Pengertian Enkripsi, Fungsi Engkripsi dan Cara Kerja Enkripsi Lengkap - MasTekno

Pengertian Enkripsi, Fungsi Engkripsi dan Cara Kerja Enkripsi Lengkap

Pengertian Enkripsi, Fungsi Engkripsi dan Cara Kerja Enkripsi Lengkap pengertian enkripsi, fungsi, jenis dan cara kerjanya
By : Danang Febriyandra 31/03/2018

Di dunia modern yang serba digital ini memang kehidupan manusia menjadi lebih mudah. Dengan adanya internet dan berbagai perangkat pintar lainnya, segala jenis kegiatan kita menjadi lebih efektif untuk dilakukan. Pencarian informasi pun juga menjadi sangat mudah untuk dilakukan. Dengan memanfaatkan internet, kita bisa mencari apapun yang kita perlukan. Hidup di dunia yang super modern ini enak bangetkan?

Tapi seperti dua sisi mata uang, segala kemudahan tersebut juga memiliki resiko tersendiri. Keamanan adalah hal yang harus diperhatikan dalam hal ini. Misal saja ketika kita mengirimkan pesan atau data kepada sesesorang melalui internet. Jika masalah keamanan tidak ditangani dengan baik, maka informasi ataupun data tersebut bisa bocor ke tangan orang lain. Nah disinilah peran enkripsi dan juga teknologi kriptografi menjadi sangatlah penting.

pengertian enkripsi, fungsi, jenis dan cara kerjanya Pengertian, Fungsi, jenis dan Cara Kerja Enkripsi

Definisi, Sejarah, Manfaat Serta Cara Membuat Enkripsi

Apa sih yang dimaksud dengan enkripsi itu? Kata yang satu ini sebenarnya sudah sangat sering terdengar namun bagi sebagian orang, artinya masihlah samar-samar. Untuk itulah dalam kesempatan kali ini kita akan mengupas secara tuntas masalah enkripsi maupun kriptografi.

 

Apa itu Enkripsi?

Kita mulai dengan mengenal terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan enkripsi itu. Secara sederhana kita bisa mengartikannya sebagai sebuah usaha untu mengubah data atau informasi menjadi bentuk lain yang tidak mudah diterjemahkan serta dibaca. Hal ini bertujuan untuk mengamankan data serta menjaganya agar tidak diketahui oleh pihak ketiga. Penggunaan enkripsi sebagai alat pengamanan memang tergolong cukup ampuh.

Sebelum sebuah data dikirimkan ke tujuan, ia akan diubah menggunakan algoritma tertentu menjadi data yang tidak mudah terbaca. Selanjutnya baru ia diteruskan ke penerima yang nantinya punya kunci untuk menerjemahkan data yang telah dienkripsi tersebut. Walaupun di perjalanan menuju si penerima data tersebut dicuri oleh pihak ketika, ia tetap akan aman karena tidak akan bisa diuraikan tanpa kunci dengan algoritma yang pas.

 

Sejarah Singkat Teknologi Enkripsi

Istilah enkripsi sendiri asalnya dari kryptos yang merupakan bahasa Yunani. Kata ini bisa berarti tersembunyi ataupun rahasia. Pada jaman dahulu saat belum banyak orang bisa membaca, perpindahan informasi masihlah bisa terbilang aman. Namun ketika orang-orang sudah belajar bagaimana cara membaca, maka dikembangkanlah teknik enkripsi untuk menjaga rahasia dari suatu informasi.

Contoh mudah metode enkripsi jaman dulu adalah Caesar Chiper. Orang romawi kuno jaman dulu menggunakan metode ini untuk mengamankan informasi penting. Teknik enkripsinya terbilang sangat sederhana. Huruf yang yang sebenarnya diganti dengan huruf lain dengan selisih tertentu. Misalnya saja ‘Mastekno’ dan dengan selisih 4 huruf maka huruf M akan berubah menjadi Q. Dan kata ‘Mastekno’ ini akan menjadi ‘QEWIOST’. Mudah bangetkan?

 

Cara Kerja Enkripsi

Sebenarnya cara kerja dari teknologi enkripsi ini sudah dijelaskan diatas. Namun untuk lebih jelasnya akan kita coba untuk membahasnya secara lebih detail. Ketika suatu data mentah misal saja pesan teks akan dikirimkan ke seseorang. Ia terlebih dahulu akan dienkripsi atau diubah menjadi data lain yang tidak mudah dibaca dengan menggunakan kunci algoritma tertentu. Data hasil pengubahan ini disebut sebagai chippertext.

