√ Pengertian Hedonisme: Penyebab, Dampak, Contoh dan Ciri Hedonisme

Pengertian Hedonisme: Penyebab, Dampak, Contoh dan Ciri-Ciri Hedonisme

Pengertian Hedonisme: Penyebab, Dampak, Contoh dan Ciri-Ciri Hedonisme

Globalisasi merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari oleh negara – negara didunia. Karena dengan menghindari globalisasi maka sama artinya dengan mengucilkan diri dari masyarakat internasional. Nah, hal ini tentu akan membuat suatu negara sulit untuk maju dan berkembang. Namun, dengan adanya globalisasi di suatu negara juga akan membawa pengaruh yang besar bagi masyarakat salah satunya adalah westernisasi sebagai sebab  munculnya hedonisme.

Apa itu hedonisme? Hedonisme merupakan salah satu dampak negatif dari era globalisasi. Nah, dampak tersebutlah yang ada di negara kita sekarang ini. Maka dari itu, mari kita mengenal apa itu hedonisme agar kita bisa menghindari dampak negatif tersebut. Yuk, simak pembahasan berikut ini mengenai pengertian hedonisme, penyebab terjadinya hedonisme, ciri – cirinya dan dampak yang ditimbulkan dari hedonisme.

 

Pengertian Hedonisme

Secara etimologi, kata hedonisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu “hedone” yang artinya kesenangan. Jadi, orang yang menganut paham tersebut beranggapan bahwa seseorang akan menjadi senang atau bahagia dengan mencari kesenangan sebanyak mungkin dan sebisa mungkin menghindari perasaan – perasaan yang menyakitkan.

Sedangkan secara umum, hedonisme diartikan sebagai pandangan hidup atau ideologi yang yang beranggapan bahwa kenikmatan atau kesenangan pribadi merupakan tujuan utama seseorang dalam menjalani kehidupannya. Nah, banyak yang menganggap bahwa gaya hidup hedonisme itu merupakan pandangan hidup yang berdasarkan pada hawa nafsu semata karena mereka menjalani hidup sebebas – bebasnya demi mendapatkan kepuasan duniawi.

 

Pengertian Hedonisme Menurut Para Ahli

Hedonisme juga didefinisikan oleh beberapa pakar atau ahli, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Nah, agar kamu lebih memahami apa arti hedonisme, maka kamu dapat merujuk pada pendapat beberapa pakar atau ahli berikut ini:

 

1. Collins Gem (1993:97)

Salat satu pakar luar negeri Collins Gem, mendefinisikan hedonisme sebagai sebuah doktrin yang menyatakan bahwa kesenangan merupakan hal yang paling penting dalam hidup. Oleh karena itu, hedonisme dikatakan sebagai paham yang dianut oleh orang-orang yang mencari kesenangan hidup semata-mata.

 

2. Sarwono (1989:14)

Definisi lain juga dikemukakan oleh Sarwono, ia mendefinisikan bahwa hedonisme merupakan suatu konsep diri, dimana gaya hidup seseorang dilakukan sesuai dengan gambaran yang ada di pikirannya. Misalnya, seorang olahragawan, menurutnya gaya hidup sehat merupakan prinsip hidup dan menjadi kesenangannya tersendiri.

 

3. Burhanuddin (1997: 81)

Pakar berikutnya yang juga memberikan pendapatnya tentang definisi hedonisme yaitu Burhanuddin, ia mengartikan hedonisme sebagai sesuatu yang dianggap baik, sesuai dengan kesenangan yang di datangkannya. Menurutnya, sesuatu yang hanya mendatangkan kesusahan, penderitaan, dan tidak menyenangkan merupakan sesuatu yang dinilai tidak baik.

 

 

Faktor Penyebab Hedonisme

Perilaku hedonisme tentu tidak terjadi begitu saja, karena ada beberapa faktor yang menjadi penyebab seseorang menganut paham hedonisme ini. Faktor tersebut bisa berasal dari dalam diri seseorang atau internal maupun pengaruh dari luar atau eksternal. Lantas, apa saja faktor internal dan eksternal tersebut? Simak pembahasannya berikut ini.

 

1. Faktor Internal

Faktor internal bisa dikatakan sebagai faktor utama timbulnya paham hedonisme. Mengapa demikian? Sebab, sudah menjadi sifat dasar manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang sudah dimilikinya. Maka dari itu mereka selalu ingin memiliki kesenangan sebanyak-banyaknya dengan bekerja seringan mungkin. Nah, hal inilah yang menjadi penyebab hedonisme dan juga perilaku konsumerisme.

 

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal penyebab hedonisme yang paling utama yaitu arus informasi dari luar yang sangat besar yang tersebar lewat media informasi online atau globalisasi. Dimana kebiasaan-kebiasaan yang dianggap bisa membuat senang kemudian diadaptasi oleh masyarakat Indonesia.

 

 

Dampak Hedonisme Pada Masyarakat

Seperti yang telah kita singgung diatas, bahwa gaya hidup hedonisme memberikan dampak negatif bagi yang menganutnya. Namun, tak menurut kemungkinan perilaku hedonisme memberikan dampak yang positif loh. Hanya saja, hedonisme cenderung banyak memberikan dampak ke arah yang negatif. Memang apa saja sih dampak yang ditimbulkan dari paham hedonisme ini? Berikut penjelasannya.

 

1. Konsumtif

Konsumtif merupakan perilaku dimana timbul keinginan untuk membeli barang – barang yang tidak dibutuhkan untuk memenuhi kepuasan pribadi atau kesenangan semata. Nah, kebiasaan ini merupakan dampak buruk yang ditimbulkan dari adanya hedonisme.

 

2. Cenderung Pemalas

Sebagian orang yang terjerumus hedonisme biasanya cenderung menjadi orang pemalas, karena mereka selalu menyia-nyiakan waktu yang ada untuk melakukan hal – hal yang mereka sukai padahal itu adalah sesuatu yang tidak berguna.

 

3. Korupsi

Hedonisme akan membuat tujuan hidup seseorang hanya mencari uang sebanyak – banyaknya, karena mereka menganggap bahwa uang dapat memfasilitasi seseorang untuk mewujudkan segala keinginannya. Nah, hal tersebut tentu membuat mereka berani untuk bertindak sesuatu yang melanggar hukum dan norma – norma yang ada seperti korupsi.

 

4. Individualisme

Hedonisme cenderung akan membuat seseorang bersikap individualis atau tidak memerlukan bantuan orang lain karena mereka merasa sudah mampu untuk hidup sendiri dan menganggap diri sendiri lebih penting dari orang lain.

 

5. Boros

Gaya hidup hedonisme akan membuat gaya hidup boros, karena mereka akan mengeluarkan banyak uang untuk hal-hal yang membuat senang tanpa perduli manfaat dan kegunaan barang yang dibeli.

 

6. Egois

Seseorang yang berperilaku hedonisme biasanya lebih mementingkan diri sendiri tanpa perduli orang lain. Sehingga akan muncul perasaan tidak mau tahu terhadap musibah atau hal lain yang sedang dialami orang sekitar.

 

7. Kurang Bertanggung Jawab

Selain menjadi egois, penganut hedonisme juga biasanya menjadi kurang bertanggung jawab, baik kepada orang lain ataupun kepada dirinya sendiri.

 

 

Ciri-Ciri Hedonisme di Masyarakat

Untuk melihat perilaku hedonisme pada seseorang itu sangatlah mudah loh. Akan tetapi, banyak dari mereka yang tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka tengah terjerumus dalam paham hedonisme tersebut. Maka dari itu, hedonisme memiliki ciri – ciri atau karakteristiknya tersendiri agar mudah dikenali. Nah, berikut ini ciri – ciri hedonisme tersebut:

  • Seseorang yang menganut paham hedonisme cenderung diskriminatif dan sombong, biasanya mereka melihat orang lain berdasarkan hartanya dan selalu merasa lebih baik dari orang lain.
  • Tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah dimiliki, baik itu harta ataupun keluarga
  • Mereka selalu berpikir bahwa tujuan utama dalam hidup seseorang adalah kenikmatan dan kesenangan pribadi
  • Memiliki sifat konsumtif, yaitu lebih mengutamakan membeli sesuatu karena kesenangan ketimbang kebutuhan
  • Mengesampingkan atau tidak perduli dengan kepentingan dan perasaan orang lain sehingga menjadi pribadi yang egois

 

 

Jenis-Jenis Hedonisme di Masyarakat

Nah, selain memahami definisi, faktor penyebab, dampak dan ciri ciri dari hedonisme, kamu juga harus mengetahui apa saja jenis – jenis dari hedonisme itu sendiri. Adapun jenis – jenis hedonisme dibagi menjadi tiga macam, diantaranya yaitu:

 

1. Psychological Hedonism

Dalam konsep Psychological Hedonism memiliki artian bahwa manusia diciptakan secara lahiriah menginginkan kesenangan. Karena secara naluri, manusia memang memiliki sifat untuk menghindari rasa sakit dan derita.

 

2. Evaluative Hedonism

Dalam hal ini kesenangan merupakan apa yang seseorang inginkan dan kejar. Karena hanya kesenanganlah yang berharga, sedangkan rasa sakit atau ketidaksenangan merupakan hal yang mengecewakan atau dianggap sesuatu yang tidak layak untuk dialami dan dirasakan.

 

3. Rationalizing Hedonism

Berbeda dengan jenis – jenis sebelumnya, Rationalizing Hedonism ini merupakan seseorang yang mencari kesenangan namun paham akan konsekuensinya. Misalnya seseorang yang mengkonsumsi obat-obatan terlarang untuk mencari kesenangan, tapi ia tahu bahwa hal tersebut buruk untuk kesehatan dan bisa membawanya ke ranah pidana.

 

Kelebihan dan Kekurangan Hedonisme

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan hedonisme yang bisa kamu simak:

 

1. Kelebihan Hedonisme

Perlu kamu ketahui bahwa hedonisme tidak selamanya berdampak buruk loh. Sebab ada beberapa kelebihan dari mereka yang berperilaku hedonisme, yaitu:

  • Memiliki motivasi kuat dalam mencapai apa yang diinginkannya
  • Pantang menyerah dan suka bekerja keras
  • Mampu memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik mungkin.

 

2. Kekurangan Hedonisme

Seperti yang telah kita bahas diatas, bahwa hedonisme lebih banyak memiliki kekurangan dibandingkan kelebihan. Adapun kekurangan hedonisme antara lain:

  • Selalu menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan, tanpa perduli cara yang dilakukannya dapat berdampak buruk
  • Memiliki sifat egois dan individualis sehingga tak memiliki kepekaan sosial
  • Demi mencapai tujuannya seringkali merugikan orang lain di sekitarnya

 

 

Perbedaan Hedonisme dan Konsumerisme

Seringkali seseorang menganggap bahwa hedonisme dan konsumerisme itu sama. Padahal hedonisme dan konsumerisme jelas – jelas berbeda loh. Konsumerisme merupakan paham yang membuat seseorang atau kelompok membeli, mengkonsumsi, dan menikmati barang-barang secara berlebihan. Sedangkan hedonisme seperti yang telah kami jelaskan diatas, yaitu suatu paham yang menganggap kesenangan sebagai tujuan hidup.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa konsumerisme mutlak berasal dari kegiatan konsumsi dan berwujud tindakan, sedangkan hedonisme bisa dilakukan melalui upaya lain selama seseorang atau kelompok mencapai kebahagiaan atau kesenangan. Misalnya seseorang merasa senang saat-saat minum teh, kopi atau menonton drama demi mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan,

Selain itu, perbedaan lain juga bisa kita lihat dari upaya pelaku, misalnya seseorang memiliki banyak tabungan lalu ia hidup bermewah – mewahan, jalan-jalan ke luar negeri, dan sebagainya, maka tindakan ini merupakan konsumerisme.

