Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan Enkripsi Maupun Deskripsi

Pengertian Enkripsi & Deskripsi Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Enkripsi & Deskripsi Serta Kelebihan dan Kekurangannya
By : Danang Febriyandra 02/02/2018

Pernahkah kalian menemui sebuah berkas misal saja file teks yang ketika dibuka malah isinya tidak karuan dan sulit untuk dibaca? Jika pernah mengalaminya kemungkinan file tersebut telah di enkripsi oleh pembuatnya. Apa itu enkripsi? Di jaman digital ini yang namanya data memang sangatlah penting dan enkripsi merupakan salah satu metode untuk pengamanan data yang cukup diminati. Selain enkripsi ada juga istilah deskripsi, apa bedanya? Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan baca pembahasan berikut ini.

pengertian enkripsi dan deskripsi beserta kelebihan dan kekurangannya

Definisi Enkripsi dan Deskripsi Serta Keunggulan dan Kelemahannya

Sebenarnya istilah enkripsi maupun deskripsi ini sudah cukup populer, meskipun begitu ternyata banyak yang belum tahu artinya. Apa kalian juga sudah tahu dan paham betul apa maksud dari kedua istilah tersebut? Jika belum berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

 

Definisi Enkripsi dan Deskripsi Serta Keunggulan dan Kelemahannya

#1. Apa itu Enkripsi dan Deskripsi?

Di awal kita sudah sedikit menyinggung masalah enkripsi, secara sederhana istilah ini dapat diartikan sebagai sebuah usaha untuk mengamankan suatu data atau informasi agar tidak bisa dibaca oleh sembarang orang. Pengamanan data ini dilakukan dengan cara mengubah informasi menggunakan suatu algoritma tertentu. Setelah diubah bentuk dari data tersebut akan jauh berbeda daripada bentuk aslinya. Hanya orang yang punya hak dan kode penerjemahlah yang bisa membacanya.

Nah diatas kita sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan enkripsi itu, lalu bagaimana dengan deskripsi? Ini merupakan sebuah istilah yang ditujukan sebagai kebalikan dari enkripsi. Deskripsi merupakan sebuah usaha untuk menerjemahkan data yang telah dienkripsi agar kembali ke bentuk awal dan bisa terbaca kembali. Untuk melakukan sebuah deskripsi dibutuhkan kode serta algoritma yang tentunya harus cocok dengan algoritma yang digunakan untuk mengenkripsinya.

 

#2. Jenis Kunci Enkripsi

Ada beberapa macam jenis kunci yang biasa digunakan untuk mengenkripsi sebuah data. Jenis kunci enkripsi juga akan menentukan bagaimana sebuah data tersebut bisa dideskripsikan. Berikut ini adalah beberapa macam jenis penguncian dalam proses enkripsi :

1. Kunci Enkripsi Rahasia

Pertama adalah kunci enkripsi rahasia, pada jenis ini akan ada sebuah kunci dimana ia bisa digunakan untuk mengenkripsi maupun mendeskripsikan data tersebut. Dalam hal ini hanya akan ada satu jenis algoritma yang digunakan baik itu dalam proses enkripsi maupun deskripsi.

 

2. Kunci Enkripsi Publik

Pada jenis selanjutnya akan ada 2 jenis kunci, yang pertama digunakan untuk proses enkripsi dan yang kedua untuk proses deskripsi. Kita tidak bisa menukar kedua kunci tersebut untuk fungsi satu sama lain.

 

3. Fungsi One-Way

Seperti namanya, ini merupakan sebuah fungsi yang bersifat one-way dimana tujuannya adalah memberikan “tanda” dalam suatu data untuk memastikan bahwa informasi itu asli dan hanya akan bisa diakses oleh si penerima.

 

#3. Kelebihan dan Kekurangan Proses Enkripsi

Jika dilihat dari definisinya tentu yang namanya enkripsi ini membawa banyak dampak positif. Namun ternyata ada juga lho resiko dari jenis pengamanan data yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kelemahan dalam penggunaan enkripsi terhadap suatu data.

 

Keunggulan Enkripsi :

  • Sebuah data menjadi lebih aman dan hanya bisa diakses oleh orang yang punya kuncinya.
  • Sebagai tanda bahwa suatu data merupakan data asli.
  • Mencegah terjadinya proses penyadapan data oleh pihak ketiga.

 

Kelemahan Enkripsi :

  • Bisa digunakan untuk kegiatan jahat seperti komunikasi antar teroris.
  • Dapat digunakan untuk menyembunyikan berbagai data kriminal.
  • Jika si penerima lupa atau kehilangan kuncinya maka data tersebut tidak akan bisa dideskripsi dan dibaca.

 

#4. Macam dan Model Enkripsi

 1. Enkripsi Konvensional (Symmetric Cryptosystem)

Untuk jenis ini kunci yang digunakan untuk melakukan proses enkripsi sama dengan yang digunakan untuk proses deskripsi. Jadi baik si pengirim maupun si penerima akan menggunakan jenis kunci yang sama. Dalam hal ini kunci tersebut harus dirahasiakan dan tidak boleh diketahui oleh siapapun selain si pengirim dan penerima agar data aman.

 

2. Enkripsi Public-Key (Assymmetric Cyptosystem)

Ini merupakan kebalikan dari yang pertama, pada jenis ini ada 2 buah kunci yang pertama untuk proses enkripsi dan yang lainnya untuk proses deskripsi. Salah satu kuncinya akan bersifat public yang mana boleh diketahui oleh siapapun. Sedangkan salah satunya bersifat private dan harus dirahasiakan. Prosenya sangat sederhana, ketika A akan mengirimkan pesan ke B, maka ia menggunakan kunci public untuk mengenkripsikannya. Setelah pesan diterima oleh si B, maka ia menggunakan jenis kunci private untuk mendeskripsikannya agar bisa terbaca kembali.

 

#5. Contoh Aplikasi Untuk Melakukan Enkripsi

Sekarang ini sudah cukup banyak jenis aplikasi yang disediakan untuk melakukan proses enkripsi. Buat kamu yang ingin mencoba untuk bertukar data secara aman silahkan coba beberapa software berikut ini :

  • AutoCrypt
  • AxCrypt
  • TrueCrypt
  • Pen Protect
  • P-Encryption Suite

 

Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian, cara kerja serta kelebihan dan kekurangan dari enkripsi dan deskripsi. Semoga setelah membaca artikel diatas kalian mengerti apa arti dan definisi dari enkripsi serta deskripsi dan juga jenis serta fungsinya. Untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan mampir ke kolom komentar.



Share Yuk

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM | KepoIndo

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM | KepoIndo

Penjelasan Web Hosting Unlimited Space dan Bandwidth, Fakta atau Hoax?

Penjelasan Web Hosting Unlimited Space dan Bandwidth, Fakta atau Hoax? penjelasan web hosting unlimited space dan bandwidth
By : Danang Febriyandra 03/02/2018

Pernahkah kalian menemui sebuah berkas misal saja file teks yang ketika dibuka malah isinya tidak karuan dan sulit untuk dibaca? Jika pernah mengalaminya kemungkinan file tersebut telah di enkripsi oleh pembuatnya. Apa itu enkripsi? Di jaman digital ini yang namanya data memang sangatlah penting dan enkripsi merupakan salah satu metode untuk pengamanan data yang cukup diminati. Selain enkripsi ada juga istilah deskripsi, apa bedanya? Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan baca pembahasan berikut ini.

pengertian enkripsi dan deskripsi beserta kelebihan dan kekurangannya

Definisi Enkripsi dan Deskripsi Serta Keunggulan dan Kelemahannya

Sebenarnya istilah enkripsi maupun deskripsi ini sudah cukup populer, meskipun begitu ternyata banyak yang belum tahu artinya. Apa kalian juga sudah tahu dan paham betul apa maksud dari kedua istilah tersebut? Jika belum berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

 

Definisi Enkripsi dan Deskripsi Serta Keunggulan dan Kelemahannya

#1. Apa itu Enkripsi dan Deskripsi?

Di awal kita sudah sedikit menyinggung masalah enkripsi, secara sederhana istilah ini dapat diartikan sebagai sebuah usaha untuk mengamankan suatu data atau informasi agar tidak bisa dibaca oleh sembarang orang. Pengamanan data ini dilakukan dengan cara mengubah informasi menggunakan suatu algoritma tertentu. Setelah diubah bentuk dari data tersebut akan jauh berbeda daripada bentuk aslinya. Hanya orang yang punya hak dan kode penerjemahlah yang bisa membacanya.

Nah diatas kita sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan enkripsi itu, lalu bagaimana dengan deskripsi? Ini merupakan sebuah istilah yang ditujukan sebagai kebalikan dari enkripsi. Deskripsi merupakan sebuah usaha untuk menerjemahkan data yang telah dienkripsi agar kembali ke bentuk awal dan bisa terbaca kembali. Untuk melakukan sebuah deskripsi dibutuhkan kode serta algoritma yang tentunya harus cocok dengan algoritma yang digunakan untuk mengenkripsinya.

 

#2. Jenis Kunci Enkripsi

Ada beberapa macam jenis kunci yang biasa digunakan untuk mengenkripsi sebuah data. Jenis kunci enkripsi juga akan menentukan bagaimana sebuah data tersebut bisa dideskripsikan. Berikut ini adalah beberapa macam jenis penguncian dalam proses enkripsi :

1. Kunci Enkripsi Rahasia

Pertama adalah kunci enkripsi rahasia, pada jenis ini akan ada sebuah kunci dimana ia bisa digunakan untuk mengenkripsi maupun mendeskripsikan data tersebut. Dalam hal ini hanya akan ada satu jenis algoritma yang digunakan baik itu dalam proses enkripsi maupun deskripsi.

 

2. Kunci Enkripsi Publik

Pada jenis selanjutnya akan ada 2 jenis kunci, yang pertama digunakan untuk proses enkripsi dan yang kedua untuk proses deskripsi. Kita tidak bisa menukar kedua kunci tersebut untuk fungsi satu sama lain.

 

3. Fungsi One-Way

Seperti namanya, ini merupakan sebuah fungsi yang bersifat one-way dimana tujuannya adalah memberikan “tanda” dalam suatu data untuk memastikan bahwa informasi itu asli dan hanya akan bisa diakses oleh si penerima.

 

#3. Kelebihan dan Kekurangan Proses Enkripsi

Jika dilihat dari definisinya tentu yang namanya enkripsi ini membawa banyak dampak positif. Namun ternyata ada juga lho resiko dari jenis pengamanan data yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kelemahan dalam penggunaan enkripsi terhadap suatu data.

 

Keunggulan Enkripsi :

  • Sebuah data menjadi lebih aman dan hanya bisa diakses oleh orang yang punya kuncinya.
  • Sebagai tanda bahwa suatu data merupakan data asli.
  • Mencegah terjadinya proses penyadapan data oleh pihak ketiga.

 

Kelemahan Enkripsi :

  • Bisa digunakan untuk kegiatan jahat seperti komunikasi antar teroris.
  • Dapat digunakan untuk menyembunyikan berbagai data kriminal.
  • Jika si penerima lupa atau kehilangan kuncinya maka data tersebut tidak akan bisa dideskripsi dan dibaca.

 

#4. Macam dan Model Enkripsi

 1. Enkripsi Konvensional (Symmetric Cryptosystem)

Untuk jenis ini kunci yang digunakan untuk melakukan proses enkripsi sama dengan yang digunakan untuk proses deskripsi. Jadi baik si pengirim maupun si penerima akan menggunakan jenis kunci yang sama. Dalam hal ini kunci tersebut harus dirahasiakan dan tidak boleh diketahui oleh siapapun selain si pengirim dan penerima agar data aman.

 

2. Enkripsi Public-Key (Assymmetric Cyptosystem)

Ini merupakan kebalikan dari yang pertama, pada jenis ini ada 2 buah kunci yang pertama untuk proses enkripsi dan yang lainnya untuk proses deskripsi. Salah satu kuncinya akan bersifat public yang mana boleh diketahui oleh siapapun. Sedangkan salah satunya bersifat private dan harus dirahasiakan. Prosenya sangat sederhana, ketika A akan mengirimkan pesan ke B, maka ia menggunakan kunci public untuk mengenkripsikannya. Setelah pesan diterima oleh si B, maka ia menggunakan jenis kunci private untuk mendeskripsikannya agar bisa terbaca kembali.

 

#5. Contoh Aplikasi Untuk Melakukan Enkripsi

Sekarang ini sudah cukup banyak jenis aplikasi yang disediakan untuk melakukan proses enkripsi. Buat kamu yang ingin mencoba untuk bertukar data secara aman silahkan coba beberapa software berikut ini :

  • AutoCrypt
  • AxCrypt
  • TrueCrypt
  • Pen Protect
  • P-Encryption Suite

 

Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian, cara kerja serta kelebihan dan kekurangan dari enkripsi dan deskripsi. Semoga setelah membaca artikel diatas kalian mengerti apa arti dan definisi dari enkripsi serta deskripsi dan juga jenis serta fungsinya. Untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan mampir ke kolom komentar.



Share Yuk