Kemudian ia dikirimkan ke penerima yang bersangkutan. Setelah sampai ke tujuan, data tersebut akan mengalami proses deskripsi. Sebuah usaha untuk menguraikan data yang telah dienkripsi agar bisa terbaca kembali. Proses deskripsi ini hanya bisa dilakukan dengan kunci algoritma yang cocok dengan yang digunakan untuk enkripsi pada awalnya. Data chipertext yang telah diterjemahkan tadi berubah menjadi plaintext.

 

Jenis-Jenis Enkripsi

Enkripsi sendiri ada 2 jenisnya, hal ini didasarkan pada metode kunci enkripsi yang digunakan. Silahkan lihat pada penjelasan berikut ini :

 

#1. Public Key – Kunci Asimetris

Metode ini bisa juga disebut sebagai kriptografi kunci public. Pada metode jenis ini kunci yang digunakan ada 2 macam yaitu public key dan juga private key. Cara kerjanya cukup sederhana, misal si A ingin mengirimkan data kepada B. Sebelum itu si A mengenkripsi data menggunakan kunci public. Data yang telah dienkripsi tadi dikirimkan ke B, kemudian baru diterjemahkan menggunakan private key yang hanya dimiliki oleh si B. Dalam hal ini data tersebut hanya bisa diuraikan dengan private key yang dimiliki oleh si B.

 

#2. Private Key – Kunci Simetris

Ini merupakan kebalikan dari yang pertama, disini kunci yang digunakan hanyalah satu. Ketika si A ingin mengirimkan informasi ke si B. Maka ia akan memberikan key tertentu kepada si B terlebih dahulu. Kemudian si A akan mengenkripsi informasi yang ingin dikirimkan menggunakan kunci yang sama. Setelah data dikirimkan dan sampai ke B, ia bisa menguraikannya dengan menggunakan key yang diberikan oleh si A tadi. Disini sangatlah penting untuk menjaga agar kunci private tersebut tidak jatuh atau diketahui oleh orang lain.

 

Kesimpulan

Bagaimana, sudah pahamkan dengan pengertian, fungsi, jenis serta cara kerja dari enkripsi? Semoga saja penjelasan diatas bisa membantu kalian memahami apa itu kriptografi serta sejarah, manfaat, dan juga contohnya. Jika kalian merasa ada yang belum dipahami, silahkan mampir ke kolom komentar.


Share Yuk


MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.

Cara Menggunakan dan Mendapatkan RDP Gratis di PC Laptop

Cara Menggunakan dan Mendapatkan RDP Gratis di PC Laptop Koneksi internet rdp
By : Danang Febriyandra 15/02/2017

Di dunia modern yang serba digital ini memang kehidupan manusia menjadi lebih mudah. Dengan adanya internet dan berbagai perangkat pintar lainnya, segala jenis kegiatan kita menjadi lebih efektif untuk dilakukan. Pencarian informasi pun juga menjadi sangat mudah untuk dilakukan. Dengan memanfaatkan internet, kita bisa mencari apapun yang kita perlukan. Hidup di dunia yang super modern ini enak bangetkan?

Tapi seperti dua sisi mata uang, segala kemudahan tersebut juga memiliki resiko tersendiri. Keamanan adalah hal yang harus diperhatikan dalam hal ini. Misal saja ketika kita mengirimkan pesan atau data kepada sesesorang melalui internet. Jika masalah keamanan tidak ditangani dengan baik, maka informasi ataupun data tersebut bisa bocor ke tangan orang lain. Nah disinilah peran enkripsi dan juga teknologi kriptografi menjadi sangatlah penting.

pengertian enkripsi, fungsi, jenis dan cara kerjanya Pengertian, Fungsi, jenis dan Cara Kerja Enkripsi

Definisi, Sejarah, Manfaat Serta Cara Membuat Enkripsi

Apa sih yang dimaksud dengan enkripsi itu? Kata yang satu ini sebenarnya sudah sangat sering terdengar namun bagi sebagian orang, artinya masihlah samar-samar. Untuk itulah dalam kesempatan kali ini kita akan mengupas secara tuntas masalah enkripsi maupun kriptografi.

 

Apa itu Enkripsi?

Kita mulai dengan mengenal terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan enkripsi itu. Secara sederhana kita bisa mengartikannya sebagai sebuah usaha untu mengubah data atau informasi menjadi bentuk lain yang tidak mudah diterjemahkan serta dibaca. Hal ini bertujuan untuk mengamankan data serta menjaganya agar tidak diketahui oleh pihak ketiga. Penggunaan enkripsi sebagai alat pengamanan memang tergolong cukup ampuh.

Sebelum sebuah data dikirimkan ke tujuan, ia akan diubah menggunakan algoritma tertentu menjadi data yang tidak mudah terbaca. Selanjutnya baru ia diteruskan ke penerima yang nantinya punya kunci untuk menerjemahkan data yang telah dienkripsi tersebut. Walaupun di perjalanan menuju si penerima data tersebut dicuri oleh pihak ketika, ia tetap akan aman karena tidak akan bisa diuraikan tanpa kunci dengan algoritma yang pas.

 

Sejarah Singkat Teknologi Enkripsi

Istilah enkripsi sendiri asalnya dari kryptos yang merupakan bahasa Yunani. Kata ini bisa berarti tersembunyi ataupun rahasia. Pada jaman dahulu saat belum banyak orang bisa membaca, perpindahan informasi masihlah bisa terbilang aman. Namun ketika orang-orang sudah belajar bagaimana cara membaca, maka dikembangkanlah teknik enkripsi untuk menjaga rahasia dari suatu informasi.

Contoh mudah metode enkripsi jaman dulu adalah Caesar Chiper. Orang romawi kuno jaman dulu menggunakan metode ini untuk mengamankan informasi penting. Teknik enkripsinya terbilang sangat sederhana. Huruf yang yang sebenarnya diganti dengan huruf lain dengan selisih tertentu. Misalnya saja ‘Mastekno’ dan dengan selisih 4 huruf maka huruf M akan berubah menjadi Q. Dan kata ‘Mastekno’ ini akan menjadi ‘QEWIOST’. Mudah bangetkan?

 

Cara Kerja Enkripsi

Sebenarnya cara kerja dari teknologi enkripsi ini sudah dijelaskan diatas. Namun untuk lebih jelasnya akan kita coba untuk membahasnya secara lebih detail. Ketika suatu data mentah misal saja pesan teks akan dikirimkan ke seseorang. Ia terlebih dahulu akan dienkripsi atau diubah menjadi data lain yang tidak mudah dibaca dengan menggunakan kunci algoritma tertentu. Data hasil pengubahan ini disebut sebagai chippertext.

Kemudian ia dikirimkan ke penerima yang bersangkutan. Setelah sampai ke tujuan, data tersebut akan mengalami proses deskripsi. Sebuah usaha untuk menguraikan data yang telah dienkripsi agar bisa terbaca kembali. Proses deskripsi ini hanya bisa dilakukan dengan kunci algoritma yang cocok dengan yang digunakan untuk enkripsi pada awalnya. Data chipertext yang telah diterjemahkan tadi berubah menjadi plaintext.

 

Jenis-Jenis Enkripsi

Enkripsi sendiri ada 2 jenisnya, hal ini didasarkan pada metode kunci enkripsi yang digunakan. Silahkan lihat pada penjelasan berikut ini :

 

#1. Public Key – Kunci Asimetris

Metode ini bisa juga disebut sebagai kriptografi kunci public. Pada metode jenis ini kunci yang digunakan ada 2 macam yaitu public key dan juga private key. Cara kerjanya cukup sederhana, misal si A ingin mengirimkan data kepada B. Sebelum itu si A mengenkripsi data menggunakan kunci public. Data yang telah dienkripsi tadi dikirimkan ke B, kemudian baru diterjemahkan menggunakan private key yang hanya dimiliki oleh si B. Dalam hal ini data tersebut hanya bisa diuraikan dengan private key yang dimiliki oleh si B.

 

#2. Private Key – Kunci Simetris

Ini merupakan kebalikan dari yang pertama, disini kunci yang digunakan hanyalah satu. Ketika si A ingin mengirimkan informasi ke si B. Maka ia akan memberikan key tertentu kepada si B terlebih dahulu. Kemudian si A akan mengenkripsi informasi yang ingin dikirimkan menggunakan kunci yang sama. Setelah data dikirimkan dan sampai ke B, ia bisa menguraikannya dengan menggunakan key yang diberikan oleh si A tadi. Disini sangatlah penting untuk menjaga agar kunci private tersebut tidak jatuh atau diketahui oleh orang lain.

 

Kesimpulan

Bagaimana, sudah pahamkan dengan pengertian, fungsi, jenis serta cara kerja dari enkripsi? Semoga saja penjelasan diatas bisa membantu kalian memahami apa itu kriptografi serta sejarah, manfaat, dan juga contohnya. Jika kalian merasa ada yang belum dipahami, silahkan mampir ke kolom komentar.


Share Yuk