuan keuangan.
  • Dalam kasus tertentu, invoice atau faktur bisa digunakan sebagai rujukan yang sah sebagai faktur pajak.
  • Sebagai rujukan yang sah apabila terjadi keslahan dalam pengiriman barang atau penghitungan total tagihan.

 

Jenis-Jenis Invoice

Adapun menurut Fenzoa bahwa terdapat 3 jenis invoice atau faktur yang sering digunakan oleh perusahaan ataupun pelaku bisnis. Berikut ini merupakan jenis – jenis invoice adalah sebagai berikut.

 

1. Invoice Biasa

Invoice biasa merupakan jenis invoice atau faktur yang paling sering dan paling umum di gunakan pada saat melakukan transaksi sederhana. Seperti namanya invoice atau faktur yang satu ini juga sangat sederhana, yaitu hanya rincian item dan jumlahnya, harga per item, dan harga total saja.

 

2. Invoice Proforma

Invoice proforma merupakan jenis invoice atau faktur yang memiliki sifat sementara yang diberikan kepada pelanggan sebelum pihak penjual mengirimkan barang yang di pesan oleh pelanggan. Dengan kata lain invoice atau faktur proforma merupakan faktur pengganti apabila barang yang dipesan oleh pembeli di lakukan pengiriman secara bertahap.

 

3. Invoice Konsuler

Invoice konsuler merupakan jenis invoice atau faktur khusus yang dipakai di dalam perdagangan internasional ataupun di kegiatan ekspor – import. Di dalam invoice atau faktur konsuler ini harus termuat pengesahan dan persetujuan dari pihak negara yang berkaitan yang mengimpor atau atase perdagangan, kantor konsuler, dan juga kedutaan besar negara pengimpor yang berada di negara pengekspor.

 

Komponen Invoice

Setiap perusahaan tentunya mempunyai format invoice atau faktur yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Meskipun begitu, namun terdapat beberapa komponen yang wajib di sertakan dalam invoice atau faktur supaya informasi yang tercantum di dalamnya lebih lengkap sesuai dengan pesanan dari pembeli. Adapun beberapa komponen yang wajib ada dalam sebuah invoice adalah sebagi berikut.

  • Nomor urut invoice
  • Purchase order/ nomor order
  • Kode nomor transaksi DO/ SJ atau DO/ SJ
  • Detail barang
  • Sub Total
  • Diskon (bila ada)
  • Biaya pengiriman (bila ada)
  • Biaya PPN
  • Total Biaya

 

Contoh Invoice

Untuk lebih memahami bentuk invoice atau faktur secara lebih nyata, berikut ini merupakan beberapa contoh invoice atau faktur yang umum di gunakan dengan beberapa format berbeda.

 

1. Contoh Invoice Sederhana

pengertian dan contoh invoice

Keterangan :

  • Nama pelanggan
  • Nama penjual
  • Keterangan Purchase Order
  • Keterangan barang/ jasa yang dibeli
  • Total biaya

 

2. Contoh Invoice Hotel

pengertian dan contoh invoice

 

3. Contoh Invoice Travel and Tours

pengertian dan contoh invoice

 

Demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai pengertian invoice, fungsi, jenis, komponen, dan contoh invoice atau faktur  secara lengkap dan ringkas. Selain beberapa contoh invoice atau faktur di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi contoh invoice atau faktur yang sering digunakan sebagai rujukan dalam membuat invoice atau faktur dengan baik dan benar. Semoga bermanfaat.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen, dan Contoh Invoice

Pengertian Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen, dan Contoh Invoice
By : Adi Catur Pamungkas 6 min read

Apakah kamu termasuk orang yang gemar berbelanja? Jika iya, tentu saja ketika kamu sedang melakukan transaksi pembelian sebuah barang atau jasa tentu saja akan mendapatkan lebar tagihan yang harus kamu bayar. Pada umumnya lembar tagihan tersebut sering kita sebut dengan istilah invoice atau faktur.

Namun apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan invoice atau faktur tersebut? Untuk kamu yang belum mengetahui maka pada artikel kali ini kami akan membahas secara lengkap dan ringkas mengenai pengertian invoice atau faktur, fungsi invoice, jenis invoice, komponen invoice, dan contoh invoice.

 

Pengertian Invoice

Pengertian invoice atau faktur secara umum adalah sebuah dokumen yang digunakan untuk memberitahukan pernyataan tagihan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli dimana di dalam invoice atau faktur tersebut berisi informasi secara rinci mengenai item apa saja yang dibeli, harga satuan, harga total, dan tanggal pembeliannya.

Pada umumnya invoice atau faktur ini akan di cetak dalam 3 rangkap, dimana satu lembar di berikan kepada pembeli jika telah melunasi tagihan, satu lembar copy di gunakan sebagai arsip bagian penjualan, dan satu lembar copy lagi sebagai laporan di bagian keuangan. Lembar invoice atau faktur tersebut adalah bukti transaksi penjualan yang dilakukan secara kredit.

Hampir semua perusahaan atau pelaku bisnis membutuhkan invoice atau faktur, baik itu perusahaan dagang ataupun perusahaan jasa, sebagai salah satu dokumen resmi penagihan kepada pelanggan mereka yang membeli barang dengan cara kredit.

 

Pengertian Invoice Menurut Para Ahli

Supaya kita lebih mudah dalam memahami apa rti invoice atau faktur ini, maka dari itu kita dapat merujuk beberapa pendapat para ahli mengenai definisi dari invoice atau faktur ini. Adapun beberapa pengertian invoice atau faktur menurut para ahli adalah sebagai berikut.

 

1. Sugeng Hariyanto

Menurut Sugeng Hariyanto, pengertian invoice adalah suatu catatan yang menggambarkan barang – barang yang dikirimkan kepada pembeli beserta harganya. Catatan ini dibuat oleh penjual dan biasanya dikirimkan kepada pembeli untuk meminta pembayaran atau hanya untuk menginformasikan tagihan apabila pembayaran akan dilakukan dengan dasar kredit.

 

2. Andrian Sutedi

Menurut Andrian Sutedi, pengertian faktur adalah suatu dokumen penting dalam perdagangan karena melalui data – data dalam invoice ini dapat diketahui berapa jumlah wesel yang akan ditarik, jumlah penutupan asuransi, dan penyelesaian segala macam bea masuk.

 

3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, arti invoice adalah daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan catatan nama, jumlah, dan harga yang dikeluarkan penjual dan harus dibayar oleh pembeli atau pelanggan.

 

Fungsi Invoice

Merujuk pada pengertian invoice atau faktur yang telah kami sampaikan di atas, maka secara umum dapat kami simpulkan invoice atau faktur memiliki fungsi untuk menagih pembelian yang dilakukan oleh konsumen. Untuk lebih lengkapnya mengenai fungsi invoice atau faktur, simak pembahasannya berikut ini.

  • Sebagai salah satu alat yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa apa saja yang dibeli oleh konsumen.
  • Sebagaian besar informasi yang ada di dalamnya merupakan besar tagihan yang harus dibayar oleh konsumen.
  • Sebagai rujukan yang sah apabila barang tersebut akan dijual lagi ke pihak lain.
  • Sebagai rujukan yang sah pada saat menambahkan transaksi ke pembukuan keuangan.
  • Dalam kasus tertentu, invoice atau faktur bisa digunakan sebagai rujukan yang sah sebagai faktur pajak.
  • Sebagai rujukan yang sah apabila terjadi keslahan dalam pengiriman barang atau penghitungan total tagihan.

 

Jenis-Jenis Invoice

Adapun menurut Fenzoa bahwa terdapat 3 jenis invoice atau faktur yang sering digunakan oleh perusahaan ataupun pelaku bisnis. Berikut ini merupakan jenis – jenis invoice adalah sebagai berikut.

 

1. Invoice Biasa

Invoice biasa merupakan jenis invoice atau faktur yang paling sering dan paling umum di gunakan pada saat melakukan transaksi sederhana. Seperti namanya invoice atau faktur yang satu ini juga sangat sederhana, yaitu hanya rincian item dan jumlahnya, harga per item, dan harga total saja.

 

2. Invoice Proforma

Invoice proforma merupakan jenis invoice atau faktur yang memiliki sifat sementara yang diberikan kepada pelanggan sebelum pihak penjual mengirimkan barang yang di pesan oleh pelanggan. Dengan kata lain invoice atau faktur proforma merupakan faktur pengganti apabila barang yang dipesan oleh pembeli di lakukan pengiriman secara bertahap.

 

3. Invoice Konsuler

Invoice konsuler merupakan jenis invoice atau faktur khusus yang dipakai di dalam perdagangan internasional ataupun di kegiatan ekspor – import. Di dalam invoice atau faktur konsuler ini harus termuat pengesahan dan persetujuan dari pihak negara yang berkaitan yang mengimpor atau atase perdagangan, kantor konsuler, dan juga kedutaan besar negara pengimpor yang berada di negara pengekspor.

 

Komponen Invoice

Setiap perusahaan tentunya mempunyai format invoice atau faktur yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Meskipun begitu, namun terdapat beberapa komponen yang wajib di sertakan dalam invoice atau faktur supaya informasi yang tercantum di dalamnya lebih lengkap sesuai dengan pesanan dari pembeli. Adapun beberapa komponen yang wajib ada dalam sebuah invoice adalah sebagi berikut.

  • Nomor urut invoice
  • Purchase order/ nomor order
  • Kode nomor transaksi DO/ SJ atau DO/ SJ
  • Detail barang
  • Sub Total
  • Diskon (bila ada)
  • Biaya pengiriman (bila ada)
  • Biaya PPN
  • Total Biaya

 

Contoh Invoice

Untuk lebih memahami bentuk invoice atau faktur secara lebih nyata, berikut ini merupakan beberapa contoh invoice atau faktur yang umum di gunakan dengan beberapa format berbeda.

 

1. Contoh Invoice Sederhana

pengertian dan contoh invoice

Keterangan :

  • Nama pelanggan
  • Nama penjual
  • Keterangan Purchase Order
  • Keterangan barang/ jasa yang dibeli
  • Total biaya

 

2. Contoh Invoice Hotel

pengertian dan contoh invoice

 

3. Contoh Invoice Travel and Tours

pengertian dan contoh invoice

 

Demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai pengertian invoice, fungsi, jenis, komponen, dan contoh invoice atau faktur  secara lengkap dan ringkas. Selain beberapa contoh invoice atau faktur di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi contoh invoice atau faktur yang sering digunakan sebagai rujukan dalam membuat invoice atau faktur dengan baik dan benar. Semoga bermanfaat.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *