√ Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri

Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri

Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri

Salah satu kegiatan untuk meningkatkan ekonomi di suatu daerah atau negara adalah dengan adanya sebuah industri di bidang tertentu, sehingga hal tersebut bisa di manfaatkan juga untuk mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan kualitas ekonomi di suatu daerah.

Nah Mastekno kali ini ingin berbagi artikel mengenai Industri, yaitu Pengertian Industri, Contoh, Pengelompokan Industri, dan Manfaat Industri. Oke, langsung saja silakan teman teman simak artikel tersebut di bawah ini ya!

 

Pengertian Industri

Pengertian industri adalah merupakan suatu bentuk aktivitas / kegiatan untuk mengolah sumber daya mentah ataupun setengah mentah menjadi produk yang sudah siap jual dan mempunyai nilai yang tinggi untuk mencari keuntungan. Bisa juga kita artikan secara singkat bahwa industri adalah proses mengolah bahan mentah / setengah matang menjadi product jadi siap jual.

 

Manfaat Industri

Dengan adanya suatu industri ini akan sangat berguna dan bermanfaat bagi si pemilik industri ataupun bagi wilayah yang ada di sekitar industri tersebut, terutama di bidang ekonomi. Nah berikut ini adalah beberapa Manfaat Industri :

  • Meningkatkan jumlah pendapatan negara jika dilakukan import ke luar negeri.
  • Mengolah sumber daya alam yang ada menjadi barang yang memiliki nilai jual dan siap di pasarkan.
  • Menambah lapangan pekerjaan, dengan berikut jumlah pengangguranpun akan terbantu ikut menurun.
  • Mengurangi sifat konsumtif dan lebih mendorong masyarakat agar lebih produktif.

 

Pengelompokan Industri / Klasifikasi Industri

Industri ini sendiri memiliki banyak sekali jenis jenisnya. Untuk mengetahui jenis jenis industri tersebut banyak sekali aspek yang bisa digunakan, seperti industri berdasarkan bahan baku, berdasarkan modal, jumlah karyawan, lokasi industri, dan sebagainya. Nah berikut di bawah ini merupakan Beberapa Klasifikasi Industri / Pengelompokan Industri :

 

Klasifikasi Industri Berdasarkan Asal Bahan Baku

Pengelompokan jenis industri yang pertama adalah berdasarkan dari tempat asal bahan baku yang digunakan untuk produksi dalam suatu industri. Berikut di bawah ini adalah Klasifikasi Industri Berdasarkan Asal Bahan Baku :

 

  • Industri Ekstraktif, Industri Ekstraktif merupakan industri yang dalam proses bahan bakunya mengambil dari alam yang ada di wilayah sekitarnya sehingga bisa langsung mempunyai nilai jual. Contohnya adalah pertambangan, perikanan, dan perkebunan / ladang.
  • Industri Nonekstaktif, Industri Nonekstaktif merupakan jenis Industri yang dalam proses penggunaan bahan bakunya berasal dari tempat lain atau bisa juga bahan berasal dari hasil oleh industri lain (bahan setengah jadi). Contohnya adalah kayu lapis dan kain untuk baju.
  • Industri Fasilitatif, Industri yang yang mana produknya itu berbentuk jasa yang di jual kepada konsumen, sehingga konsumen merasa terpuaskan. seperti Contohnya transportasi, ekspedisi, asuransi,  dan lain-lain.

Pengelompokan Industri Berdasarkan Ukuran Modal

Industri yang klasifikasinya berdasarkan ukuran modal (besar atau kecilnya modal) ini dibagi menjadi dua yaitu industri padat modal dan industri padat karya. Berikut di bawah ini merupakan sedikit pembahasan Jenis Industri Berdasarkan Ukuran Modal :

  • Industri Padat Modal, Jenis ini merupakan industri yang dimana dalam proses pembangunannya menggunakan jumlah modal yang sangat besar entah itu untuk biaya pekerjaan atau operasional lainnya.
  • Industri Padat Karya, Berbeda dengan yang sebelumnya, industri ini merupakan industri yang terfokus pada jumlah karya atau hasil kerja yang di hasilkan dari industri tersebut.

 

Pengelompokan Industri Berdasarkan Jenis Modal

Nah yang ketiga adalah jenis industri yang di klasifikasikan berdasarkan dengan jenis modal yang digunakan. Berikut di bawah ini merupakan jenis jenis industri yang dikelompokkan berdasarkan dari jenis modal yang digunakan :

  • Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Industri jenis ini merupakan industri yang dalam proses modalnya ini berisi dari orang dalam negeri, entah itu perorangan atau pemerintah, yang ditekankan adalah negaranya.
  • Penanaman Modal Asing (PMA), Kebalikan dari PMDN, PMA ini merupakan suatu Industri yang modalnya miliknya itu berasal dari orang asing yang menanamkan modal.
  • Industri Patungan (Join Venture / JV), Industri dengan asal modal JV merupakan industri yang biasanya modalnya itu merupakan hasil patungan dari beberapa pihak, pihak tersebut tidak harus di tentukan pihak asing atau pihak dalam negeri.

 

Pengelompokan Industri Berdasarkan Tenaga Kerja

Industri yang dikelompokan berdasarkan dari tenaga kerjanya ini atau lebih tepatnya adalah pengelompokan industri yang di dasarkan dari jumlah tenaga kerja. Nah berikut merupakan beberapa jenis industri berdasarkan pengelompokan jumlah tenaga kerja :

  • Industri Rumah Tangga, Industri rumah tangga merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah cukup sedikit, berkisar antara 1 orang sampai 4 orang.
  • Industri Kecil, Industri kecil merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah sedikit, namun lebih banyak dari industri rumah tangga yaitu berkisar antara 5 orang sampai 15 orang.
  • Industri Menengah, Diatas industri kecil ada industri menengah, dimana Industri menengah ini merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah sudah lumayan banyak, berkisar antara 20 orang sampai 99 orang.
  • Industri Besar, Lalu yang terakhir adalah industri besar, Industri besar merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah sangat banyak, yaitu dia tas 100 orang.

 

Pengelompokan Industri Berdasarkan Produktif Perorangan

Pengelompokan industri ini di dasarkan dari produktifitas yang dimiliki seseorang, contohnya adalah Industri primer, sekunder, dan tersier. Berikut di bawah ini merupakan sedikit pembahasan megenai Klasifikasi industri berdasarkan produktifitas perorangan :

  • Industri Primer, industri primer adalah jenis industri yang produknya bukan hasil olah langsung, di industri primer ini barang produknya tidak perlu di olah. Contohnya adalah pertanian, perkebunan, peternakan, dan sebagainya.
  • Industri Sekunder, industri sekunder adalah jenis industri yang produknya merupakan hasil olah, di industri sekunder ini barang produknya yang di hasilkan merupakan produk yang telah di olah menjadi setengah jadi dimana awalnya merupakan bahan mentah. Contohnya adalah benang sutra yang bisa di olah lagi menjadi kain sutra.
  • Industri Tersier, industri tersier adalah jenis industri yang produknya merupakan layanan jasa untuk para konsumennya. Contoh industri tersier adalah perusahaan asuransi, biro travel, biro wisata, dan sebagainya.

 

 

Contoh Industri Yang Ada di Indonesia

Di Indonesia ini apalagi pada waktu akhir akhir ini sudah mulai sekali para pengusaha yang membuat industri untuk usahanya sendiri. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa contoh bidang industri yang ada di indonesia sekaran :

 

Industri Fashion

Industri fashion mungkin merupakan industri yang paling populer tidak hanya di indonesia saja. Karena manusia hidup pasti membutuhkan fashion salah satunya adalah baju, jadi tidak heran jika banyak berkembang industri industri fashion. Industri ini sendiri bisa berupa produsen produsen fasion atau produsen kain, dan sebagainya.

 

Industri Mabel / Industri Furniture

Industri furniture merupakan industri yang mengolah sumber daya setengah jadi ataupun sumber daya mentah menjadi produk yang memiliki nilai jual, umumnya industri furniture ini menggunakan sumber daya seperti kayu, rotan, bambu, dan sebagainya. Contoh hasil produk dari industri mabel atau industri furniture adalah meja, lemari, kursi, dan sejenisnya.

 

Industri Transportasi

Industri transportasi merupakan industri yang menyediakan jasa sewa, jasa antar jemput, atau yang lainnya untuk para konsumennya. Banyak sekali industri transportasi seperti Bus, Angkot, Kereta Api, dan sebagainya yang berkembang di Indonesia.

 

Nah itulah artikel dari Mastekno kali ini mengenai Pengertian Industri, Contoh, Pengelompokan Industri, dan Manfaat Industri. Mudah mudahan artikel ini bisa bermanfaat dan berguna untuk teman teman pembaca semuanya. Terimakasih telah berkunjung di Mastekno.



√ Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri
√ Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri

Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri

Pengertian Industri: Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Industri

Salah satu kegiatan untuk meningkatkan ekonomi di suatu daerah atau negara adalah dengan adanya sebuah industri di bidang tertentu, sehingga hal tersebut bisa di manfaatkan juga untuk mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan kualitas ekonomi di suatu daerah.

Nah Mastekno kali ini ingin berbagi artikel mengenai Industri, yaitu Pengertian Industri, Contoh, Pengelompokan Industri, dan Manfaat Industri. Oke, langsung saja silakan teman teman simak artikel tersebut di bawah ini ya!

 

Pengertian Industri

Pengertian industri adalah merupakan suatu bentuk aktivitas / kegiatan untuk mengolah sumber daya mentah ataupun setengah mentah menjadi produk yang sudah siap jual dan mempunyai nilai yang tinggi untuk mencari keuntungan. Bisa juga kita artikan secara singkat bahwa industri adalah proses mengolah bahan mentah / setengah matang menjadi product jadi siap jual.

 

Manfaat Industri

Dengan adanya suatu industri ini akan sangat berguna dan bermanfaat bagi si pemilik industri ataupun bagi wilayah yang ada di sekitar industri tersebut, terutama di bidang ekonomi. Nah berikut ini adalah beberapa Manfaat Industri :

  • Meningkatkan jumlah pendapatan negara jika dilakukan import ke luar negeri.
  • Mengolah sumber daya alam yang ada menjadi barang yang memiliki nilai jual dan siap di pasarkan.
  • Menambah lapangan pekerjaan, dengan berikut jumlah pengangguranpun akan terbantu ikut menurun.
  • Mengurangi sifat konsumtif dan lebih mendorong masyarakat agar lebih produktif.

 

Pengelompokan Industri / Klasifikasi Industri

Industri ini sendiri memiliki banyak sekali jenis jenisnya. Untuk mengetahui jenis jenis industri tersebut banyak sekali aspek yang bisa digunakan, seperti industri berdasarkan bahan baku, berdasarkan modal, jumlah karyawan, lokasi industri, dan sebagainya. Nah berikut di bawah ini merupakan Beberapa Klasifikasi Industri / Pengelompokan Industri :

 

Klasifikasi Industri Berdasarkan Asal Bahan Baku

Pengelompokan jenis industri yang pertama adalah berdasarkan dari tempat asal bahan baku yang digunakan untuk produksi dalam suatu industri. Berikut di bawah ini adalah Klasifikasi Industri Berdasarkan Asal Bahan Baku :

 

  • Industri Ekstraktif, Industri Ekstraktif merupakan industri yang dalam proses bahan bakunya mengambil dari alam yang ada di wilayah sekitarnya sehingga bisa langsung mempunyai nilai jual. Contohnya adalah pertambangan, perikanan, dan perkebunan / ladang.
  • Industri Nonekstaktif, Industri Nonekstaktif merupakan jenis Industri yang dalam proses penggunaan bahan bakunya berasal dari tempat lain atau bisa juga bahan berasal dari hasil oleh industri lain (bahan setengah jadi). Contohnya adalah kayu lapis dan kain untuk baju.
  • Industri Fasilitatif, Industri yang yang mana produknya itu berbentuk jasa yang di jual kepada konsumen, sehingga konsumen merasa terpuaskan. seperti Contohnya transportasi, ekspedisi, asuransi,  dan lain-lain.

Pengelompokan Industri Berdasarkan Ukuran Modal

Industri yang klasifikasinya berdasarkan ukuran modal (besar atau kecilnya modal) ini dibagi menjadi dua yaitu industri padat modal dan industri padat karya. Berikut di bawah ini merupakan sedikit pembahasan Jenis Industri Berdasarkan Ukuran Modal :

  • Industri Padat Modal, Jenis ini merupakan industri yang dimana dalam proses pembangunannya menggunakan jumlah modal yang sangat besar entah itu untuk biaya pekerjaan atau operasional lainnya.
  • Industri Padat Karya, Berbeda dengan yang sebelumnya, industri ini merupakan industri yang terfokus pada jumlah karya atau hasil kerja yang di hasilkan dari industri tersebut.

 

Pengelompokan Industri Berdasarkan Jenis Modal

Nah yang ketiga adalah jenis industri yang di klasifikasikan berdasarkan dengan jenis modal yang digunakan. Berikut di bawah ini merupakan jenis jenis industri yang dikelompokkan berdasarkan dari jenis modal yang digunakan :

  • Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Industri jenis ini merupakan industri yang dalam proses modalnya ini berisi dari orang dalam negeri, entah itu perorangan atau pemerintah, yang ditekankan adalah negaranya.
  • Penanaman Modal Asing (PMA), Kebalikan dari PMDN, PMA ini merupakan suatu Industri yang modalnya miliknya itu berasal dari orang asing yang menanamkan modal.
  • Industri Patungan (Join Venture / JV), Industri dengan asal modal JV merupakan industri yang biasanya modalnya itu merupakan hasil patungan dari beberapa pihak, pihak tersebut tidak harus di tentukan pihak asing atau pihak dalam negeri.

 

Pengelompokan Industri Berdasarkan Tenaga Kerja

Industri yang dikelompokan berdasarkan dari tenaga kerjanya ini atau lebih tepatnya adalah pengelompokan industri yang di dasarkan dari jumlah tenaga kerja. Nah berikut merupakan beberapa jenis industri berdasarkan pengelompokan jumlah tenaga kerja :

  • Industri Rumah Tangga, Industri rumah tangga merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah cukup sedikit, berkisar antara 1 orang sampai 4 orang.
  • Industri Kecil, Industri kecil merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah sedikit, namun lebih banyak dari industri rumah tangga yaitu berkisar antara 5 orang sampai 15 orang.
  • Industri Menengah, Diatas industri kecil ada industri menengah, dimana Industri menengah ini merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah sudah lumayan banyak, berkisar antara 20 orang sampai 99 orang.
  • Industri Besar, Lalu yang terakhir adalah industri besar, Industri besar merupakan industri yang dalam proses kerjanya memiliki karyawan dengan jumlah sangat banyak, yaitu dia tas 100 orang.

 

Pengelompokan Industri Berdasarkan Produktif Perorangan

Pengelompokan industri ini di dasarkan dari produktifitas yang dimiliki seseorang, contohnya adalah Industri primer, sekunder, dan tersier. Berikut di bawah ini merupakan sedikit pembahasan megenai Klasifikasi industri berdasarkan produktifitas perorangan :

  • Industri Primer, industri primer adalah jenis industri yang produknya bukan hasil olah langsung, di industri primer ini barang produknya tidak perlu di olah. Contohnya adalah pertanian, perkebunan, peternakan, dan sebagainya.
  • Industri Sekunder, industri sekunder adalah jenis industri yang produknya merupakan hasil olah, di industri sekunder ini barang produknya yang di hasilkan merupakan produk yang telah di olah menjadi setengah jadi dimana awalnya merupakan bahan mentah. Contohnya adalah benang sutra yang bisa di olah lagi menjadi kain sutra.
  • Industri Tersier, industri tersier adalah jenis industri yang produknya merupakan layanan jasa untuk para konsumennya. Contoh industri tersier adalah perusahaan asuransi, biro travel, biro wisata, dan sebagainya.

 

 

Contoh Industri Yang Ada di Indonesia

Di Indonesia ini apalagi pada waktu akhir akhir ini sudah mulai sekali para pengusaha yang membuat industri untuk usahanya sendiri. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa contoh bidang industri yang ada di indonesia sekaran :

 

Industri Fashion

Industri fashion mungkin merupakan industri yang paling populer tidak hanya di indonesia saja. Karena manusia hidup pasti membutuhkan fashion salah satunya adalah baju, jadi tidak heran jika banyak berkembang industri industri fashion. Industri ini sendiri bisa berupa produsen produsen fasion atau produsen kain, dan sebagainya.

 

Industri Mabel / Industri Furniture

Industri furniture merupakan industri yang mengolah sumber daya setengah jadi ataupun sumber daya mentah menjadi produk yang memiliki nilai jual, umumnya industri furniture ini menggunakan sumber daya seperti kayu, rotan, bambu, dan sebagainya. Contoh hasil produk dari industri mabel atau industri furniture adalah meja, lemari, kursi, dan sejenisnya.

 

Industri Transportasi

Industri transportasi merupakan industri yang menyediakan jasa sewa, jasa antar jemput, atau yang lainnya untuk para konsumennya. Banyak sekali industri transportasi seperti Bus, Angkot, Kereta Api, dan sebagainya yang berkembang di Indonesia.

 

Nah itulah artikel dari Mastekno kali ini mengenai Pengertian Industri, Contoh, Pengelompokan Industri, dan Manfaat Industri. Mudah mudahan artikel ini bisa bermanfaat dan berguna untuk teman teman pembaca semuanya. Terimakasih telah berkunjung di Mastekno.