√ Pengertian Revolusi Industri 4.0: Sejarah, Dampak, Contoh (Lengkap)

Pengertian Revolusi Industri 4.0: Sejarah, Dampak Serta Contoh Industri 4.0

Pengertian Revolusi Industri 4.0: Sejarah, Dampak Serta Contoh Industri 4.0

Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah Indonesia semakin menggalakan usaha untuk mengembangkan ekonomi. Salah satunya adalah persiapan untuk menyongsong revolusi industri 4.0. Momen ini dianggap akan membawa perubahan besar dalam roda ekonomi nasional. Sebagai anak millenial, tentu kita tidak boleh ketinggalan akan hal ini.

Siap atau tidak siap, nantinya kita akan dihadapkan dengan perubahan besar yang ada di depan. Oleh karena itulah sangat penting untuk memiliki pengetahuan tentang apa itu industri 4.0. Bagaimana sejarah serta perubahan yang akan terjadi dengan adanya hal tersebut. Mari kita bahas bersama Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Pengertian industri 4.0 adalah sebuah perubahan di dunia industri dengan menggunakan fitur AI (Artificial Intellegence) dan sistem otomatisasi. Artinya, komputer akan terhubung satu sama lain dan dapat ‘berpikir’ serta memproses data tanpa campur tangan manusia lagi. Hal ini dihasilkan dari kombinasi Internet of Things, Internet of Systems, Cloud Computing, Machine Learning dan Fisik-cyber.

Semua komponen tersebut bekerja dan terintegrasi satu sama lain untuk menyelesaikan tugas atau masalah yang terjadi. Adanya Machine Learning berupa sistem yang mampu belajar apabila terjadi kesalahan yang mampu mencari solusinya sendiri. Cloud Computing berfungsi sebagai alat super canggih yang bertugas memproses data rumit bahkan diluar jangkauan manusia. Bayangkan jika semuanya berjalan sempurna, dunia industri super canggih seperti di film bukanlah sebuah imajinasi lagi.

 

Sejarah Revolusi Industri

Dalam dunia industri, setidaknya pernah terjadi 3x perubahan besar dan kali inilah yang keempat. Dari perubahan tersebut memicu banyak perkembangan di berbagai sektor mulai dari ekonomi, politik, sosial dll. Lalu bagaimana prosesnya hingga manusia bisa mencapai revolusi industri 4.0?

 

1. Industri 1.0

Awal dari semuanya, perubahan besar pertama dalam dunia industri yang diawali dengan penemuan mesin uap. Sebelumnya, semua mesin masih memakai tenaga manusia, air, angin dan lain-lain. Semua itu memiliki batasan tersendiri sehingga proses produksi pun juga terganggu. Namun ketika mesin uap ditemukan, masalah ini berhasil diselesaikan dan roda industri berkembang sangat pesat. Bukan cuma di bidang ekonomi, namun juga transportasi dengan adanya kendaraan bertenaga uap mengubah segalanya.

 

2. Industri 2.0

Berlanjut ke revolusi selanjutnya, dimana tenaga uap yang dipakai sebelumnya diganti oleh listrik. Perubahan yang terjadi memang tak sebesar revolusi industri 1.0, namun tetap saja membawa perkembangan yang baik terutama pada waktu produksi. Mesin-mesin yang digunakan pada masa ini terbilang belum terlalu canggih. Proses produksi juga masih banyak menggunakan tenaga manusia sehingga efektivitasnya belum maksimal.

 

3. Industri 3.0

Dengan pesatnya perkembangan teknologi komputer pada Perang Dunia kedua, hal ini juga berdampak pada bidang industri. Revolusi kali ini berusaha menaikkan efektivitasnya dengan mengurangi tenaga manusia dan menggantinya dengan robot serta komputer. Dengan begitu, proses produksi jadi lebih cepat karena dilakukan oleh mesin. Dalam hal ini, komputer berjasa besar untuk melakukan berbagai tugas manusia dengan lebih efektif. Seperti yang sering kita jumpai dengan adanya perangkat pintar dimana-mana.

 

4. Revolusi 4.0

Mulai dicetuskan pada pameran industri Hannover Messe pada tahun 2011. Revolusi kali ini akan membawa sesuatu yang luar biasa. Pada industri 3.0, keberadaan manusia mulai digantikan oleh mesin robot dan komputer. Namun tetap saja manusia dibutuhkan untuk mengoperasikan perangkat-perangkat tersebut. Dan pada industri 4.0, kita seperti berusaha menghilangkan campur tangan manusia lebih jauh lagi.

Dengan perkembangan internet dan teknologi AI, kini komputer pun jadi semakin canggih. Mereka seperti bisa berpikir sendiri layaknya seorang manusia. Dengan kata lain, kini teknologi mampu melakukan berbagai pekerjaan secara otomatis tanpa bantuan manusia. Bahkan ketika ditemukan masalah, dengan kemampuan machine learning mereka bisa mencari solusinya sendiri. Bayangkan sejauh mana perubahan yang akan terjadi jika hal ini berhasil diterapkan sepenuhnya.

 

 

Prinsip Rancangan Industri 4.0

Dari konsep yang dijelaskan diatas, kita tahu bahwa revolusi kali ini akan berdampak besar. Namun untuk bisa mewujudkannya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Sebuah desain khusus yang harus dibuat agar bisa mengimplementasikan industri 4.0 sebagai berikut :

  • Transparasi Informasi, sebuah sistem yang mampu menyalin informasi dari dunia nyata ke dalam bentuk digital.
  • Interoperabilitas, bisa disebut sebagai integrasi dari beberapa komponen mulai dari mesin, sensor, perangkat serta manusia itu sendiri.
  • Mesin yang mempunyai kemampuan untuk berpikir dalam menjalankan tugasnya atau mengidentifikasi jika terjadi suatu masalah.
  • Sistem yang mampu melakukan berbagai pekerjaan yang sekiranya terlalu berat bagi manusia.

 

 

Dampak Revolusi Industri 4.0

Secara jelas, hal ini tentu akan menyebabkan banyak perubahan dalam berbagai sektor. Ketika komputer dan robot dapat berjalan secara otomatis dalam tugasnya. Penggunaan tenaga manusia pun akan semakin sedikit dan membuat proses produksi jadi makin cepat.

Selain itu, tentu akan banyak inovasi-inovasi baru terutama dalam bidang ekonomi digital. Membuka pasar-pasar online yang terintegrasi demi membuat segala transaksi menjadi lebih mudah dan praktis. Dengan begitu, roda ekonomi akan berjalan lancar dan membuatnya semakin berkembang.

 

Demikian pembahasan mengenai pengertian revolusi industri 4.0, sejarah, dampak dan juga contohnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, perubahan-perubahan tersebut lambat laun akan tetap terjadi. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat jangan mau tertinggal dan harus terus belajar untuk mengikuti perkembangan arus. Semoga semua penjelasan diatas bisa dimengerti ya, dan silahkan tinggalkan kritik serta saran di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Revolusi Industri 4.0: Sejarah, Dampak Serta Contoh Industri 4.0

Pengertian Revolusi Industri 4.0: Sejarah, Dampak Serta Contoh Industri 4.0

Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah Indonesia semakin menggalakan usaha untuk mengembangkan ekonomi. Salah satunya adalah persiapan untuk menyongsong revolusi industri 4.0. Momen ini dianggap akan membawa perubahan besar dalam roda ekonomi nasional. Sebagai anak millenial, tentu kita tidak boleh ketinggalan akan hal ini.

Siap atau tidak siap, nantinya kita akan dihadapkan dengan perubahan besar yang ada di depan. Oleh karena itulah sangat penting untuk memiliki pengetahuan tentang apa itu industri 4.0. Bagaimana sejarah serta perubahan yang akan terjadi dengan adanya hal tersebut. Mari kita bahas bersama Mastekno berikut ini.

 

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Pengertian industri 4.0 adalah sebuah perubahan di dunia industri dengan menggunakan fitur AI (Artificial Intellegence) dan sistem otomatisasi. Artinya, komputer akan terhubung satu sama lain dan dapat ‘berpikir’ serta memproses data tanpa campur tangan manusia lagi. Hal ini dihasilkan dari kombinasi Internet of Things, Internet of Systems, Cloud Computing, Machine Learning dan Fisik-cyber.

Semua komponen tersebut bekerja dan terintegrasi satu sama lain untuk menyelesaikan tugas atau masalah yang terjadi. Adanya Machine Learning berupa sistem yang mampu belajar apabila terjadi kesalahan yang mampu mencari solusinya sendiri. Cloud Computing berfungsi sebagai alat super canggih yang bertugas memproses data rumit bahkan diluar jangkauan manusia. Bayangkan jika semuanya berjalan sempurna, dunia industri super canggih seperti di film bukanlah sebuah imajinasi lagi.

 

Sejarah Revolusi Industri

Dalam dunia industri, setidaknya pernah terjadi 3x perubahan besar dan kali inilah yang keempat. Dari perubahan tersebut memicu banyak perkembangan di berbagai sektor mulai dari ekonomi, politik, sosial dll. Lalu bagaimana prosesnya hingga manusia bisa mencapai revolusi industri 4.0?

 

1. Industri 1.0

Awal dari semuanya, perubahan besar pertama dalam dunia industri yang diawali dengan penemuan mesin uap. Sebelumnya, semua mesin masih memakai tenaga manusia, air, angin dan lain-lain. Semua itu memiliki batasan tersendiri sehingga proses produksi pun juga terganggu. Namun ketika mesin uap ditemukan, masalah ini berhasil diselesaikan dan roda industri berkembang sangat pesat. Bukan cuma di bidang ekonomi, namun juga transportasi dengan adanya kendaraan bertenaga uap mengubah segalanya.

 

2. Industri 2.0

Berlanjut ke revolusi selanjutnya, dimana tenaga uap yang dipakai sebelumnya diganti oleh listrik. Perubahan yang terjadi memang tak sebesar revolusi industri 1.0, namun tetap saja membawa perkembangan yang baik terutama pada waktu produksi. Mesin-mesin yang digunakan pada masa ini terbilang belum terlalu canggih. Proses produksi juga masih banyak menggunakan tenaga manusia sehingga efektivitasnya belum maksimal.

 

3. Industri 3.0

Dengan pesatnya perkembangan teknologi komputer pada Perang Dunia kedua, hal ini juga berdampak pada bidang industri. Revolusi kali ini berusaha menaikkan efektivitasnya dengan mengurangi tenaga manusia dan menggantinya dengan robot serta komputer. Dengan begitu, proses produksi jadi lebih cepat karena dilakukan oleh mesin. Dalam hal ini, komputer berjasa besar untuk melakukan berbagai tugas manusia dengan lebih efektif. Seperti yang sering kita jumpai dengan adanya perangkat pintar dimana-mana.

 

4. Revolusi 4.0

Mulai dicetuskan pada pameran industri Hannover Messe pada tahun 2011. Revolusi kali ini akan membawa sesuatu yang luar biasa. Pada industri 3.0, keberadaan manusia mulai digantikan oleh mesin robot dan komputer. Namun tetap saja manusia dibutuhkan untuk mengoperasikan perangkat-perangkat tersebut. Dan pada industri 4.0, kita seperti berusaha menghilangkan campur tangan manusia lebih jauh lagi.

Dengan perkembangan internet dan teknologi AI, kini komputer pun jadi semakin canggih. Mereka seperti bisa berpikir sendiri layaknya seorang manusia. Dengan kata lain, kini teknologi mampu melakukan berbagai pekerjaan secara otomatis tanpa bantuan manusia. Bahkan ketika ditemukan masalah, dengan kemampuan machine learning mereka bisa mencari solusinya sendiri. Bayangkan sejauh mana perubahan yang akan terjadi jika hal ini berhasil diterapkan sepenuhnya.

 

 

Prinsip Rancangan Industri 4.0

Dari konsep yang dijelaskan diatas, kita tahu bahwa revolusi kali ini akan berdampak besar. Namun untuk bisa mewujudkannya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Sebuah desain khusus yang harus dibuat agar bisa mengimplementasikan industri 4.0 sebagai berikut :

  • Transparasi Informasi, sebuah sistem yang mampu menyalin informasi dari dunia nyata ke dalam bentuk digital.
  • Interoperabilitas, bisa disebut sebagai integrasi dari beberapa komponen mulai dari mesin, sensor, perangkat serta manusia itu sendiri.
  • Mesin yang mempunyai kemampuan untuk berpikir dalam menjalankan tugasnya atau mengidentifikasi jika terjadi suatu masalah.
  • Sistem yang mampu melakukan berbagai pekerjaan yang sekiranya terlalu berat bagi manusia.

 

 

Dampak Revolusi Industri 4.0

Secara jelas, hal ini tentu akan menyebabkan banyak perubahan dalam berbagai sektor. Ketika komputer dan robot dapat berjalan secara otomatis dalam tugasnya. Penggunaan tenaga manusia pun akan semakin sedikit dan membuat proses produksi jadi makin cepat.

Selain itu, tentu akan banyak inovasi-inovasi baru terutama dalam bidang ekonomi digital. Membuka pasar-pasar online yang terintegrasi demi membuat segala transaksi menjadi lebih mudah dan praktis. Dengan begitu, roda ekonomi akan berjalan lancar dan membuatnya semakin berkembang.

 

Demikian pembahasan mengenai pengertian revolusi industri 4.0, sejarah, dampak dan juga contohnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, perubahan-perubahan tersebut lambat laun akan tetap terjadi. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat jangan mau tertinggal dan harus terus belajar untuk mengikuti perkembangan arus. Semoga semua penjelasan diatas bisa dimengerti ya, dan silahkan tinggalkan kritik serta saran di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *