√ Pengertian Dropship: Cara Kerja, Kekurangan dan Kelebihan Dropship

Pengertian Dropship: Cara Kerja, Kekurangan dan Kelebihan Dropship

Pengertian Dropship: Cara Kerja, Kekurangan dan Kelebihan Dropship

Di zaman yang modern dan serba digital ini banyak sekali peluang bisnis dan usaha yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada tersebut, salah satunya adalah jenis usaha tersebut dan juga hanya menggunakan modal minim adalah usaha melakukan dropship.

Nah kali ini akan sedikit memberitahukan sedikit pengetahuan mengenai dropship, yang dimulai dari Pengertian Dropship, Cara Kerja Dropship, Kekurangan dan Kelebihan Dropship. Saat ini sudah banyak sekali orang sukses memulai usahanya yang di awali dengan menjadi seorang dropshipper, silakan simak artikelnya di bawah ini dengan baik ya teman teman!

 

Pengertian Dropship

Dropship adalah salah satu jenis metode pemasaran atau penjualan produk, dimana si penjual barang tersebut tidak memegang atau memiliki barang yang ia jual secara langsung. Mungkin banyak yang bertanya tanya, Lohh bagaimana pembeli mendapatkan produknya jika si penjual tidak memiliki barangnya?. Si penjual produk tersebut sebelum mereka menawarkan dan memasarkannya ke konsumen, si penjual produk sudah mencari produk yang dia jual ke distributor ataupun produsen untuk dijadikan sebagai supplier si penjual barang tersebut.

Banyak sekali orang yang menyamakan dropship dengan reseller. Dropship dan reseller ini merupakan suatu hal yang sangat berbeda sekali meskipun di dalam sistem kerjanya ini sangat mirip dan hampir sama di mana si penjual bukanlah produsen langsung dari barang yang ia tawarkan. Ketika kita menjadi reseller kita harus membeli produk yang ingin kita jual terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi dengan pembeli.

Jadi menurut pendapat saya resiko menjadi reseller ini sedikit lebih besar daripada menjadi dropship, meskipun begitu untuk mengambil keuntungan lebih mudah jika menjadi reseller karena biasanya harga yang di dapatkan dari supplier bisa lebih murah daripada saat kita menjadi seorang dropshipper, namun ini semua tergantung pintar pintarnya kita.

 

Cara Kerja Dropship

Cara kerja dropship ini jika baru pertama kali mengetahuinya mungkin akan beranggapan bahwa menjadi dropship ini merupakan hal yang cukup rumit, namun sebenarnya jika sudah terbiasa beberapa kali melakukan dropship ini merupakan pekerjaan yang cukup menjanjikan dan juga cukup ringan dalam pengerjaannya.

Apalagi jika kita masih baru dalam hal dropship, kita bisa melakukan hal ini sebagai pekerjaan sampingan untuk mencari uang tambahan, karena untuk melakukan dropship ini tidak membutuhkan banyak waktu, modal yang di perlukan sedikit, dan yang paling penting adalah kita bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja. Tentunya resiko yang ada juga sangat minim sekali.

Nah berikut ini merupakan Cara Kerja Dropship dan Sedikit Penjelasan Mengenai Cara Dropship, silakan teman teman baca di bawah ini. Sistem Kerja Dropship dan Penjelasannya :

Penjual Mencari Supplier Produk

Langkah pertama yang harus di lakukan seseorang ketika ingin mendropship suatu barang adalah mencari terlebih dahulu distributor atau produsen barang yang tepat untuk di jadikan supplier. Saat mencari supplier ini usahakan jangan hanya mencari harganya saja yang murah, tetapi teman teman juga harus melihat kualitas barang yang mereka jual harus sesuai dengan ekspetasi teman teman dan juga sesuai dengan harga yang di tawarkan setidaknya.

Untuk memastikan barang tersebut teman teman bisa dengan cara mendatangi supplier tersebut jika memungkinkan atau jika tidak memungkinkan teman teman bisa mencoba untuk membeli produk orang yang akan di jadikan supplier untuk memastikan kualitas barang tersebut. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan komplain pembeli kepada teman teman setelah bertransaksi, padahal teman teman sendiri mendapatkan barang tersebut dari supplier.

