Pengertian Firewall, Fungsi dan Cara Kerja Firewall (Secara Lengkap)

Pengertian Firewall Beserta Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall Secara Lengkap

Pengertian Firewall Beserta Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall Secara Lengkap pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap
By : Mochamad Alif Prayogo 29/07/2018

Di internet kita bisa menghubungkan banyak sekali komputer dengan mudah dan cepat, setiap komputer yang terhubung satu sama lain bisa saling berkomunikasi dan bertukar data serta sumber daya. Jadi dengan menggunakan internet ini kita bisa bertukar dokumen dan file tanpa batas dan bisa dilakukan oleh siapapun. Namun meskipun begitu masih ada dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya teknologi canggih ini.

Untuk dampak positifnya, orang-orang sekarang jadi semakim mudah untuk berbagi file yang mereka butuhkan. Sedangkan untuk dampak negatifnya, tidak semua orang menggunakan teknologi ini untuk perbuatan baik  atau untuk tujuan yang baik. Ada banyak sekali orang yang menyerang komputer (hacker), memata-matai komputer untuk mendapatkan informasi pribadi seseorang, dan bahkan mencuri data pribadi milik seseorang yang berada di komputer.

Karena dampak negatif inilah ada yang namanya firewall. Firewall ini berguna sebagai pengatur sistem komunikasi antara dua jaringan. Firewall ini akan melindungi komputer kalian supaya aman dari jaringan berbahaya. Kali ini Mastekno akan memberikan informasi mengenai pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap. Langsung saja berikut penjelasannya.

 

Apa Itu Firewall & Pengertian Firewall

pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap 1

Firewall adalah sebuah sistem yang didesain secara khusus untuk mencegah akses-akses yang mencurigakan yang masuk kedalam jaringan pribadi kalian. Firewall ini dapat berupa perangkat lunak maupun perangkat keras, bisa juga terdiri dari kombinasi antara keduanya. Firewall (tembok penahan api) ini terinspirasi dari sebuah benda fisik yang bernama firewall yang biasanya dipasang di gedung-gedung untuk mencegah perambatan api. Firewall pada gedung biasanya dipasang pada komplek-komplek apartement. Gunda memisahkan dua apartemen berbeda, dipasanglah sebuah firewall supaya jika terjadi sebuah kebakaran, api tersebut tidak merambat ke apartemen lain.

Karena firewall ini diibaratkan sebagai pembatas dengan dunia luar, maka untuk setiap apartemen memiliki empat buat sisi, jadi apartemen tersebut harus memasang firewall tersebut dikeempat sisi apartement. Ketikka salah satu sisi tidak dipasang firewall dan ketiga sisi dipasang firwall maka akan percuma karena api akan menyebar dengan cepat melalui sisi apartemen yang tidak dipasang firewall. Hal ini juga berlaku untuk firwall pada sebuah komputer atau laptop.

Agar firwall ini bisa berfungsi secara efektif, firewall harus memenuhi beberapa standar tertentu yang mampu mendirikan sebuah pagar keamanan di sekitar jaringan pribadi kalian. Pengaman ini harus bisa mencegah masuknya akses mencurigakan tanpa izin kalian. Di pasaran, banyak sekali firewall yang ditawakan dengan fungsi yang bagus dan bervariasi. Perbedaan antar firewall ini adalah seberapa ketat pengaman dan selektivitas akes dan perlindungan pada OSI layer komputer.

Baca Juga :   Daftar Aplikasi Edit Video Ringan Terbaik Gratis Untuk PC & HP.

 

 

Fungsi Firewall

pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap 2

Firewall ini memiliki beberapa fungsi untuama untuk melindungi jaringan komputer kalian, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai Pos Keamanan Jaringan, semua lalu lintas jaringan yang keluar dan masuk herus melewati firewall sebagai pos keamanan yang akan melakukan proses pemeriksaan. Setiap adanya lalu lintas, firewall akan melakukan penyaringan supaya lalu lintas yang masuk ke komputer benar-benar aman.
  2. Mencatata Aktivitas Pengguna, Setiap kali pengguna mengakses data, pengguna jaringan harus melalui firewall terlebih dahulu sebagai dokumentasi (log files). Dokumentasi (log files) ini nantinya bisa dibuka catatannya untuk mengembangkan sistem keamanan yang ada. Firewall ini dapat mengkases log file sekaligus menyediakan statistik penggunaan jaringan.
  3. Mencegah Informasi Berharga Bocor Tanpa Sepengetahuan, fungsi berikutnya ini banyak digunakan pada FTP, jadi setiap ada lalu lintas data antar komputer dengan interent akan dikendalikan oleh firewall. Disini firewall berguna untuk mencegah pengguna dalam jaringan mengirimkan file yang berharga yang sifatnya rahasia (konfidensial) terhadap pihak lain.
  4. Mencegah Modifikasi Data Pihak Lain, misalnya saja pada urusan bisnis untuk informasi spesifikasi produk, laporan keuangan, dan sebagainya yang menjadi sebuah rahasia perusahaan yang bisa berdampak negatif jika diketahui oleh pihak lain. Firewall ini mencegah modifikasi data tersebut sehingga data tetap dalam keadaan yang aman.
  5. Memodifikasi Paet Daya yang Datang, hal ini dikenal juga dengan yang namanya NAT. NAT ini biasa digunakan untuk menyembunyikan IP Address sehingga para pengguna internet bisa mengakses internet tanpa menggunakan IP Address publik milik mereka, yang sering disebut juga dengan IP masquerading.

 

 

Cara Kerja Firewall

pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap 3

Pada intinya sebuah firewall bekerja dengan cara memberi pembatas pada komputer dengan internet. Firewall ini bekerja mirip seperti penjaga keamanan di depan gerbang rumah kita dan mengidentifikasi seseorang yang data, sekaligus menyeleksi atau menyaring orang-orang yang berusaha untuk mendapatkan barang-barang di rumah kita. Jadi firewall ini bekerja seperti sebuah garda pertahanan terdepan yang menahan segala bentuk hacking yang masuk ke komputer kita.

Baca Juga :   Pengertian, Tujuan dan Jenis-jenis Kriptografi & Rumus Penyelesaian.

Seiring bertambahnya tahun, teknologi firewall pun semakin berkembang. Dulunya firewall hanya bekerja menyaring lalu lintas data dengan menggunakan port, IP address dan protocol, namun sekarang firewall bisa menyaring data yang masuk dengan mengidentifikasi terlebih dahulu data yang dibawa. Untuk menyaring dan mengatur perpindahan data yang terjadi antara komputer dan internet, firewall bisa menggunakan salah satu atau bahkan gabungan dari metode berikut.

 

#1. Inspeksi Stateful

Inspeksi Stateful dikenal dengan nama firewall dinamis / berubah-ubah. Pada metode inspeksi stateful, status aktif koneksi akan dipantai kemudian info yang didapatkan akan dipakai untuk menentukan apakah paket tersebut dapat melewati firewall atau tidak.

Inspeksi stateful secara besar-besaran telah menggantikan metode packet filtering. Pada metode ini, hanya header dari packet saja yang dicek, jadi seorang hacker bisa mengambil informasi melalui firewall dengan mudah, yaitu dengan mengidentifikasi “Reply” headernya. Sedangkan untuk firewall dinamis, sebuah packet akan dicek sampai ke lapisan-lapisannya, dengan merekam ip dan portnya sehingga keamanan pada metode ini akan lebih terjamin.

 

#2. Packet Filtering

Tugasnya untuk memonitoring paket yang keluar dan masuk, mengizinkan untuk lewat atau ditahan berdasarkan dengan port, IP dan protocol. Packet filtering ini bisanya digunakan untuk memblokir serangan yang terjadi dari luar LAN dan cara ini cukup efektif. Packet filtering ini juga disebut dengan firewall tetap / statis.

Saat terjadinya komunikasi dengan jaringan internet, packet data yang datang akan di filter dan disesuaikan dengan rule / aturan yang telah dibuat dalam membangun firewall. Jika data cocok maka akan dibiarkan lewat, apabila tidak cocok maka akan ditolak.

Dalam metode packet filtering ini, firewall akan mengecek sumber dan tujuan dari alamat IP pengirim data. Karena bisa juga pengirim packet menggunakan aplikasi maupun sebuah program,  oeh karena itu packet filtering juga mengecek tujuan dan sumber protocol seperti TCP (Transimision Control Protocol) atau UDP (User Datagram Protocol).

 

Nah mungkin itu aja sobat artikel tentang pengertian firewall, dan cara kerja firewall. Jika kamu punya pertanyaan atau komentar, silahkan kirimkan melalui kolom komentar. Jika suka dengan artikel ini dapat share ke teman-teman lainya, agar bisa menambah ilmu yang bermanfaat,



Share Yuk

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM | KepoIndo

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM | KepoIndo

5 Cara Mengatasi PPSSPP Force Close / Error di Android ketika Main Game

5 Cara Mengatasi PPSSPP Force Close / Error di Android ketika Main Game cara mengatasi ppsspp error force close
By : Mochamad Alif Prayogo 19/04/2017

Di internet kita bisa menghubungkan banyak sekali komputer dengan mudah dan cepat, setiap komputer yang terhubung satu sama lain bisa saling berkomunikasi dan bertukar data serta sumber daya. Jadi dengan menggunakan internet ini kita bisa bertukar dokumen dan file tanpa batas dan bisa dilakukan oleh siapapun. Namun meskipun begitu masih ada dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya teknologi canggih ini.

Untuk dampak positifnya, orang-orang sekarang jadi semakim mudah untuk berbagi file yang mereka butuhkan. Sedangkan untuk dampak negatifnya, tidak semua orang menggunakan teknologi ini untuk perbuatan baik  atau untuk tujuan yang baik. Ada banyak sekali orang yang menyerang komputer (hacker), memata-matai komputer untuk mendapatkan informasi pribadi seseorang, dan bahkan mencuri data pribadi milik seseorang yang berada di komputer.

Karena dampak negatif inilah ada yang namanya firewall. Firewall ini berguna sebagai pengatur sistem komunikasi antara dua jaringan. Firewall ini akan melindungi komputer kalian supaya aman dari jaringan berbahaya. Kali ini Mastekno akan memberikan informasi mengenai pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap. Langsung saja berikut penjelasannya.

 

Apa Itu Firewall & Pengertian Firewall

pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap 1

Firewall adalah sebuah sistem yang didesain secara khusus untuk mencegah akses-akses yang mencurigakan yang masuk kedalam jaringan pribadi kalian. Firewall ini dapat berupa perangkat lunak maupun perangkat keras, bisa juga terdiri dari kombinasi antara keduanya. Firewall (tembok penahan api) ini terinspirasi dari sebuah benda fisik yang bernama firewall yang biasanya dipasang di gedung-gedung untuk mencegah perambatan api. Firewall pada gedung biasanya dipasang pada komplek-komplek apartement. Gunda memisahkan dua apartemen berbeda, dipasanglah sebuah firewall supaya jika terjadi sebuah kebakaran, api tersebut tidak merambat ke apartemen lain.

Karena firewall ini diibaratkan sebagai pembatas dengan dunia luar, maka untuk setiap apartemen memiliki empat buat sisi, jadi apartemen tersebut harus memasang firewall tersebut dikeempat sisi apartement. Ketikka salah satu sisi tidak dipasang firewall dan ketiga sisi dipasang firwall maka akan percuma karena api akan menyebar dengan cepat melalui sisi apartemen yang tidak dipasang firewall. Hal ini juga berlaku untuk firwall pada sebuah komputer atau laptop.

Agar firwall ini bisa berfungsi secara efektif, firewall harus memenuhi beberapa standar tertentu yang mampu mendirikan sebuah pagar keamanan di sekitar jaringan pribadi kalian. Pengaman ini harus bisa mencegah masuknya akses mencurigakan tanpa izin kalian. Di pasaran, banyak sekali firewall yang ditawakan dengan fungsi yang bagus dan bervariasi. Perbedaan antar firewall ini adalah seberapa ketat pengaman dan selektivitas akes dan perlindungan pada OSI layer komputer.

Baca Juga :   Pengertian Bagian dan Fungsi Setiap Icon / Menu di Microsoft Word.

 

 

Fungsi Firewall

pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap 2

Firewall ini memiliki beberapa fungsi untuama untuk melindungi jaringan komputer kalian, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai Pos Keamanan Jaringan, semua lalu lintas jaringan yang keluar dan masuk herus melewati firewall sebagai pos keamanan yang akan melakukan proses pemeriksaan. Setiap adanya lalu lintas, firewall akan melakukan penyaringan supaya lalu lintas yang masuk ke komputer benar-benar aman.
  2. Mencatata Aktivitas Pengguna, Setiap kali pengguna mengakses data, pengguna jaringan harus melalui firewall terlebih dahulu sebagai dokumentasi (log files). Dokumentasi (log files) ini nantinya bisa dibuka catatannya untuk mengembangkan sistem keamanan yang ada. Firewall ini dapat mengkases log file sekaligus menyediakan statistik penggunaan jaringan.
  3. Mencegah Informasi Berharga Bocor Tanpa Sepengetahuan, fungsi berikutnya ini banyak digunakan pada FTP, jadi setiap ada lalu lintas data antar komputer dengan interent akan dikendalikan oleh firewall. Disini firewall berguna untuk mencegah pengguna dalam jaringan mengirimkan file yang berharga yang sifatnya rahasia (konfidensial) terhadap pihak lain.
  4. Mencegah Modifikasi Data Pihak Lain, misalnya saja pada urusan bisnis untuk informasi spesifikasi produk, laporan keuangan, dan sebagainya yang menjadi sebuah rahasia perusahaan yang bisa berdampak negatif jika diketahui oleh pihak lain. Firewall ini mencegah modifikasi data tersebut sehingga data tetap dalam keadaan yang aman.
  5. Memodifikasi Paet Daya yang Datang, hal ini dikenal juga dengan yang namanya NAT. NAT ini biasa digunakan untuk menyembunyikan IP Address sehingga para pengguna internet bisa mengakses internet tanpa menggunakan IP Address publik milik mereka, yang sering disebut juga dengan IP masquerading.

 

 

Cara Kerja Firewall

pengertian firewall beserta fungsi dan cara kerjanya lengkap 3

Pada intinya sebuah firewall bekerja dengan cara memberi pembatas pada komputer dengan internet. Firewall ini bekerja mirip seperti penjaga keamanan di depan gerbang rumah kita dan mengidentifikasi seseorang yang data, sekaligus menyeleksi atau menyaring orang-orang yang berusaha untuk mendapatkan barang-barang di rumah kita. Jadi firewall ini bekerja seperti sebuah garda pertahanan terdepan yang menahan segala bentuk hacking yang masuk ke komputer kita.

Baca Juga :   Daftar 5 Game MOBA Android Terbaik Selain Mobile Legends yang Harus Kalian Coba.

Seiring bertambahnya tahun, teknologi firewall pun semakin berkembang. Dulunya firewall hanya bekerja menyaring lalu lintas data dengan menggunakan port, IP address dan protocol, namun sekarang firewall bisa menyaring data yang masuk dengan mengidentifikasi terlebih dahulu data yang dibawa. Untuk menyaring dan mengatur perpindahan data yang terjadi antara komputer dan internet, firewall bisa menggunakan salah satu atau bahkan gabungan dari metode berikut.

 

#1. Inspeksi Stateful

Inspeksi Stateful dikenal dengan nama firewall dinamis / berubah-ubah. Pada metode inspeksi stateful, status aktif koneksi akan dipantai kemudian info yang didapatkan akan dipakai untuk menentukan apakah paket tersebut dapat melewati firewall atau tidak.

Inspeksi stateful secara besar-besaran telah menggantikan metode packet filtering. Pada metode ini, hanya header dari packet saja yang dicek, jadi seorang hacker bisa mengambil informasi melalui firewall dengan mudah, yaitu dengan mengidentifikasi “Reply” headernya. Sedangkan untuk firewall dinamis, sebuah packet akan dicek sampai ke lapisan-lapisannya, dengan merekam ip dan portnya sehingga keamanan pada metode ini akan lebih terjamin.

 

#2. Packet Filtering

Tugasnya untuk memonitoring paket yang keluar dan masuk, mengizinkan untuk lewat atau ditahan berdasarkan dengan port, IP dan protocol. Packet filtering ini bisanya digunakan untuk memblokir serangan yang terjadi dari luar LAN dan cara ini cukup efektif. Packet filtering ini juga disebut dengan firewall tetap / statis.

Saat terjadinya komunikasi dengan jaringan internet, packet data yang datang akan di filter dan disesuaikan dengan rule / aturan yang telah dibuat dalam membangun firewall. Jika data cocok maka akan dibiarkan lewat, apabila tidak cocok maka akan ditolak.

Dalam metode packet filtering ini, firewall akan mengecek sumber dan tujuan dari alamat IP pengirim data. Karena bisa juga pengirim packet menggunakan aplikasi maupun sebuah program,  oeh karena itu packet filtering juga mengecek tujuan dan sumber protocol seperti TCP (Transimision Control Protocol) atau UDP (User Datagram Protocol).

 

Nah mungkin itu aja sobat artikel tentang pengertian firewall, dan cara kerja firewall. Jika kamu punya pertanyaan atau komentar, silahkan kirimkan melalui kolom komentar. Jika suka dengan artikel ini dapat share ke teman-teman lainya, agar bisa menambah ilmu yang bermanfaat,



Share Yuk