Karena konsumerisme identik dengan gaya hidup boros. Sedangkan hedonisme lebih menghalalkan segala cara demi mencapai kesenangan atau kebahagiaan, misalnya seseorang yang hidupnya pas-pasan rela meminjam uang berjuta – juta demi membeli mobil mewah.

 

Contoh Hedonisme

Penjelasan tentang contoh hedonisme dalam masyarakat, berikut ini sikap yang sering terjadi dalam kegiatan hedonisme di masyarakat.

  1. Memiliki Mobil Mewah
  2. Memiliki Smartphone yang Canggih dan Mahal
  3. Sifat Gemar Shopping
  4. Makan Makanan yang Enak dan Mahal Setiap Waktu
  5. Mengoleksi Sesuatu yang Tidak Berguna
  6. Merusak Barang
  7. Menghias Hewan Peliharaan
  8. Terlalu Memanjakan Anak
  9. Jalan-Jalan ke Luar Negeri tanpa Urusan Penting
  10. Suka Menghambur Hamburkan Uang

 

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Pengertian Hedonisme, Penyebab, Dampak, Ciri-Ciri dan Contoh Hedonisme yang telah kami jelaskan secara ringkas diatas. Meskipun gaya hedonisme memberikan dampak yang buruk saat tidak di kontrol dengan baik, namun hedonisme juga baik untuk kesehatan dan mengurangi stress loh, apalagi saat kamu sedang menghadapi masalah berat dan kamu melakukan sesuatu untuk menyenangkan pikiran.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Hedonisme: Penyebab, Dampak, Contoh dan Ciri-Ciri Hedonisme

Pengertian Hedonisme: Penyebab, Dampak, Contoh dan Ciri-Ciri Hedonisme

Globalisasi merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari oleh negara – negara didunia. Karena dengan menghindari globalisasi maka sama artinya dengan mengucilkan diri dari masyarakat internasional. Nah, hal ini tentu akan membuat suatu negara sulit untuk maju dan berkembang. Namun, dengan adanya globalisasi di suatu negara juga akan membawa pengaruh yang besar bagi masyarakat salah satunya adalah westernisasi sebagai sebab  munculnya hedonisme.

Apa itu hedonisme? Hedonisme merupakan salah satu dampak negatif dari era globalisasi. Nah, dampak tersebutlah yang ada di negara kita sekarang ini. Maka dari itu, mari kita mengenal apa itu hedonisme agar kita bisa menghindari dampak negatif tersebut. Yuk, simak pembahasan berikut ini mengenai pengertian hedonisme, penyebab terjadinya hedonisme, ciri – cirinya dan dampak yang ditimbulkan dari hedonisme.

 

Pengertian Hedonisme

Secara etimologi, kata hedonisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu “hedone” yang artinya kesenangan. Jadi, orang yang menganut paham tersebut beranggapan bahwa seseorang akan menjadi senang atau bahagia dengan mencari kesenangan sebanyak mungkin dan sebisa mungkin menghindari perasaan – perasaan yang menyakitkan.

Sedangkan secara umum, hedonisme diartikan sebagai pandangan hidup atau ideologi yang yang beranggapan bahwa kenikmatan atau kesenangan pribadi merupakan tujuan utama seseorang dalam menjalani kehidupannya. Nah, banyak yang menganggap bahwa gaya hidup hedonisme itu merupakan pandangan hidup yang berdasarkan pada hawa nafsu semata karena mereka menjalani hidup sebebas – bebasnya demi mendapatkan kepuasan duniawi.

 

Pengertian Hedonisme Menurut Para Ahli

Hedonisme juga didefinisikan oleh beberapa pakar atau ahli, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Nah, agar kamu lebih memahami apa arti hedonisme, maka kamu dapat merujuk pada pendapat beberapa pakar atau ahli berikut ini:

 

1. Collins Gem (1993:97)

Salat satu pakar luar negeri Collins Gem, mendefinisikan hedonisme sebagai sebuah doktrin yang menyatakan bahwa kesenangan merupakan hal yang paling penting dalam hidup. Oleh karena itu, hedonisme dikatakan sebagai paham yang dianut oleh orang-orang yang mencari kesenangan hidup semata-mata.

 

2. Sarwono (1989:14)

Definisi lain juga dikemukakan oleh Sarwono, ia mendefinisikan bahwa hedonisme merupakan suatu konsep diri, dimana gaya hidup seseorang dilakukan sesuai dengan gambaran yang ada di pikirannya. Misalnya, seorang olahragawan, menurutnya gaya hidup sehat merupakan prinsip hidup dan menjadi kesenangannya tersendiri.

 

3. Burhanuddin (1997: 81)

Pakar berikutnya yang juga memberikan pendapatnya tentang definisi hedonisme yaitu Burhanuddin, ia mengartikan hedonisme sebagai sesuatu yang dianggap baik, sesuai dengan kesenangan yang di datangkannya. Menurutnya, sesuatu yang hanya mendatangkan kesusahan, penderitaan, dan tidak menyenangkan merupakan sesuatu yang dinilai tidak baik.

 

 

Faktor Penyebab Hedonisme

Perilaku hedonisme tentu tidak terjadi begitu saja, karena ada beberapa faktor yang menjadi penyebab seseorang menganut paham hedonisme ini. Faktor tersebut bisa berasal dari dalam diri seseorang atau internal maupun pengaruh dari luar atau eksternal. Lantas, apa saja faktor internal dan eksternal tersebut? Simak pembahasannya berikut ini.

 

1. Faktor Internal

Faktor internal bisa dikatakan sebagai faktor utama timbulnya paham hedonisme. Mengapa demikian? Sebab, sudah menjadi sifat dasar manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang sudah dimilikinya. Maka dari itu mereka selalu ingin memiliki kesenangan sebanyak-banyaknya dengan bekerja seringan mungkin. Nah, hal inilah yang menjadi penyebab hedonisme dan juga perilaku konsumerisme.

 

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal penyebab hedonisme yang paling utama yaitu arus informasi dari luar yang sangat besar yang tersebar lewat media informasi online atau globalisasi. Dimana kebiasaan-kebiasaan yang dianggap bisa membuat senang kemudian diadaptasi oleh masyarakat Indonesia.

 

 

Dampak Hedonisme Pada Masyarakat

Seperti yang telah kita singgung diatas, bahwa gaya hidup hedonisme memberikan dampak negatif bagi yang menganutnya. Namun, tak menurut kemungkinan perilaku hedonisme memberikan dampak yang positif loh. Hanya saja, hedonisme cenderung banyak memberikan dampak ke arah yang negatif. Memang apa saja sih dampak yang ditimbulkan dari paham hedonisme ini? Berikut penjelasannya.

 

1. Konsumtif

Konsumtif merupakan perilaku dimana timbul keinginan untuk membeli barang – barang yang tidak dibutuhkan untuk memenuhi kepuasan pribadi atau kesenangan semata. Nah, kebiasaan ini merupakan dampak buruk yang ditimbulkan dari adanya hedonisme.

 

2. Cenderung Pemalas

Sebagian orang yang terjerumus hedonisme biasanya cenderung menjadi orang pemalas, karena mereka selalu menyia-nyiakan waktu yang ada untuk melakukan hal – hal yang mereka sukai padahal itu adalah sesuatu yang tidak berguna.