 

Mempromosikan Produk / Menawarkan Produk

Kemudian hal selanjutnya adalah mempromosikan produk yang telah kita dapatkan suppliernya, menurut saya di zaman yang sudah modern dan serba digital ini, melakukan promosi produk itu sangat mudah sekali.

Dalam memasarkan produk untuk di dropship kita bisa menggunakan sosial media seperti facebook, instagram, hingga whatsapp dan bisa juga dengan memanfaatkan toko online dan marketplace untuk kita gunakan sebagai penjualan metode dropship seperti toko pedia, buka lapak, shopee, hingga situs toko online pribadi milik orang lain.

Namun tetap kembali pada poin satu, agar rating kita semakin bagus di mata pembeli sehingga komplen yang kita dapatkan rendah selain itu juga si pembeli terpuaskan dengan produk yang kita jual, tentu saja kita harus mempromosikan produk yang sudah di pastikan kualitasnya.

Sedikit tips untuk menawarkan produk kita, promosikanlah secara tertarget dan jangan asal asalan, seperti contoh kita memasarkan produk baju gamis dengan logika saja tentu saja kita harus memasarkan produk tersebut kepada para wanita, jika teman teman menggunakan facebook untuk media promosinya maka carilah grup facebook yang memiliki banyak anggota wanita seperti grup memasak dan sebagainya.

Atau bisa juga dengan mengirim inbox satu persatu kepada orang yang telah di targetkan. Setidaknya jika kita melakukan promosi tertarget pasti paling minim akan ada 5 orang yang tertarik dari 100 orang yang kita beri tawaran, berbeda halnya jika kita asal promosi.

 

Melakukan Transaksi Dengan Pembeli

Setelah kita melakukan mendapatkan orang yang akan membeli produk yang kita pasarkan tadi, banyak sekali cara yang dilakukan para pelaku dropship. Mulai dari menggunakan sistem pembayaran di awal hingga sistem DP. Intinya proses kerja transaksi antara pelaku dropship dengan pembeli adalah seperti ini

  1. Pembeli melakukan order.
  2. Pembeli mengirim uang ke penjual / pelaku dropship (uang yang dikirim sudah termasuk keuntungan yang di ambil dari harga produk oleh si penjual).
  3. Penjual menerima uang.
  4. Penjual mengambil keuntungan dari uang yang telah di kirimkan tadi.
  5. Penjual berkomunikasi / melakukan order ke supplier.
  6. Penjual membayar produk ke supplier.
  7. Supplier mengirim barang kepada pembeli.

Secara singkatnya cara kerja transaksi dari sistem atau metode dropship hanya seperti itu saja, meski terlihat ribet jika di lihat, namun ketika sudah mencoba untuk melakukannya usaha dropship ini merupakan usaha yang mudah dan tidak membutuhkan banyak sumber daya.

 

Kekurangan Dropship

Dalam melakukan sebuah usaha tentu saja ada kelebihan dan keuntungannya masing masing, semakin tinggi resiko yang di tawarkan semakin tinggi pula keuntungan yang bisa di dapat, begitu juga sebaliknya. Nah berikut ini merupakan beberapa contoh kekurangan melakukan dropship :

  • Dalam permainan usaha dropship ini persaingan yang ada cenderung lumayan ketat, banyak orang yang melakukan usaha dropship ini dikarenakan mudahnya melakukan bisnis yang satu ini, selain itu juga waktu yang diperlukan dan modal yang dibutuhkan sangat sedikit.
  • Sulit mengambil keuntungan besar, dikarenakan banyaknya pelaku dropship maka bisa dikatakan cukup sulit jika ingin mengambil keuntungan yang besar. Tidak jarang juga ada pesaing yang mengambil barang dari supplier yang sama dengan kita, sehingga kita tidak bisa mematok keuntungan yang lebih.
  • Susah untuk melakukan branding, di karenakan produk yang dikirim merupakan produk yang dikirim langsung oleh supplier barang, jadi kita akan sulit untuk melakukan branding nama kita. Berbeda halnya jika menjadi reseller, kita bisa menambahkan stiker atau hal sejenisnya terlebih dahulu untuk mempromosikan nama kita.
  • Tingginya kemungkinan mendapat komplain, nahh seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya untuk menghindari banyaknya komplain dari pembeli mengenai produk yang kita jual, kita harus mencari supplier yang benar benar terpercaya, dan produknya tidak menipu para pembeli.

 

Kelebihan Dropship

Dibalik kekurangan sebuah usaha pastinya juga ada sisi kelebihan dari suatu usaha, dropship merupakan salah satu usaha yang memiliki banyak keuntungan dari berbagai aspek. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa keuntungan melakukan usaha dropship, Kelebihan Dropship :

  • Resiko yang di hasilkan cukup kecil, resiko dalam usaha dropship ini sangat kecil sekali, mungkin resiko yang paling jelas adalah ketika barang yang kita promosikan tidak ada yang laku, itupun hanya rugi dalam masalah waktu.
  • Modal yang digunakan sangat kecil, untuk memulai usaha dropship ini modal dari sisi ekonomi sangat minim sekali, bahkan bisa kita melakukannya tanpa modal, cukup dengan koneksi internet saja untuk menjalankan promosi produk.
  • Operasional yang mudah, nah kemudian untuk masalah menjalankan usaha dropship ini tidak membutuhkan waktu yang terlalu banyak, bahkan bisa kita lakukan di sela sela kesibukan kita pada pekerjaan lain.
  • Bekerja secara bebas, tentu saja karena ini merupakan salah satu wirausaha jadi kita tidak harus terpatok waktu ataupun target yang pakem untuk menjalankan usaha ini. Kita bisa mengalokasikan waktu kita untuk melakukan usaha dropship kapanpun kita bisa.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini di kategori bisnis mengenai Pengertian Dropship, Cara Kerja Dropship, Kelebihan dan Kekurangan Dropship. Mudah mudahan artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan teman teman pembaca Mastekno semuanya. Terutama bagi kalian yang ingin mencoba terjun ke bisnis dropship ini.

Jika ada yang ingin di sampaikan berhubung dengan artikel di atas, bisa teman teman tuliskan di kolom komentar yang ada di bawah artikel ini. Terimakasih telah berkunjung, baca juga artikel menarik lainnya ya!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Dropship: Cara Kerja, Kekurangan dan Kelebihan Dropship

Pengertian Dropship: Cara Kerja, Kekurangan dan Kelebihan Dropship

Di zaman yang modern dan serba digital ini banyak sekali peluang bisnis dan usaha yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada tersebut, salah satunya adalah jenis usaha tersebut dan juga hanya menggunakan modal minim adalah usaha melakukan dropship.

Nah kali ini akan sedikit memberitahukan sedikit pengetahuan mengenai dropship, yang dimulai dari Pengertian Dropship, Cara Kerja Dropship, Kekurangan dan Kelebihan Dropship. Saat ini sudah banyak sekali orang sukses memulai usahanya yang di awali dengan menjadi seorang dropshipper, silakan simak artikelnya di bawah ini dengan baik ya teman teman!

 

Pengertian Dropship

Dropship adalah salah satu jenis metode pemasaran atau penjualan produk, dimana si penjual barang tersebut tidak memegang atau memiliki barang yang ia jual secara langsung. Mungkin banyak yang bertanya tanya, Lohh bagaimana pembeli mendapatkan produknya jika si penjual tidak memiliki barangnya?. Si penjual produk tersebut sebelum mereka menawarkan dan memasarkannya ke konsumen, si penjual produk sudah mencari produk yang dia jual ke distributor ataupun produsen untuk dijadikan sebagai supplier si penjual barang tersebut.

Banyak sekali orang yang menyamakan dropship dengan reseller. Dropship dan reseller ini merupakan suatu hal yang sangat berbeda sekali meskipun di dalam sistem kerjanya ini sangat mirip dan hampir sama di mana si penjual bukanlah produsen langsung dari barang yang ia tawarkan. Ketika kita menjadi reseller kita harus membeli produk yang ingin kita jual terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi dengan pembeli.

Jadi menurut pendapat saya resiko menjadi reseller ini sedikit lebih besar daripada menjadi dropship, meskipun begitu untuk mengambil keuntungan lebih mudah jika menjadi reseller karena biasanya harga yang di dapatkan dari supplier bisa lebih murah daripada saat kita menjadi seorang dropshipper, namun ini semua tergantung pintar pintarnya kita.

 

Cara Kerja Dropship

Cara kerja dropship ini jika baru pertama kali mengetahuinya mungkin akan beranggapan bahwa menjadi dropship ini merupakan hal yang cukup rumit, namun sebenarnya jika sudah terbiasa beberapa kali melakukan dropship ini merupakan pekerjaan yang cukup menjanjikan dan juga cukup ringan dalam pengerjaannya.

Apalagi jika kita masih baru dalam hal dropship, kita bisa melakukan hal ini sebagai pekerjaan sampingan untuk mencari uang tambahan, karena untuk melakukan dropship ini tidak membutuhkan banyak waktu, modal yang di perlukan sedikit, dan yang paling penting adalah kita bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja. Tentunya resiko yang ada juga sangat minim sekali.

Nah berikut ini merupakan Cara Kerja Dropship dan Sedikit Penjelasan Mengenai Cara Dropship, silakan teman teman baca di bawah ini. Sistem Kerja Dropship dan Penjelasannya :

Penjual Mencari Supplier Produk

Langkah pertama yang harus di lakukan seseorang ketika ingin mendropship suatu barang adalah mencari terlebih dahulu distributor atau produsen barang yang tepat untuk di jadikan supplier. Saat mencari supplier ini usahakan jangan hanya mencari harganya saja yang murah, tetapi teman teman juga harus melihat kualitas barang yang mereka jual harus sesuai dengan ekspetasi teman teman dan juga sesuai dengan harga yang di tawarkan setidaknya.

Untuk memastikan barang tersebut teman teman bisa dengan cara mendatangi supplier tersebut jika memungkinkan atau jika tidak memungkinkan teman teman bisa mencoba untuk membeli produk orang yang akan di jadikan supplier untuk memastikan kualitas barang tersebut. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan komplain pembeli kepada teman teman setelah bertransaksi, padahal teman teman sendiri mendapatkan barang tersebut dari supplier.

 

Mempromosikan Produk / Menawarkan Produk

Kemudian hal selanjutnya adalah mempromosikan produk yang telah kita dapatkan suppliernya, menurut saya di zaman yang sudah modern dan serba digital ini, melakukan promosi produk itu sangat mudah sekali.

Dalam memasarkan produk untuk di dropship kita bisa menggunakan sosial media seperti facebook, instagram, hingga whatsapp dan bisa juga dengan memanfaatkan toko online dan marketplace untuk kita gunakan sebagai penjualan metode dropship seperti toko pedia, buka lapak, shopee, hingga situs toko online pribadi milik orang lain.

Namun tetap kembali pada poin satu, agar rating kita semakin bagus di mata pembeli sehingga komplen yang kita dapatkan rendah selain itu juga si pembeli terpuaskan dengan produk yang kita jual, tentu saja kita harus mempromosikan produk yang sudah di pastikan kualitasnya.

Sedikit tips untuk menawarkan produk kita, promosikanlah secara tertarget dan jangan asal asalan, seperti contoh kita memasarkan produk baju gamis dengan logika saja tentu saja kita harus memasarkan produk tersebut kepada para wanita, jika teman teman menggunakan facebook untuk media promosinya maka carilah grup facebook yang memiliki banyak anggota wanita seperti grup memasak dan sebagainya.

Atau bisa juga dengan mengirim inbox satu persatu kepada orang yang telah di targetkan. Setidaknya jika kita melakukan promosi tertarget pasti paling minim akan ada 5 orang yang tertarik dari 100 orang yang kita beri tawaran, berbeda halnya jika kita asal promosi.

 

Melakukan Transaksi Dengan Pembeli

Setelah kita melakukan mendapatkan orang yang akan membeli produk yang kita pasarkan tadi, banyak sekali cara yang dilakukan para pelaku dropship. Mulai dari menggunakan sistem pembayaran di awal hingga sistem DP. Intinya proses kerja transaksi antara pelaku dropship dengan pembeli adalah seperti ini

  1. Pembeli melakukan order.
  2. Pembeli mengirim uang ke penjual / pelaku dropship (uang yang dikirim sudah termasuk keuntungan yang di ambil dari harga produk oleh si penjual).
  3. Penjual menerima uang.
  4. Penjual mengambil keuntungan dari uang yang telah di kirimkan tadi.
  5. Penjual berkomunikasi / melakukan order ke supplier.
  6. Penjual membayar produk ke supplier.
  7. Supplier mengirim barang kepada pembeli.

Secara singkatnya cara kerja transaksi dari sistem atau metode dropship hanya seperti itu saja, meski terlihat ribet jika di lihat, namun ketika sudah mencoba untuk melakukannya usaha dropship ini merupakan usaha yang mudah dan tidak membutuhkan banyak sumber daya.

 

Kekurangan Dropship

Dalam melakukan sebuah usaha tentu saja ada kelebihan dan keuntungannya masing masing, semakin tinggi resiko yang di tawarkan semakin tinggi pula keuntungan yang bisa di dapat, begitu juga sebaliknya. Nah berikut ini merupakan beberapa contoh kekurangan melakukan dropship :

  • Dalam permainan usaha dropship ini persaingan yang ada cenderung lumayan ketat, banyak orang yang melakukan usaha dropship ini dikarenakan mudahnya melakukan bisnis yang satu ini, selain itu juga waktu yang diperlukan dan modal yang dibutuhkan sangat sedikit.
  • Sulit mengambil keuntungan besar, dikarenakan banyaknya pelaku dropship maka bisa dikatakan cukup sulit jika ingin mengambil keuntungan yang besar. Tidak jarang juga ada pesaing yang mengambil barang dari supplier yang sama dengan kita, sehingga kita tidak bisa mematok keuntungan yang lebih.
  • Susah untuk melakukan branding, di karenakan produk yang dikirim merupakan produk yang dikirim langsung oleh supplier barang, jadi kita akan sulit untuk melakukan branding nama kita. Berbeda halnya jika menjadi reseller, kita bisa menambahkan stiker atau hal sejenisnya terlebih dahulu untuk mempromosikan nama kita.
  • Tingginya kemungkinan mendapat komplain, nahh seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya untuk menghindari banyaknya komplain dari pembeli mengenai produk yang kita jual, kita harus mencari supplier yang benar benar terpercaya, dan produknya tidak menipu para pembeli.

 

Kelebihan Dropship

Dibalik kekurangan sebuah usaha pastinya juga ada sisi kelebihan dari suatu usaha, dropship merupakan salah satu usaha yang memiliki banyak keuntungan dari berbagai aspek. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa keuntungan melakukan usaha dropship, Kelebihan Dropship :

  • Resiko yang di hasilkan cukup kecil, resiko dalam usaha dropship ini sangat kecil sekali, mungkin resiko yang paling jelas adalah ketika barang yang kita promosikan tidak ada yang laku, itupun hanya rugi dalam masalah waktu.
  • Modal yang digunakan sangat kecil, untuk memulai usaha dropship ini modal dari sisi ekonomi sangat minim sekali, bahkan bisa kita melakukannya tanpa modal, cukup dengan koneksi internet saja untuk menjalankan promosi produk.
  • Operasional yang mudah, nah kemudian untuk masalah menjalankan usaha dropship ini tidak membutuhkan waktu yang terlalu banyak, bahkan bisa kita lakukan di sela sela kesibukan kita pada pekerjaan lain.
  • Bekerja secara bebas, tentu saja karena ini merupakan salah satu wirausaha jadi kita tidak harus terpatok waktu ataupun target yang pakem untuk menjalankan usaha ini. Kita bisa mengalokasikan waktu kita untuk melakukan usaha dropship kapanpun kita bisa.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini di kategori bisnis mengenai Pengertian Dropship, Cara Kerja Dropship, Kelebihan dan Kekurangan Dropship. Mudah mudahan artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan teman teman pembaca Mastekno semuanya. Terutama bagi kalian yang ingin mencoba terjun ke bisnis dropship ini.

Jika ada yang ingin di sampaikan berhubung dengan artikel di atas, bisa teman teman tuliskan di kolom komentar yang ada di bawah artikel ini. Terimakasih telah berkunjung, baca juga artikel menarik lainnya ya!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *