Pengertian Kernel, Fungsi Serta Jenis Kernel pada Softare dan OS (Lengkap)

Pengertian Kernel pada OS Software, Fungsi Kernel dan Jenis Kernel Secara Lengkap

Pengertian Kernel pada OS Software, Fungsi Kernel dan Jenis Kernel Secara Lengkap pengertian, fungsi, dan jenis kernel
By : Ayu Musfiroh 18/08/2018

Membicarakan tentang Kernel, buat kalian yang masih baru dengan dunia teknologi pasti sangat asing mendengar nama tersebut. Saya sendiri juga masih sangat asing dengan nama kernel tersebut, dan masih bertanya tanya dalam pikiran saya, apa itu kernel? Apa fungsinya? Dan apa saja jenisnya? Tapi setelah saya membaca dan mempelajari  tentang kernel sekarang saya jadi tahu apa itu kernel, apa fungsinya dan apa saja jenisnya. Maka dari itu buat kalian yang penasaran dan ingin tahu tentang kernel dan yang ingin menambah wawasan tentang kernel, disini saya menuliskan tentang pengertian, fungsi dan jenis kernel berdasarkan apa yang telah saya pelajari.

 

Pengertian Kernel

Kernel merupakan sebuah softwere atau perangkat lunak yang membentuk komunikasi atau mediator antara aplikasi komputer dengan hardware, yang menyajikan pelayanan sistem misalnya pengaturan  memori untuk proses – proses yang sedang berjalan, pengaturan file – file, input-output terhadap suatu device dan fungsi tambahan lainnya. Singkatnya, kernel adalah suatu penghubung antara softwere dan hardware.  Tapi penjelasan lain mengatakatan juga bahwa kernel merupakan bagian inti dari suatu sistem operasi, dengan kata lain kernel merupakan jantung dari sistem operasi.

Kernel ini bertugas mengendalikan kerja dasar dari sistem operasi dan erat kaitannya dengan perangkat keras seperti pengelolaan memori (memori management), pengelolaan proses (process management) termasuk job scheduling dan context switching, pengelolaan input output termasuk file system dan driver perangkat input output dan beberapa fungsi mendasar lain misalnya kontrol akses.

Kernel dikenal sebagai jantungnya sistem operasi karena menyediakan format yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Ada baiknya kalian menentukan kernel terlebih dahulu sebelum memilih kernel, format kernel yang seperti apakah yang sesuai dengan kebutuhan yang kamu inginkan. Sistem kernel berupa Modular dan Monolitik ,misalnya jika kamu sering gonta-ganti hardware, sistem kernel yang modular akan lebih cocok dibandingkan sistem kernel yang builtin (monolitik). Dan pastinya kedua system ini memiliki keuntungan dan kelebihannya masing-masing.

 

1. Kernel Modular

Seperti pada kernel Linux yang memiliki rancangan modular. Saat boot time, hanya minimal resident kernel yang di-load ke dalam memori sebab hanya modul-modul yang diperlukan saja dan di inginkan user yang akan diproses, sebuah modul kernel bisa secara dinamik di-load ke dalam memori. Selanjutnya secara periode spesifik modul tidak ingin di aktifkan maka modul bisa di hapus dari memori.

Mekanisme dynamic loading ini disebut dengan kmod, jadi modul tidak akan di-load jika tidak di inginkan dan modul akan di pakai jika di butuhkan. Kelebihan  memakai kernel yang satu ini yaitu gonta-ganti hardware jadi lebih gampang, sebab tinggal menge-probe suatu modul, atau jika belum ada cukup tinggal mem-build satu modul saja. Tapi selain keuntungan tersebut ada juga kerugiannya, yaitu relatif rentan terhadapat masalah security, sebab biasanya script kiddies memasukkan suatu modul ke dalam kernel dengan harapan proses yang ia miliki tidak diketahui oleh admin sistem yang bersangkutan.