 

3. Korupsi

Hedonisme akan membuat tujuan hidup seseorang hanya mencari uang sebanyak – banyaknya, karena mereka menganggap bahwa uang dapat memfasilitasi seseorang untuk mewujudkan segala keinginannya. Nah, hal tersebut tentu membuat mereka berani untuk bertindak sesuatu yang melanggar hukum dan norma – norma yang ada seperti korupsi.

 

4. Individualisme

Hedonisme cenderung akan membuat seseorang bersikap individualis atau tidak memerlukan bantuan orang lain karena mereka merasa sudah mampu untuk hidup sendiri dan menganggap diri sendiri lebih penting dari orang lain.

 

5. Boros

Gaya hidup hedonisme akan membuat gaya hidup boros, karena mereka akan mengeluarkan banyak uang untuk hal-hal yang membuat senang tanpa perduli manfaat dan kegunaan barang yang dibeli.

 

6. Egois

Seseorang yang berperilaku hedonisme biasanya lebih mementingkan diri sendiri tanpa perduli orang lain. Sehingga akan muncul perasaan tidak mau tahu terhadap musibah atau hal lain yang sedang dialami orang sekitar.

 

7. Kurang Bertanggung Jawab

Selain menjadi egois, penganut hedonisme juga biasanya menjadi kurang bertanggung jawab, baik kepada orang lain ataupun kepada dirinya sendiri.

 

 

Ciri-Ciri Hedonisme di Masyarakat

Untuk melihat perilaku hedonisme pada seseorang itu sangatlah mudah loh. Akan tetapi, banyak dari mereka yang tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka tengah terjerumus dalam paham hedonisme tersebut. Maka dari itu, hedonisme memiliki ciri – ciri atau karakteristiknya tersendiri agar mudah dikenali. Nah, berikut ini ciri – ciri hedonisme tersebut:

  • Seseorang yang menganut paham hedonisme cenderung diskriminatif dan sombong, biasanya mereka melihat orang lain berdasarkan hartanya dan selalu merasa lebih baik dari orang lain.
  • Tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah dimiliki, baik itu harta ataupun keluarga
  • Mereka selalu berpikir bahwa tujuan utama dalam hidup seseorang adalah kenikmatan dan kesenangan pribadi
  • Memiliki sifat konsumtif, yaitu lebih mengutamakan membeli sesuatu karena kesenangan ketimbang kebutuhan
  • Mengesampingkan atau tidak perduli dengan kepentingan dan perasaan orang lain sehingga menjadi pribadi yang egois

 

 

Jenis-Jenis Hedonisme di Masyarakat

Nah, selain memahami definisi, faktor penyebab, dampak dan ciri ciri dari hedonisme, kamu juga harus mengetahui apa saja jenis – jenis dari hedonisme itu sendiri. Adapun jenis – jenis hedonisme dibagi menjadi tiga macam, diantaranya yaitu:

 

1. Psychological Hedonism

Dalam konsep Psychological Hedonism memiliki artian bahwa manusia diciptakan secara lahiriah menginginkan kesenangan. Karena secara naluri, manusia memang memiliki sifat untuk menghindari rasa sakit dan derita.

 

2. Evaluative Hedonism

Dalam hal ini kesenangan merupakan apa yang seseorang inginkan dan kejar. Karena hanya kesenanganlah yang berharga, sedangkan rasa sakit atau ketidaksenangan merupakan hal yang mengecewakan atau dianggap sesuatu yang tidak layak untuk dialami dan dirasakan.

 

3. Rationalizing Hedonism

Berbeda dengan jenis – jenis sebelumnya, Rationalizing Hedonism ini merupakan seseorang yang mencari kesenangan namun paham akan konsekuensinya. Misalnya seseorang yang mengkonsumsi obat-obatan terlarang untuk mencari kesenangan, tapi ia tahu bahwa hal tersebut buruk untuk kesehatan dan bisa membawanya ke ranah pidana.

 

Kelebihan dan Kekurangan Hedonisme

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan hedonisme yang bisa kamu simak:

 

1. Kelebihan Hedonisme

Perlu kamu ketahui bahwa hedonisme tidak selamanya berdampak buruk loh. Sebab ada beberapa kelebihan dari mereka yang berperilaku hedonisme, yaitu:

  • Memiliki motivasi kuat dalam mencapai apa yang diinginkannya
  • Pantang menyerah dan suka bekerja keras
  • Mampu memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik mungkin.

 

2. Kekurangan Hedonisme

Seperti yang telah kita bahas diatas, bahwa hedonisme lebih banyak memiliki kekurangan dibandingkan kelebihan. Adapun kekurangan hedonisme antara lain:

  • Selalu menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan, tanpa perduli cara yang dilakukannya dapat berdampak buruk
  • Memiliki sifat egois dan individualis sehingga tak memiliki kepekaan sosial
  • Demi mencapai tujuannya seringkali merugikan orang lain di sekitarnya

 

 

Perbedaan Hedonisme dan Konsumerisme

Seringkali seseorang menganggap bahwa hedonisme dan konsumerisme itu sama. Padahal hedonisme dan konsumerisme jelas – jelas berbeda loh. Konsumerisme merupakan paham yang membuat seseorang atau kelompok membeli, mengkonsumsi, dan menikmati barang-barang secara berlebihan. Sedangkan hedonisme seperti yang telah kami jelaskan diatas, yaitu suatu paham yang menganggap kesenangan sebagai tujuan hidup.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa konsumerisme mutlak berasal dari kegiatan konsumsi dan berwujud tindakan, sedangkan hedonisme bisa dilakukan melalui upaya lain selama seseorang atau kelompok mencapai kebahagiaan atau kesenangan. Misalnya seseorang merasa senang saat-saat minum teh, kopi atau menonton drama demi mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan,

Selain itu, perbedaan lain juga bisa kita lihat dari upaya pelaku, misalnya seseorang memiliki banyak tabungan lalu ia hidup bermewah – mewahan, jalan-jalan ke luar negeri, dan sebagainya, maka tindakan ini merupakan konsumerisme.

Karena konsumerisme identik dengan gaya hidup boros. Sedangkan hedonisme lebih menghalalkan segala cara demi mencapai kesenangan atau kebahagiaan, misalnya seseorang yang hidupnya pas-pasan rela meminjam uang berjuta – juta demi membeli mobil mewah.

 

Contoh Hedonisme

Penjelasan tentang contoh hedonisme dalam masyarakat, berikut ini sikap yang sering terjadi dalam kegiatan hedonisme di masyarakat.

  1. Memiliki Mobil Mewah
  2. Memiliki Smartphone yang Canggih dan Mahal
  3. Sifat Gemar Shopping
  4. Makan Makanan yang Enak dan Mahal Setiap Waktu
  5. Mengoleksi Sesuatu yang Tidak Berguna
  6. Merusak Barang
  7. Menghias Hewan Peliharaan
  8. Terlalu Memanjakan Anak
  9. Jalan-Jalan ke Luar Negeri tanpa Urusan Penting
  10. Suka Menghambur Hamburkan Uang

 

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Pengertian Hedonisme, Penyebab, Dampak, Ciri-Ciri dan Contoh Hedonisme yang telah kami jelaskan secara ringkas diatas. Meskipun gaya hedonisme memberikan dampak yang buruk saat tidak di kontrol dengan baik, namun hedonisme juga baik untuk kesehatan dan mengurangi stress loh, apalagi saat kamu sedang menghadapi masalah berat dan kamu melakukan sesuatu untuk menyenangkan pikiran.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *