√ Pengertian Imigrasi: Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong (Lengkap)

Pengertian Imigrasi: Definisi, Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong Imigrasi

Pengertian Imigrasi: Definisi, Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong Imigrasi

Negara indonesia termasuk ke dalam Negara yang padat dengan penduduknya. Sehingga tidak heran kadang banyak lowongan pekerjaan yang menyempit serta lahan perumahan yang semakin sedikit terutama di kota – kota besar.

Kadang ada perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah tertentu bahkan ada yang sampai penduduk di suatu Negara ke Negara lain. Atau biasa disebut dengan imigrasi.nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan lengkap mengenai imigrasi berikut penjelasannya.

 

Pengertian Imigrasi

Ada banyak pendapat mengenai imigrasi. Pengertian imigrasi secara umum adalah suatu proses dimana berpindahnya seseorang dari Negara tertentu ke Negara lain secara permanen. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa imigrasi memiliki pengertian berpindahnya penduduk dari suatu Negara ke Negara tertentu untuk menetap dan mencari nafkah.

Seseorang yang melakukan imigrasi biasa disebut dengan imigran. Dan imigrasi pada bidang pelayanan publik memiliki pengertian suatu rangkaian proses kegiatan dalam penegakan hukum, pengamanan terhadap seseorang saat masuk dan keluar dari suatu Negara, memberi pelayanan, pengawasan warga Negara asing.

 

 

Faktor Pendorong Imigrasi

Dalam kegiatan imigrasi, terdapat alasan kuat untuk melakukanya. Berikut faktor imigrasi yang akan di jelaskan sebagai berikut:

 

1. Faktor Kestabilan Politik

Jika sistem politik dan ekonomi di suatu Negara maju maka tidak heran Negara tersebut pasti akan menjadi Negara yang maju juga. Maka itulah sebabnya seseorang bisa melakukan imigrasi ke Negara yang memiliki kemajuan di bidang kestabilan politik.

 

2. Faktor Sosial Budaya

Salah satu faktor pendorong lainnya adalah sosial budaya. Perilaku, adat istiadat, tata sosial, dan lain sebagainya. Faktor ini juga mempengaruhi mengapa seseorang ingin melakukan imigrasi. Contoh saja di Negara A hak asasi manusia lebih dijunjung tinggi daripada Negara B. Penduduk di Negara B otomatis akan memiliki rasa ingin imigrasi ke Negara A.

 

3. Faktor Ekonomi

Faktor ini menjadi pemicu yang paling utama untuk menjadikan seseorang melakukan transmigrasi. Jika ekonomi di suatu Negara dinyatakan rendah maka otomatis akan memicu orang tersebut agar bermigrasi ke tingkat ekonomi yang lebih tinggi.

Selain tiga faktor diatas ada beberapa faktor yang memicu terjadinya imigrasi antara lain akan kami jelaskan seperti berikut :

  • Muncul ingin kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera.
  • Karena adanya daya tarik di Negara tertentu antara lain yaitu iklim, tempat tinggal, pola hidup, fasilitas umum, dan lain-lain.

 

 

Jenis-Jenis Imigrasi

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai pengertian imigrasi serta faktor pendorong dari imigrasi maka selanjutnya adalah jenis – jenis dari imigrasi, berikut penjelasannya.

 

1. Migrasi Netto (Nett Migratio)

Yang disebutkan bahwa ini merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menghitung selisih dari migrasi keluar yang terjadi dan migrasi masuk yang terjadi.

 

2. Migrasi Bruto (Gross Migration)

Yang disebutkan bahwa ini merupakan suatu istilah yang yang digunakan untuk menghitung jumlah dari migrasi keluar yang terjadi dan migrasi masuk yang terjadi.

 

3. Migrasi Keluar (Out Migration)

Memiliki pengertian yaitu saat penduduk keluar dari Negara tertentu ke Negara lain. (Pindah ke Luar Negeri)

 

4. Migrasi Masuk (In Migration)

Memiliki pengertian yaitu saat penduduk masuk dari Negara tertentu ke Negara yang dituju. (Dari Luar Negeri)

 

5. Migrasi Parsial (Partial Migration)

Biasa disebut dengan jumlah atau total dari penduduk yang melakukan perpindahan ke daerah yang dituju.

 

6. Migrasi Semasa Hidup (Life Time Migration)

Ini terjadi ketika seorang penduduk berpindah yang didasarkan pada tempat kelahirannya.

 

7. Migrasi Internasional (International Migration)

Terjadinya perpindahan yang dilakukan antar Negara yang satu dengan Negara yang lainnya.

 

8. Migrasi Total (Total Migration)

Digunakan untuk menghitung jumlah total dari seluruh kejadian migrasi yang terjadi, mulai dari migrasi pulang serta migrasi semasa hidup.

 

9. Transmigrasi (Transmigration)

Memiliki pengertian yaitu suatu kejadian berpindahnya penduduk tertentu ke daerah lain.

 

10. Arus Migrasi (Migration Stream)

Biasa diartikan dengan jumlah atau total migrasi ke daerah tertentu namun dalam periode tertentu juga.

 

11. Urbanisasi (Urbanization)

Adalah berpindahnya penduduk dari suatu desa ke perkotaan yang bertujuan untuk menetap namun dalam waktu yang ditentukan.

 

Demikian artikel mengenai Pengertian Imigrasi, Jenis, Faktor Penyebab Imigrasi semoga bisa menambah wawasan kalian terhadap bidang imigrasi. Jika ada hal yang ingin ditanyakan silahkan bertanya di kolom komentar yang sudah disediakan.