 

2. Kernel Building (Monolitik)

Kernel monolitik lebih baik dari segi security nya, kernel building (monolitik) akan relatif aman. Tapi dari segi kemudahan, jika kita menambah atau mengganti suatu hardware, maka otomatis harus mengkompilasi ulang kernel .Tetapi  skema kernel bagaimana yang lebih sesuai itu dapat diklarifikasi sesuai kebutuhan dan implementasi sistem yang dipakai. Jika kernel monolitik akan di jadikan modular, itu bisa diterapkan oleh kernel monolitik, dengan cara sesudah konfigurasi ditetapkan dalam kernel monolitik dan di kompilasi, maka dapat di ambil bagian-bagian mana yang akan dipisahkan untuk dijadikan modul-modul.

 

Fungsi Kernel

1. Melayani berbagai program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer dengan aman.

2. Karena akses hardware yang terbatas, dan lebih dari satu program harus dilaksanakan pada waktu yang sama, sehingga kernel bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program bisa memakai satu bagian perangkat keras itu. Hal itu disebut dengan multiplexing.

3. Membantu eksekusi aplikasi dan mendukungnya dengan fitur abstraksi hardware.

 

Jenis – Jenis Kernel

1. Kernel Monolitik

Kernel monolitik ini menggabungkan berbagai fungsi dalam kernel serta menyajikan lapisan abstraksi hardware dengan penuh terhadap hardware yang ada di bawah sistem operasi.

 

2. Mikrokernel

Mikrokernel menyajikan sedikit dari abstraksi perangkat keras dan memakai aplikasi yang berjalan di atasnya yang dikenal dengan server untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.

 

3. Kernel Hibrida

Kernel hibrida merupakan pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, ada beragam tambahan kode dalam ruangan kernel untuk menambah performa.

 

4. Exokernel

Exokernel menyajikan hardware abstraction secara minimal, jadi program bisa mengakses hardware dengan langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi bisa melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.

 

Itulah yang bisa saya sampaikan di pembahasan kali ini tentang Pengertian Kernel, Fungsi Kernel dan Jenis Kernel. Semoga informasi yang saya sampaikan diatas dapat membantu dan bermanfaat untuk kalian yang membacanya. Jika masih ada yang belum jelas dan ingin ditanyakan seputar pembahasan kali ini, silahkan tanyakan pada kolom komentar yang sudah kami sediakan.


Share Yuk


MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM

5 Platform Blogging Gratis Dengan Layanan dan Fitur Terbaik

5 Platform Blogging Gratis Dengan Layanan dan Fitur Terbaik 5 Platform Bloging Gratis Dengan Layanan dan Fitur Terbaik
By : Ayu Musfiroh 11/02/2018

Membicarakan tentang Kernel, buat kalian yang masih baru dengan dunia teknologi pasti sangat asing mendengar nama tersebut. Saya sendiri juga masih sangat asing dengan nama kernel tersebut, dan masih bertanya tanya dalam pikiran saya, apa itu kernel? Apa fungsinya? Dan apa saja jenisnya? Tapi setelah saya membaca dan mempelajari  tentang kernel sekarang saya jadi tahu apa itu kernel, apa fungsinya dan apa saja jenisnya. Maka dari itu buat kalian yang penasaran dan ingin tahu tentang kernel dan yang ingin menambah wawasan tentang kernel, disini saya menuliskan tentang pengertian, fungsi dan jenis kernel berdasarkan apa yang telah saya pelajari.

 

Pengertian Kernel

Kernel merupakan sebuah softwere atau perangkat lunak yang membentuk komunikasi atau mediator antara aplikasi komputer dengan hardware, yang menyajikan pelayanan sistem misalnya pengaturan  memori untuk proses – proses yang sedang berjalan, pengaturan file – file, input-output terhadap suatu device dan fungsi tambahan lainnya. Singkatnya, kernel adalah suatu penghubung antara softwere dan hardware.  Tapi penjelasan lain mengatakatan juga bahwa kernel merupakan bagian inti dari suatu sistem operasi, dengan kata lain kernel merupakan jantung dari sistem operasi.

Kernel ini bertugas mengendalikan kerja dasar dari sistem operasi dan erat kaitannya dengan perangkat keras seperti pengelolaan memori (memori management), pengelolaan proses (process management) termasuk job scheduling dan context switching, pengelolaan input output termasuk file system dan driver perangkat input output dan beberapa fungsi mendasar lain misalnya kontrol akses.

Kernel dikenal sebagai jantungnya sistem operasi karena menyediakan format yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Ada baiknya kalian menentukan kernel terlebih dahulu sebelum memilih kernel, format kernel yang seperti apakah yang sesuai dengan kebutuhan yang kamu inginkan. Sistem kernel berupa Modular dan Monolitik ,misalnya jika kamu sering gonta-ganti hardware, sistem kernel yang modular akan lebih cocok dibandingkan sistem kernel yang builtin (monolitik). Dan pastinya kedua system ini memiliki keuntungan dan kelebihannya masing-masing.

 

1. Kernel Modular

Seperti pada kernel Linux yang memiliki rancangan modular. Saat boot time, hanya minimal resident kernel yang di-load ke dalam memori sebab hanya modul-modul yang diperlukan saja dan di inginkan user yang akan diproses, sebuah modul kernel bisa secara dinamik di-load ke dalam memori. Selanjutnya secara periode spesifik modul tidak ingin di aktifkan maka modul bisa di hapus dari memori.

Mekanisme dynamic loading ini disebut dengan kmod, jadi modul tidak akan di-load jika tidak di inginkan dan modul akan di pakai jika di butuhkan. Kelebihan  memakai kernel yang satu ini yaitu gonta-ganti hardware jadi lebih gampang, sebab tinggal menge-probe suatu modul, atau jika belum ada cukup tinggal mem-build satu modul saja. Tapi selain keuntungan tersebut ada juga kerugiannya, yaitu relatif rentan terhadapat masalah security, sebab biasanya script kiddies memasukkan suatu modul ke dalam kernel dengan harapan proses yang ia miliki tidak diketahui oleh admin sistem yang bersangkutan.

 

2. Kernel Building (Monolitik)

Kernel monolitik lebih baik dari segi security nya, kernel building (monolitik) akan relatif aman. Tapi dari segi kemudahan, jika kita menambah atau mengganti suatu hardware, maka otomatis harus mengkompilasi ulang kernel .Tetapi  skema kernel bagaimana yang lebih sesuai itu dapat diklarifikasi sesuai kebutuhan dan implementasi sistem yang dipakai. Jika kernel monolitik akan di jadikan modular, itu bisa diterapkan oleh kernel monolitik, dengan cara sesudah konfigurasi ditetapkan dalam kernel monolitik dan di kompilasi, maka dapat di ambil bagian-bagian mana yang akan dipisahkan untuk dijadikan modul-modul.

 

Fungsi Kernel

1. Melayani berbagai program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer dengan aman.

2. Karena akses hardware yang terbatas, dan lebih dari satu program harus dilaksanakan pada waktu yang sama, sehingga kernel bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program bisa memakai satu bagian perangkat keras itu. Hal itu disebut dengan multiplexing.

3. Membantu eksekusi aplikasi dan mendukungnya dengan fitur abstraksi hardware.

 

Jenis – Jenis Kernel

1. Kernel Monolitik

Kernel monolitik ini menggabungkan berbagai fungsi dalam kernel serta menyajikan lapisan abstraksi hardware dengan penuh terhadap hardware yang ada di bawah sistem operasi.

 

2. Mikrokernel

Mikrokernel menyajikan sedikit dari abstraksi perangkat keras dan memakai aplikasi yang berjalan di atasnya yang dikenal dengan server untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.

 

3. Kernel Hibrida

Kernel hibrida merupakan pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, ada beragam tambahan kode dalam ruangan kernel untuk menambah performa.

 

4. Exokernel

Exokernel menyajikan hardware abstraction secara minimal, jadi program bisa mengakses hardware dengan langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi bisa melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.

 

Itulah yang bisa saya sampaikan di pembahasan kali ini tentang Pengertian Kernel, Fungsi Kernel dan Jenis Kernel. Semoga informasi yang saya sampaikan diatas dapat membantu dan bermanfaat untuk kalian yang membacanya. Jika masih ada yang belum jelas dan ingin ditanyakan seputar pembahasan kali ini, silahkan tanyakan pada kolom komentar yang sudah kami sediakan.


Share Yuk