√ Pengertian Imigrasi: Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong (Lengkap)
√ Pengertian Imigrasi: Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong (Lengkap)

Pengertian Imigrasi: Definisi, Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong Imigrasi

Pengertian Imigrasi: Definisi, Jenis-Jenis dan Faktor Pendorong Imigrasi

Negara indonesia termasuk ke dalam Negara yang padat dengan penduduknya. Sehingga tidak heran kadang banyak lowongan pekerjaan yang menyempit serta lahan perumahan yang semakin sedikit terutama di kota – kota besar.

Kadang ada perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah tertentu bahkan ada yang sampai penduduk di suatu Negara ke Negara lain. Atau biasa disebut dengan imigrasi.nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan lengkap mengenai imigrasi berikut penjelasannya.

 

Pengertian Imigrasi

Ada banyak pendapat mengenai imigrasi. Pengertian imigrasi secara umum adalah suatu proses dimana berpindahnya seseorang dari Negara tertentu ke Negara lain secara permanen. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa imigrasi memiliki pengertian berpindahnya penduduk dari suatu Negara ke Negara tertentu untuk menetap dan mencari nafkah.

Seseorang yang melakukan imigrasi biasa disebut dengan imigran. Dan imigrasi pada bidang pelayanan publik memiliki pengertian suatu rangkaian proses kegiatan dalam penegakan hukum, pengamanan terhadap seseorang saat masuk dan keluar dari suatu Negara, memberi pelayanan, pengawasan warga Negara asing.

 

 

Faktor Pendorong Imigrasi

Dalam kegiatan imigrasi, terdapat alasan kuat untuk melakukanya. Berikut faktor imigrasi yang akan di jelaskan sebagai berikut:

 

1. Faktor Kestabilan Politik

Jika sistem politik dan ekonomi di suatu Negara maju maka tidak heran Negara tersebut pasti akan menjadi Negara yang maju juga. Maka itulah sebabnya seseorang bisa melakukan imigrasi ke Negara yang memiliki kemajuan di bidang kestabilan politik.

 

2. Faktor Sosial Budaya

Salah satu faktor pendorong lainnya adalah sosial budaya. Perilaku, adat istiadat, tata sosial, dan lain sebagainya. Faktor ini juga mempengaruhi mengapa seseorang ingin melakukan imigrasi. Contoh saja di Negara A hak asasi manusia lebih dijunjung tinggi daripada Negara B. Penduduk di Negara B otomatis akan memiliki rasa ingin imigrasi ke Negara A.

 

3. Faktor Ekonomi

Faktor ini menjadi pemicu yang paling utama untuk menjadikan seseorang melakukan transmigrasi. Jika ekonomi di suatu Negara dinyatakan rendah maka otomatis akan memicu orang tersebut agar bermigrasi ke tingkat ekonomi yang lebih tinggi.

Selain tiga faktor diatas ada beberapa faktor yang memicu terjadinya imigrasi antara lain akan kami jelaskan seperti berikut :

  • Muncul ingin kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera.
  • Karena adanya daya tarik di Negara tertentu antara lain yaitu iklim, tempat tinggal, pola hidup, fasilitas umum, dan lain-lain.

 

 

Jenis-Jenis Imigrasi

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai pengertian imigrasi serta faktor pendorong dari imigrasi maka selanjutnya adalah jenis – jenis dari imigrasi, berikut penjelasannya.

 

1. Migrasi Netto (Nett Migratio)

Yang disebutkan bahwa ini merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menghitung selisih dari migrasi keluar yang terjadi dan migrasi masuk yang terjadi.

 

2. Migrasi Bruto (Gross Migration)

Yang disebutkan bahwa ini merupakan suatu istilah yang yang digunakan untuk menghitung jumlah dari migrasi keluar yang terjadi dan migrasi masuk yang terjadi.

 

3. Migrasi Keluar (Out Migration)

Memiliki pengertian yaitu saat penduduk keluar dari Negara tertentu ke Negara lain. (Pindah ke Luar Negeri)

 

4. Migrasi Masuk (In Migration)

Memiliki pengertian yaitu saat penduduk masuk dari Negara tertentu ke Negara yang dituju. (Dari Luar Negeri)

 

5. Migrasi Parsial (Partial Migration)

Biasa disebut dengan jumlah atau total dari penduduk yang melakukan perpindahan ke daerah yang dituju.

 

6. Migrasi Semasa Hidup (Life Time Migration)

Ini terjadi ketika seorang penduduk berpindah yang didasarkan pada tempat kelahirannya.

 

7. Migrasi Internasional (International Migration)

Terjadinya perpindahan yang dilakukan antar Negara yang satu dengan Negara yang lainnya.

 

8. Migrasi Total (Total Migration)

Digunakan untuk menghitung jumlah total dari seluruh kejadian migrasi yang terjadi, mulai dari migrasi pulang serta migrasi semasa hidup.

 

9. Transmigrasi (Transmigration)

Memiliki pengertian yaitu suatu kejadian berpindahnya penduduk tertentu ke daerah lain.

 

10. Arus Migrasi (Migration Stream)

Biasa diartikan dengan jumlah atau total migrasi ke daerah tertentu namun dalam periode tertentu juga.

 

11. Urbanisasi (Urbanization)

Adalah berpindahnya penduduk dari suatu desa ke perkotaan yang bertujuan untuk menetap namun dalam waktu yang ditentukan.

 

Demikian artikel mengenai Pengertian Imigrasi, Jenis, Faktor Penyebab Imigrasi semoga bisa menambah wawasan kalian terhadap bidang imigrasi. Jika ada hal yang ingin ditanyakan silahkan bertanya di kolom komentar yang sudah disediakan.